Management Expo Day 5: Apresiasi Karya, Kreativitas, dan Capaian Pembelajaran Mahasiswa Berbasis OBE

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Rangkaian kegiatan Manajemen Expo 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Program Studi Manajemen Universitas Malahayati resmi mencapai puncaknya pada Day 5, Jumat (19/12/2025). Hari penutupan ini menjadi momen yang dinantikan oleh civitas akademika, khususnya mahasiswa, karena dirangkaikan dengan pengumuman pemenang berbagai karya mata kuliah berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Management Expo 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran karya mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi capaian pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik secara nyata. Beragam karya yang ditampilkan mencerminkan hasil proses pembelajaran yang terstruktur, kolaboratif, serta berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE).

Berbagai bentuk karya yang dipamerkan meliputi film pendek, poster, trailer, iklan, banner, buku, hingga proyek kewirausahaan dan ekonomi kreatif. Seluruh karya tersebut merupakan hasil dari penerapan pembelajaran berbasis proyek yang menuntut mahasiswa untuk berpikir kritis, kreatif, serta mampu memecahkan permasalahan sesuai konteks dunia nyata.

Pada pelaksanaan Day 5, suasana apresiatif dan penuh antusiasme terasa saat satu per satu pemenang diumumkan. Pemberian apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras, kreativitas, serta kemampuan mahasiswa dalam menerjemahkan konsep akademik ke dalam karya aplikatif yang memiliki nilai guna.

Adapun implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam Manajemen Expo 2025 melibatkan sejumlah mata kuliah, antara lain:

  • Leadership, melalui karya poster dan film pendek bertemakan kepemimpinan

  • Perilaku Organisasi, melalui buku dan film pendek bertemakan perilaku organisasi

  • Perencanaan Bisnis, melalui penyusunan buku hasil kegiatan lapangan bersama mitra perencanaan bisnis masa depan

  • Studi Kelayakan Bisnis, melalui banner dan presentasi hasil analisis kelayakan usaha mitra

  • Sistem Informasi Manajemen, melalui banner dan presentasi hasil observasi sistem informasi pada usaha mitra

  • Etika Bisnis, melalui video review penerapan etika dalam periklanan

  • Ekonomi Kreatif, melalui praktik jual-beli berbasis bazar dengan pendirian tenant setiap kelompok

  • Kewirausahaan, melalui praktik jual-beli dan pengelolaan tenant usaha oleh mahasiswa

Melalui pelaksanaan Management Expo 2025 Day 5 ini, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam menerapkan pembelajaran berbasis OBE secara konsisten. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa, meningkatkan daya saing lulusan, serta membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan.

Kegiatan Management Expo 2025 Day 5 menjadi bukti nyata keberhasilan implementasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Malahayati untuk menghasilkan karya inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.(fkr)
Editor: Fadly KR

Management Expo Day 4: Sinergi Perbankan Dorong Peluang Wirausaha Mahasiswa

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Rangkaian kegiatan Management Expo Day 4 kembali menghadirkan agenda edukatif melalui Talk Show bertajuk “Sinergi Perbankan dan Entrepreneurship Mahasiswa” yang diselenggarakan pada 18 Desember 2025 di area belakang Gedung Rektor Universitas Malahayati. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara dunia perbankan dan akademisi dalam membuka wawasan mahasiswa terkait peluang merintis usaha sejak dini.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati dengan menghadirkan Robby Wijaya Saputra, S.Kom., selaku CEO Branch Bank Mandiri KCP Bandar Lampung Antasari, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Robby menegaskan bahwa peran perbankan saat ini telah berkembang menjadi mitra strategis bagi pengusaha muda, khususnya dari kalangan mahasiswa.

“Perbankan tidak hanya hadir sebagai penyedia modal, tetapi juga sebagai pendamping bagi wirausaha muda agar bisnis yang dijalankan dapat tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Robby Wijaya Saputra.

Dalam kesempatan tersebut, Robby memperkenalkan Program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) sebagai peluang bagi mahasiswa yang memiliki ide bisnis inovatif, dengan dukungan pembiayaan hingga Rp300 juta. Selain itu, Bank Mandiri juga menghadirkan Program Mikro Festival yang bertujuan memperluas jejaring pasar bagi pelaku usaha pemula.

