Torehkan Prestasi Nasional, Mahasiswa Universitas Malahayati Raih Juara 2 Kejurnas Kickboxing Indonesia 2025

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Malahayati. Devi Wulandari, NPM 23500010, mahasiswa Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, berhasil meraih Juara 2 pada ajang Kejuaraan Nasional Kickboxing Indonesia Tahun 2025.

Kejuaraan nasional tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia dan berlangsung pada 28 November hingga 3 Desember 2025 di Jakarta. Devi Wulandari tampil mewakili Kontingen Lampung dan bertanding pada kategori Full Contact Senior -56 Kg Women.

Dalam keterangannya, Devi menyampaikan kesannya selama mengikuti kejuaraan tersebut. Ia mengatakan bahwa ikut dalam ajang ini sangat menyenangkan dan memberikan pengalaman berharga dalam meningkatkan kemampuan serta mental bertanding.

Selain itu, Devi juga menyampaikan pesan dan harapannya ke depan, yaitu kedepan lebih banyak prestasi yang lebih tinggi agar dapat terus membawa nama baik daerah dan Universitas Malahayati di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi yang diraih Devi Wulandari menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Malahayati tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi dan berprestasi di bidang nonakademik, khususnya olahraga. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan kampus terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, berdaya saing, dan berkarakter.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik Universitas Malahayati di tingkat nasional. Diharapkan capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani berkompetisi di berbagai ajang prestasi.

Universitas Malahayati terus berkomitmen mendukung mahasiswa dalam mengembangkan minat dan bakat, serta mendorong lahirnya prestasi-prestasi membanggakan di berbagai bidang.(fkr)

Editor : Fadly KR

Tak Hanya Berprestasi Akademik, Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Raih Juara 1 Kickboxing PORKAB

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) : Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati, Adika Hedi Pratama (NPM: 23410294), berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 1 Kickboxing Kelas 71 Kg Putra pada ajang Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Tanggamus 2025 yang diselenggarakan oleh KONI Kabupaten Tanggamus.

Kejuaraan tersebut berlangsung pada 4 hingga 19 November 2025 di Gedung Olahraga (GOR) Tanggamus, dan diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah. Dalam kompetisi ini, Adika menunjukkan performa yang konsisten, teknik bertanding yang matang, serta mental juara hingga berhasil keluar sebagai yang terbaik di kelas 71 Kg Putra.

Prestasi ini diraih dengan motivasi kuat untuk menjadi atlet profesional, sebuah tujuan yang terus diperjuangkan Adika di tengah aktivitas akademiknya sebagai mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Ia memandang olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan ketahanan mental.

“Teruslah berusaha untuk sebuah cita-cita, karena keberhasilan adalah kegagalan yang berhasil kita lewati,” ujar Adika. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain agar tidak mudah menyerah dalam meraih prestasi.

Meski telah meraih juara pertama, Adika mengaku belum merasa puas karena masih banyak target dan pencapaian yang ingin diraih di masa depan. Semangat untuk terus berkembang ini mencerminkan mental atlet sejati yang tidak cepat berpuas diri.

Prestasi yang diraih Adika Hedi Pratama membuktikan bahwa mahasiswa tidak harus memilih antara prestasi akademik dan non-akademik. Keduanya dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan. Di tengah tuntutan perkuliahan, keberhasilan Adika menjadi contoh nyata bahwa konsistensi, disiplin, dan komitmen mampu melahirkan prestasi yang membanggakan serta membawa nama baik Universitas Malahayati di tingkat yang lebih luas.(fkr)

Editor: Fadly KR

Harumkan Nama Kampus Mahasiswa UNMAL Berprestasi di POPKOT Bandar Lampung 2025

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Malahayati. Della Tree Yarnisha, mahasiswa Program Studi S1 Manajemen dengan NPM 25220037, berhasil mengukir prestasi gemilang pada cabang olahraga Hapkido dalam ajang Pekan Olahraga Kota (POPKOT) Bandar Lampung 2025 yang diselenggarakan pada 25–26 Desember 2025.

Dalam ajang tersebut, Della sukses meraih Juara 2 kategori Daeryun Junior Under 46 Kg, serta menambah raihan prestasi dengan Juara 3 kategori Hyung Berpasangan. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Wali Kota Bandar Lampung dan diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai cabang olahraga bela diri.

Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Malahayati mampu menyeimbangkan antara aktivitas akademik dan pengembangan diri di bidang nonakademik. Ketekunan, disiplin, serta konsistensi dalam berlatih menjadi faktor utama yang mengantarkan Della meraih hasil membanggakan tersebut. Ketertarikannya pada dunia olahraga, khususnya bela diri Hapkido, menjadi dorongan kuat untuk terus berkembang dan berprestasi.

Della juga menyampaikan pesan motivatif kepada mahasiswa lainnya,
“Jadilah diri sendiri dan jangan takut akan kegagalan, karena kegagalan atau kekalahan bukan akhir dari segalanya.”
Pesan ini menjadi refleksi bahwa proses, perjuangan, dan keberanian untuk mencoba jauh lebih penting daripada sekadar hasil akhir.

Prestasi yang diraih Della Tree Yarnisha bukan hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga mencerminkan semangat mahasiswa Universitas Malahayati yang berani keluar dari zona nyaman. Di tengah tuntutan akademik yang padat, Della membuktikan bahwa keterbatasan waktu bukan alasan untuk berhenti berprestasi. Keberhasilannya di ajang POPKOT 2025 diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa lain untuk terus menggali potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik, serta menanamkan keyakinan bahwa kegigihan dan konsistensi akan selalu menemukan jalannya menuju prestasi. (fkr)

Editor: Fadly KR

Mahasiswa UNMAL Ukir Prestasi di Kejuaraan Beladiri Bandar Lampung

Bandarlampung (malahayati.ac.id) – Mahasiswa Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menunjukkan prestasi membanggakan di bidang olahraga beladiri. Sejumlah mahasiswa dari berbagai program studi berhasil meraih gelar juara dalam ajang Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025 yang diselenggarakan oleh Wali Kota Bandar Lampung pada 27–28 Desember 2025 dan 24–31 Desember 2025.

Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Dimas Baskoro (NPM 24410040), berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 Judo kelas -73 kg, Juara 2 Combat Sambo kelas -71 kg, serta Juara 1 Sport Sambo kelas -71 kg. Dimas menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi batu loncatan penting dalam mengawali kariernya sebagai atlet beladiri.

“Pertandingan ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi saya untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” ungkapnya. Ia juga menuturkan bahwa kecintaannya terhadap olahraga beladiri, khususnya Judo, dilandasi oleh filosofi olahraga tersebut yang mampu membentuk karakter, mental, dan kedisiplinan diri.

Prestasi membanggakan juga diraih oleh Ahmad Sempoerna Jaya (NPM 25410001), mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, yang berdasarkan sertifikat resmi PORKOT 2025 berhasil meraih medali emas cabang Judo kelas -66 kg, medali emas Sport Sambo kelas -64 kg, serta medali perak Combat Sambo kelas -64 kg. Sertifikat penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung sebagai bentuk pengakuan resmi atas capaian prestasi atlet.

Menurut Ahmad, kejuaraan ini menjadi pacuan semangat untuk terus berkembang sebagai judoka yang disiplin dan berani.
“Hasil dari keringat dan disiplin yang keras tidak akan mengkhianati hasil. Teruslah berlatih,” pesannya.

Sementara itu, mahasiswa Program Studi Manajemen, Awalul Fawaidh (NPM 23220566), turut mengharumkan nama Universitas Malahayati dengan meraih Juara 1 kategori Combat kelas -64 kg dalam kejuaraan yang berlangsung pada 24–31 Desember 2025 di PKOR Way Halim. Ia mengungkapkan bahwa ajang tersebut merupakan pengalaman pertarungan pertamanya dengan aturan (rules) combat.

“Jangan pernah menyerah,” ujarnya singkat namun penuh makna.

Prestasi yang diraih para mahasiswa ini semakin menegaskan komitmen Universitas Malahayati dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Tidak hanya unggul di bidang akademik, Universitas Malahayati juga terus mendorong prestasi non-akademik sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa yang berdaya saing dan bermental juara.(fkr)

Editor: Fadly KR

Mahasiswa Ilmu Hukum UNMAL Buktikan Prestasi Lewat Dua Kejuaraan Beladiri 2025

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga beladiri. Galan Prasojo (NPM 25610091) berhasil meraih dua gelar juara dalam ajang Muaythai Fight Arena dan Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025 yang berlangsung pada akhir Desember 2025.

