Entries by humas

ANTARA MIMBAR DAN LATAR

Oleh: Sudjarwo Guru Besar Universitas Malahayati Ingat masa kampanye  lalu yang selalu dipenuhi dengan kata-kata manis yang terdengar menenangkan telinga rakyat. Dari atas mimbar, para calon pemimpin mengucapkan janji yang seolah menjadi jawaban atas berbagai kesulitan hidup masyarakat. Mereka berbicara tentang pendidikan gratis, kesehatan gratis, bantuan untuk masyarakat miskin, hingga berbagai program yang digambarkan akan […]

Seni di Kursi Terdakwa

Oleh: Sudjarwo, Guru Besar Universitas Malahayati Di sebuah sudut negeri yang jauh dari pusat perhatian, lahir sebuah gagasan yang sesungguhnya sederhana namun sarat makna: mendokumentasikan kemajuan desa melalui karya video. Gagasan ini bukan sekadar upaya teknis merekam gambar dan suara, melainkan sebuah proses kreatif yang berangkat dari pengamatan sosial, pemahaman budaya, serta keinginan untuk merangkai […]

Hari Raya (lagi)

Oleh: Sudjarwo, Guru Besar Universitas Malahayati Setiap tahun siklus yang sama kembali berulang. Setelah sebulan penuh menjalani Ramadan, bulan pengendalian diri, kesabaran, dan kepekaan sosial; masyarakat memasuki Idulfitri dengan gegap gempita. Jalanan penuh, pasar sesak, rumah-rumah dibersihkan, hidangan disiapkan, dan pakaian baru dibeli. Namun di balik semarak itu, ada ironi yang jarang disadari. Mereka yang […]

Sisa yang Tertinggal

Oleh: Sudjarwo Ada satu pemandangan yang selalu berulang setiap tahun, seolah menjadi siklus yang tak pernah gagal. Ketika bulan puasa tiba, masjid-mushola kembali hidup. Barisan saf memanjang hingga ke pelataran, suara salam bergaung lebih ramai, dan langkah kaki menuju rumah ibadah terasa lebih ringan. Subuh yang biasanya sunyi mendadak penuh dengan manusia yang seakan berlomba […]

NUR DAN MAKNA

Oleh: Sudjarwo Guru Besar Universitas Malahayati Cahaya tidak selalu hadir dalam bentuk yang dapat ditangkap oleh mata. Ada cahaya yang lebih halus, lebih dalam, dan lebih menentukan arah hidup manusia. Cahaya itu dikenal sebagai nur, sebuah penerang batin yang tidak hanya menyingkap apa yang tersembunyi, tetapi juga memberi makna pada setiap perjalanan kehidupan. Tanpa kehadiran […]

KURSI HADIAH, KINERJA BERMASALAH

Oleh: Sudjarwo Guru Besar Universitas Malahayati “Nomor antrian seratus dua puluh, silakan ke loket tiga,” suara mesin memecah kesunyian ruang tunggu di sebuah Bank yang dingin oleh pendingin udara. “Masih lama giliran kita,” gumam Pak Hasan sambil menatap kertas kecil di tangannya. “Iya, nomor saya seratus tiga puluh dua,” jawab Pak Husen, tersenyum tipis. “Tapi […]

Wasit yang Menjual Pluitnya

Oleh: Sudjarwo, Guru Besar Universitas Malahayati Di sebuah permainan, peluit seorang wasit bukan sekadar alat kecil yang menggantung di leher, melainkan simbol kepercayaan yang besar. Setiap tiupan peluit membawa makna: menghentikan pelanggaran, menegaskan aturan, dan menjaga agar permainan tetap berjalan dalam koridor yang adil. Namun, bayangkan jika peluit itu tidak lagi ditiup berdasarkan kebenaran, melainkan […]

Ketika Perbedaan Diadili

Oleh: Sudjarwo *Guru Besar Universitas Malahayati Perbedaan dalam penentuan awal dan akhir puasa pada umat muslim bukanlah fenomena baru. Ia hadir berulang hampir setiap tahun, seolah menjadi siklus yang tak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga memperlihatkan dinamika cara berpikir, cara memahami otoritas, serta cara masyarakat dan negara memosisikan diri dalam menghadapi keragaman. Fenomena ini […]

BADAI PASTI BERLALU

(Yang tersisa di hari Lebaran kemaren) Oleh: Sudjarwo Guru Besar Universitas Malahayati Ayah duduk di teras rumah, memandangi langit sore yang perlahan berubah warna. Angin berhembus pelan, membawa aroma tanah yang baru saja disiram hujan. Di sampingnya, sang anak duduk diam, memegang ponsel yang sejak tadi menampilkan foto keluarga besar di kampung. “Ayah… tahun ini […]

KETIKA RAMADAN PERGI DENGAN SUNYI

Oleh: Sudjarwo Guru Besar Universitas Malahayati Bandar Lampung (malahayati.ac.id) : Ramadan hampir berakhir. Hari-harinya yang terasa begitu cepat kini tinggal menghitung waktu. Seolah baru kemarin malam-malam pertama dijalani dengan semangat yang penuh, masjid-masjid ramai oleh langkah kaki yang datang membawa harapan, dan hati dipenuhi keinginan untuk menjadi lebih baik. Namun tanpa terasa, semuanya perlahan memudar. […]