Ayo Kuliah di Universitas Malahayati, Kampus dengan Program Studi Terakreditasi Unggul dan Baik Sekali

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) – Universitas Malahayati resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Melalui publikasi flyer yang disebarkan oleh Humas Universitas Malahayati, kampus ini mengajak generasi muda untuk bergabung dan meraih masa depan melalui pendidikan tinggi yang berkualitas.

Dalam flyer tersebut disampaikan bahwa Universitas Malahayati memiliki berbagai program studi dengan akreditasi Unggul (A) dan Baik Sekali (B). Hal ini menunjukkan komitmen universitas dalam menjaga mutu pendidikan serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

Universitas Malahayati menyediakan berbagai pilihan program studi dari beberapa fakultas, di antaranya Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Fakultas Teknik, serta Fakultas Hukum.

Pada Fakultas Kedokteran, tersedia program S1 Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter. Sementara itu, Fakultas Ilmu Kesehatan menawarkan berbagai program seperti S1 dan S2 Kesehatan Masyarakat, Profesi Ners, S1 Keperawatan, S1 Psikologi, S1 Farmasi, Profesi Bidan, S1 Kebidanan, DIII Kebidanan, serta DIII Analis Farmasi dan Makanan.

Selain itu, bagi calon mahasiswa yang tertarik di bidang ekonomi tersedia program S1 Manajemen, S1 Akuntansi, dan S2 Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Di bidang teknik, tersedia program S1 Teknik Sipil, S1 Teknik Lingkungan, S1 Teknik Industri, dan S1 Teknik Mesin pada Fakultas Teknik. Sedangkan Fakultas Hukum menyediakan program S1 Ilmu Hukum.

Calon mahasiswa yang ingin mendaftar dapat dengan mudah melakukan pendaftaran melalui QR Code yang tersedia pada flyer atau dengan menghubungi layanan informasi PMB di nomor 0811-7970-0505. Informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui website resmi universitas di malahayati.ac.id.

Selain itu, calon mahasiswa juga dapat melihat daftar harga atau biaya pendaftaran serta rincian biaya pendidikan melalui tautan atau QR Code yang tersedia pada flyer PMB Universitas Malahayati, sehingga memudahkan calon mahasiswa dan orang tua dalam memperoleh informasi secara lengkap sebelum melakukan pendaftaran.

Melalui pembukaan PMB ini, Universitas Malahayati berharap dapat menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah untuk bersama-sama belajar, berkembang, serta membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan tinggi.

Bagi para lulusan SMA/SMK sederajat yang sedang mencari kampus dengan program studi unggulan dan lingkungan akademik yang berkualitas, Universitas Malahayati menjadi salah satu pilihan tepat untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita di masa depan.

Gala Dinner Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati Jadi Momentum Kebersamaan dan Apresiasi Prestasi

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) : Universitas Malahayati sukses menggelar Gala Dinner Dies Natalis ke-32 pada Rabu malam (28/1/2026) yang bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini berlangsung meriah, penuh kehangatan, dan menjadi salah satu rangkaian puncak peringatan Dies Natalis Universitas Malahayati ke-32.

Gala Dinner ini dihadiri oleh seluruh sivitas akademika Universitas Malahayati, mulai dari jajaran pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, kepala unit kerja, dosen, hingga seluruh karyawan. Kehadiran seluruh unsur civitas akademika mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan serta semangat kekeluargaan yang terus terjaga di lingkungan Universitas Malahayati.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Malahayati, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., yang didampingi oleh jajaran pimpinan universitas, yakni Wakil Rektor I Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., Wakil Rektor II Nirwanto, S.Pd., M.Kes., Wakil Rektor III Dr. Eng. Rina Febrina, S.T., M.T., serta Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes., Ketua PMB Romy J. Utama, S.E., M.Sos., Ketua LPMI Dr. M. Arifki Zainaro, Ns., M.Kep., serta Ketua LPPM Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. Turut hadir pula para dekan fakultas, ketua program studi, kepala lembaga dan unit, serta seluruh dosen dan karyawan Universitas Malahayati.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Malahayati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh dosen dan karyawan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah diberikan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebersamaan, soliditas, dan sinergi seluruh sivitas akademika merupakan modal utama Universitas Malahayati dalam menghadapi tantangan dan dinamika dunia pendidikan tinggi yang terus berkembang.