Tak hanya berfokus pada permodalan, Robby juga menyoroti pentingnya adaptasi digital melalui strategi Hyper Local Media Sosial, yang dinilai efektif dalam membantu pelaku usaha lokal menjangkau konsumen di lingkungan sekitar secara lebih personal dan tepat sasaran.

Senada dengan hal tersebut, Ayu Nursari, S.E., M.E., selaku akademisi Universitas Malahayati, menambahkan bahwa literasi keuangan dan kesiapan mental berwirausaha merupakan fondasi penting bagi mahasiswa sebelum terjun ke dunia industri. Kolaborasi antara dukungan perbankan dan pemahaman teori manajemen di perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki daya saing dan keberlanjutan usaha.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, khususnya saat sesi diskusi interaktif, di mana mahasiswa aktif menggali peluang dan tantangan dunia usaha. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara kampus dan dunia perbankan mampu menghadirkan ruang pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.

Melalui kegiatan ini, Management Expo Day 4 2025 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami dunia kewirausahaan secara komprehensif. Sinergi antara perbankan dan institusi pendidikan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi wirausaha muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era ekonomi digital.(fkr)

Editor : Fadly KR

Manajemen Expo 2025 Day 3: Talk Show Leadership sebagai Penguatan Kepemimpinan Mahasiswa

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Management Expo 2025 Day 3 sukses menggelar kegiatan Talk Show Leadership pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di area panggung utama ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa yang sejak pagi hari telah memadati lokasi acara.

Talk show tersebut mengangkat tema kepemimpinan dengan menyoroti tantangan dan peluang mahasiswa dalam menghadapi dinamika transformasi global yang terus berkembang. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kepemimpinan serta membekali mahasiswa dengan wawasan dan kesiapan dalam menghadapi dunia profesional di masa depan.

Hadir sebagai narasumber, Ketut Sukra Yadna, M.M. dari PT Bukit Asam, menyampaikan materi mengenai kepemimpinan di sektor industri strategis. Ia menekankan bahwa generasi mahasiswa saat ini memiliki karakter dan potensi yang berbeda, sehingga membutuhkan pendekatan kepemimpinan yang kolaboratif, visioner, dan adaptif. Menurutnya, pemimpin masa depan tidak hanya dituntut mampu mengambil keputusan, tetapi juga mampu menginspirasi serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Narasumber berikutnya, Hasan Arifin, S.E., M.M., akademisi sekaligus mantan Branch Manager Bank Muamalat, memaparkan pentingnya integritas, kecerdasan emosional, serta kemampuan beradaptasi dalam kepemimpinan. Ia mengingatkan mahasiswa bahwa dunia kerja saat ini penuh dengan ketidakpastian, sehingga calon pemimpin harus mampu bersikap fleksibel, beretika, dan memiliki daya saing yang kuat.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari mahasiswa. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta, mulai dari cara membangun kepercayaan diri, mengasah kemampuan kepemimpinan, hingga strategi menjadi pemimpin yang inklusif di era digital. Antusiasme tersebut mencerminkan tingginya minat mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas diri sebagai calon pemimpin masa depan.

Rangkaian kegiatan Talk Show Leadership ditutup dengan sesi foto bersama narasumber dan peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Universitas Malahayati semakin termotivasi untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan, memperkuat karakter, serta siap berkontribusi secara positif di tengah masyarakat dan dunia profesional.

Kegiatan Talk Show Leadership dalam rangkaian Management Expo 2025 Day 3 memiliki peran strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa Universitas Malahayati. Melalui penyampaian materi yang relevan dengan dinamika dunia kerja serta diskusi yang interaktif, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan konseptual, tetapi juga dorongan untuk mengembangkan sikap kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada solusi. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin yang kompeten dan berdaya saing di masa depan. (fkr)

Editor : Fadly KR

Peresmian Seragam Perawat PSIK UNMAL Angkatan 2024

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati (UNMAL) menggelar kegiatan Persiapan Seragam Perawat Mahasiswa PSIK Angkatan 2024 pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menandai kesiapan mahasiswa memasuki tahapan praktik profesi keperawatan.

