KUNJUNGAN SILATURAHIM DAN STUDY TOUR SMA IT BABUL HIKMAH KALIANDA LAM-SEL KE UPT. PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MALAHAYATI

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Pada tanggal 3 Februari 2026, SMA IT Babul Hikmah Kalianda, Lampung Selatan, mengadakan kegiatan Silaturahim dan Study Tour ke UPT. Perpustakaan Universitas Malahayati Bandar Lampung.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar lembaga pendidikan serta memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa dan pengurus sekolah tentang pengelolaan perpustakaan modern.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan kedatangan rombongan dari SMA IT Babul Hikmah, yang terdiri dari jajaran pengurus sekolah, termasuk kepala sekolah Bapak Salamun, SE, MM, wakil kesiswaan Masruh sidiq, Sis.I., Gr, dan Mohammad Zainuri, M.Pd, Muta’alim, S.Pd.I., M.Pd., Gr, selaku Bendahara dan beberapa guru pendamping. Mereka disambut hangat oleh Kepala UPT. Perpustakaan UniversitasMalahayati, Bapak Nowo Hadiyanto, S. Sos., beserta staf perpustakaan. Sambutan resmi dilakukan di ruang tamu perpustakaan, di mana Kepala UPT. Perpustakaan  menyampaikan ucapan selamat datang dan memberikan gambaran singkat tentang sejarah serta fasilitas perpustakaan yang dikelola oleh universitas.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi study tour.Rombongan diajak berkeliling kompleks perpustakaan, yang mencakup ruang baca utama, koleksi buku digital, area multimedia.Pengurus SMA IT Babul Hikmah mendapat penjelasan mendalam tentang sistem manajemen perpustakaan berbasis teknologi, seperti katalog online dan layanan e-book, yang dapat dijadikan inspirasi untuk pengembangan perpustakaan sekolah mereka.

Kegiatan silaturahmi mencapai puncaknya dengan sesi ramah tamah, di mana kedua belah pihak berbagi pengalaman dalam dunia pendidikan.Kepala sekolah SMA IT Babul Hikmah, Bapak Salamun, SE, MM., menyampaikan terima kasih atas sambutan dan berharap kolaborasi ini dapat berlanjut melalui program pertukaran pengetahuan atau kunjungan balik. Acara ditutup pukul 12.00 WIB dengan foto bersama dan penyerahan cendera mata sebagai simbol persaudaraan.

Kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan antar lembaga tetapi juga memberikan wawasan berharga bagi SMA IT Babul Hikmah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui fasilitas perpustakaan yang lebih baik. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa depan.

Editor : Chandra fz

126 Dokter Baru Lulusan Periode Februari 2026 Universitas Malahayati Ikuti Yudisium di Graha Bintang

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Sebanyak 126 dokter baru lulusan Universitas Malahayati Bandar Lampung mengikuti acara yudisium di Graha Bintang, Selasa, 03 februari 2026. Acara tersebut menjadi momen penting sebelum mereka menjalani sumpah dokter yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya.

Acara yudisium ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat universitas dan fakultas, di antaranya Wakil Rektor I Prof Dr. Dessy Hermawan. S.kep Ns. M.kes , Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Tessa Sjahriani, M.Kes, Wakil Dekan Dr hidayat dr sp.pk Mkes , Ka prodi profesi ade utia detty dr m.kes, Sekertaris prodi profesi anggunan Dr M.M, serta para dosen Fakultas Kedokteran yang memberikan dukungan penuh bagi para mahasiswa.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Prof Dr. Dessy Hermawan. S.kep Ns. M.kes, menyampaikan

“Hari ini merupakan momen yang sangat penting dan bersejarah bagi para mahasiswa kedokteran yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan akademik dan profesi. Perjalanan panjang yang penuh tantangan, pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran, akhirnya sampai pada titik pencapaian yang membanggakan”.

Namun perlu saya tekankan, bahwa yudisium dan sumpah dokter ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Profesi dokter adalah profesi mulia yang menuntut tidak hanya kecerdasan intelektual, tetapi juga kepekaan sosial, empati, integritas, dan tanggung jawab moral yang tinggi.

Sementara itu, Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran,Dr. dr. Tessa Sjahriani, M.Kes  mengucapkan selamat kepada para lulusan.

