Prodi Teknik Mesin Universitas Malahayati Gelar Pengabdian Masyarakat di Pekon Padang Manis Tanggamus

TANGGAMUS (malahayati.ac.id): Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Malahayati melaksanakan pengabdian masyarakat di Pekon Padang Manis, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Selasa, 3 September 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan serta melakukan perawatan pompa sentrifugal guna mendukung pengairan lahan pertanian.

Tim dari Prodi Teknik Mesin disambut oleh Sekretaris Pekon, Arman Syah, yang juga merupakan Ketua Kelompok Tani setempat.

Dalam berbagai hal, Arman Syah menjelaskan bahwa petani di Pekon Padang Manis menghadapi kendala dalam pengairan lahan, meskipun pekon tersebut memiliki sumber air yang berlimpah.

“Pengairan menjadi tantangan utama bagi petani, terutama karena sumber air terletak di daerah yang lebih rendah dari lahan pertanian,” ujarnya.

Ketua Program Studi Teknik Mesin Universitas Malahayati, Tumpal Ojahan R., ST, MT, mengatakan pentingnya penerapan teknologi tepat guna di sektor pertanian.

“Kerja sama antara sejarawan dan kelompok tani sangat diperlukan untuk mengatasi masalah seperti alat perontok dan pemotong padi yang sering dikeluhkan,” kata Tumpal.

Dalam rangka memberikan solusi, Tim Prodi Teknik Mesin terdiri dari enam dosen yakni, Tumpal Ojahan R., ST, MT, Ir. Anang Ansyori, MT, R. Agung Efryo Hadi, Ph.D., Teuku Marjuni, ST, MT, Adi Prastyo, ST, MT, dan Beny Hartawan, ST, MT, menawarkan pemanfaatan pompa sentrifugal untuk mengalirkan air dari sumber yang lebih rendah menuju lahan persawahan. Pompa sentrifugal, yang menggunakan energi kinetik dari impeller untuk mengeluarkan air, menjadi solusi ideal dalam situasi ini.

Kegiatan ini juga meliputi pelatihan perawatan pompa sentrifugal, termasuk pada bagian motor induksi dan impeller, untuk memastikan pompa tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang.(*)

Redaktur : Asyihin

Prodi Teknik Mesin Universitas Malahayati, 30 Tahun Bangun Karier Unggul dalam Industri

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Selama tiga dekade, Program Studi Teknik Mesin Universitas Malahayati telah menjadi tonggak penting dalam dunia pendidikan teknik di Indonesia. Didirikan pada tahun 1994, prodi ini telah menghasilkan banyak sarjana teknik yang sukses berkarir di berbagai sektor industri di seluruh Indonesia.

Klik di sini : Pendaftaran Online Mahasiswa Baru

Menurut Danang Santosa, alumni tahun 2012 yang kini menjabat sebagai Production Section Head di PT. Honda Prospect Motor (HPM) – Honda Car’s Manufacturing, pengalaman dan pengetahuan yang diperolehnya selama kuliah sangat relevan dengan pekerjaan yang ia jalani saat ini.

“Alhamdulillah mata kuliah yang di ajarkan di kampus related dengan tempat kerja saya saat ini, seperti bahan material teknik, motor bakar sangat bermanfaat sebagai landasan di tempat kerja,” ungkapnya.

Rizon Alko Perdana, lulusan tahun 2013, menyatakan kebanggaannya atas pendidikan S1 Mesin di Universitas Malahayati. Saat ini ia sukses bekerja di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai Pengawas Pengoperasian Alat Berat.

Hansen Aditia M.S., S.T., alumni tahun 2014 yang kini menjabat sebagai Tecnical Field Enginering Sr. Officer di PT. Pemukasakti Manisindah, menegaskan bahwa Program Studi Teknik Mesin Universitas Malahayati tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang mandiri, tangguh, dan handal untuk bersaing di dunia kerja saat ini.