Acara dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, Ns., M.Kes., mewakili Rektor Universitas Malahayati; Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Lolita Sary, SKM., M.Kes.; Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan, Aryanti Wardiyah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat.; Sekretaris Program Studi Ilmu Keperawatan, Rika Yulendasari, S.Kep., Ns., M.Kep.; Ketua Pelaksana, Dewi Kusumaningsih, S.Kep., Ns., M.Kep.; dosen-dosen PSIK; narasumber Miranti, S.Kep., Ns., M.Kep. dan Andoko, S.Kep., Ns., M.Kes.; serta tamu undangan dan seluruh mahasiswa PSIK Angkatan 2024.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta persembahan Tari Japin Melayu oleh mahasiswa PSIK Angkatan 2023 yang menambah kekhidmatan dan nuansa budaya dalam acara.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, Ns., M.Kes., menegaskan bahwa komitmen mahasiswa untuk menekuni bidang keperawatan harus dibangun sejak dini. Menurutnya, penggunaan seragam praktik merupakan langkah penting sebagai wujud kesungguhan mahasiswa dalam memenuhi janji profesi serta menginternalisasi nilai-nilai keperawatan yang menjunjung tinggi kemanusiaan, kedisiplinan, dan pengabdian. Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I secara resmi membuka kegiatan Persiapan Seragam Perawat Mahasiswa PSIK Angkatan 2024.

Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Aryanti Wardiyah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penggunaan seragam praktik bukan sekadar kelengkapan administratif, melainkan simbol tanggung jawab, profesionalisme, dan kesiapan mahasiswa dalam menapaki dunia keperawatan. Ia menekankan pentingnya menjaga etika, sikap, serta integritas sebagai calon perawat yang akan berhadapan langsung dengan masyarakat.

Setelah sambutan, Ketua Pelaksana kegiatan Dewi Kusumaningsih, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan Persiapan Seragam Perawat Mahasiswa PSIK Angkatan 2024 diikuti oleh 40 mahasiswa, dengan rangkaian acara meliputi penggunaan seragam praktik konservatisme, pemasangan tanda pengenal mahasiswa, pembacaan janji mahasiswa, serta penandatanganan maklumat sebagai bentuk komitmen moral dan profesional mahasiswa keperawatan dalam menjalani pendidikan dan praktik klinik.

Pada kesempatan yang sama, Program Studi Ilmu Keperawatan juga memberikan apresiasi melalui pemilihan Data Perawat Muda Angkatan 2024 kepada mahasiswa yang menunjukkan dedikasi dan prestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Adapun finalis yang terpilih adalah Duta Perawat Muda Putra Asmuja Agung Bana Pikulun (NPM : 24320006), dengan Duta Perawat Muda Putri Angkatan 2024 diberikan kepada Dinda Anjelika (NPM 24330180).

Sebanyak 40 mahasiswa PSIK Angkatan 2024 secara resmi mengikuti prosesi penggunaan pakaian seragam praktik konservatisme serta pemasangan tanda pengenal mahasiswa Tahun Ajaran 2025/2026 yang dilakukan oleh pimpinan universitas dan fakultas.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan janji mahasiswa, penandatanganan maklumat mahasiswa oleh pimpinan dan perwakilan mahasiswa, foto bersama, foto angkatan, penampilan puisi dan vokal mahasiswa, serta kuliah pakar yang menambah wawasan dan motivasi bagi mahasiswa keperawatan.

Kegiatan ditutup dengan doa dan penampilan vokal persembahan dari mahasiswa PSIK Angkatan 2024 sebagai wujud rasa syukur dan bhakti kepada almamater.

Penulis menilai, kegiatan Persiapan Seragam Perawat Mahasiswa PSIK Angkatan 2024 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memiliki makna strategis dalam membentuk karakter dan jati diri mahasiswa keperawatan. Melalui prosesi penggunaan seragam, pembacaan janji, dan penandatanganan maklumat, mahasiswa didorong untuk menanamkan nilai tanggung jawab, profesionalisme, serta komitmen pengabdian kepada masyarakat sejak dini sebagai calon tenaga kesehatan yang berintegritas. (fkr)

Editor : Fadly KR

Manajemen Expo Day 2: Talk Show Ekonomi Kreatif Bekali Mahasiswa Hadapi Era Digital

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) melalui Program Studi Manajemen Universitas Malahayati menjadikan Talk Show Ekonomi Kreatif sebagai agenda utama pada rangkaian Manajemen Expo Day 2, yang diikuti oleh mahasiswa dan sivitas akademika dengan antusiasme tinggi, Selasa (16 Desember 2025).

Talk show ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Hani Siti Soleha, S.Tr.Keb., M.M. (Owner Kitty Hijab sekaligus Content Creator) dan Dr. Tri Umaryani, S.P., M.Si. (Kepala Bappeda Lampung Barat). Kehadiran kedua pemateri tersebut memberikan perspektif akademik dan praktis mengenai perkembangan ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu sektor strategis dalam perekonomian nasional.

