Management Expo Day 4: Sinergi Perbankan Dorong Peluang Wirausaha Mahasiswa

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Rangkaian kegiatan Management Expo Day 4 kembali menghadirkan agenda edukatif melalui Talk Show bertajuk “Sinergi Perbankan dan Entrepreneurship Mahasiswa” yang diselenggarakan pada 18 Desember 2025 di area belakang Gedung Rektor Universitas Malahayati. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara dunia perbankan dan akademisi dalam membuka wawasan mahasiswa terkait peluang merintis usaha sejak dini.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati dengan menghadirkan Robby Wijaya Saputra, S.Kom., selaku CEO Branch Bank Mandiri KCP Bandar Lampung Antasari, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Robby menegaskan bahwa peran perbankan saat ini telah berkembang menjadi mitra strategis bagi pengusaha muda, khususnya dari kalangan mahasiswa.

“Perbankan tidak hanya hadir sebagai penyedia modal, tetapi juga sebagai pendamping bagi wirausaha muda agar bisnis yang dijalankan dapat tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Robby Wijaya Saputra.

Dalam kesempatan tersebut, Robby memperkenalkan Program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) sebagai peluang bagi mahasiswa yang memiliki ide bisnis inovatif, dengan dukungan pembiayaan hingga Rp300 juta. Selain itu, Bank Mandiri juga menghadirkan Program Mikro Festival yang bertujuan memperluas jejaring pasar bagi pelaku usaha pemula.

Tak hanya berfokus pada permodalan, Robby juga menyoroti pentingnya adaptasi digital melalui strategi Hyper Local Media Sosial, yang dinilai efektif dalam membantu pelaku usaha lokal menjangkau konsumen di lingkungan sekitar secara lebih personal dan tepat sasaran.

Senada dengan hal tersebut, Ayu Nursari, S.E., M.E., selaku akademisi Universitas Malahayati, menambahkan bahwa literasi keuangan dan kesiapan mental berwirausaha merupakan fondasi penting bagi mahasiswa sebelum terjun ke dunia industri. Kolaborasi antara dukungan perbankan dan pemahaman teori manajemen di perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki daya saing dan keberlanjutan usaha.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, khususnya saat sesi diskusi interaktif, di mana mahasiswa aktif menggali peluang dan tantangan dunia usaha. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara kampus dan dunia perbankan mampu menghadirkan ruang pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.

Melalui kegiatan ini, Management Expo Day 4 2025 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami dunia kewirausahaan secara komprehensif. Sinergi antara perbankan dan institusi pendidikan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi wirausaha muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era ekonomi digital.(fkr)

Editor : Fadly KR

Management Expo Day 4: Memetik Pelajaran Kewirausahaan dari Lepas

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Rangkaian kegiatan Management Expo Day 4 kembali menarik perhatian mahasiswa melalui sesi talkshow bertajuk “Bercermin Kewirausahaan dari Lembaga Pemasyarakatan” yang diselenggarakan pada 18 Desember 2025 di area belakang Gedung Rektor Universitas Malahayati. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati dan bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai nilai resiliensi, kreativitas, dan kemandirian dalam dunia kewirausahaan, bahkan di tengah keterbatasan.

Hadir sebagai narasumber, Medi Oktafiansyah, S.Pi., M.Psi., perwakilan dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, memaparkan perspektif psikologis dan operasional terkait praktik kewirausahaan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Ia menekankan bahwa aktivitas kewirausahaan di Lapas tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan produktif, tetapi juga menjadi sarana rehabilitasi mental serta pembentukan kemandirian warga binaan.

“Lembaga Pemasyarakatan adalah bukti bahwa kreativitas tidak memiliki batas. Jika warga binaan mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi dalam keterbatasan ruang dan sarana, maka mahasiswa seharusnya memiliki daya juang yang jauh lebih besar,” ujar Medi Oktafiansyah, S.Pi., M.Psi., dalam pemaparannya.