Klik di sini : Pendaftaran Online Mahasiswa Baru

Sedangkan, Arif Hidayat.,S.T, lulusan tahun 2017, yang kini bekerja di ASN P3K, SMKN 1 Negara Batin sebagai Ketua Jurusan Teknik Otomotif teknik sepeda motor, menyatakan bahwa Universitas Malahayati siap menciptakan lulusan yang kompeten.

Program Studi Teknik Mesin Universitas Malahayati Bandar Lampung membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) untuk tahun akademik 2024/2025. Generasi Z yang memiliki minat dalam bidang teknik mesin diundang untuk bergabung dengan prodi ini.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui link resmi Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Malahayati Bandar Lampung atau dengan datang langsung ke kampus. (*)

Klik di sini : Pendaftaran Online Mahasiswa Baru

Editor: Asyihin

Terjual 120 Unit dan Juara Nasional, Alumni Teknik Mesin Universitas Malahayati Ciptakan Mesin Plantir Multiguna Teknologi Tepat Guna

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) : Alumni Teknik Mesin Universitas Malahayati Bandar Lampung tahun 2010, Aryanto, mengenalkan teknologi tepat guna bidang pertanian bernama mesin bajak roda satu multi guna atau dikenal dengan mesin plantir.

Teknologi tersebut berbeda dengan mesin plantir lainnya, karena bisa untuk perawatan tanaman, pasca tanam, hingga pengolahan tanah pra tanam.

Aryanto mengatakan, cara kerja mesin tersebut bekerja disela-sela tanaman untuk pasca tanam bertujuan pembersihan gulma secara mekanis, lalu penggemburan ulang tanah disela-sela tanaman.

“Fungsi lainnya, ini bisa dipakai untuk mengencerkan pupuk disela-sela pangkal tanaman. Lalu bisa juga melakukan penyemprotan, baik pupuk cair maupun membunuh hama, jadi ini multi guna,” kata Aryanto, Senin (12/6/2023).

Menurut Aryanto, inovasi tersebut belum pernah ada, karena ia mendesain berbeda dengan lainnya. Sebagai seorang ahli teknik, tiap inovasinya menggunakan perhitungan teknik baik keseimbangan, getaran, torsi, hingga rasio dengan biaya murah.

“Ini modifikasi dari mesin rancangan yang sudah di desainnya dan dirancang ulang, sehingga bisa menjadi sempurna dan tepat guna. Mesin ini sudah produksi 120 unit sejak tahun 2020 terbanyak di Medan dan Jawa Timur,” ujar Aryanto.

Sementara mesin tersebut, mulai Aryanto desain sejak 2013 dan 2018 masih proses koreksi yang diulang, hingga akhirnya bisa digunakan pertama kali saat ikut lomba inovasi di kabupaten tahun 2018 dan keluar juara pertama.

Bahkan mesin inovasinya itu, pernah dua kali ikut kejuaraan tingkat nasional dan berhasil juara pertama, yang diselenggarakan Kementerian Desa.

Untuk saat ini, warga Lampung Tengah itu sudah menyiapkan 12 item produk inovasi lainnya, dengan tujuan dan fungsinya bisa digunakan masyarakat pendukung UMKM, agar meningkat ekonominya.

Mesin inovasinya itu dijual dengan harga dimulai Rp7,5 juta untuk mesin standar 200 cc, sementara untuk mesin jenis Honda 160 cc sekitar Rp8,7 juta, harga tergantung mesin penggerak dan bergaransi tiga bulan.

Semua pekerjaan inovasi Aryanto sudah bersertifikat dan kualitasnya bisa dijamin. Untuk pembelian bisa langsung ke Aryanto di nomor WhatsApp 081369902854, nanti sistem pembelian bisa dipaketkan.

Aryanto berharap, dukungan Universitas Malahayati seperti dukungan teknis terbaru terus mengalir, karena dalam mengembangkan inovasi harus mengikuti pola zaman dan kebutuhan masyarakat. (451/**)