Dalam pemaparannya, Hani Siti Soleha, S.Tr.Keb., M.M. menekankan pentingnya peran kreativitas dan inovasi dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Ia menjelaskan bahwa ekonomi kreatif tidak hanya bertumpu pada ide semata, tetapi juga pada kemampuan mengelola ide tersebut menjadi produk atau jasa yang memiliki daya saing di pasar. Mahasiswa didorong untuk mampu membaca peluang, memahami kebutuhan konsumen, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha.

Sementara itu, Dr. Tri Umaryani, S.P., M.Si. menyampaikan materi terkait strategi pengembangan ekonomi kreatif dari sudut pandang manajerial dan keberlanjutan bisnis. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang, pengelolaan sumber daya yang efektif, serta penerapan konsep manajemen yang tepat agar usaha kreatif dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang. Selain itu, ia juga mengulas berbagai tantangan yang kerap dihadapi pelaku ekonomi kreatif beserta solusi yang dapat diterapkan oleh generasi muda.

Sesi talk show berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Mahasiswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar peluang usaha kreatif, pengembangan ide bisnis, hingga kesiapan menghadapi persaingan di era digital. Diskusi ini memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa Program Studi Manajemen.

Melalui pelaksanaan Talk Show Ekonomi Kreatif ini, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati berharap mahasiswa memperoleh wawasan, inspirasi, serta motivasi untuk mengembangkan potensi diri dan ide kreatif menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari Manajemen Expo sebagai sarana penguatan kompetensi akademik serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan.

Talk Show Ekonomi Kreatif pada Manajemen Expo Day 2 menjadi ruang pembelajaran strategis bagi mahasiswa dalam memahami dinamika ekonomi kreatif di era digital. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peluang usaha sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.(fkr)

Editor : Fadly KR

RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro Terima 52 Mahasiswa Profesi Ners UNMAL

KOTAMETRO (malahayati.ac.id): Program Studi Profesi Ners Universitas Malahayati (UNMAL) secara resmi melaksanakan kegiatan penyerahan mahasiswa Profesi Ners kepada RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro sebagai wahana pelaksanaan praktik klinik profesi keperawatan. Sebanyak 52 mahasiswa Profesi Ners mengikuti kegiatan praktik klinik pada tiga stase keperawatan, meliputi Stase Keperawatan Medikal Bedah (KMB), Stase Keperawatan Gawat Darurat (KGD), dan Stase Manajemen Keperawatan.

Pelaksanaan praktik klinik profesi ini dijadwalkan berlangsung selama dua bulan, terhitung mulai 15 Desember 2025 hingga 15 Februari 2026. Penyerahan mahasiswa dilakukan secara resmi sebagai wujud sinergi dan komitmen kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan profesi keperawatan.

Penyerahan mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati dilakukan oleh Ketua Program Studi Profesi Ners, Aryanti Wardiyah, Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa praktik klinik profesi merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan kompetensi perawat profesional, khususnya dalam penguatan keterampilan klinis, manajemen pelayanan keperawatan, serta penanaman sikap profesional dan etika keperawatan.

Ia berharap mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati dapat memanfaatkan kesempatan praktik klinik ini dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi etika profesi, menjaga nama baik institusi, serta mampu beradaptasi dengan budaya kerja dan sistem pelayanan di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembelajaran berbasis praktik di lahan klinik menjadi sarana strategis dalam mengintegrasikan teori dan praktik, sekaligus sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja sebagai perawat profesional.

Sementara itu, dari pihak RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro, penerimaan mahasiswa Profesi Ners diwakili oleh dr. Meli, Sp.KKLP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Malahayati yang telah menjadikan RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro sebagai wahana pendidikan klinik profesi keperawatan.

Pihak rumah sakit menyatakan kesiapan untuk mendukung proses pembelajaran klinik serta berharap mahasiswa dapat berperan aktif, disiplin, dan mampu bekerja sama dengan seluruh tim kesehatan selama menjalani praktik.

Melalui pelaksanaan praktik klinik profesi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan dalam mencetak perawat profesional yang kompeten, beretika, dan berdaya saing sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan pelayanan kesehatan.