Pada cabang olahraga Muaythai, Galan Prasojo sukses meraih Juara 1 kelas 48 Kg kategori Amatir dalam event Muaythai Fight Arena Vol. 2 yang diselenggarakan oleh Gajah Lampung Fight Camp pada 27–28 Desember 2025.

Sementara itu, pada ajang Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025, Galan Prasojo kembali menunjukkan performa terbaiknya dengan meraih medali emas cabang olahraga Kick Boxing kelas 51 Kg Full Contact kategori Senior. Kegiatan PORKOT ini diselenggarakan oleh Wali Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan KONI Lampung, serta induk organisasi olahraga terkait, dan berlangsung pada 24–31 Desember 2025.

Prestasi yang diraih tersebut menjadi bukti konsistensi, disiplin, dan totalitas Galan Prasojo dalam menekuni dunia olahraga beladiri. Ia menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi pemacu semangat untuk terus berkembang dan menargetkan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berproses dan mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi dalam bidang olahraga,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar senantiasa menjaga konsistensi dalam kondisi apa pun. Menurutnya, keberhasilan sangat ditentukan oleh sikap disiplin, konsisten, dan totalitas dalam menjalani proses latihan dan perjuangan.

Ketertarikan Galan Prasojo terhadap dunia olahraga menjadi alasan utama dirinya menekuni cabang beladiri Muaythai dan Kick Boxing. Melalui olahraga, ia tidak hanya menyalurkan bakat, tetapi juga membentuk karakter, mental, serta daya juang yang kuat.

Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Malahayati mampu menyeimbangkan antara akademik dan non-akademik. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi serta membawa nama Universitas Malahayati ke tingkat yang lebih tinggi.(fkr)

Editor: Fadly KR

Empat Gelar Juara Sekaligus, Mahasiswa Ilmu Hukum UNMAL Tampil Gemilang di Porkot Hapkido

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Malahayati (UNMAL) kembali mengharumkan nama kampus melalui prestasi gemilang di bidang olahraga beladiri. Ahmad Yoga (NPM 24610022) berhasil meraih sejumlah gelar juara dalam ajang Kejuaraan Pekan Olahraga Kota (Porkot) cabang beladiri Hapkido yang diselenggarakan pada 25–26 Desember 2025.

Kejuaraan ini digelar atas kerja sama Wali Kota Bandar Lampung, KONI Lampung, dan Hapkido Bandar Lampung, bertempat di Asrama Haji Provinsi Lampung. Ajang tersebut diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah dan menjadi wadah pembinaan serta evaluasi kemampuan atlet Hapkido.

Dalam kejuaraan tersebut, Ahmad Yoga berhasil meraih prestasi membanggakan, antara lain:

  • Juara 1 Daeryun Senior Men Under 72 kg
  • Juara 1 Hyung Individu Senior Men
  • Juara 1 Honsinsul Authorized Senior Men
  • Penghargaan The Best Spirit Performance Male

Prestasi ini menunjukkan konsistensi, dedikasi, dan kemampuan teknik yang mumpuni, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Malahayati mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik.

Ahmad Yoga menyampaikan bahwa kejuaraan Hapkido ini memberikan pengalaman yang sangat bermakna. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menguji kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga melatih mental, kepercayaan diri, serta kemampuan mengendalikan emosi. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pertandingan yang berjalan dengan lancar, profesional, dan penuh semangat kebersamaan.

Ia pun berpesan kepada para atlet muda untuk terus berlatih dengan tekun dan konsisten, karena prestasi tidak datang secara instan. Menang maupun kalah merupakan bagian dari proses pembelajaran yang harus disikapi dengan sikap sportif, rendah hati, serta tetap menghormati lawan dan wasit. Ia berharap kejuaraan ini dapat menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Kejuaraan Hapkido ini diselenggarakan sebagai sarana pembinaan dan pengembangan atlet, dengan tujuan meningkatkan prestasi, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta mengembangkan potensi beladiri Hapkido di Provinsi Lampung.