Rangkaian acara Gala Dinner Dies Natalis ke-32 dikemas secara menarik dan berkesan, diawali dengan pembukaan, sambutan pimpinan universitas, serta dilanjutkan dengan makan malam bersama yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan hiburan yang menambah semarak suasana dan menjadi sarana pelepas penat bagi seluruh peserta setelah menjalani aktivitas akademik dan administratif sehari-hari.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian mutu akademik, Universitas Malahayati juga memberikan penghargaan Pencapaian Standar Audit Mutu Internal (AMI) kepada program studi terbaik, yaitu:

  • Peringkat 1: Prodi S1 Ilmu Hukum
  • Peringkat 2: Prodi S1 Kesehatan Masyarakat
  • Peringkat 3: Prodi S1 Manajemen
  • Peringkat 4: Prodi S1 Psikologi
  • Peringkat 5: Prodi S1 Teknik Lingkungan

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Dosen Program Studi Terbaik, yaitu:

  • Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes — S1 Keperawatan
  • Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D — S1 Manajemen
  • Dr. Lolita Sary, S.KM., M.Kes — S2 Kesehatan Masyarakat
  • Dina Dwi Nuryani, S.KM., M.Kes — S1 Kesehatan Masyarakat
  • Muslih, S.H.I., M.H — S1 Ilmu Hukum
  • Ana Mariza, S.S.T., M.Kes — S1 Kebidanan
  • Hardini Ariningrum, S.E., M.Ak — S1 Akuntansi
  • Diah Astika Winahyu, S.Si., M.Si — D3 Anafarma
  • Ade Maria Ulfa, S.Farm., Apt., M.Kes — S1 Farmasi
  • Dr. Tessa Sjahriani, dr., M.Kes — S1 Pendidikan Dokter
  • Dewi Yuliasari, S.Si.T., M.Kes — D3 Kebidanan
  • Natalina, S.T., M.Si — S1 Teknik Lingkungan
  • Prima Dian Furqoni, S.Kep., Ns., M.Kes — Profesi Ners
  • Kemas Muhammat Abdul Fatah, S.T., M.T — S1 Teknik Industri
  • Adi Prastyo, S.T., M.T — S1 Teknik Mesin
  • Astri Pinilih, dr., Sp.A, M.Kes — Profesi Dokter
  • Nurul Isnaini, S.S.T., M.Kes — Profesi Bidan
  • Vira Sandayanti, M.Psi., Psikolog — S1 Psikologi
  • Dr. Eng. Rina Febrina, S.T., M.T — S1 Teknik Sipil

Penghargaan Dosen dengan Perolehan SINTA Terbaik diberikan kepada:

  • Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D
  • Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes
  • Dr. Dwi Marlina, S.Si., M.BSc
  • Dr. Febrianty, S.E., M.Si
  • Ana Mariza, S.S.T., M.Kes
  • Reza Hardian Pratama, S.E., M.M
  • Fijri Rachmawati, S.ST., M.Keb
  • Lestari Wuryanti, S.E., M.M
  • Harold Kevin Alfredo, S.E., M.B.A
  • Muslih, S.H.I., M.H

Sementara itu, penghargaan Karyawan Terbaik pada Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati diraih oleh Fredy Setiawan, S.T.

Antusiasme peserta semakin meningkat dengan adanya pembagian door prize yang telah disiapkan oleh panitia. Pada kesempatan tersebut, panitia membagikan 1 (satu) unit laptop Acer dan 2 (dua) unit tablet yang diundi berdasarkan nomor daftar hadir pada buku tamu. Door prize ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus kejutan yang menambah kemeriahan acara Gala Dinner Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati.