Pelaksanaan praktik klinik Profesi Ners di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro menunjukkan komitmen Universitas Malahayati dalam menghadirkan pendidikan keperawatan yang berorientasi pada mutu dan kebutuhan layanan kesehatan. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi klinis dan sikap profesional sebagai fondasi dalam mencetak perawat yang siap terjun ke dunia kerja.(fkr)

Editor : Fadly KR

Program Studi Manajemen UNMAL Gelar Management Expo 2025 sebagai Wujud Pembelajaran Berbasis OBE

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menyelenggarakan agenda tahunan yang dinanti, yakni Management Expo 2025. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Desember 2025, bertempat di lingkungan Universitas Malahayati.

Management Expo 2025 merupakan implementasi nyata Outcome-Based Education (OBE) dalam mendukung pencapaian kompetensi lulusan melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga pengalaman langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan berskala besar.

Pembukaan kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB, diawali dengan persiapan panitia dan penayangan trailer bertema Leadership, Perilaku Organisasi, dan Etika Bisnis. Tayangan tersebut merepresentasikan integrasi antara materi akademik dan praktik nyata yang menjadi karakter utama Management Expo 2025.

Acara pembukaan dipandu oleh MC Nadya Ayu Pratiwi dan Muhammad Azzam Hilmitsani, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Alinamas, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Malahayati yang diikuti oleh seluruh hadirin.

Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu undangan, acara dimeriahkan dengan Persembahan Tari Sigeh Pengunten, tarian adat Lampung yang melambangkan penyambutan dan rasa hormat, yang dibawakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., didampingi Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes., serta Kepala Humas Universitas Malahayati Emil Tanhar, S.E.

Selain jajaran pimpinan universitas, pembukaan Management Expo 2025 turut dihadiri oleh berbagai mitra industri dan sponsor, antara lain PLN Nusantara Power, Pegadaian, Grab, Bank Mandiri, Wings Food, Siti Aminah Scaves, Yakult, Oppo, Kitty Hijab, Bukit Asam, BNI, Barenbliss, dan HB Beauty. Kehadiran para mitra ini menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Hadir pula tamu undangan eksternal, perwakilan instansi mitra, alumni, serta sivitas akademika Universitas Malahayati.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan mitra industri dalam menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, dan berintegritas. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor, tamu undangan, serta seluruh panitia atas terselenggaranya Management Expo 2025.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kaprodi Manajemen Dr. Febrianty, S.E., M.Si., yang menegaskan bahwa Management Expo 2025 merupakan bentuk implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE), di mana mahasiswa berperan aktif sebagai perencana, pelaksana, dan evaluator kegiatan. Hal ini diharapkan mampu mengasah kompetensi akademik maupun nonakademik mahasiswa secara seimbang.

Selanjutnya, Ketua Pelaksana Management Expo 2025, Amril Samosir, S.Kom., M.T.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah penguatan soft skills mahasiswa, meliputi kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta etika profesional, yang sejalan dengan capaian pembelajaran berbasis OBE.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan universitas, tamu undangan, sponsor, dosen, dan panitia. Rangkaian acara harian diisi dengan berbagai penampilan mahasiswa, seperti atraksi bela diri, pertunjukan vokal, serta seni musik, yang menunjukkan kreativitas dan potensi mahasiswa Program Studi Manajemen.

Pengunjung juga diajak mengikuti Expo Tour dengan mengunjungi berbagai stan yang menampilkan bazar makanan dan minuman, photobooth, serta karya kreatif dan inovatif mahasiswa. Kegiatan ini menjadi sarana praktik kewirausahaan mahasiswa sekaligus media pembelajaran berbasis OBE.

Pada sesi siang hingga sore hari, acara dilanjutkan dengan penayangan iklan bertema Etika Bisnis, Podcast Career Path, serta presentasi sponsor dari PLN, Pegadaian, dan Grab yang memberikan wawasan seputar dunia kerja, industri, dan penerapan etika bisnis. Rangkaian hiburan dan jamming session menutup kegiatan harian Management Expo 2025 dengan penuh antusiasme.

Melalui pelaksanaan Management Expo 2025, Program Studi Manajemen Universitas Malahayati berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran komprehensif berbasis Outcome-Based Education, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, akademisi, alumni, mitra industri, dan masyarakat dalam membangun ekonomi kolaboratif.