Prestasi yang diraih Ahmad Yoga mencerminkan peran penting perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Universitas Malahayati, tetapi juga menjadi bukti bahwa keseimbangan antara akademik dan non-akademik mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berdaya saing. Diharapkan, capaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama kampus ke tingkat yang lebih tinggi.(fkr)

Editor: Fadly KR

Literasi Keuangan hingga E-Commerce, Prodi Akuntansi UNMAL Edukasi Siswa SMA N 1 Tulang Bawang Tengah

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Sebagai penutup semester ganjil Tahun Akademik 2025–2026, Program Studi Akuntansi Universitas Malahayati (UNMAL) melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus mengenalkan Program Studi Akuntansi kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Tulang Bawang Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan lima kelompok, di mana setiap kelompok terdiri dari lima mahasiswa. Seluruh rangkaian kegiatan didampingi oleh dua dosen Program Studi Akuntansi Universitas Malahayati, yaitu Apip Alansori, S.E., M.Ak., CAPM dan Hardini Ariningrum, S.E., M.Ak., CFRS.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyampaikan materi edukatif yang dikemas dalam lima tema utama, meliputi:

  1. Literasi keuangan
  2. E-commerce
  3. Sistem informasi akuntansi
  4. Bullying
  5. Sistem akuntansi manajemen

Materi-materi tersebut disampaikan melalui pendekatan aplikatif dan praktik sederhana yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik siswa di era digital, khususnya Generasi Z.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa-siswi serta memberikan pemahaman dasar mengenai ilmu akuntansi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan Program Studi Akuntansi Universitas Malahayati kepada siswa SMA sebagai bagian dari pengenalan dunia pendidikan tinggi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMA Negeri 1 Tulang Bawang Tengah memperoleh wawasan baru, khususnya dalam bidang keuangan dan akuntansi, serta mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi secara bijak di era digital.

Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Akuntansi Universitas Malahayati ini merupakan langkah positif dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus menjadi sarana efektif untuk meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman akuntansi siswa SMA di era digital. Melalui penyampaian materi yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepedulian sosial, sehingga diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan yang lebih luas.(fkr)

Editor: Fadly KR

Mahasiswa Teknik Sipil UNMAL Raih Juara 3 dan Gelar Putera Integritas Lampung 2025

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id) — Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Malahayati (UNMAL), Adi Candra (23110002), berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pemilihan Putera–Puteri Grand Culture Lampung 2025 dan Putera–Puteri Lampung 2025 tingkat provinsi.

Ajang bergengsi tersebut diselenggarakan oleh ainay.id bekerja sama dengan Yayasan Putra–Putri Lampung, dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung di Hotel Azana dan Hotel Horison, pada 27 April 2025 hingga 6 Desember 2025.

Dalam kompetisi tersebut, Adi Candra berhasil meraih Juara 3 sekaligus memperoleh Gelar Putera Integritas Lampung. Prestasi ini menjadi bukti komitmen dan dedikasi mahasiswa Universitas Malahayati dalam mengembangkan potensi diri, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga pada bidang pengembangan karakter, budaya, dan kepemimpinan.

Ajang Pemilihan Putera–Puteri Lampung dan Grand Culture Lampung merupakan kompetisi tingkat provinsi yang menitikberatkan pada wawasan kebudayaan, kepribadian, kepemimpinan, serta nilai-nilai integritas generasi muda Lampung. Para peserta dituntut untuk mampu menjadi duta yang membawa nilai positif bagi masyarakat.

Melalui prestasi yang diraihnya, Adi Candra menyampaikan pesan dan harapannya kepada generasi muda, khususnya mahasiswa. Ia mengajak mahasiswa untuk berani melangkah lebih jauh dan mencoba hal-hal baru sebagai bagian dari proses pembentukan karakter diri.

“Melangkahlah lebih jauh untuk mendapatkan hal yang baru, karena dengan mencoba hal yang baru kita dapat membentuk karakter diri yang baik dan menjadi pribadi yang mandiri. Saya, Adi Candra dari Program Studi Teknik Sipil, mengajak seluruh mahasiswa dan mahasiswi untuk menghayati visi dan misi mahasiswa serta aktif mengikuti berbagai ajang prestasi,” ujarnya.

Universitas Malahayati mengapresiasi capaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi di berbagai bidang, serta membawa nama baik universitas di tingkat regional maupun nasional.