Melalui pelaksanaan Gala Dinner ini, Universitas Malahayati berharap momentum Dies Natalis ke-32 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi di antara seluruh sivitas akademika. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Universitas Malahayati optimis dapat terus melangkah maju sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Gala Dinner Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kebersamaan dan soliditas sivitas akademika merupakan fondasi utama dalam keberlanjutan sebuah perguruan tinggi. Di tengah dinamika dan tantangan dunia pendidikan tinggi yang terus berkembang, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang refleksi dan apresiasi atas dedikasi dosen dan karyawan yang selama ini berperan besar dalam menjaga mutu dan eksistensi Universitas Malahayati. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan yang tercipta diharapkan mampu menjadi energi positif untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan semangat kerja, serta mendorong Universitas Malahayati terus melangkah maju sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.(fkr)

Editor : Fadly KR

Universitas Malahayati Gelar Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025 Lepas 894 Lulusan

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Prosesi Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025. Kegiatan akademik tersebut dilaksanakan hari ini, Sabtu (13/12/2025), bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, dan berlangsung dengan penuh khidmat.

Wisuda ini menjadi momentum penting bagi Universitas Malahayati dalam melepas para lulusan yang telah menyelesaikan proses pendidikan tinggi pada berbagai jenjang dan program studi. Selain sebagai penanda keberhasilan akademik mahasiswa, prosesi wisuda juga mencerminkan peran institusi pendidikan tinggi dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.

Prosesi wisuda yang dilaksanakan dalam dua sesi, pagi dan siang, diikuti oleh ratusan wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas. Acara tersebut turut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, orang tua dan keluarga wisudawan, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Malahayati, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H, menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi titik balik penting dalam kehidupan para lulusan untuk memasuki babak baru yang lebih menantang.

Dr. H. Muhammad Kadafi menyampaikan bahwa ijazah yang diterima para wisudawan dan wisudawati merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya mencerminkan kecerdasan akademik, tetapi juga ketekunan, kesabaran, doa, serta dukungan orang tua dan keluarga. Oleh karena itu, pencapaian tersebut harus dimaknai sebagai amanah yang mengandung tanggung jawab moral, bukan sekadar kebanggaan pribadi.

Rektor Universitas Malahayati juga menekankan bahwa di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, kemajuan teknologi, dan kompetisi global yang semakin terbuka, bangsa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan beriman. Menurutnya, Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud hanya oleh orang-orang pintar, melainkan oleh generasi yang memiliki nilai moral dan akhlak yang kuat.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan komitmen Universitas Malahayati untuk tidak hanya meluluskan sarjana, tetapi juga membentuk manusia seutuhnya, yakni lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akhlak, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang jujur, disiplin, dan peduli di mana pun mereka mengabdikan diri.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah wisudawan dan wisudawati pada periode ini mencapai 894 peserta yang berasal dari lima fakultas di lingkungan Universitas Malahayati.

Rincian lulusan tersebut terdiri atas Fakultas Kedokteran sebanyak 116 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Kedokteran. Fakultas Ilmu Kesehatan menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan berbagai jenjang pendidikan, antara lain Magister Kesehatan Masyarakat 58 orang, Profesi Bidan 136 orang, Profesi Ners 35 orang, Sarjana Kesehatan Masyarakat 36 orang, Sarjana Psikologi 21 orang, Sarjana Farmasi 85 orang, DIII Analisis Farmasi dan Makanan 47 orang, Sarjana Keperawatan 70 orang, DIII Kebidanan 14 orang, serta Sarjana Kebidanan 126 orang.

Dari Fakultas Teknik, Universitas Malahayati mewisuda lulusan Sarjana Teknik Sipil 15 orang, Teknik Lingkungan 25 orang, Teknik Industri 8 orang, dan Teknik Mesin 8 orang. Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Manajemen meluluskan 2 orang Magister Akuntansi, 31 orang Sarjana Akuntansi, dan 37 orang Sarjana Manajemen. Adapun Fakultas Hukum meluluskan 24 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Ilmu Hukum.