Management Expo 2025 menjadi cerminan keseriusan Program Studi Manajemen Universitas Malahayati dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada praktik nyata dan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini dinilai efektif dalam membentuk karakter mahasiswa yang mandiri, kreatif, serta mampu berkolaborasi, sehingga selaras dengan semangat Outcome-Based Education dalam mencetak lulusan yang adaptif dan berdaya saing.(fkr)

Editor: Fadly KR

UNMAL Resmi Tandatangani PKS dengan Dinkes Kota Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id): Pada Selasa, 9 Desember 2025, pukul 12.30 WIB, bertempat di Ruang Rapat Lantai 5 Universitas Malahayati, Universitas Malahayati (UNMAL) secara resmi melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung (Dinkes Kota Bandar Lampung) terkait pemanfaatan sumber daya dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, S.T., M.Si.

Penandatanganan kerja sama tersebut melibatkan tiga fakultas di lingkungan Universitas Malahayati, yakni Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Fakultas Kedokteran (FK), dan Fakultas Teknik (FT). Hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan Universitas Malahayati, antara lain Wakil Rektor I Prof. Dr. Dessy Hermansyah, S.Kep., Ns., M.Kes., Wakil Rektor II Drs. Nirwanto, M.Kes., Wakil Rektor III Dr. Eng. Rina Febrina, S.T., M.T., Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes., serta Kepala Humas Universitas Malahayati, Emil Tanhar, S.E.

Dalam sambutan pertamanya, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermansyah, S.Kep., Ns., M.Kes., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Malahayati dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa keterlibatan lintas fakultas menjadi kekuatan utama UNMAL dalam memberikan kontribusi nyata, baik melalui pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Prof. Dessy Hermansyah menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan pelayanan kesehatan di Kota Bandar Lampung.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, S.T., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Malahayati atas terjalinnya kerja sama strategis ini. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam pemanfaatan sumber daya manusia dan pengembangan inovasi di bidang kesehatan.

Muhtadi A. Temenggung juga berharap agar kerja sama ini dapat mendukung program-program kesehatan yang sedang dan akan dijalankan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

Turut hadir pula para dekan yang menandatangani perjanjian kerja sama, yaitu Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati Dr. Lolita Sary, M.Kes., Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Dr. Tessa Sjahriani, dr., M.Kes. , dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Malahayati Dr. Weka Indra Dharmawan, S.T., M.T. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, di antaranya Nensiria Tarigan, S.Si., Apt., M.Kes. selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Anik Listiyorini, S.KM., M.M. selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), serta drg. Susi, Kepala Puskesmas Rajabasa Indah.

Kerja sama antara UNMAL dan Dinkes Kota Bandar Lampung ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, baik dari sisi tenaga ahli, fasilitas, maupun pengembangan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi lintas fakultas tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Bandar Lampung.

Melalui penandatanganan PKS ini, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan daerah serta memperkuat kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat. (fkr)

Editor: Fadly KR

Peringati Hari Toilet Sedunia 2025, Mahasiswa UNMAL Bangun Jamban Sehat di Kelurahan Pesawahan

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Dalam rangka memperingati Hari Toilet Sedunia 2025, mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat semester VII Universitas Malahayati (UNMAL) melaksanakan pembangunan jamban sehat dan tangki septik di fasilitas umum Perpustakaan Ceria Pesawahan, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, pada 17–28 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Teknologi Kesehatan Lingkungan yang bertujuan mendorong mahasiswa menerapkan teknologi tepat guna di masyarakat. Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi antara Universitas Malahayati, YSC Indonesia Foundation, serta Pemerintah Kelurahan Pesawahan..

Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati, Nova Muhani, SST., MKM menegaskan bahwa perguruan tinggi harus hadir secara strategis dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kegiatan yang berkelanjutan. “Kampus perlu terus berinovasi dan berkontribusi secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelasnya.

Dosen pengampu mata kuliah Teknologi Kesehatan Lingkungan, Iffah Rachmi, menyampaikan bahwa sanitasi aman, khususnya toilet dan tangki septik, merupakan teknologi sederhana namun krusial dalam mencegah pencemaran lingkungan akibat kontaminasi tinja manusia. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teknologi tepat guna untuk mendukung kesehatan lingkungan, salah satunya melalui pembangunan tangki septik dengan sistem cetakan serta penggunaan toilet hemat air,” ujarnya.

Apresiasi turut disampaikan oleh Musa Saleh, Lurah Pesawahan. Ia menyampaikan terima kasih atas kontribusi Universitas Malahayati dalam mendukung peningkatan sanitasi di wilayahnya. “Ini merupakan proses belajar bersama antara masyarakat dan mahasiswa. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi warga,” ujarnya.