“Persiapkan diri dengan baik untuk acara sakral besok. Setelah sumpah dokter, kalian akan mengikuti internship di daerah yang ditunjuk pemerintah selama setahun,” ujarnya.

Beliau juga berpesan agar para lulusan menjaga kesehatan dan menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan Universitas Malahayati sebagai tempat pendidikan anak-anak mereka.

Yudisium yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan ini menjadi tonggak penting bagi 126 calon dokter UNMAL untuk melanjutkan pendidikan profesi di rumah sakit pendidikan. Diharapkan, mereka mampu menjalankan tugas dengan tanggung jawab, etika, dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (cfz)

Editor: Chandra fz

Universitas Malahayati Laksanakan Rotasi dan Penyegaran Pejabat Struktural Tahun 2026

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) : Universitas Malahayati melaksanakan rotasi dan penyegaran di kalangan pejabat struktural, Senin, 26 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola organisasi dan peningkatan kinerja institusi.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Malahayati, sejumlah pejabat struktural mendapatkan perpanjangan masa jabatan. Di antaranya Aryanti Wardiyah, Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat yang kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua Program Studi S1 Keperawatan sekaligus Ketua Program Studi Profesi Keperawatan (Ners) Fakultas Ilmu Kesehatan. Selain itu, Dr. Rissa Afni Martinouva, S.H., M.H. diperpanjang masa jabatannya sebagai Ketua Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum, serta Sutikno, S.Pd.I., M.Pd.I. sebagai Kepala Asrama Universitas Malahayati.

Perpanjangan masa jabatan juga diberikan kepada sejumlah pimpinan dan pejabat struktural lainnya sebagai bagian dari kesinambungan kepemimpinan institusi, yakni Dr. Rahyono, S.Sos., M.M. sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Muhammad Luthfi, S.E., M.Si. sebagai Ketua Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Manajemen, serta Diah Astika Winahyu, S.Si., M.Si. sebagai Sekretaris Program Studi DIII Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati.

Seiring dengan itu, Universitas Malahayati juga menetapkan penyesuaian dan penggantian jabatan struktural pada sejumlah unit kerja. Sudarsono diangkat sebagai Kepala Bagian Rumah Tangga Universitas Malahayati menggantikan Agus Priyono, serta Dr. Dwi Marlina, S.Si., M.BsC diangkat sebagai Kepala UPT Laboratorium Universitas Malahayati menggantikan Andoko, Ns., M.Kes.

Di tingkat program studi, Dr. Yuni Ekawarti, S.E., M.M., CTA., ACPA ditetapkan sebagai Ketua Program Studi S2 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati menggantikan Dr. Azli Fahrizal, S.E., M.Si. Selanjutnya, Devi Kurniasari, S.S.T., M.Kes diangkat sebagai Ketua Program Studi S1 Kebidanan dan Ketua Program Studi Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan, menggantikan Fijri Rachmawati, S.ST., M.Keb dan Nurul Isnaini, S.ST., M.Kes. Selain itu, Ike Ate Yuviska, S.SiT., M.Kes diangkat sebagai Sekretaris Program Studi DIII Kebidanan, serta Dr. Usastiawati Cik Ayu, S.I., Ns., M.Kes sebagai Ketua Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati, menggantikan Dr. Samino, S.H., M.Kes.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, menyampaikan bahwa rotasi dan penyegaran jabatan merupakan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus mendorong peningkatan kinerja institusi. Ia berharap para pejabat yang diberi amanah dapat bekerja secara profesional, inovatif, serta berorientasi pada peningkatan mutu akademik dan pelayanan kepada mahasiswa.

Penataan dan penyegaran jabatan struktural ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas akademik serta pelayanan pendidikan di Universitas Malahayati.

