Mahasiswa UNMAL Ukir Prestasi di Kejuaraan Beladiri Bandar Lampung

Bandarlampung (malahayati.ac.id) – Mahasiswa Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menunjukkan prestasi membanggakan di bidang olahraga beladiri. Sejumlah mahasiswa dari berbagai program studi berhasil meraih gelar juara dalam ajang Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025 yang diselenggarakan oleh Wali Kota Bandar Lampung pada 27–28 Desember 2025 dan 24–31 Desember 2025.

Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Dimas Baskoro (NPM 24410040), berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 Judo kelas -73 kg, Juara 2 Combat Sambo kelas -71 kg, serta Juara 1 Sport Sambo kelas -71 kg. Dimas menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi batu loncatan penting dalam mengawali kariernya sebagai atlet beladiri.

“Pertandingan ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi saya untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” ungkapnya. Ia juga menuturkan bahwa kecintaannya terhadap olahraga beladiri, khususnya Judo, dilandasi oleh filosofi olahraga tersebut yang mampu membentuk karakter, mental, dan kedisiplinan diri.

Prestasi membanggakan juga diraih oleh Ahmad Sempoerna Jaya (NPM 25410001), mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, yang berdasarkan sertifikat resmi PORKOT 2025 berhasil meraih medali emas cabang Judo kelas -66 kg, medali emas Sport Sambo kelas -64 kg, serta medali perak Combat Sambo kelas -64 kg. Sertifikat penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung sebagai bentuk pengakuan resmi atas capaian prestasi atlet.

Menurut Ahmad, kejuaraan ini menjadi pacuan semangat untuk terus berkembang sebagai judoka yang disiplin dan berani.
“Hasil dari keringat dan disiplin yang keras tidak akan mengkhianati hasil. Teruslah berlatih,” pesannya.

Sementara itu, mahasiswa Program Studi Manajemen, Awalul Fawaidh (NPM 23220566), turut mengharumkan nama Universitas Malahayati dengan meraih Juara 1 kategori Combat kelas -64 kg dalam kejuaraan yang berlangsung pada 24–31 Desember 2025 di PKOR Way Halim. Ia mengungkapkan bahwa ajang tersebut merupakan pengalaman pertarungan pertamanya dengan aturan (rules) combat.

“Jangan pernah menyerah,” ujarnya singkat namun penuh makna.

Prestasi yang diraih para mahasiswa ini semakin menegaskan komitmen Universitas Malahayati dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Tidak hanya unggul di bidang akademik, Universitas Malahayati juga terus mendorong prestasi non-akademik sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa yang berdaya saing dan bermental juara.(fkr)

Editor: Fadly KR

Management Expo Day 5: Apresiasi Karya, Kreativitas, dan Capaian Pembelajaran Mahasiswa Berbasis OBE

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Rangkaian kegiatan Manajemen Expo 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Program Studi Manajemen Universitas Malahayati resmi mencapai puncaknya pada Day 5, Jumat (19/12/2025). Hari penutupan ini menjadi momen yang dinantikan oleh civitas akademika, khususnya mahasiswa, karena dirangkaikan dengan pengumuman pemenang berbagai karya mata kuliah berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Management Expo 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran karya mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi capaian pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik secara nyata. Beragam karya yang ditampilkan mencerminkan hasil proses pembelajaran yang terstruktur, kolaboratif, serta berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE).

Berbagai bentuk karya yang dipamerkan meliputi film pendek, poster, trailer, iklan, banner, buku, hingga proyek kewirausahaan dan ekonomi kreatif. Seluruh karya tersebut merupakan hasil dari penerapan pembelajaran berbasis proyek yang menuntut mahasiswa untuk berpikir kritis, kreatif, serta mampu memecahkan permasalahan sesuai konteks dunia nyata.

Pada pelaksanaan Day 5, suasana apresiatif dan penuh antusiasme terasa saat satu per satu pemenang diumumkan. Pemberian apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras, kreativitas, serta kemampuan mahasiswa dalam menerjemahkan konsep akademik ke dalam karya aplikatif yang memiliki nilai guna.

