RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Terima 114 Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Malahayati untuk Praktik Klinik Selama Enam Pekan

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi S1 Keperawatan Universitas Malahayati kembali melaksanakan kegiatan penyerahan mahasiswa dan persamaan persepsi bagi 114 mahasiswa yang akan mengikuti Praktik Klinik Keperawatan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 17 November 2025, sebagai tahap awal sebelum para mahasiswa memasuki area praktik.

Sebanyak 114 mahasiswa tersebut akan menjalani praktik klinik dengan fokus pada Keperawatan Kritis dan Keperawatan Gawat Darurat selama enam pekan, yakni mulai 24 November 2025 hingga 4 Januari 2026. Program ini bertujuan memberikan pengalaman langsung di lapangan, khususnya pada pelayanan kesehatan berintensitas tinggi di rumah sakit rujukan utama Provinsi Lampung.

Pemilihan RSUD Dr. H. Abdul Moeloek sebagai wahana praktik didasarkan pada statusnya sebagai Rumah Sakit Pendidikan Tipe A, yang memiliki kelengkapan fasilitas, sarana, serta sumber daya manusia untuk mendukung pembelajaran klinik tingkat lanjut. Dengan perannya sebagai pusat rujukan tertinggi di Provinsi Lampung, rumah sakit ini menjadi lokasi ideal bagi mahasiswa untuk memperkuat kompetensi profesional dalam layanan kritis dan kegawatdaruratan.

Dalam sambutannya, Kaprodi S1 Keperawatan, Aryanti Wardiyah, Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam menunjang kualitas lulusan.

“Praktek Klinik Keperawatan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek menjadi wahana strategis untuk memastikan mahasiswa kami mendapatkan pengalaman riil di lingkungan pelayanan kesehatan tingkat lanjut. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari kerja sama dengan mitra dalam negeri, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Harapannya, mahasiswa dapat mengasah kompetensi klinik secara optimal, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen terhadap peningkatan mutu lulusan, Program Studi S1 Keperawatan Universitas Malahayati terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung pencapaian lulusan yang unggul, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan keperawatan kritis dan kegawatdaruratan di berbagai tatanan kesehatan.

Praktik klinik ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk masuk ke lingkungan pelayanan nyata, menguji kompetensi, serta menyiapkan diri menjadi perawat profesional yang siap menghadapi tantangan di dunia kesehatan. (fkr)

Prestasi Membanggakan Anugrah Makhtias Rizky Raih Juara 1 Taekwondo di Tingkat Nasional dan Provinsi

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menorehkan prestasi melalui salah satu mahasiswanya, Anugrah Makhtias Rizky, mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, yang sukses meraih penghargaan pada tingkat nasional dan tingkat provinsi.

Sebagai mahasiswa dengan NPM 25320128, Anugrah menunjukkan dedikasi dan kapasitas yang membanggakan dalam kompetisi yang diikutinya. Pencapaian ini menjadi bukti nyata kualitas mahasiswa Universitas Malahayati dalam menorehkan prestasi di berbagai ajang.

Dalam kesempatan wawancara, Anugrah mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.
“Saya bersyukur bisa meraih prestasi ini. Semuanya tidak lepas dari doa keluarga, bimbingan dosen, dan dukungan teman-teman. Saya berharap pencapaian ini bisa memotivasi teman-teman mahasiswa lain untuk terus berusaha dan tidak takut mencoba,” ujarnya.

Pihak Fakultas Ilmu Kesehatan dan Program Studi Ilmu Keperawatan menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih. Mereka berharap keberhasilan Anugrah dapat menjadi contoh positif bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri.

Universitas Malahayati berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan dan pengembangan mahasiswa, baik akademik maupun non-akademik, guna mencetak lulusan yang unggul, percaya diri, dan berdaya saing.

Selamat kepada Anugrah Makhtias Rizky atas capaian yang membanggakan ini. Semoga prestasi tersebut terus mengharumkan nama Universitas Malahayati. (fkr)

 

Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati Gelar Terapi Aktivitas Kelompok untuk Lansia di PSLU Tresna Werdha Bhakti Yuswa Natar

NATAR (Malahayati.ac.id): Kepedulian terhadap kesehatan jiwa dan kesejahteraan lansia diwujudkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati bersama mahasiswa semester 7 melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Tresna Werdha Bhakti Yuswa Natar, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kehangatan ini mengusung tema “Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia.” Melalui kegiatan ini, para mahasiswa memberikan pendampingan langsung kepada para penghuni panti dengan berbagai aktivitas yang dirancang untuk menstimulasi fungsi kognitif, meningkatkan keterampilan sosial, mengurangi depresi dan kecemasan, serta menumbuhkan semangat hidup bagi para lansia.

