Mahasiswa Universiti Putra Malaysia (UPM) Kunjungi Rumah Dinas Wali Kota Metro dalam Rangka Student Mobility Program di Universitas Malahayati
METRO (malahayati.ac.id): Lima mahasiswa Universiti Putra Malaysia (UPM) yang tengah menjalani Student Mobility Program: Clinical Elective Placement (CEP) 2025 di Universitas Malahayati, melakukan kunjungan kehormatan ke Rumah Dinas Wali Kota Metro pada Kamis (30/10/2025).
Kunjungan tersebut dihadiri oleh para mahasiswa UPM yaitu Nazirul Mubin, Harith Hazmi, Farah Liza, Zulaikha Nasron, dan Fareesha Hana, yang merupakan peserta program internasional hasil kerja sama antara Universiti Putra Malaysia dan Universitas Malahayati.
Dalam kunjungan ini, para mahasiswa didampingi oleh Kepala Humas dan Protokol Universitas Malahayati, Emil Tanhar, S.Kom., serta Kepala Bagian Kemahasiswaan, Rudi Winarno, S.Kep., Ns., M.Kes. Mereka disambut hangat oleh Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I., didampingi Dr. Eko Hendro Saputra, S.T., M.Kes. selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, serta Deddy Hasmara, S.STP., M.Si., Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini menjadi ajang pertukaran gagasan dan pandangan terkait dunia pendidikan, kesehatan, serta potensi kolaborasi antara Kota Metro dan Universiti Putra Malaysia melalui Universitas Malahayati.
Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan mahasiswa internasional tersebut.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran para mahasiswa dari Universiti Putra Malaysia di Kota Metro. Kunjungan ini bukan hanya mempererat hubungan antara dua institusi pendidikan, tetapi juga membuka peluang kerja sama lintas negara dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Kami berharap para mahasiswa dapat mengambil banyak pengalaman dan pengetahuan selama berada di Indonesia, khususnya di Universitas Malahayati,” ujar Walikota Metro.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa asing di Metro menjadi bukti bahwa kota ini semakin dikenal sebagai kota yang ramah pendidikan dan memiliki potensi besar dalam pengembangan kerja sama internasional.
“Metro terus berkomitmen untuk menjadi kota yang terbuka terhadap kolaborasi global, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Kami bangga Universitas Malahayati menjadi bagian dari gerakan ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Rudi Winarno, S.Kep., Ns., M.Kes., selaku Kepala Bagian Kemahasiswaan Universitas Malahayati, mengatakan program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk memahami sistem pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkaya wawasan ilmiah, khususnya di Universitas Malahayati.
Disisi lain, Kepala Humas dan Protokol Universitas Malahayati, Emil Tanhar, S.Kom., menambahkan bahwa kegiatan Student Mobility Program ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam memperkuat jaringan akademik internasional dan memberikan pengalaman lintas budaya bagi mahasiswa.
Kunjungan ke Rumah Dinas Wali Kota Metro menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan mahasiswa UPM selama mengikuti Clinical Elective Placement di Universitas Malahayati. Para mahasiswa juga dikenalkan dengan kebudayaan, sistem kesehatan, dan pemerintahan daerah di Kota Metro.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa UPM, tetapi juga mempererat hubungan persahabatan antara Malaysia dan Indonesia, khususnya antara Universitas Malahayati dan Universiti Putra Malaysia. (gil)
Editor: Gilang Agusman



BANDAR LAMPUNG
Bootcamp ini menghadirkan empat narasumber dari dosen-dosen terbaik Prodi Manajemen Universitas Malahayati, yang membagikan materi komprehensif sesuai bidang keahlian masing-masing, yaitu:
BANDARLAMPUNG
“Berdasarkan silabus Blok CHOP pada Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan sistem kesehatan berbasis komunitas. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan lapangan yang menunjang keberhasilan mahasiswa dalam menguasai kedokteran komunitas dengan pendekatan kedokteran keluarga, serta memahami praktik penerapannya di lapangan,” ujar Dr. Festy.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari mahasiswa yang merasa mendapatkan banyak wawasan baru terkait sistem pelayanan kesehatan masyarakat dan peran Puskesmas dalam mendukung kesehatan primer. Melalui pembekalan ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami keterkaitan antara teori dan praktik dalam sistem kesehatan nasional, serta siap berkontribusi di masyarakat dengan pendekatan kedokteran yang holistik dan berbasis keluarga.
BANDARLAMPUNG 
BANDARLAMPUNG 
BRISBANE
“Berdasarkan pengalaman saya mengajar, tantangan terbesar adalah bagaimana mengajarkan menulis abstrak penelitian berbahasa Inggris kepada mahasiswa dengan latar belakang minat dan kebutuhan yang bervariasi. Pendekatan Data-Driven Learning (DDL) atau Pembelajaran Berbasis Data yang kami kembangakan memecahkan masalah ini dengan melibatkan mahasiswa secara langsung dalam menciptakan bahan ajar mereka sendiri,” papar dosen yang akrab disapa Rudy ini.
METRO
Sementara itu, dr. Ade Utia Detty, M.Kes, selaku Kaprodi Profesi Dokter, dalam sambutannya berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.
Kegiatan serah terima ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Malahayati dalam mencetak lulusan dokter yang kompeten, beretika, dan siap mengabdi kepada masyarakat. Melalui kerja sama dengan berbagai rumah sakit pendidikan, termasuk RSUD Ahmad Yani Metro, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh pengalaman klinis yang beragam dan mendalam.
BANDARLAMPUNG 
BANDARLAMPUNG
Presiden Mahasiswa Universitas Malahayati, Muhammad Kamal (22220213), turut memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan ini.
BANDARLAMPUNG