Adapun implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam Manajemen Expo 2025 melibatkan sejumlah mata kuliah, antara lain:

  • Leadership, melalui karya poster dan film pendek bertemakan kepemimpinan

  • Perilaku Organisasi, melalui buku dan film pendek bertemakan perilaku organisasi

  • Perencanaan Bisnis, melalui penyusunan buku hasil kegiatan lapangan bersama mitra perencanaan bisnis masa depan

  • Studi Kelayakan Bisnis, melalui banner dan presentasi hasil analisis kelayakan usaha mitra

  • Sistem Informasi Manajemen, melalui banner dan presentasi hasil observasi sistem informasi pada usaha mitra

  • Etika Bisnis, melalui video review penerapan etika dalam periklanan

  • Ekonomi Kreatif, melalui praktik jual-beli berbasis bazar dengan pendirian tenant setiap kelompok

  • Kewirausahaan, melalui praktik jual-beli dan pengelolaan tenant usaha oleh mahasiswa

Melalui pelaksanaan Management Expo 2025 Day 5 ini, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam menerapkan pembelajaran berbasis OBE secara konsisten. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa, meningkatkan daya saing lulusan, serta membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan.

Kegiatan Management Expo 2025 Day 5 menjadi bukti nyata keberhasilan implementasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Malahayati untuk menghasilkan karya inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.(fkr)
Editor: Fadly KR

Management Expo Day 4: Sinergi Perbankan Dorong Peluang Wirausaha Mahasiswa

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Rangkaian kegiatan Management Expo Day 4 kembali menghadirkan agenda edukatif melalui Talk Show bertajuk “Sinergi Perbankan dan Entrepreneurship Mahasiswa” yang diselenggarakan pada 18 Desember 2025 di area belakang Gedung Rektor Universitas Malahayati. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara dunia perbankan dan akademisi dalam membuka wawasan mahasiswa terkait peluang merintis usaha sejak dini.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati dengan menghadirkan Robby Wijaya Saputra, S.Kom., selaku CEO Branch Bank Mandiri KCP Bandar Lampung Antasari, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Robby menegaskan bahwa peran perbankan saat ini telah berkembang menjadi mitra strategis bagi pengusaha muda, khususnya dari kalangan mahasiswa.

“Perbankan tidak hanya hadir sebagai penyedia modal, tetapi juga sebagai pendamping bagi wirausaha muda agar bisnis yang dijalankan dapat tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Robby Wijaya Saputra.

Dalam kesempatan tersebut, Robby memperkenalkan Program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) sebagai peluang bagi mahasiswa yang memiliki ide bisnis inovatif, dengan dukungan pembiayaan hingga Rp300 juta. Selain itu, Bank Mandiri juga menghadirkan Program Mikro Festival yang bertujuan memperluas jejaring pasar bagi pelaku usaha pemula.

Tak hanya berfokus pada permodalan, Robby juga menyoroti pentingnya adaptasi digital melalui strategi Hyper Local Media Sosial, yang dinilai efektif dalam membantu pelaku usaha lokal menjangkau konsumen di lingkungan sekitar secara lebih personal dan tepat sasaran.

Senada dengan hal tersebut, Ayu Nursari, S.E., M.E., selaku akademisi Universitas Malahayati, menambahkan bahwa literasi keuangan dan kesiapan mental berwirausaha merupakan fondasi penting bagi mahasiswa sebelum terjun ke dunia industri. Kolaborasi antara dukungan perbankan dan pemahaman teori manajemen di perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki daya saing dan keberlanjutan usaha.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, khususnya saat sesi diskusi interaktif, di mana mahasiswa aktif menggali peluang dan tantangan dunia usaha. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara kampus dan dunia perbankan mampu menghadirkan ruang pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.