Baca Juga: LPPM Universitas Malahayati Laksanakan Monev Program Pengabdian Masyarakat, Dorong Inovasi Ekoenzim Ramah Lingkungan

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala PSLU Tresna Werdha Bhakti Yuswa Natar, Iwan Barmansyah, S.H., M.H., beserta jajaran pengurus panti. Dari pihak kampus, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Program Studi Ilmu Keperawatan, Aryanti Wardiyah, M.Kep., Sp.Mat., yang sekaligus memberikan sambutan pembuka, serta para dosen pendamping: Andoko, S.Kep., Ns., M.Kes. selaku koordinator kegiatan, Rilyani, S.Kep., Ns., M.Kes., Eka Trismiyana, S.Kep., M.Kes., dan Umi Romayati Keswara, S.Kep., M.Kes.

Dalam sambutannya, Aryanti Wardiyah, M.Kep., Sp.Mat., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa keperawatan dalam memberikan dukungan psikososial kepada lansia agar mereka tetap produktif dan bersemangat dalam menjalani masa tua.

“Melalui kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok ini, kami ingin menumbuhkan empati dan rasa peduli mahasiswa terhadap kesehatan mental lansia. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi penghuni panti, tetapi juga menjadi pengalaman belajar berharga bagi mahasiswa dalam memahami aspek keperawatan gerontik secara langsung,” ujar Aryanti.

Baca Juga: Dosen Teknik Sipil Universitas Malahayati Ikuti Konferensi Nasional Teknik Sipil (Konteks ke-19) dan Munas BMPTTSSI di Mataram

Sementara itu, Iwan Barmansyah, S.H., M.H., selaku Kepala PSLU Tresna Werdha Bhakti Yuswa Natar, menyampaikan apresiasi dan rasa harunya atas kehadiran mahasiswa Universitas Malahayati.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Universitas Malahayati. Para lansia terlihat sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan ini. Kami berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali secara berkelanjutan, karena dampaknya sangat positif bagi penghuni panti,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan TAK yang dilakukan mahasiswa mencakup permainan kelompok, senam ringan, latihan memori, hingga sesi refleksi dan berbagi cerita antar peserta. Suasana penuh tawa, keakraban, dan kasih sayang tampak mewarnai seluruh kegiatan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan komunikasi terapeutik dan empati, tetapi juga belajar memahami pentingnya pendekatan holistik dalam memberikan pelayanan keperawatan pada lansia.

Kegiatan pengabdian ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata Universitas Malahayati dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat kampus dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional, humanis, dan berjiwa sosial tinggi. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Mahasiswa Universitas Malahayati Raih Juara 2 Lomba Tari Kreasi Tingkat Nasional Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang 2025

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Malahayati. Kali ini datang dari empat mahasiswa berbakat yang berhasil meraih Juara 2 Lomba Tari Kreasi Tingkat Nasional, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, pada Sabtu (18/10/2025).

Mereka adalah Desta Dwi Anggriyani (22320064), Desta Anjelika (22320062), dan Desti Anjelika (22320065) dari Program Studi Ilmu Keperawatan, serta Dino Al Farizy (23380047) dari Program Studi Farmasi. Keempatnya tampil memukau dengan koreografi yang memadukan unsur budaya tradisional dan gerakan kontemporer yang energik.

Lomba yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan semangat kebersamaan antar mahasiswa di bidang seni tari. Tim Universitas Malahayati berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan penampilan yang tidak hanya kompak, tetapi juga sarat makna dan pesan kebangsaan.

Desta Dwi Anggriyani mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa membawa nama Universitas Malahayati di ajang nasional. Proses latihan memang tidak mudah, tapi berkat kekompakan tim dan dukungan dari dosen serta teman-teman, kami bisa tampil maksimal,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Desta Anjelika menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa keperawatan juga mampu berprestasi di bidang non-akademik. “Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tidak hanya unggul dalam bidang kesehatan, tapi juga memiliki kreativitas tinggi. Seni tari mengajarkan kami disiplin, kerja sama, dan ekspresi diri,” tutur Desta.

Desti Anjelika pun menyampaikan pesan inspiratif untuk mahasiswa lainnya. “Jangan pernah takut mencoba hal baru. Apapun bidangnya, selama dilakukan dengan sungguh-sungguh, hasilnya akan indah. Kemenangan ini kami persembahkan untuk Universitas Malahayati tercinta,” katanya dengan senyum bangga.

Sementara Dino Al Farizy, satu-satunya mahasiswa dari Program Studi Farmasi di tim ini, mengaku pengalaman ini sangat berkesan. “Ini bukan hanya tentang tari, tapi tentang bagaimana kami belajar menghargai proses, menyatukan ide, dan menjaga semangat tim. Saya harap prestasi ini bisa memotivasi teman-teman lain untuk terus berkarya,” ungkapnya. (gil)

Editor: Gilang Agusman