Kegiatan penetapan pejabat struktural tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, Wakil Rektor II Nirwanto, S.Pd., M.Kes, Wakil Rektor III Dr. Eng. Rina Febrina, S.T., M.T., serta Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes, Ketua PMB Romy J. Utama, S.E., M.Sos, para dekan fakultas, kepala unit kerja, pejabat struktural, dosen, serta perwakilan Yayasan Alih Teknologi. (*)

Editor: Fadly KR

Prodi Profesi Bidan FIK UNMAL Gelar Kuliah Pakar dan Scientific Midwifery Poster Exhibition

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Malahayati (UNMAL) menyelenggarakan rangkaian kegiatan Kuliah Pakar dan Scientific Midwifery Poster Exhibition sebagai bagian dari upaya penguatan proses pembelajaran serta peningkatan kompetensi mahasiswa profesi bidan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Kuliah Pakar yang dilaksanakan pada 8 Januari 2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Nurul Isnaini, SST., M.Kes, selaku Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Bidan. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Universitas Malahayati atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan, serta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan sehingga dapat terselenggara dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Kuliah Pakar mengangkat tema “Konseling Kehamilan Menyenangkan: Membangun Ibu Berdaya dan Persalinan Aman” dengan menghadirkan Yessie Aprilia, S.SiT., Bdn., M.Kes, Founder Bidan Kita, sebagai narasumber. Narasumber yang dikenal sebagai pembicara nasional dan praktisi kebidanan ini memaparkan materi terkait penerapan konseling kehamilan yang berpusat pada ibu (woman-centered care), berbasis filosofi kebidanan dan evidence-based midwifery, sebagai bagian dari pendekatan promotif dan preventif dalam pelayanan kebidanan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Scientific Midwifery Poster Exhibition yang dilaksanakan pada 23 Januari 2026. Kegiatan ini menampilkan 21 poster ilmiah karya mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Universitas Malahayati. Poster-poster tersebut disusun di bawah bimbingan dosen kebidanan FIK UNMAL dan memuat kajian ilmiah yang terintegrasi dengan praktik asuhan kebidanan.

Kegiatan Scientific Midwifery Poster Exhibition dihadiri oleh Dekan FIK Universitas Malahayati, Dr. Lolita Sari, M.Kes, Wakil Dekan FIK, Khoidar Amirus, M.Kes, serta seluruh dosen Kebidanan FIK Universitas Malahayati sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya akademik dan pengembangan profesionalisme mahasiswa profesi bidan.

Seluruh poster yang dipamerkan dinilai secara langsung oleh Dekan, Wakil Dekan, dan Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Bidan. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, meliputi substansi ilmiah, kebaruan dan relevansi topik, penerapan evidence-based midwifery, kreativitas penyajian, serta kemampuan komunikasi ilmiah mahasiswa. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, ditetapkan tiga poster terbaik (Best Poster) dengan tema:

  1. Fe Tepat, Ibu Sehat: Suplementasi Zat Besi Sesuai Kebutuhan
  2. Birth Plan: Ibu Siap, Persalinan Aman
  3. Tenangkan Ibu, Kendalikan Tekanan Darah dengan Prenatal Yoga

Pada sesi penilaian, Dekan dan Wakil Dekan FIK menyampaikan bahwa kegiatan Scientific Midwifery Poster Exhibition merupakan kegiatan yang patut diapresiasi karena memberikan kontribusi nyata dalam penguatan iklim akademik serta mendorong penerapan filosofi kebidanan yang menekankan pelayanan promotif dan preventif berbasis bukti ilmiah. Pimpinan FIK juga menegaskan bahwa kegiatan ini layak untuk dilanjutkan dan dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi penguatan pendidikan profesi bidan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Malahayati terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan budaya akademik, kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, serta integrasi pembelajaran ilmiah dengan praktik profesional guna meningkatkan mutu pelayanan kebidanan di masa depan.

Rangkaian kegiatan Kuliah Pakar dan Scientific Midwifery Poster Exhibition yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Bidan FIK Universitas Malahayati merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan profesi bidan di era pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan teoritis mahasiswa, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa praktik kebidanan harus berlandaskan filosofi kebidanan dan bukti ilmiah yang kuat.(fkr)

Editor : Fadly KR

Universitas Malahayati Resmi Buka Malahayati Year Festival 2026, Ajang Prestasi dan Kreativitas Pelajar

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati resmi membuka Malahayati Year Festival (MYF) 2026 yang digelar pada 19–23 Januari 2026 di lingkungan kampus Universitas Malahayati. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis Universitas Malahayati ke-32 sekaligus wujud komitmen kampus dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi pelajar SMA, SMK, dan MA se-Provinsi Lampung.