Melalui kegiatan ini, Management Expo Day 4 2025 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami dunia kewirausahaan secara komprehensif. Sinergi antara perbankan dan institusi pendidikan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi wirausaha muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era ekonomi digital.(fkr)

Editor : Fadly KR

Management Expo Day 4: Memetik Pelajaran Kewirausahaan dari Lepas

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Rangkaian kegiatan Management Expo Day 4 kembali menarik perhatian mahasiswa melalui sesi talkshow bertajuk “Bercermin Kewirausahaan dari Lembaga Pemasyarakatan” yang diselenggarakan pada 18 Desember 2025 di area belakang Gedung Rektor Universitas Malahayati. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati dan bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai nilai resiliensi, kreativitas, dan kemandirian dalam dunia kewirausahaan, bahkan di tengah keterbatasan.

Hadir sebagai narasumber, Medi Oktafiansyah, S.Pi., M.Psi., perwakilan dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, memaparkan perspektif psikologis dan operasional terkait praktik kewirausahaan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Ia menekankan bahwa aktivitas kewirausahaan di Lapas tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan produktif, tetapi juga menjadi sarana rehabilitasi mental serta pembentukan kemandirian warga binaan.

“Lembaga Pemasyarakatan adalah bukti bahwa kreativitas tidak memiliki batas. Jika warga binaan mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi dalam keterbatasan ruang dan sarana, maka mahasiswa seharusnya memiliki daya juang yang jauh lebih besar,” ujar Medi Oktafiansyah, S.Pi., M.Psi., dalam pemaparannya.

Melengkapi pemaparan tersebut, Dr. Febriyanti, S.E., M.Si., selaku Ketua Program Studi Manajemen Universitas Malahayati, menyoroti berbagai aspek strategis kewirausahaan di Lapas yang dapat diadopsi oleh mahasiswa. Menurut Dr. Febriyanti, S.E., M.Si., model bisnis yang diterapkan di Lapas mengajarkan pentingnya efisiensi sumber daya, disiplin, serta struktur organisasi yang jelas dalam menjalankan sebuah usaha.

Dr. Febriyanti, S.E., M.Si., juga menyampaikan bahwa mahasiswa dapat bercermin dari kegigihan para warga binaan yang mampu membangun usaha dari nol dengan keterbatasan modal dan fasilitas. Nilai tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan mahasiswa agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi berbagai tantangan dalam berbisnis.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, yang mengajak peserta untuk mengubah stigma terhadap Lembaga Pemasyarakatan menjadi sumber pembelajaran berharga tentang kemanusiaan, kemandirian, dan ekonomi kerakyatan. Melalui kegiatan ini, Management Expo Day 4 2025 membuktikan bahwa inspirasi kewirausahaan dapat hadir dari berbagai lingkungan, termasuk dari tempat yang kerap luput dari perhatian.

Kegiatan ini memberikan perspektif baru bahwa kewirausahaan tidak semata-mata tumbuh dari kelimpahan sumber daya, tetapi juga dari kemampuan beradaptasi, disiplin, dan ketangguhan mental. Pembelajaran yang diangkat dari Lembaga Pemasyarakatan menjadi refleksi penting bagi mahasiswa untuk membangun jiwa wirausaha yang lebih tangguh, humanis, dan berorientasi pada nilai kebermanfaatan sosial. (fkr)

Editor: Fadly KR

Management Expo Day 4: Jejak Nyata Pasca-Studi, Alumni Berbagi Inspirasi

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id): Management Expo Day 4 kembali menghadirkan agenda yang dinantikan mahasiswa, yakni Talkshow Bersama Alumni bertajuk “Jejak Nyata Masa Depan Setelah Studi” yang diselenggarakan pada 18 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di area belakang Gedung Rektor Universitas Malahayati dan diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai dunia kerja serta strategi membangun karier setelah menyelesaikan pendidikan di bangku perkuliahan. Talkshow ini menjadi wadah berbagi pengalaman langsung dari para alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang profesional.

Diskusi menghadirkan tiga alumni Universitas Malahayati yang telah meniti karier di bidang masing-masing. Euis Mufahamah, S.E., M.Ak., yang saat ini berkiprah sebagai akademisi dan dosen, menyampaikan pentingnya penguatan kompetensi teknis, integritas, serta konsistensi dalam menjalani profesi. Ia menekankan bahwa penguasaan ilmu akuntansi dan manajemen merupakan fondasi utama dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang.