Koordinator kegiatan mahasiswa, Ari Pratama, menjelaskan bahwa kegiatan pembangunan jamban sehat ini berlangsung pada 17–28 November 2025. Mahasiswa terlibat aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan teknis pembangunan. YSC Indonesia Foundation turut memfasilitasi mahasiswa dalam penyusunan desain teknis.

“Jamban yang dibangun menggunakan toilet hemat air jenis SATO, yang mampu menghemat penggunaan air hingga 80 persen dibandingkan toilet konvensional. Hal ini disesuaikan dengan kondisi wilayah pesisir yang kerap mengalami keterbatasan air,” jelas Ari. Selain itu, tangki septik dibangun dalam kondisi kedap, dilengkapi dengan sumur resapan, serta menggunakan cetakan tangki septik dari puskesmas setempat untuk mencegah pencemaran tanah dan sumber air.

Perwakilan YSC Indonesia Foundation, Cindy Dwi Islami, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi positif dalam meningkatkan akses sanitasi di fasilitas umum. YSC Indonesia juga memberikan edukasi terkait perawatan tangki septik dan toilet sehat agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Peringatan Hari Toilet Sedunia yang diperingati setiap 19 November bertujuan meningkatkan kesadaran global akan pentingnya akses sanitasi yang layak dan aman. Melalui kegiatan ini, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan lingkungan sekaligus mengimplementasikan peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.

Dengan hadirnya jamban sehat dan tangki septik kedap di lingkungan Perpustakaan Ceria Pesawahan, masyarakat kini memiliki akses sanitasi yang lebih layak. Kolaborasi antara mahasiswa, mitra, dan pemerintah kelurahan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.

Kegiatan pembangunan jamban sehat ini menunjukkan bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi nyata. Inisiatif mahasiswa Universitas Malahayati dalam memperingati Hari Toilet Sedunia 2025 menjadi contoh baik bagaimana edukasi, kepedulian sosial, dan kolaborasi lintas sektor dapat berjalan seiring untuk menjawab persoalan kesehatan lingkungan. Jika kegiatan serupa terus dikembangkan secara berkelanjutan, maka kontribusi kampus terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat akan semakin terasa dan berdampak luas. (fkr)

Editor: Fadly KR

UNMAL Gelar Sosialisasi Peminatan Prodi S1 Kesehatan Masyarakat untuk Cetak Lulusan Unggul

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Universitas Malahayati (UNMAL) melalui Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat menggelar kegiatan Sosialisasi Peminatan bagi mahasiswa, Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan kualitas akademik serta mempersiapkan mahasiswa agar mampu menentukan peminatan secara tepat sesuai minat, potensi, dan kebutuhan dunia kerja.

Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati, Nova Muhani, SST., MKM, menyampaikan bahwa sosialisasi peminatan menjadi langkah strategis dalam membantu mahasiswa merencanakan masa depan akademik dan profesional secara lebih terarah. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat menentukan pilihan peminatan berdasarkan minat dan potensi yang dimiliki, sehingga ke depan mampu menjadi lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Malahayati tersebut dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat dan diikuti oleh 283 mahasiswa semester V yang akan memasuki tahap pemilihan peminatan pada semester VI. Acara dipandu oleh Sekretaris Program Studi, Dina Dwi Nuryani, serta dibuka secara resmi melalui sambutan Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat.

Dalam kegiatan ini, para dosen koordinator peminatan menyampaikan pemaparan komprehensif mengenai cakupan keilmuan, kompetensi lulusan, serta prospek karier di masing-masing bidang. Adapun peminatan yang disosialisasikan meliputi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), Epidemiologi, Biostatistika, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kesehatan Reproduksi, serta Promosi Kesehatan.

Pemaparan materi berlangsung secara interaktif dengan mengulas aspek teoritis sekaligus gambaran praktis terkait kebutuhan tenaga kesehatan masyarakat di berbagai sektor. Antusiasme mahasiswa terlihat pada sesi diskusi terbuka, di mana berbagai pertanyaan diajukan terkait kurikulum, peluang magang, serta arah pengembangan karier sesuai peminatan yang diminati.

Melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Peminatan ini, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu proses pendidikan serta mencetak lulusan kesehatan masyarakat yang unggul, profesional, dan siap menjawab tantangan dunia kerja. (fkr)

Editor: Fadly KR