Prof. Dessy Hermawan juga menyampaikan bahwa wisudawan termuda pada periode ini berusia 20 tahun atas nama Intan Fadilah dari Program Studi DIII Kebidanan, sedangkan wisudawan tertua berusia 68 tahun atas nama R. Eni Haryanti dari Program Studi Profesi Kebidanan. Dengan bertambahnya lulusan pada hari ini, Universitas Malahayati secara keseluruhan telah meluluskan 18.679 alumni yang kini telah tersebar dan terserap di berbagai instansi pemerintahan maupun swasta.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Malahayati Nomor: 3000.10.401.12.25, turut diumumkan para wisudawan dan wisudawati berprestasi dengan predikat cumlaude tingkat program studi, baik pada sesi pagi maupun sesi siang.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bandar Lampung, Drs. Sukarma Wijaya, menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Malahayati serta berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan Kota Bandar Lampung.

Selain itu, sambutan juga disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili oleh Win Honaini, S.H., M.Si. Ia mengapresiasi Universitas Malahayati yang telah berhasil melahirkan banyak guru besar dan profesor serta terus menunjukkan perkembangan positif dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah II akan terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan Universitas Malahayati dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Prosesi wisuda ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili Win Honaini, S.H., M.Si; Rektor Universitas Abulyatama Ir. R. Agung Efriyo Hadi, M.Sc., Ph.D; Wakil Rektor IV Universitas Teknokrat Indonesia Lampung Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng; Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang diwakili dr. Edy Ramdani, M.H; Direktur RS Bintang Amin dr. Rachmawati, M.PH; Ketua KADIN Provinsi Lampung yang diwakili Romi Junanto Utama, S.E., M.Sos; Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Provinsi Lampung H. Ardiansyah, S.H; Pimpinan Tribun Lampung Domi; serta Sekretaris Yayasan Alih Teknologi Eli Zuana, MARS.

Prosesi wisuda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para lulusan oleh Rektor Universitas Malahayati untuk Periode ke-39 Tahun 2025, sebagai penanda resmi kelulusan dan kesiapan para alumni untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Wisuda ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Malahayati dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (fkr)

Editor: Fadly KR

AUDIT MUTU INTERNAL PROGRAM STUDI PSIKOLOGI TAHUN 2025

Bandar Lampung 27 Agustus 2025, Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) kembali melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada Program Studi Psikologi Universitas Malahayati. Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus penjaminan mutu internal yang rutin dilakukan setiap tahun.

Audit dipimpin oleh Mala Kurniati, S.Si., M.Biomed sebagai auditor. Kegiatan dihadiri oleh Ketua Program Studi Psikologi dan seluruh dosen, yang mengikuti proses audit secara kooperatif dan terbuka.

Fokus audit mencakup evaluasi ketercapaian standar mutu universitas pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata pamong, serta efektivitas layanan akademik. Auditor melakukan telaah dokumen, penelusuran bukti dukung, serta wawancara klarifikasi dengan pengelola program studi.

Hasil sementara menunjukkan bahwa Program Studi Psikologi terus mengalami peningkatan dalam implementasi sistem penjaminan mutu. Auditor juga memberikan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan capaian kinerja pada periode berikutnya.

Melalui kegiatan AMI tahun 2025 ini, diharapkan Program Studi Psikologi semakin konsisten mengembangkan budaya mutu dan mampu memenuhi serta melampaui standar yang ditetapkan universitas. Kegiatan ditutup dengan komitmen program studi untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi auditor secara sistematis dan berkelanjutan.

Mahasiswi Psikologi Universitas Malahayati Sabet Juara 1 Taekwondo Piala Menhan 2025

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu putri terbaik Universitas Malahayati. Erica Zahra Putri Perdana (23370036), mahasiswi Program Studi S1 Psikologi, sukses meraih Juara 1 Taekwondo kategori Kyorugi Senior -46kg Putri pada ajang bergengsi Kejuaraan Taekwondo Bela Negara Piala Menteri Pertahanan 2025. Kompetisi ini digelar di Hall Ranau, Jakabaring Sport City, Palembang, Sabtu (26/7/2025).