Dari perspektif kewirausahaan, Okta Rizkyawhan, S.E., pemilik usaha kuliner Bebek Haji Soleh, membagikan pengalamannya dalam membangun bisnis sejak pasca-kuliah. Ia menceritakan proses transisi dari mahasiswa manajemen hingga mampu mengelola operasional usaha dan sumber daya manusia secara profesional.
“Keberanian mengambil risiko dan ketekunan menjadi kunci utama dalam membangun dan mempertahankan usaha di tengah persaingan yang ketat,” ujar Okta dalam sesi diskusi.

Sementara itu, Dian Atika Srikandi, S.E., S.S., seorang entrepreneur dengan latar belakang pendidikan ganda, menyoroti pentingnya kreativitas dan kemampuan adaptasi di era global. Ia mendorong mahasiswa untuk jeli melihat peluang usaha dari berbagai sektor serta mampu mengolahnya menjadi bisnis yang berkelanjutan dan bernilai tambah.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana mahasiswa antusias menggali pengalaman para alumni terkait perencanaan karier, pengembangan diri, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Melalui kegiatan ini, Management Expo Day 4 2025 berhasil memberikan gambaran konkret bahwa masa depan pasca-studi merupakan ruang terbuka yang dapat diisi dengan berbagai pencapaian, baik sebagai profesional, akademisi, maupun wirausahawan.

Talkshow ini menjadi pengingat penting bahwa kesiapan menghadapi dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh keberanian belajar dari pengalaman nyata. Kehadiran para alumni memberikan inspirasi sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk mulai merancang masa depan karier sejak dini dengan lebih terarah dan realistis.(fkr)

Editor : Fadly KR

Manajemen Expo 2025 Day 3: Talk Show Leadership sebagai Penguatan Kepemimpinan Mahasiswa

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Management Expo 2025 Day 3 sukses menggelar kegiatan Talk Show Leadership pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di area panggung utama ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa yang sejak pagi hari telah memadati lokasi acara.

Talk show tersebut mengangkat tema kepemimpinan dengan menyoroti tantangan dan peluang mahasiswa dalam menghadapi dinamika transformasi global yang terus berkembang. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kepemimpinan serta membekali mahasiswa dengan wawasan dan kesiapan dalam menghadapi dunia profesional di masa depan.

Hadir sebagai narasumber, Ketut Sukra Yadna, M.M. dari PT Bukit Asam, menyampaikan materi mengenai kepemimpinan di sektor industri strategis. Ia menekankan bahwa generasi mahasiswa saat ini memiliki karakter dan potensi yang berbeda, sehingga membutuhkan pendekatan kepemimpinan yang kolaboratif, visioner, dan adaptif. Menurutnya, pemimpin masa depan tidak hanya dituntut mampu mengambil keputusan, tetapi juga mampu menginspirasi serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Narasumber berikutnya, Hasan Arifin, S.E., M.M., akademisi sekaligus mantan Branch Manager Bank Muamalat, memaparkan pentingnya integritas, kecerdasan emosional, serta kemampuan beradaptasi dalam kepemimpinan. Ia mengingatkan mahasiswa bahwa dunia kerja saat ini penuh dengan ketidakpastian, sehingga calon pemimpin harus mampu bersikap fleksibel, beretika, dan memiliki daya saing yang kuat.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari mahasiswa. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta, mulai dari cara membangun kepercayaan diri, mengasah kemampuan kepemimpinan, hingga strategi menjadi pemimpin yang inklusif di era digital. Antusiasme tersebut mencerminkan tingginya minat mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas diri sebagai calon pemimpin masa depan.

Rangkaian kegiatan Talk Show Leadership ditutup dengan sesi foto bersama narasumber dan peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Universitas Malahayati semakin termotivasi untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan, memperkuat karakter, serta siap berkontribusi secara positif di tengah masyarakat dan dunia profesional.