Acara pembukaan MYF 2026 diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Himne Universitas Malahayati, dilanjutkan dengan laporan Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-32 serta sambutan pimpinan universitas. Pembukaan resmi MYF 2026 disampaikan melalui sambutan Rektor Universitas Malahayati yang diwakili oleh Wakil Rektor I, menandai dimulainya rangkaian kompetisi dan kegiatan kreatif selama lima hari ke depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes., Ketua PMB Romy J Utama, SE., M.Sos., Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-32 Dr. M. Arifki Zainaro, S.Kep., Ns., M.Kep., Koordinator Malahayati Year Festival (MYF) Syafik Arisandi, S.S., M.Kes., Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan Muhammad Ricko Gunawan, S.Kep., M.Kes., Kepala Bagian Kemahasiswaan Rudi Winarno, Ns., M.Kes., Kepala Bagian Humas Emil Tanhar, S.Kom., para Dekan fakultas, Kaprodi, serta dosen, tenaga kependidikan, panitia, dan mahasiswa Universitas Malahayati. Turut hadir pula kepala sekolah dan guru pendamping, peserta lomba Malahayati Year Festival 2026, serta tamu undangan lainnya.

Malahayati Year Festival merupakan agenda tahunan yang menghadirkan beragam kegiatan akademik, seni, budaya, kreativitas, dan inovasi. Ajang ini dirancang sebagai ruang aktualisasi bagi pelajar untuk menampilkan potensi terbaiknya sekaligus memperkenalkan atmosfer akademik Universitas Malahayati kepada generasi muda.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., menyampaikan bahwa MYF 2026 menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan semangat berprestasi sejak dini.

“Malahayati Year Festival 2026 merupakan bentuk komitmen Universitas Malahayati dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang yang positif, kompetitif, dan inspiratif bagi siswa SMA, SMK, dan MA di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, panitia juga menghadirkan penampilan dari Juara 1 MYF tahun sebelumnya yang kini menjadi mahasiswa Universitas Malahayati. Penampilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa MYF tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membuka peluang pendidikan melalui program beasiswa bagi peserta berprestasi.

Ketua Pelaksana Dies Natalis Universitas Malahayati ke-32, Dr. M. Arifki Zainaro, S.Kep., Ns., M.Kep., menegaskan bahwa MYF 2026 dirancang sebagai kegiatan yang berkelanjutan dan berdampak.

“Pelaksanaan Malahayati Year Festival 2026 yang berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Januari 2026, diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah aktualisasi potensi siswa. Tidak hanya kompetisi, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan semangat berprestasi,” ungkapnya.

Kesuksesan pelaksanaan Malahayati Year Festival (MYF) 2026 turut didukung oleh berbagai sponsor, di antaranya PT World Innovative Telecommunication (Oppo), Grab Bandar Lampung, PT Pegadaian Tanjung Karang, PT Persada Sarana Mobilindo (Chery), serta Andaru Event Organizer & Sound System. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan publikasi dari sejumlah media partner, yakni Humas Malahayati, Radar Lampung, Tribun Lampung, Lampung Post, dan Infokyai.

Malahayati Year Festival 2026 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan refleksi peran perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan inspiratif. Dengan mempertemukan dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam satu panggung prestasi, MYF menjadi jembatan awal lahirnya generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Universitas Malahayati, melalui MYF, menunjukkan bahwa kampus bukan hanya pusat akademik, tetapi juga ruang tumbuhnya mimpi dan potensi generasi penerus bangsa.(fkr)

Editor : Fadly KR

Mahasiswa UNMAL Ukir Prestasi di Kejuaraan Beladiri Bandar Lampung

Bandarlampung (malahayati.ac.id) – Mahasiswa Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menunjukkan prestasi membanggakan di bidang olahraga beladiri. Sejumlah mahasiswa dari berbagai program studi berhasil meraih gelar juara dalam ajang Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025 yang diselenggarakan oleh Wali Kota Bandar Lampung pada 27–28 Desember 2025 dan 24–31 Desember 2025.

Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Dimas Baskoro (NPM 24410040), berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 Judo kelas -73 kg, Juara 2 Combat Sambo kelas -71 kg, serta Juara 1 Sport Sambo kelas -71 kg. Dimas menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi batu loncatan penting dalam mengawali kariernya sebagai atlet beladiri.