Kejuaraan yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah ini menjadi ajang pembuktian mental dan fisik. Erica tampil gemilang sejak babak awal hingga final, menunjukkan teknik, kecepatan, dan strategi bertanding yang matang.

“Teruslah berlatih, sesulit dan sepahit apapun prosesnya, buktikan bahwa kita bisa,” ujarnya dengan senyum penuh semangat.

“Jangan pernah takut gagal. Setiap jatuh adalah kesempatan untuk bangkit lebih kuat. Kemenangan hanyalah bonus, yang terpenting adalah menjadi versi terbaik dari diri sendiri.”

Rektor Universitas Malahayati turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut dan berharap keberhasilan Erica dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani berkompetisi di tingkat nasional bahkan internasional.

Prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa Universitas Malahayati tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di kancah olahraga, mengharumkan nama almamater, daerah, dan bangsa. (gil)

Editor: Gilang Agusman

 

 

Rektor Universitas Malahayati, Dr. Muhammad Kadafi Lepas 1.420 Mahasiswa KKL-PPM 2025 ke Tanggamus

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Rektor Universitas Malahayati, Dr. Muhammad Kadafi, SH., MH, secara resmi melepas keberangkatan 1.420 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Lapangan Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKL-PPM) Tahun 2025. Seremoni pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat di pelataran Gedung Rektorat Universitas Malahayati pada Rabu, 30 Juli 2025.

 

Selama 40 hari ke depan, para mahasiswa akan diterjunkan langsung ke tengah masyarakat, tepatnya di 5 kecamatan dan 70 pekon (desa) yang tersebar di wilayah Kabupaten Tanggamus, Lampung. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi civitas akademika Universitas Malahayati dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di desa-desa yang membutuhkan sentuhan inovasi, edukasi, dan penguatan kapasitas masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Rektor Dr. Muhammad Kadafi menyampaikan bahwa KKL-PPM bukan sekadar program rutin akademik, melainkan bentuk nyata pengabdian dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap selama berada di lapangan.

“KKL-PPM adalah ladang praktik bagi ilmu yang kalian peroleh di bangku kuliah. Jaga attitude, berbudaya di mana pun kalian berada, dan beradaptasilah dengan masyarakat. Jadikan ini sebagai momentum pembelajaran sekaligus kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat Tanggamus,” tegas Rektor.

Lebih lanjut, Rektor juga berpesan kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) agar senantiasa mendampingi dan membimbing mahasiswa dengan optimal. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga membawa manfaat yang luas bagi semua pihak yang terlibat.

“Saya titip kepada para DPL untuk terus mengawal mahasiswa. Semoga KKL-PPM ini menjadi berkah untuk kita semua, mempererat hubungan kampus dengan masyarakat, dan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi mahasiswa,” tandasnya.

Program KKL-PPM tahun ini mengangkat tema besar “Gerakan Kampus Berdampak pada Penanganan Stunting Tanggamus 2025”. Mahasiswa dari berbagai program studi akan melaksanakan berbagai kegiatan edukatif, promotif, dan preventif sesuai dengan latar belakang keilmuannya. Mulai dari penyuluhan kesehatan, penguatan ekonomi lokal, pemberdayaan ibu dan anak, hingga pelatihan manajemen organisasi desa.

Keberangkatan serentak ini juga menjadi simbol semangat kolaborasi lintas sektor yang terus dibangun Universitas Malahayati. Dengan semangat “mengabdi dan berdampak,” para mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mampu menyatu dengan masyarakat dan memberikan kontribusi yang relevan, solutif, dan berkelanjutan.