Kegiatan Talk Show Leadership dalam rangkaian Management Expo 2025 Day 3 memiliki peran strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa Universitas Malahayati. Melalui penyampaian materi yang relevan dengan dinamika dunia kerja serta diskusi yang interaktif, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan konseptual, tetapi juga dorongan untuk mengembangkan sikap kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada solusi. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin yang kompeten dan berdaya saing di masa depan. (fkr)

Editor : Fadly KR

Manajemen Expo 2025 Day 1: Penguatan Career Path bagi Mahasiswa Program Studi Manajemen UNMAL

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati (UNMAL) Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja melalui kegiatan Manajemen Expo 2025 Day 1 yang dilaksanakan pada Senin (15/12/2025). Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan ini adalah penguatan materi Career Path bagi mahasiswa.

Sesi Career Path menjadi fokus penting dalam Manajemen Expo 2025 Day 1 karena membahas secara langsung tantangan dunia kerja yang dihadapi mahasiswa setelah lulus, sekaligus strategi dalam membangun arah karier yang jelas, terencana, dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman awal dalam merancang masa depan profesional sesuai dengan potensi dan kebutuhan industri.

Materi Career Path disampaikan oleh Randi Arfanda Reza, S.Sos., S.E., M.B.A. dari BPJS Ketenagakerjaan. Dalam pemaparannya, ia mengangkat realita dunia kerja saat ini yang semakin kompetitif dan menuntut kesiapan kompetensi yang matang. Ia menekankan pentingnya kesadaran diri bagi mahasiswa dengan mengenali potensi, minat, serta kemampuan sejak dini sebagai dasar dalam menentukan arah karier.

Lebih lanjut, narasumber menjelaskan bahwa penguasaan hard skill dan soft skill harus berjalan secara seimbang. Kemampuan komunikasi, problem solving, kreativitas, serta kecerdasan emosional menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja. Mahasiswa juga didorong untuk mengaitkan keterampilan yang dimiliki dengan kebutuhan industri serta perkembangan tren pekerjaan, khususnya yang relevan bagi Generasi Z.

Dalam sesi tersebut juga disampaikan pentingnya melakukan riset terhadap pilihan karier sebelum menentukan tujuan profesional. Mahasiswa diajak untuk memahami berbagai jalur karier yang tersedia, baik di sektor formal, informal, hybrid, hingga kewirausahaan dan pekerjaan berbasis digital. Beberapa pilihan karier yang diperkenalkan antara lain content creator, digital marketer, data analyst, software developer, UI/UX designer, freelancer, serta remote worker.

Melalui diskusi yang komunikatif dan aplikatif, narasumber turut membagikan pengalaman perjalanan karier, tahapan pengembangan diri, serta strategi membangun keterkaitan antara latar belakang pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kegiatan Career Path ini, mahasiswa diharapkan mampu menyusun tujuan karier secara lebih terarah, berani mengambil peluang, terus mengembangkan kompetensi, serta siap beradaptasi dengan perubahan. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati berharap penguatan Career Path ini dapat menjadi bekal nyata bagi mahasiswa dalam merancang masa depan karier yang berdaya saing dan berkelanjutan.

penguatan materi Career Path dalam Manajemen Expo 2025 Day 1 merupakan langkah strategis Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati dalam menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Melalui pembekalan wawasan karier sejak dini, mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memahami peluang kerja, tetapi juga didorong untuk membangun perencanaan karier yang matang, adaptif, dan berdaya saing. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan lulusan Universitas Malahayati sebagai sumber daya manusia yang profesional dan relevan dengan kebutuhan industri. (fkr)

Editor : Fadly KR

Manajemen Expo Day 2: Talk Show Ekonomi Kreatif Bekali Mahasiswa Hadapi Era Digital

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) melalui Program Studi Manajemen Universitas Malahayati menjadikan Talk Show Ekonomi Kreatif sebagai agenda utama pada rangkaian Manajemen Expo Day 2, yang diikuti oleh mahasiswa dan sivitas akademika dengan antusiasme tinggi, Selasa (16 Desember 2025).