“Pertandingan ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi saya untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” ungkapnya. Ia juga menuturkan bahwa kecintaannya terhadap olahraga beladiri, khususnya Judo, dilandasi oleh filosofi olahraga tersebut yang mampu membentuk karakter, mental, dan kedisiplinan diri.

Prestasi membanggakan juga diraih oleh Ahmad Sempoerna Jaya (NPM 25410001), mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, yang berdasarkan sertifikat resmi PORKOT 2025 berhasil meraih medali emas cabang Judo kelas -66 kg, medali emas Sport Sambo kelas -64 kg, serta medali perak Combat Sambo kelas -64 kg. Sertifikat penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung sebagai bentuk pengakuan resmi atas capaian prestasi atlet.

Menurut Ahmad, kejuaraan ini menjadi pacuan semangat untuk terus berkembang sebagai judoka yang disiplin dan berani.
“Hasil dari keringat dan disiplin yang keras tidak akan mengkhianati hasil. Teruslah berlatih,” pesannya.

Sementara itu, mahasiswa Program Studi Manajemen, Awalul Fawaidh (NPM 23220566), turut mengharumkan nama Universitas Malahayati dengan meraih Juara 1 kategori Combat kelas -64 kg dalam kejuaraan yang berlangsung pada 24–31 Desember 2025 di PKOR Way Halim. Ia mengungkapkan bahwa ajang tersebut merupakan pengalaman pertarungan pertamanya dengan aturan (rules) combat.

“Jangan pernah menyerah,” ujarnya singkat namun penuh makna.

Prestasi yang diraih para mahasiswa ini semakin menegaskan komitmen Universitas Malahayati dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Tidak hanya unggul di bidang akademik, Universitas Malahayati juga terus mendorong prestasi non-akademik sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa yang berdaya saing dan bermental juara.(fkr)

Editor: Fadly KR

Matematika di Balik Jaringan Modern, Dibahas di Universitas Malahayati

BandarLampung (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menyelenggarakan forum ilmiah bertaraf internasional melalui kegiatan International Professor Summit yang digelar pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati. Kegiatan ini mengangkat tema “National Numeracy Crisis: The Strategic Role of Mathematics Education, from School to Higher Education.”

Forum ini menjadi wadah strategis bagi para akademisi dan pakar matematika nasional maupun internasional untuk mendiskusikan peran penting matematika dalam menjawab tantangan numerasi serta penerapannya dalam berbagai persoalan nyata, termasuk pengembangan infrastruktur dan sistem jaringan.

Salah satu materi disampaikan oleh Prof. Wamiliana dari Universitas Lampung (UNILA), pakar di bidang Optimization, dengan topik “The Constrained Spanning Tree Problem: Balancing Cost and Constraints.” Dalam paparannya, Prof. Wamiliana membahas pengembangan konsep Minimum Spanning Tree (MST) dalam teori graf dengan memasukkan berbagai kendala nyata yang sering ditemui dalam perencanaan jaringan.

Ia menjelaskan bahwa dalam praktik, desain jaringan tidak hanya mempertimbangkan biaya minimum, tetapi juga harus memperhitungkan berbagai batasan seperti derajat simpul, diameter jaringan, keterbatasan anggaran, hingga periode waktu pembangunan. Beberapa varian penting yang dibahas antara lain Constrained MST, Degree-Constrained MST, Multi-Period Degree-Constrained MST, serta Minimum Routing Cost Spanning Tree, yang banyak diaplikasikan dalam bidang telekomunikasi, transportasi, dan pembangunan infrastruktur.

Lebih lanjut, Prof. Wamiliana menyoroti tantangan komputasi dari permasalahan tersebut yang bersifat NP-hard, sehingga tidak selalu dapat diselesaikan secara eksak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan solusi alternatif melalui algoritma aproksimasi, metode heuristik, serta pemrograman integer untuk memperoleh solusi yang efisien dan mendekati optimal.

Dalam pernyataannya, Prof. Wamiliana menegaskan bahwa permasalahan jaringan di dunia nyata tidak cukup diselesaikan dengan optimasi biaya semata. “Pendekatan matematika dan algoritma optimasi modern memungkinkan kita memodelkan berbagai kendala secara sistematis, sehingga solusi yang dihasilkan lebih realistis, efisien, dan aplikatif untuk pembangunan infrastruktur berskala besar,” ujarnya.