Melengkapi pemaparan tersebut, Dr. Febriyanti, S.E., M.Si., selaku Ketua Program Studi Manajemen Universitas Malahayati, menyoroti berbagai aspek strategis kewirausahaan di Lapas yang dapat diadopsi oleh mahasiswa. Menurut Dr. Febriyanti, S.E., M.Si., model bisnis yang diterapkan di Lapas mengajarkan pentingnya efisiensi sumber daya, disiplin, serta struktur organisasi yang jelas dalam menjalankan sebuah usaha.

Dr. Febriyanti, S.E., M.Si., juga menyampaikan bahwa mahasiswa dapat bercermin dari kegigihan para warga binaan yang mampu membangun usaha dari nol dengan keterbatasan modal dan fasilitas. Nilai tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan mahasiswa agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi berbagai tantangan dalam berbisnis.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, yang mengajak peserta untuk mengubah stigma terhadap Lembaga Pemasyarakatan menjadi sumber pembelajaran berharga tentang kemanusiaan, kemandirian, dan ekonomi kerakyatan. Melalui kegiatan ini, Management Expo Day 4 2025 membuktikan bahwa inspirasi kewirausahaan dapat hadir dari berbagai lingkungan, termasuk dari tempat yang kerap luput dari perhatian.

Kegiatan ini memberikan perspektif baru bahwa kewirausahaan tidak semata-mata tumbuh dari kelimpahan sumber daya, tetapi juga dari kemampuan beradaptasi, disiplin, dan ketangguhan mental. Pembelajaran yang diangkat dari Lembaga Pemasyarakatan menjadi refleksi penting bagi mahasiswa untuk membangun jiwa wirausaha yang lebih tangguh, humanis, dan berorientasi pada nilai kebermanfaatan sosial. (fkr)

Editor: Fadly KR

Management Expo Day 4: Jejak Nyata Pasca-Studi, Alumni Berbagi Inspirasi

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id): Management Expo Day 4 kembali menghadirkan agenda yang dinantikan mahasiswa, yakni Talkshow Bersama Alumni bertajuk “Jejak Nyata Masa Depan Setelah Studi” yang diselenggarakan pada 18 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di area belakang Gedung Rektor Universitas Malahayati dan diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai dunia kerja serta strategi membangun karier setelah menyelesaikan pendidikan di bangku perkuliahan. Talkshow ini menjadi wadah berbagi pengalaman langsung dari para alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang profesional.

Diskusi menghadirkan tiga alumni Universitas Malahayati yang telah meniti karier di bidang masing-masing. Euis Mufahamah, S.E., M.Ak., yang saat ini berkiprah sebagai akademisi dan dosen, menyampaikan pentingnya penguatan kompetensi teknis, integritas, serta konsistensi dalam menjalani profesi. Ia menekankan bahwa penguasaan ilmu akuntansi dan manajemen merupakan fondasi utama dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang.

Dari perspektif kewirausahaan, Okta Rizkyawhan, S.E., pemilik usaha kuliner Bebek Haji Soleh, membagikan pengalamannya dalam membangun bisnis sejak pasca-kuliah. Ia menceritakan proses transisi dari mahasiswa manajemen hingga mampu mengelola operasional usaha dan sumber daya manusia secara profesional.
“Keberanian mengambil risiko dan ketekunan menjadi kunci utama dalam membangun dan mempertahankan usaha di tengah persaingan yang ketat,” ujar Okta dalam sesi diskusi.

Sementara itu, Dian Atika Srikandi, S.E., S.S., seorang entrepreneur dengan latar belakang pendidikan ganda, menyoroti pentingnya kreativitas dan kemampuan adaptasi di era global. Ia mendorong mahasiswa untuk jeli melihat peluang usaha dari berbagai sektor serta mampu mengolahnya menjadi bisnis yang berkelanjutan dan bernilai tambah.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana mahasiswa antusias menggali pengalaman para alumni terkait perencanaan karier, pengembangan diri, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Melalui kegiatan ini, Management Expo Day 4 2025 berhasil memberikan gambaran konkret bahwa masa depan pasca-studi merupakan ruang terbuka yang dapat diisi dengan berbagai pencapaian, baik sebagai profesional, akademisi, maupun wirausahawan.