Selamat bertugas para mahasiswa KKL-PPM 2025. Bawa nama baik almamater, berikan yang terbaik untuk masyarakat, dan jadikan pengabdian ini sebagai pijakan awal menjadi insan profesional yang berintegritas. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Universitas Malahayati Gelar Sosialisasi KKL-PPM 2025: Angkat Tema “Gerakan Kampus Berdampak pada Penanganan Stunting Tanggamus 2025”

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati menggelar kegiatan Sosialisasi Kuliah Kerja Lapangan – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Tahun 2025 dengan mengangkat tema “Gerakan Kampus Berdampak pada Penanganan Stunting Tanggamus 2025”. Acara ini diselenggarakan pada Kamis, 24 Juli 2025, bertempat di Graha Bintang Universitas Malahayati.

Sosialisasi ini merupakan langkah awal dalam menyiapkan para mahasiswa untuk terjun langsung ke tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Tanggamus, dalam upaya mendukung program nasional penurunan angka stunting. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan universitas, antara lain Wakil Rektor I, II, III, dan IV, seluruh kepala lembaga, ketua program studi, serta para dosen pembimbing lapangan (DPL). Kegiatan KKL-PPM ini sendiri berada di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Malahayati.

Hadir sebagai tamu undangan penting dalam sosialisasi ini antara lain: Ir. Doni Sengaji Berisang, S.T., M.M (Kepala Bapperida Kabupaten Tanggamus), Soetriningsih, S.Sos., M.Si (Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung), Ani Fatimah Isfarjanti, S.Si., Apt., M.H (Kepala Balai Besar POM Lampung), M. Nuh (Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Lampung), Faradillah, S.E., M.M (Account Representative BPJS Ketenagakerjaan), IPTU Wahyu Nata (Perwakilan Polsek Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus).

Acara ini juga menghadirkan lima narasumber utama yang memberikan pemahaman strategis kepada mahasiswa mengenai isu-isu utama di lokasi pengabdian. Diskusi dipandu secara menarik oleh Satria Wijaya, M.Pd, dosen Bahasa Indonesia Universitas Malahayati.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, selaku Wakil Rektor I Universitas Malahayati, menyampaikan bahwa kegiatan KKL-PPM bukan hanya bentuk kewajiban akademik, namun juga manifestasi nyata tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.

“Mahasiswa Universitas Malahayati harus mampu hadir sebagai agen perubahan. Melalui program ini, kalian tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga turut memberikan dampak, khususnya dalam isu stunting yang menjadi perhatian nasional. Manfaatkan kesempatan ini untuk melatih kepekaan sosial dan kolaboratif di tengah masyarakat,” ujar Prof. Dessy dalam arahannya.

Ketua Pelaksana KKL-PPM 2025, Eka Yudha Chrisanto, S.Kep., Ners., M.Kep, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 1.420 mahasiswa akan diterjunkan ke 5 kecamatan dan 70 pekon (desa) yang tersebar di Kabupaten Tanggamus.

“KKL-PPM adalah bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat. Ini bukan sekadar program akademik, tetapi bentuk kolaborasi nyata antara kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan desa,” ungkap Eka.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, khususnya Bupati Tanggamus yang telah membuka pintu selebar-lebarnya bagi mahasiswa Universitas Malahayati. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh narasumber dari Bapperida, BKKBN, BPOM, BPJS, hingga perwakilan Polsek Cukuh Balak yang telah memberikan arahan, gambaran, dan kesiapan kolaboratif di lapangan.

Selama menjalankan program KKL-PPM, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program kerja terstruktur yang telah disusun bersama dosen pembimbing lahan (DPL), mulai dari edukasi gizi dan kesehatan ibu-anak, pemberdayaan ekonomi keluarga, pelatihan sanitasi, hingga pendampingan administrasi desa dan sosial budaya masyarakat.

“Kami sadar bahwa kegiatan ini tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan semua pihak. Untuk itu, kami sangat mengharapkan bimbingan, arahan, dan partisipasi dari kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh warga pekon agar program ini dapat berjalan sukses dan memberi manfaat jangka panjang,” lanjut Eka.

Mahasiswa diharapkan mampu menjadikan setiap interaksi dan kontribusi di masyarakat sebagai laboratorium pembelajaran yang sesungguhnya—di mana teori bertemu realita, dan ilmu menjadi solusi.