Talk show ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Hani Siti Soleha, S.Tr.Keb., M.M. (Owner Kitty Hijab sekaligus Content Creator) dan Dr. Tri Umaryani, S.P., M.Si. (Kepala Bappeda Lampung Barat). Kehadiran kedua pemateri tersebut memberikan perspektif akademik dan praktis mengenai perkembangan ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu sektor strategis dalam perekonomian nasional.

Dalam pemaparannya, Hani Siti Soleha, S.Tr.Keb., M.M. menekankan pentingnya peran kreativitas dan inovasi dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Ia menjelaskan bahwa ekonomi kreatif tidak hanya bertumpu pada ide semata, tetapi juga pada kemampuan mengelola ide tersebut menjadi produk atau jasa yang memiliki daya saing di pasar. Mahasiswa didorong untuk mampu membaca peluang, memahami kebutuhan konsumen, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha.

Sementara itu, Dr. Tri Umaryani, S.P., M.Si. menyampaikan materi terkait strategi pengembangan ekonomi kreatif dari sudut pandang manajerial dan keberlanjutan bisnis. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang, pengelolaan sumber daya yang efektif, serta penerapan konsep manajemen yang tepat agar usaha kreatif dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang. Selain itu, ia juga mengulas berbagai tantangan yang kerap dihadapi pelaku ekonomi kreatif beserta solusi yang dapat diterapkan oleh generasi muda.

Sesi talk show berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Mahasiswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar peluang usaha kreatif, pengembangan ide bisnis, hingga kesiapan menghadapi persaingan di era digital. Diskusi ini memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa Program Studi Manajemen.

Melalui pelaksanaan Talk Show Ekonomi Kreatif ini, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati berharap mahasiswa memperoleh wawasan, inspirasi, serta motivasi untuk mengembangkan potensi diri dan ide kreatif menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari Manajemen Expo sebagai sarana penguatan kompetensi akademik serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan.

Talk Show Ekonomi Kreatif pada Manajemen Expo Day 2 menjadi ruang pembelajaran strategis bagi mahasiswa dalam memahami dinamika ekonomi kreatif di era digital. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peluang usaha sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.(fkr)

Editor : Fadly KR

Program Studi Manajemen UNMAL Gelar Management Expo 2025 sebagai Wujud Pembelajaran Berbasis OBE

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menyelenggarakan agenda tahunan yang dinanti, yakni Management Expo 2025. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Desember 2025, bertempat di lingkungan Universitas Malahayati.

Management Expo 2025 merupakan implementasi nyata Outcome-Based Education (OBE) dalam mendukung pencapaian kompetensi lulusan melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga pengalaman langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan berskala besar.

Pembukaan kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB, diawali dengan persiapan panitia dan penayangan trailer bertema Leadership, Perilaku Organisasi, dan Etika Bisnis. Tayangan tersebut merepresentasikan integrasi antara materi akademik dan praktik nyata yang menjadi karakter utama Management Expo 2025.

Acara pembukaan dipandu oleh MC Nadya Ayu Pratiwi dan Muhammad Azzam Hilmitsani, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Alinamas, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Malahayati yang diikuti oleh seluruh hadirin.

Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu undangan, acara dimeriahkan dengan Persembahan Tari Sigeh Pengunten, tarian adat Lampung yang melambangkan penyambutan dan rasa hormat, yang dibawakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., didampingi Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes., serta Kepala Humas Universitas Malahayati Emil Tanhar, S.E.

Selain jajaran pimpinan universitas, pembukaan Management Expo 2025 turut dihadiri oleh berbagai mitra industri dan sponsor, antara lain PLN Nusantara Power, Pegadaian, Grab, Bank Mandiri, Wings Food, Siti Aminah Scaves, Yakult, Oppo, Kitty Hijab, Bukit Asam, BNI, Barenbliss, dan HB Beauty. Kehadiran para mitra ini menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Hadir pula tamu undangan eksternal, perwakilan instansi mitra, alumni, serta sivitas akademika Universitas Malahayati.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan mitra industri dalam menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, dan berintegritas. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor, tamu undangan, serta seluruh panitia atas terselenggaranya Management Expo 2025.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kaprodi Manajemen Dr. Febrianty, S.E., M.Si., yang menegaskan bahwa Management Expo 2025 merupakan bentuk implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE), di mana mahasiswa berperan aktif sebagai perencana, pelaksana, dan evaluator kegiatan. Hal ini diharapkan mampu mengasah kompetensi akademik maupun nonakademik mahasiswa secara seimbang.