Talkshow ini menjadi pengingat penting bahwa kesiapan menghadapi dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh keberanian belajar dari pengalaman nyata. Kehadiran para alumni memberikan inspirasi sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk mulai merancang masa depan karier sejak dini dengan lebih terarah dan realistis.(fkr)

Editor : Fadly KR

Manajemen Expo 2025 Day 3: Talk Show Leadership sebagai Penguatan Kepemimpinan Mahasiswa

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Management Expo 2025 Day 3 sukses menggelar kegiatan Talk Show Leadership pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di area panggung utama ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa yang sejak pagi hari telah memadati lokasi acara.

Talk show tersebut mengangkat tema kepemimpinan dengan menyoroti tantangan dan peluang mahasiswa dalam menghadapi dinamika transformasi global yang terus berkembang. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kepemimpinan serta membekali mahasiswa dengan wawasan dan kesiapan dalam menghadapi dunia profesional di masa depan.

Hadir sebagai narasumber, Ketut Sukra Yadna, M.M. dari PT Bukit Asam, menyampaikan materi mengenai kepemimpinan di sektor industri strategis. Ia menekankan bahwa generasi mahasiswa saat ini memiliki karakter dan potensi yang berbeda, sehingga membutuhkan pendekatan kepemimpinan yang kolaboratif, visioner, dan adaptif. Menurutnya, pemimpin masa depan tidak hanya dituntut mampu mengambil keputusan, tetapi juga mampu menginspirasi serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Narasumber berikutnya, Hasan Arifin, S.E., M.M., akademisi sekaligus mantan Branch Manager Bank Muamalat, memaparkan pentingnya integritas, kecerdasan emosional, serta kemampuan beradaptasi dalam kepemimpinan. Ia mengingatkan mahasiswa bahwa dunia kerja saat ini penuh dengan ketidakpastian, sehingga calon pemimpin harus mampu bersikap fleksibel, beretika, dan memiliki daya saing yang kuat.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari mahasiswa. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta, mulai dari cara membangun kepercayaan diri, mengasah kemampuan kepemimpinan, hingga strategi menjadi pemimpin yang inklusif di era digital. Antusiasme tersebut mencerminkan tingginya minat mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas diri sebagai calon pemimpin masa depan.

Rangkaian kegiatan Talk Show Leadership ditutup dengan sesi foto bersama narasumber dan peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Universitas Malahayati semakin termotivasi untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan, memperkuat karakter, serta siap berkontribusi secara positif di tengah masyarakat dan dunia profesional.

Kegiatan Talk Show Leadership dalam rangkaian Management Expo 2025 Day 3 memiliki peran strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa Universitas Malahayati. Melalui penyampaian materi yang relevan dengan dinamika dunia kerja serta diskusi yang interaktif, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan konseptual, tetapi juga dorongan untuk mengembangkan sikap kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada solusi. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin yang kompeten dan berdaya saing di masa depan. (fkr)

Editor : Fadly KR

Manajemen Expo 2025 Day 1: Penguatan Career Path bagi Mahasiswa Program Studi Manajemen UNMAL

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati (UNMAL) Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja melalui kegiatan Manajemen Expo 2025 Day 1 yang dilaksanakan pada Senin (15/12/2025). Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan ini adalah penguatan materi Career Path bagi mahasiswa.

Sesi Career Path menjadi fokus penting dalam Manajemen Expo 2025 Day 1 karena membahas secara langsung tantangan dunia kerja yang dihadapi mahasiswa setelah lulus, sekaligus strategi dalam membangun arah karier yang jelas, terencana, dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman awal dalam merancang masa depan profesional sesuai dengan potensi dan kebutuhan industri.