Capaian yang diraih Adi Candra menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Malahayati memiliki potensi besar untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk pengembangan karakter, kepemimpinan, dan pelestarian budaya. Prestasi ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa lainnya untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan minat dan bakat, serta aktif mengikuti berbagai ajang kompetisi sebagai bagian dari upaya membentuk pribadi unggul dan berdaya saing. (fkr)

Editor : Fadly KR

Universitas Malahayati Gelar Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025 Lepas 894 Lulusan

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Prosesi Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025. Kegiatan akademik tersebut dilaksanakan hari ini, Sabtu (13/12/2025), bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, dan berlangsung dengan penuh khidmat.

Wisuda ini menjadi momentum penting bagi Universitas Malahayati dalam melepas para lulusan yang telah menyelesaikan proses pendidikan tinggi pada berbagai jenjang dan program studi. Selain sebagai penanda keberhasilan akademik mahasiswa, prosesi wisuda juga mencerminkan peran institusi pendidikan tinggi dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.

Prosesi wisuda yang dilaksanakan dalam dua sesi, pagi dan siang, diikuti oleh ratusan wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas. Acara tersebut turut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, orang tua dan keluarga wisudawan, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Malahayati, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H, menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi titik balik penting dalam kehidupan para lulusan untuk memasuki babak baru yang lebih menantang.

Dr. H. Muhammad Kadafi menyampaikan bahwa ijazah yang diterima para wisudawan dan wisudawati merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya mencerminkan kecerdasan akademik, tetapi juga ketekunan, kesabaran, doa, serta dukungan orang tua dan keluarga. Oleh karena itu, pencapaian tersebut harus dimaknai sebagai amanah yang mengandung tanggung jawab moral, bukan sekadar kebanggaan pribadi.

Rektor Universitas Malahayati juga menekankan bahwa di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, kemajuan teknologi, dan kompetisi global yang semakin terbuka, bangsa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan beriman. Menurutnya, Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud hanya oleh orang-orang pintar, melainkan oleh generasi yang memiliki nilai moral dan akhlak yang kuat.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan komitmen Universitas Malahayati untuk tidak hanya meluluskan sarjana, tetapi juga membentuk manusia seutuhnya, yakni lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akhlak, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang jujur, disiplin, dan peduli di mana pun mereka mengabdikan diri.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah wisudawan dan wisudawati pada periode ini mencapai 894 peserta yang berasal dari lima fakultas di lingkungan Universitas Malahayati.

Rincian lulusan tersebut terdiri atas Fakultas Kedokteran sebanyak 116 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Kedokteran. Fakultas Ilmu Kesehatan menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan berbagai jenjang pendidikan, antara lain Magister Kesehatan Masyarakat 58 orang, Profesi Bidan 136 orang, Profesi Ners 35 orang, Sarjana Kesehatan Masyarakat 36 orang, Sarjana Psikologi 21 orang, Sarjana Farmasi 85 orang, DIII Analisis Farmasi dan Makanan 47 orang, Sarjana Keperawatan 70 orang, DIII Kebidanan 14 orang, serta Sarjana Kebidanan 126 orang.

Dari Fakultas Teknik, Universitas Malahayati mewisuda lulusan Sarjana Teknik Sipil 15 orang, Teknik Lingkungan 25 orang, Teknik Industri 8 orang, dan Teknik Mesin 8 orang. Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Manajemen meluluskan 2 orang Magister Akuntansi, 31 orang Sarjana Akuntansi, dan 37 orang Sarjana Manajemen. Adapun Fakultas Hukum meluluskan 24 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Ilmu Hukum.

Prof. Dessy Hermawan juga menyampaikan bahwa wisudawan termuda pada periode ini berusia 20 tahun atas nama Intan Fadilah dari Program Studi DIII Kebidanan, sedangkan wisudawan tertua berusia 68 tahun atas nama R. Eni Haryanti dari Program Studi Profesi Kebidanan. Dengan bertambahnya lulusan pada hari ini, Universitas Malahayati secara keseluruhan telah meluluskan 18.679 alumni yang kini telah tersebar dan terserap di berbagai instansi pemerintahan maupun swasta.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Malahayati Nomor: 3000.10.401.12.25, turut diumumkan para wisudawan dan wisudawati berprestasi dengan predikat cumlaude tingkat program studi, baik pada sesi pagi maupun sesi siang.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bandar Lampung, Drs. Sukarma Wijaya, menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Malahayati serta berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan Kota Bandar Lampung.