Sosialisasi ini menjadi tonggak awal dari komitmen Universitas Malahayati dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui tema besar “Gerakan Kampus Berdampak”, Universitas Malahayati menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, Universitas Malahayati percaya bahwa gerakan kecil dari kampus dapat membawa dampak besar di tengah masyarakat.

Prodi Psikologi Universitas Malahayati Gelar Kuliah Pakar, Gali Potensi Komunitas Anak Kurang Beruntung Melalui Pendidikan

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Psikologi Universitas Malahayati kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang berempati tinggi dan siap terjun ke masyarakat. Pada Jumat (18/7/2025), Prodi Psikologi menyelenggarakan Kuliah Pakar bertajuk “Komunitas: Identifikasi Masalah dan Pengembangan Potensi Komunitas Anak Kurang Beruntung melalui Pendidikan”.

Acara ini dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) di Ruang Kelas Gedung Rektorat Universitas Malahayati, dengan menghadirkan Siti Rahayu, M.Pd, seorang Konsultan dan Praktisi Pendidikan yang telah lama berkecimpung di bidang pemberdayaan anak dari komunitas kurang beruntung, serta aktif sebagai Relawan Pendidikan di Sekolah Pinggiran Sriwijaya.

Dalam paparannya, Siti Rahayu menekankan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam memahami permasalahan dan potensi anak-anak dari latar belakang marginal. “Sering kali kita melihat anak-anak dari komunitas kurang beruntung hanya dari sisi keterbatasan mereka. Padahal, mereka memiliki potensi besar yang jika difasilitasi dengan baik melalui pendidikan yang kontekstual, bisa menjadi agen perubahan di lingkungan mereka,” ungkap Siti dengan penuh semangat.

Ia juga berbagi pengalaman langsung dari lapangan, termasuk bagaimana membangun kepercayaan dengan komunitas, memahami budaya lokal, dan membangun model pendidikan yang inklusif serta humanis. Materi yang disampaikan tak hanya membuka wawasan peserta, tetapi juga menggugah kesadaran sosial mereka.

Kuliah pakar ini diikuti oleh 75 mahasiswa Psikologi angkatan 2022, yang akan melaksanakan magang pada semester berikutnya. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari penguatan kompetensi praktikum dan pemahaman psikologi komunitas dalam konteks nyata.

Ketua Program Studi Psikologi Universitas Malahayati, Octa Reni Setiawati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk membekali mahasiswa dengan perspektif yang luas dan mendalam terkait praktik psikologi di lapangan

.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mahir secara teoritis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan pemahaman yang utuh terhadap realitas di masyarakat. Dengan menghadirkan narasumber yang memang terjun langsung di komunitas, mahasiswa dapat belajar dari pengalaman nyata dan termotivasi untuk berkontribusi positif saat menjalani magang,” ujar Octa Reni.

Ia juga menambahkan bahwa kuliah pakar ini menjadi bagian dari strategi kurikulum Prodi Psikologi dalam mengintegrasikan nilai-nilai humanisme, keberagaman, dan pengabdian masyarakat ke dalam proses pendidikan.

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini, baik yang hadir secara langsung maupun melalui platform daring. I

nteraksi aktif terlihat dalam sesi diskusi, di mana mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan kritis mengenai tantangan bekerja dengan komunitas, teknik komunikasi yang efektif, serta pendekatan intervensi psikologi yang sesuai dengan konteks sosial.

Kegiatan ini diakhiri dengan ajakan dari narasumber agar para mahasiswa terus menumbuhkan empati, menjalin kolaborasi lintas disiplin, dan memanfaatkan ilmu psikologi untuk perubahan sosial yang lebih baik.

Dengan adanya kuliah pakar ini, Prodi Psikologi Universitas Malahayati membuktikan komitmennya dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, beretika, dan siap menjadi agen transformasi di tengah masyarakat. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Prodi Psikologi FIK Universitas Malahayati Gelar Monev Akademik dan Kinerja Tri Dharma

Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati kembali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada 26 Juni 2025 sebagai bagian dari komitmen prodi dalam menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan. Kegiatan monev ini dipimpin oleh auditor internal, Dr. M. Arifki Zainaro, M.Kep, serta dihadiri oleh Ketua Program Studi, dosen, dan tim penjaminan mutu.