Materi Career Path disampaikan oleh Randi Arfanda Reza, S.Sos., S.E., M.B.A. dari BPJS Ketenagakerjaan. Dalam pemaparannya, ia mengangkat realita dunia kerja saat ini yang semakin kompetitif dan menuntut kesiapan kompetensi yang matang. Ia menekankan pentingnya kesadaran diri bagi mahasiswa dengan mengenali potensi, minat, serta kemampuan sejak dini sebagai dasar dalam menentukan arah karier.

Lebih lanjut, narasumber menjelaskan bahwa penguasaan hard skill dan soft skill harus berjalan secara seimbang. Kemampuan komunikasi, problem solving, kreativitas, serta kecerdasan emosional menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja. Mahasiswa juga didorong untuk mengaitkan keterampilan yang dimiliki dengan kebutuhan industri serta perkembangan tren pekerjaan, khususnya yang relevan bagi Generasi Z.

Dalam sesi tersebut juga disampaikan pentingnya melakukan riset terhadap pilihan karier sebelum menentukan tujuan profesional. Mahasiswa diajak untuk memahami berbagai jalur karier yang tersedia, baik di sektor formal, informal, hybrid, hingga kewirausahaan dan pekerjaan berbasis digital. Beberapa pilihan karier yang diperkenalkan antara lain content creator, digital marketer, data analyst, software developer, UI/UX designer, freelancer, serta remote worker.

Melalui diskusi yang komunikatif dan aplikatif, narasumber turut membagikan pengalaman perjalanan karier, tahapan pengembangan diri, serta strategi membangun keterkaitan antara latar belakang pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kegiatan Career Path ini, mahasiswa diharapkan mampu menyusun tujuan karier secara lebih terarah, berani mengambil peluang, terus mengembangkan kompetensi, serta siap beradaptasi dengan perubahan. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati berharap penguatan Career Path ini dapat menjadi bekal nyata bagi mahasiswa dalam merancang masa depan karier yang berdaya saing dan berkelanjutan.

penguatan materi Career Path dalam Manajemen Expo 2025 Day 1 merupakan langkah strategis Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati dalam menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Melalui pembekalan wawasan karier sejak dini, mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memahami peluang kerja, tetapi juga didorong untuk membangun perencanaan karier yang matang, adaptif, dan berdaya saing. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan lulusan Universitas Malahayati sebagai sumber daya manusia yang profesional dan relevan dengan kebutuhan industri. (fkr)

Editor : Fadly KR

Manajemen Expo Day 2: Talk Show Ekonomi Kreatif Bekali Mahasiswa Hadapi Era Digital

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) melalui Program Studi Manajemen Universitas Malahayati menjadikan Talk Show Ekonomi Kreatif sebagai agenda utama pada rangkaian Manajemen Expo Day 2, yang diikuti oleh mahasiswa dan sivitas akademika dengan antusiasme tinggi, Selasa (16 Desember 2025).

Talk show ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Hani Siti Soleha, S.Tr.Keb., M.M. (Owner Kitty Hijab sekaligus Content Creator) dan Dr. Tri Umaryani, S.P., M.Si. (Kepala Bappeda Lampung Barat). Kehadiran kedua pemateri tersebut memberikan perspektif akademik dan praktis mengenai perkembangan ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu sektor strategis dalam perekonomian nasional.

Dalam pemaparannya, Hani Siti Soleha, S.Tr.Keb., M.M. menekankan pentingnya peran kreativitas dan inovasi dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Ia menjelaskan bahwa ekonomi kreatif tidak hanya bertumpu pada ide semata, tetapi juga pada kemampuan mengelola ide tersebut menjadi produk atau jasa yang memiliki daya saing di pasar. Mahasiswa didorong untuk mampu membaca peluang, memahami kebutuhan konsumen, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha.