Selanjutnya, Ketua Pelaksana Management Expo 2025, Amril Samosir, S.Kom., M.T.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah penguatan soft skills mahasiswa, meliputi kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta etika profesional, yang sejalan dengan capaian pembelajaran berbasis OBE.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan universitas, tamu undangan, sponsor, dosen, dan panitia. Rangkaian acara harian diisi dengan berbagai penampilan mahasiswa, seperti atraksi bela diri, pertunjukan vokal, serta seni musik, yang menunjukkan kreativitas dan potensi mahasiswa Program Studi Manajemen.

Pengunjung juga diajak mengikuti Expo Tour dengan mengunjungi berbagai stan yang menampilkan bazar makanan dan minuman, photobooth, serta karya kreatif dan inovatif mahasiswa. Kegiatan ini menjadi sarana praktik kewirausahaan mahasiswa sekaligus media pembelajaran berbasis OBE.

Pada sesi siang hingga sore hari, acara dilanjutkan dengan penayangan iklan bertema Etika Bisnis, Podcast Career Path, serta presentasi sponsor dari PLN, Pegadaian, dan Grab yang memberikan wawasan seputar dunia kerja, industri, dan penerapan etika bisnis. Rangkaian hiburan dan jamming session menutup kegiatan harian Management Expo 2025 dengan penuh antusiasme.

Melalui pelaksanaan Management Expo 2025, Program Studi Manajemen Universitas Malahayati berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran komprehensif berbasis Outcome-Based Education, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, akademisi, alumni, mitra industri, dan masyarakat dalam membangun ekonomi kolaboratif.

Management Expo 2025 menjadi cerminan keseriusan Program Studi Manajemen Universitas Malahayati dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada praktik nyata dan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini dinilai efektif dalam membentuk karakter mahasiswa yang mandiri, kreatif, serta mampu berkolaborasi, sehingga selaras dengan semangat Outcome-Based Education dalam mencetak lulusan yang adaptif dan berdaya saing.(fkr)

Editor: Fadly KR

UNMAL Gelar Yudisium ke-39 Fakultas Ekonomi dan Manajemen

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati (UNMAL) menggelar Yudisium ke-39 bertema “Together We Grow Resilient and Inclusive” di Gedung Malahayati Convention Center (MCC), Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi mahasiswa Program Studi Manajemen dan Program Studi Akuntansi yang resmi dikukuhkan sebagai sarjana.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas, di antaranya Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Dr. Rahyono, S.Sos., M.M., Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Tessa Sjahriani, M.Kes, serta seluruh dosen FEM yang memberikan dukungan dan doa terbaik bagi para lulusan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Universitas Malahayati Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes menyampaikan apresiasi mengenai pencapaian akademik para lulusan yang dinilai sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

“Kami berharap lulusan FEM tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga mampu berinovasi serta menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat luas. Tetap pegang nilai integritas dan teruslah berkontribusi bagi bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Dr. Rahyono, S.Sos., M.M. mengingatkan bahwa perjuangan lulusan tidak berhenti pada wisuda atau yudisium semata.

“Perjalanan kalian baru dimulai. Jadikan ilmu dan pengalaman selama berkuliah sebagai bekal untuk berkarya. Alumni UNMAL harus menjadi agen perubahan yang adaptif dan unggul menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Acara yudisium ini juga menjadi bukti komitmen FEM dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kompetensi, dan kemampuan berdaya saing di era revolusi industri serta perkembangan ekonomi digital.

Dengan terselenggaranya Yudisium ke-39 ini, UNMAL menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang konsisten dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia melalui pemanfaatan ilmu di tengah masyarakat.

Lulusan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, serta membawa nama baik almamater di dunia kerja maupun masyarakat. (fkr)

Editor: Fadly KR