Pemaparan ini mendapat perhatian peserta karena menunjukkan kontribusi nyata matematika terapan dalam perencanaan dan pengembangan sistem jaringan modern. Melalui International Professor Summit, Universitas Malahayati terus menegaskan komitmennya dalam mendorong diskusi akademik berkualitas serta memperkuat peran matematika sebagai fondasi penting dalam pembangunan berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan.

(fkr)
Editor: Fadly KR

Mengapa Aljabar Linear Jadi Kunci Pemecahan Masalah Dunia Nyata? Ini Jawabannya di Malahayati

BandarLampung (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali memperkuat perannya sebagai pusat diskusi akademik internasional melalui penyelenggaraan International Professor Summit yang digelar pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati. Kegiatan ini mengusung tema “National Numeracy Crisis: The Strategic Role of Mathematics Education, from School to Higher Education.”

Forum ilmiah ini menghadirkan para profesor dan akademisi nasional maupun internasional untuk membahas peran strategis pendidikan matematika dalam menjawab tantangan krisis numerasi, khususnya melalui penguatan pemahaman konseptual dan penerapan matematika dalam permasalahan dunia nyata.

Salah satu materi disampaikan oleh Prof. Jumat Bin Sulaiman dari Universiti Malaysia Sabah (UMS), pakar di bidang Numerical Analysis, dengan topik “From Linear Algebra to Optimization: Reconnecting Linear Solvers with Real-World Problems.” Dalam paparannya, Prof. Jumat mengulas keterkaitan erat antara aljabar linear, sistem persamaan linear, dan penerapannya dalam berbagai permasalahan optimasi serta komputasi di dunia nyata.

Ia menjelaskan sejumlah metode numerik yang banyak digunakan dalam penyelesaian masalah nilai batas, pemrosesan citra, hingga optimasi skala besar, seperti finite difference, full-sweep, half-sweep, dan quarter-sweep. Selain itu, Prof. Jumat juga memaparkan hasil berbagai penelitian terapan yang menunjukkan bahwa metode iteratif dan pemodelan matematis mampu meningkatkan efisiensi komputasi sekaligus kualitas solusi pada bidang teknik, ekonomi, dan sains terapan.

Dalam pernyataannya, Prof. Jumat menegaskan bahwa penguasaan konsep dasar aljabar linear merupakan fondasi penting dalam menyelesaikan persoalan optimasi modern. Integrasi antara metode matematis klasik dan pendekatan komputasi yang efisien dinilai mampu menghasilkan solusi yang lebih cepat, akurat, dan berdampak langsung pada pengembangan teknologi serta pengambilan keputusan berbasis data.

Pemaparan tersebut mendapat respons positif dari peserta karena relevansinya dengan kebutuhan dunia industri dan pengembangan riset terapan. Melalui International Professor Summit, Universitas Malahayati terus mendorong penguatan literasi numerasi dan pengembangan ilmu matematika yang aplikatif sebagai kontribusi nyata dalam menjawab tantangan global di bidang pendidikan dan teknologi.(fkr)


Editor: Fadly KR

Benarkah AI Berasal dari Matematika? Ini Penjelasannya di International Professor Summit

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) — Universitas Malahayati kembali menggelar forum ilmiah internasional melalui kegiatan International Professor Summit yang diselenggarakan pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati. Kegiatan ini mengusung tema “National Numeracy Crisis: The Strategic Role of Mathematics Education, from School to Higher Education.”

Forum ini menjadi ruang akademik strategis untuk membahas peran pendidikan matematika dalam menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam menghadapi era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kegiatan tersebut menghadirkan para profesor dan akademisi dari dalam dan luar negeri untuk berbagi gagasan serta hasil kajian ilmiah.

Salah satu materi disampaikan oleh Prof. Norihan Md Arifin dari Universiti Putra Malaysia (UPM), pakar di bidang Numerical Method, dengan topik “From Equations to Intelligence: Mathematical Modeling and AI Competitions.” Dalam paparannya, Prof. Noribah menjelaskan bahwa pemodelan matematika memiliki peran penting sebagai jembatan antara persamaan matematis dan pengembangan kecerdasan buatan.