Sementara itu, Dr. Tri Umaryani, S.P., M.Si. menyampaikan materi terkait strategi pengembangan ekonomi kreatif dari sudut pandang manajerial dan keberlanjutan bisnis. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang, pengelolaan sumber daya yang efektif, serta penerapan konsep manajemen yang tepat agar usaha kreatif dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang. Selain itu, ia juga mengulas berbagai tantangan yang kerap dihadapi pelaku ekonomi kreatif beserta solusi yang dapat diterapkan oleh generasi muda.

Sesi talk show berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Mahasiswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar peluang usaha kreatif, pengembangan ide bisnis, hingga kesiapan menghadapi persaingan di era digital. Diskusi ini memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa Program Studi Manajemen.

Melalui pelaksanaan Talk Show Ekonomi Kreatif ini, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati berharap mahasiswa memperoleh wawasan, inspirasi, serta motivasi untuk mengembangkan potensi diri dan ide kreatif menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari Manajemen Expo sebagai sarana penguatan kompetensi akademik serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan.

Talk Show Ekonomi Kreatif pada Manajemen Expo Day 2 menjadi ruang pembelajaran strategis bagi mahasiswa dalam memahami dinamika ekonomi kreatif di era digital. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peluang usaha sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.(fkr)

Editor : Fadly KR

Program Studi Manajemen UNMAL Gelar Management Expo 2025 sebagai Wujud Pembelajaran Berbasis OBE

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menyelenggarakan agenda tahunan yang dinanti, yakni Management Expo 2025. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Desember 2025, bertempat di lingkungan Universitas Malahayati.

Management Expo 2025 merupakan implementasi nyata Outcome-Based Education (OBE) dalam mendukung pencapaian kompetensi lulusan melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga pengalaman langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan berskala besar.

Pembukaan kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB, diawali dengan persiapan panitia dan penayangan trailer bertema Leadership, Perilaku Organisasi, dan Etika Bisnis. Tayangan tersebut merepresentasikan integrasi antara materi akademik dan praktik nyata yang menjadi karakter utama Management Expo 2025.

Acara pembukaan dipandu oleh MC Nadya Ayu Pratiwi dan Muhammad Azzam Hilmitsani, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Alinamas, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Malahayati yang diikuti oleh seluruh hadirin.

Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu undangan, acara dimeriahkan dengan Persembahan Tari Sigeh Pengunten, tarian adat Lampung yang melambangkan penyambutan dan rasa hormat, yang dibawakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., didampingi Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes., serta Kepala Humas Universitas Malahayati Emil Tanhar, S.E.

Selain jajaran pimpinan universitas, pembukaan Management Expo 2025 turut dihadiri oleh berbagai mitra industri dan sponsor, antara lain PLN Nusantara Power, Pegadaian, Grab, Bank Mandiri, Wings Food, Siti Aminah Scaves, Yakult, Oppo, Kitty Hijab, Bukit Asam, BNI, Barenbliss, dan HB Beauty. Kehadiran para mitra ini menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Hadir pula tamu undangan eksternal, perwakilan instansi mitra, alumni, serta sivitas akademika Universitas Malahayati.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan mitra industri dalam menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, dan berintegritas. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor, tamu undangan, serta seluruh panitia atas terselenggaranya Management Expo 2025.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kaprodi Manajemen Dr. Febrianty, S.E., M.Si., yang menegaskan bahwa Management Expo 2025 merupakan bentuk implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE), di mana mahasiswa berperan aktif sebagai perencana, pelaksana, dan evaluator kegiatan. Hal ini diharapkan mampu mengasah kompetensi akademik maupun nonakademik mahasiswa secara seimbang.

Selanjutnya, Ketua Pelaksana Management Expo 2025, Amril Samosir, S.Kom., M.T.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah penguatan soft skills mahasiswa, meliputi kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta etika profesional, yang sejalan dengan capaian pembelajaran berbasis OBE.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan universitas, tamu undangan, sponsor, dosen, dan panitia. Rangkaian acara harian diisi dengan berbagai penampilan mahasiswa, seperti atraksi bela diri, pertunjukan vokal, serta seni musik, yang menunjukkan kreativitas dan potensi mahasiswa Program Studi Manajemen.