Dalam pelaksanaannya, auditor melakukan peninjauan menyeluruh terhadap pelaksanaan pembelajaran, termasuk kelengkapan RPS, keterbaruan materi kuliah, serta kesesuaian antara proses belajar dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Selain itu, prodi juga mempresentasikan perkembangan penelitian dosen, capaian pengabdian kepada masyarakat, dan laporan mengenai kerja sama program studi dengan institusi dan mitra eksternal.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga ruang refleksi bagi prodi untuk mengidentifikasi tantangan dan merumuskan strategi penguatan kinerja. Hasil monev diharapkan mampu meningkatkan efektivitas manajemen akademik serta mendorong Prodi Psikologi untuk terus berinovasi dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Melalui pelaksanaan monev pertengahan tahun ini, Prodi Psikologi FIK Universitas Malahayati menegaskan komitmennya untuk menjaga konsistensi mutu, meningkatkan produktivitas akademik, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat serta dunia pendidikan.

Prodi Psikologi Universitas Malahayati Gelar Sharing Keilmuan Psikologi Forensik Bersama Ketua Umum Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati menggelar sesi sharing keilmuan bertajuk “Peran Psikologi dalam Penegakan Hukum” yang diselenggarakan pada hari ini, Jumat (23/5), di Gedung Malahayati Career Center (MCC) lantai atas. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Nathanael E.J Sumampouw, M.Psi., M.Sc., Ph.D., Psikolog, seorang pakar di bidang psikologi forensik sekaligus Ketua Umum Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia dan dosen Universitas Indonesia.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Lolita Sary, S.K.M., M.Kes., Ketua HIMPSI Wilayah Lampung, Sinta Mayasari, M.Psi., Psikolog, serta perwakilan dari UIN Raden Intan dan Universitas Muhammadiyah Lampung. Acara berlangsung dengan penuh antusiasme dari mahasiswa, dosen, serta tamu undangan yang hadir, menciptakan suasana akademik yang hidup dan interaktif.

Dalam pemaparannya, Nathanael E.J Sumampouw menyampaikan berbagai aspek penting dari psikologi forensik, mulai dari peran psikolog dalam proses hukum, keterlibatan dalam investigasi kriminal, hingga tantangan etik yang dihadapi di lapangan. Ia juga mengajak mahasiswa untuk mulai membangun kesadaran akan pentingnya akurasi ilmiah dan kepekaan sosial dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan aspek psikologis dan hukum secara bersamaan.

“Psikologi forensik bukan hanya tentang ilmu, tapi juga tentang tanggung jawab terhadap kebenaran dan keadilan. Mahasiswa psikologi perlu memahami bahwa peran mereka sangat vital dalam membantu proses hukum berjalan secara objektif,” ujar Nathanael dalam sesi tanya jawab.

Ketua Program Studi Psikologi Universitas Malahayati, Octa Reni Setiawati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin prodi untuk mendekatkan mahasiswa kepada dunia profesional. Ia menekankan pentingnya mengenalkan mahasiswa pada ranah psikologi forensik yang masih tergolong langka namun sangat dibutuhkan.

“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya prodi untuk menghadirkan expert atau ahli di bidang psikologi forensik, di mana mahasiswa tidak hanya mendapat pemahaman teoritis, tetapi juga wawasan tentang kasus-kasus aktual dan posisi strategis sarjana psikologi dalam sistem peradilan,” jelas Octa Reni.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya menambah pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki gambaran yang lebih konkret mengenai prospek karier dan kontribusi keilmuan psikologi dalam sistem hukum dan sosial di Indonesia.

Acara ini pun menjadi wadah strategis untuk memperkuat jejaring antar institusi serta mendorong kolaborasi dalam pengembangan kajian psikologi forensik di tingkat lokal maupun nasional. (gil)

Editor: Gilang Agusman