Ia menguraikan bagaimana model matematika digunakan untuk memahami, memprediksi, dan mengoptimalkan berbagai fenomena kehidupan nyata. Selain itu, Prof. Norihan juga menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu, ketika persamaan matematis tidak dapat dirumuskan secara eksplisit, pendekatan berbasis data dapat digunakan untuk membangun model yang representatif.

Lebih lanjut, Prof. Norihan memperkenalkan model cerdas seperti Artificial Neural Network (ANN) yang mampu mempelajari pola-pola kompleks dari data. Menurutnya, penguatan literasi matematika menjadi fondasi penting dalam pengembangan AI, termasuk dalam berbagai kompetisi sains dan teknologi yang mendorong inovasi dan kreativitas generasi muda.

Dalam pernyataannya, Prof. Norihan menegaskan bahwa kecerdasan buatan pada hakikatnya merupakan matematika yang mampu belajar dari data. “Dengan membekali pelajar pemahaman pemodelan matematika sejak dini, mereka tidak hanya mampu memahami kehidupan secara kuantitatif, tetapi juga siap menghadapi tantangan teknologi masa depan melalui pemikiran yang logis, analitis, dan inovatif,” ujarnya.

Pemaparan tersebut mendapat perhatian besar dari peserta karena relevansinya dengan pengembangan pendidikan matematika dan teknologi masa depan. Melalui International Professor Summit, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan literasi numerasi dan integrasi matematika dengan kecerdasan buatan sebagai bagian dari transformasi pendidikan berdaya saing global.(fkr)


Editor: Fadly KR

Mengapa Data Tak Pernah Berbohong? Peran Statistika Dibahas di International Professor Summit

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) — Universitas Malahayati kembali menggelar forum ilmiah internasional melalui kegiatan International Professor Summit yang diselenggarakan pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati. Kegiatan ini mengusung tema “National Numeracy Crisis: The Strategic Role of Mathematics Education, from School to Higher Education.”

Forum akademik ini menjadi wadah diskusi strategis dalam membahas peran pendidikan matematika dan statistika dalam menjawab tantangan krisis numerasi nasional, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. International Professor Summit menghadirkan para profesor dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk berbagi gagasan, riset, dan pemikiran keilmuan berbasis data.

Salah satu materi disampaikan oleh Prof. Mustopa Usman dari Universitas Lampung (UNILA) dengan topik “Peran Statistika dalam Komunikasi Pemikiran Keilmuan.” Dalam paparannya, Prof. Mustopa menjelaskan bahwa statistika memiliki peran penting sebagai sarana berpikir ilmiah sekaligus alat utama dalam mengomunikasikan pemikiran keilmuan secara objektif dan sistematis.

Ia menguraikan bahwa statistika berfungsi untuk menjelaskan fenomena alam dan sosial melalui proses penalaran induktif yang meliputi pengumpulan data, pemodelan, pengujian hipotesis, hingga interpretasi hasil. Melalui pendekatan tersebut, data mentah dapat diolah menjadi informasi ilmiah yang rasional dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Sebagai contoh penerapan, Prof. Mustopa memaparkan pemodelan migrasi penduduk di Indonesia menggunakan pendekatan proses stokastik dan Markov Chain. Model tersebut menunjukkan bagaimana pola perpindahan penduduk dapat dianalisis secara matematis sehingga menghasilkan gambaran yang lebih jelas dan terukur mengenai dinamika sosial kependudukan.

Dalam pernyataannya, Prof. Mustopa menegaskan bahwa statistika bukan sekadar alat hitung, melainkan merupakan bahasa ilmiah yang menjembatani data dan pemahaman keilmuan. “Melalui statistika, fenomena yang kompleks dapat dikomunikasikan secara objektif, terstruktur, dan dapat diuji. Hal ini sangat penting dalam mendukung pengambilan keputusan ilmiah serta pengembangan ilmu pengetahuan yang berbasis data,” ujarnya.

Pemaparan tersebut mendapat perhatian peserta karena menegaskan pentingnya literasi statistika dalam dunia akademik dan penelitian. Melalui International Professor Summit, Universitas Malahayati terus berkomitmen mendorong diskusi ilmiah berkualitas dan memperkuat peran matematika serta statistika dalam mendukung pembangunan ilmu pengetahuan dan peningkatan numerasi nasional.(fkr)


Editor: Fadly KR