Pengunjung juga diajak mengikuti Expo Tour dengan mengunjungi berbagai stan yang menampilkan bazar makanan dan minuman, photobooth, serta karya kreatif dan inovatif mahasiswa. Kegiatan ini menjadi sarana praktik kewirausahaan mahasiswa sekaligus media pembelajaran berbasis OBE.

Pada sesi siang hingga sore hari, acara dilanjutkan dengan penayangan iklan bertema Etika Bisnis, Podcast Career Path, serta presentasi sponsor dari PLN, Pegadaian, dan Grab yang memberikan wawasan seputar dunia kerja, industri, dan penerapan etika bisnis. Rangkaian hiburan dan jamming session menutup kegiatan harian Management Expo 2025 dengan penuh antusiasme.

Melalui pelaksanaan Management Expo 2025, Program Studi Manajemen Universitas Malahayati berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran komprehensif berbasis Outcome-Based Education, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, akademisi, alumni, mitra industri, dan masyarakat dalam membangun ekonomi kolaboratif.

Management Expo 2025 menjadi cerminan keseriusan Program Studi Manajemen Universitas Malahayati dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada praktik nyata dan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini dinilai efektif dalam membentuk karakter mahasiswa yang mandiri, kreatif, serta mampu berkolaborasi, sehingga selaras dengan semangat Outcome-Based Education dalam mencetak lulusan yang adaptif dan berdaya saing.(fkr)

Editor: Fadly KR

UNMAL Bersama PERSADIA Lampung Gelar Peringatan Hari Diabetes Sedunia 2025

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id) — Universitas Malahayati (UNMAL) bersama Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) Provinsi Lampung menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia 2025 dengan mengusung tema “Diabetes and Well-Being”, Sabtu–Minggu (6–7 Desember 2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengendalian diabetes, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan penyandang diabetes di Provinsi Lampung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sesi ilmiah yang menghadirkan empat pembicara nasional dan internasional di bidang diabetes dan kesehatan. Salah satu pembicara internasional, Prof. Cheng Chin Kuo dari Institute of Cellular and System Medicine, National Health Research Institutes (NHRI), Taiwan, memaparkan perkembangan riset terkini terkait diabetes serta implikasinya terhadap kesejahteraan pasien.

Selanjutnya, Dwi Marlina Syukri, PhD, dosen UNMAL, menyampaikan materi mengenai peran riset dan inovasi, khususnya pengembangan biogenic silver nanoparticle, dalam mendukung penanganan luka dan pencegahan komplikasi diabetes. Perspektif diagnostik dan laboratorium klinik disampaikan oleh dr. Muhamad Nur, SpPK., MSc, selaku Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik (PDS Patklin) Lampung, sementara pendekatan klinis komprehensif diabetes dipaparkan oleh dr. Ira Laurentika, Sp.PD KEMD dari RS Hermina Lampung.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian dengan kehadiran Ibu Gubernur Lampung, yang secara langsung membuka acara serta menyampaikan apresiasi kepada PERSADIA Lampung dan UNMAL atas inisiatif dan kontribusinya dalam mendukung upaya pengendalian diabetes di Provinsi Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan dukungan terhadap penguatan kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menekan angka komplikasi diabetes.

Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, rangkaian kegiatan turut diisi dengan khitanan massal serta layanan perawatan luka pada pasien diabetes, termasuk perawatan luka menggunakan produk hasil penelitian biogenic silver nanoparticle karya Dwi Marlina Syukri, PhD. Layanan ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka, mencegah infeksi, serta menurunkan risiko komplikasi lanjutan.

Rangkaian peringatan Hari Diabetes Sedunia 2025 ditutup dengan Senam Diabetes Bersama sebagai upaya promotif dan preventif dalam mendorong penerapan gaya hidup aktif dan sehat. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 600 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, UNMAL berharap peringatan Hari Diabetes Sedunia 2025 dapat menjadi sarana edukasi, pelayanan kesehatan, serta penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung pengendalian diabetes dan peningkatan well-being masyarakat Lampung.

