Rahasia Pembelajaran Efektif Matematika dan Sains Dibongkar di Universitas Malahayati

BandarLampung (malahayati.ac.id): International Professors Summit yang diselenggarakan Universitas Malahayati dalam rangka Dies Natalis ke-32 kembali menghadirkan pemateri internasional. Salah satu materi disampaikan oleh Professor Ts. Dr. Mohd Rashid bin Abd Hamid dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMP), pakar di bidang Applied Mathematics, pada Rabu (7/1/2026) di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati.

Dalam presentasinya yang berjudul “Multiple Intelligences: Transforming Statistical, Mathematics and Sciences Knowledge into Real World Breakthroughs”, Prof. Rashid memaparkan pentingnya penerapan Teori Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) yang dikemukakan oleh Howard Gardner dalam dunia pendidikan, khususnya pada bidang matematika, statistika, dan sains.

Ia menjelaskan bahwa kecerdasan tidak bersifat tunggal, melainkan multidimensi. Teori tersebut mencakup kecerdasan linguistik, logis-matematis, visual-spasial, musikal, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, hingga naturalis. Menurutnya, pemahaman terhadap ragam kecerdasan ini menjadi kunci dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan inklusif.

Prof. Rashid menekankan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi dan gaya belajar yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran yang selaras dengan kecerdasan dominan peserta didik akan membantu mereka memahami konsep-konsep sains dan matematika secara lebih mendalam dan aplikatif.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penerapan teori multiple intelligences mampu menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan dunia nyata. Melalui pendekatan ini, pembelajaran matematika dan sains tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta pemecahan masalah kontekstual.

“Penerapan teori multiple intelligences dalam pembelajaran dapat meningkatkan efektivitas pendidikan dan membantu mentransformasikan pengetahuan matematika, statistika, dan sains menjadi solusi nyata bagi permasalahan di dunia nyata,” tegas Prof. Rashid.

Pemaparan tersebut mendapat perhatian luas dari peserta karena menawarkan perspektif inovatif dalam pengembangan pendidikan matematika dan sains. Melalui International Professors Summit, Universitas Malahayati terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis riset dan praktik pembelajaran inovatif guna menjawab tantangan pendidikan di era global.(fkr)

Editor: Fadly KR