Selain itu, sambutan juga disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili oleh Win Honaini, S.H., M.Si. Ia mengapresiasi Universitas Malahayati yang telah berhasil melahirkan banyak guru besar dan profesor serta terus menunjukkan perkembangan positif dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah II akan terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan Universitas Malahayati dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Prosesi wisuda ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili Win Honaini, S.H., M.Si; Rektor Universitas Abulyatama Ir. R. Agung Efriyo Hadi, M.Sc., Ph.D; Wakil Rektor IV Universitas Teknokrat Indonesia Lampung Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng; Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang diwakili dr. Edy Ramdani, M.H; Direktur RS Bintang Amin dr. Rachmawati, M.PH; Ketua KADIN Provinsi Lampung yang diwakili Romi Junanto Utama, S.E., M.Sos; Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Provinsi Lampung H. Ardiansyah, S.H; Pimpinan Tribun Lampung Domi; serta Sekretaris Yayasan Alih Teknologi Eli Zuana, MARS.

Prosesi wisuda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para lulusan oleh Rektor Universitas Malahayati untuk Periode ke-39 Tahun 2025, sebagai penanda resmi kelulusan dan kesiapan para alumni untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Wisuda ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Malahayati dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (fkr)

Editor: Fadly KR

Universitas Malahayati Gelar Yudisium dan Sumpah Profesi FIK Bertema “Serving With Heart, Inspiring With Integrity”

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati resmi menggelar acara yudisium dan sumpah profesi bagi lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan. Acara berlangsung di di Gedung Graha Bintang, dihadiri oleh pimpinan universitas, jajaran dekanat FIK, dosen, tenaga kependidikan menandai titik puncak perjalanan akademik para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi. Kamis (25/12/2025)

Peserta yudisium berasal dari berbagai program studi di FIK — meliputi Sarjana, Diploma, dan Program Profesi — dan secara resmi diumumkan kelulusannya oleh senat akademik. Momen ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan, sekaligus sebagai awal pengabdian mereka di dunia kesehatan, untuk membawa ilmu dan tanggung jawab sosial ke tengah masyarakat.

Dalam sambutannyaWakil Rektor II, Drs. Nirwanto mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi para lulusan sekaligus menegaskan harapan besar universitas terhadap mereka:

“Selamat kepada seluruh lulusan. Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai tenaga kesehatan. Ilmu dan keterampilan yang kalian peroleh jangan berhenti di sini — teruslah asah dan perbarui pengetahuan kalian sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Jadilah profesional yang punya empati, integritas, dan siap melayani dengan hati.”

Beliau menekankan bahwa dunia kesehatan menuntut lebih dari sekadar pengetahuan — tetapi juga etika, dedikasi, dan rasa kemanusiaan. Di masa mendatang, lulusan FIK diharap mampu menjadi agen perubahan, membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan turut serta dalam pembangunan kesehatan di daerah maupun nasional.

Sementara itu, Dekan FIK, Dr. Lolita Sary, menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada seluruh wisudawan dan mengajak mereka untuk menjadikan momen ini sebagai awal pengabdian nyata:

“Ijazah dan gelar hanyalah awal; yang paling penting adalah bagaimana kalian dapat mengabdikan ilmu untuk kemaslahatan masyarakat. Dunia kesehatan membutuhkan dedikasi, empati, dan komitmen. Semoga kalian bukan hanya sukses secara akademis, tapi juga menjadi individu yang bermanfaat, peduli, dan mampu memberikan kontribusi nyata — memperbaiki derajat kesehatan keluarga, komunitas, dan bangsa.”

Dengan penuh harapan, beliau menyerukan agar para lulusan menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi nilai integritas dan profesionalisme, serta terus semangat berkontribusi dalam bidang kesehatan — baik melalui praktik klinis, edukasi masyarakat, maupun riset dan pengembangan kesehatan.

Acara yudisium dan sumpah profesi bukan sekadar seremoni — melainkan penegasan bahwa para mahasiswa telah melewati serangkaian proses akademik yang ketat: perkuliahan, praktik, modul profesi, hingga berbagai evaluasi.

Dalam sambutan dan prosesi resmi, pihak kampus juga mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir melainkan titik awal. Dunia kesehatan terus berubah, tantangan semakin kompleks — sehingga lulusan dituntut untuk terus belajar, meng-upgrade ilmu, serta responsif terhadap dinamika kebutuhan Masyarakat. (fkr)

Editor: Fadly KR