Hari Diabetes Sedunia 2025 yang digelar UNMAL bersama PERSADIA Lampung ini mencerminkan peran strategis perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan riset, tetapi juga sebagai motor penggerak edukasi kesehatan dan pelayanan nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan serta pengendalian diabetes secara berkelanjutan di Provinsi Lampung. (fkr)

Editor : Fadly KR

UNMAL Gelar Sosialisasi Peminatan Prodi S1 Kesehatan Masyarakat untuk Cetak Lulusan Unggul

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Universitas Malahayati (UNMAL) melalui Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat menggelar kegiatan Sosialisasi Peminatan bagi mahasiswa, Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan kualitas akademik serta mempersiapkan mahasiswa agar mampu menentukan peminatan secara tepat sesuai minat, potensi, dan kebutuhan dunia kerja.

Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati, Nova Muhani, SST., MKM, menyampaikan bahwa sosialisasi peminatan menjadi langkah strategis dalam membantu mahasiswa merencanakan masa depan akademik dan profesional secara lebih terarah. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat menentukan pilihan peminatan berdasarkan minat dan potensi yang dimiliki, sehingga ke depan mampu menjadi lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Malahayati tersebut dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat dan diikuti oleh 283 mahasiswa semester V yang akan memasuki tahap pemilihan peminatan pada semester VI. Acara dipandu oleh Sekretaris Program Studi, Dina Dwi Nuryani, serta dibuka secara resmi melalui sambutan Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat.

Dalam kegiatan ini, para dosen koordinator peminatan menyampaikan pemaparan komprehensif mengenai cakupan keilmuan, kompetensi lulusan, serta prospek karier di masing-masing bidang. Adapun peminatan yang disosialisasikan meliputi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), Epidemiologi, Biostatistika, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kesehatan Reproduksi, serta Promosi Kesehatan.

Pemaparan materi berlangsung secara interaktif dengan mengulas aspek teoritis sekaligus gambaran praktis terkait kebutuhan tenaga kesehatan masyarakat di berbagai sektor. Antusiasme mahasiswa terlihat pada sesi diskusi terbuka, di mana berbagai pertanyaan diajukan terkait kurikulum, peluang magang, serta arah pengembangan karier sesuai peminatan yang diminati.

Melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Peminatan ini, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu proses pendidikan serta mencetak lulusan kesehatan masyarakat yang unggul, profesional, dan siap menjawab tantangan dunia kerja. (fkr)

Editor: Fadly KR

Universitas Malahayati Gelar Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025 Lepas 894 Lulusan

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Prosesi Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025. Kegiatan akademik tersebut dilaksanakan hari ini, Sabtu (13/12/2025), bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, dan berlangsung dengan penuh khidmat.

Wisuda ini menjadi momentum penting bagi Universitas Malahayati dalam melepas para lulusan yang telah menyelesaikan proses pendidikan tinggi pada berbagai jenjang dan program studi. Selain sebagai penanda keberhasilan akademik mahasiswa, prosesi wisuda juga mencerminkan peran institusi pendidikan tinggi dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.

Prosesi wisuda yang dilaksanakan dalam dua sesi, pagi dan siang, diikuti oleh ratusan wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas. Acara tersebut turut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, orang tua dan keluarga wisudawan, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Malahayati, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H, menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi titik balik penting dalam kehidupan para lulusan untuk memasuki babak baru yang lebih menantang.

Dr. H. Muhammad Kadafi menyampaikan bahwa ijazah yang diterima para wisudawan dan wisudawati merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya mencerminkan kecerdasan akademik, tetapi juga ketekunan, kesabaran, doa, serta dukungan orang tua dan keluarga. Oleh karena itu, pencapaian tersebut harus dimaknai sebagai amanah yang mengandung tanggung jawab moral, bukan sekadar kebanggaan pribadi.

Rektor Universitas Malahayati juga menekankan bahwa di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, kemajuan teknologi, dan kompetisi global yang semakin terbuka, bangsa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan beriman. Menurutnya, Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud hanya oleh orang-orang pintar, melainkan oleh generasi yang memiliki nilai moral dan akhlak yang kuat.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan komitmen Universitas Malahayati untuk tidak hanya meluluskan sarjana, tetapi juga membentuk manusia seutuhnya, yakni lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akhlak, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang jujur, disiplin, dan peduli di mana pun mereka mengabdikan diri.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah wisudawan dan wisudawati pada periode ini mencapai 894 peserta yang berasal dari lima fakultas di lingkungan Universitas Malahayati.

Rincian lulusan tersebut terdiri atas Fakultas Kedokteran sebanyak 116 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Kedokteran. Fakultas Ilmu Kesehatan menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan berbagai jenjang pendidikan, antara lain Magister Kesehatan Masyarakat 58 orang, Profesi Bidan 136 orang, Profesi Ners 35 orang, Sarjana Kesehatan Masyarakat 36 orang, Sarjana Psikologi 21 orang, Sarjana Farmasi 85 orang, DIII Analisis Farmasi dan Makanan 47 orang, Sarjana Keperawatan 70 orang, DIII Kebidanan 14 orang, serta Sarjana Kebidanan 126 orang.

Dari Fakultas Teknik, Universitas Malahayati mewisuda lulusan Sarjana Teknik Sipil 15 orang, Teknik Lingkungan 25 orang, Teknik Industri 8 orang, dan Teknik Mesin 8 orang. Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Manajemen meluluskan 2 orang Magister Akuntansi, 31 orang Sarjana Akuntansi, dan 37 orang Sarjana Manajemen. Adapun Fakultas Hukum meluluskan 24 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Ilmu Hukum.

Prof. Dessy Hermawan juga menyampaikan bahwa wisudawan termuda pada periode ini berusia 20 tahun atas nama Intan Fadilah dari Program Studi DIII Kebidanan, sedangkan wisudawan tertua berusia 68 tahun atas nama R. Eni Haryanti dari Program Studi Profesi Kebidanan. Dengan bertambahnya lulusan pada hari ini, Universitas Malahayati secara keseluruhan telah meluluskan 18.679 alumni yang kini telah tersebar dan terserap di berbagai instansi pemerintahan maupun swasta.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Malahayati Nomor: 3000.10.401.12.25, turut diumumkan para wisudawan dan wisudawati berprestasi dengan predikat cumlaude tingkat program studi, baik pada sesi pagi maupun sesi siang.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bandar Lampung, Drs. Sukarma Wijaya, menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Malahayati serta berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan Kota Bandar Lampung.

Selain itu, sambutan juga disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili oleh Win Honaini, S.H., M.Si. Ia mengapresiasi Universitas Malahayati yang telah berhasil melahirkan banyak guru besar dan profesor serta terus menunjukkan perkembangan positif dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah II akan terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan Universitas Malahayati dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Prosesi wisuda ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili Win Honaini, S.H., M.Si; Rektor Universitas Abulyatama Ir. R. Agung Efriyo Hadi, M.Sc., Ph.D; Wakil Rektor IV Universitas Teknokrat Indonesia Lampung Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng; Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang diwakili dr. Edy Ramdani, M.H; Direktur RS Bintang Amin dr. Rachmawati, M.PH; Ketua KADIN Provinsi Lampung yang diwakili Romi Junanto Utama, S.E., M.Sos; Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Provinsi Lampung H. Ardiansyah, S.H; Pimpinan Tribun Lampung Domi; serta Sekretaris Yayasan Alih Teknologi Eli Zuana, MARS.

Prosesi wisuda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para lulusan oleh Rektor Universitas Malahayati untuk Periode ke-39 Tahun 2025, sebagai penanda resmi kelulusan dan kesiapan para alumni untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Wisuda ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Malahayati dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (fkr)

Editor: Fadly KR