Mahasiswa S2 Kesmas UNMAL Gelar Webinar Kesehatan Global Bahas Transformasi Kesehatan Berkeadilan

Bandar Lampung (malahayati.ac.id): Program Studi Pascasarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati (UNMAL) melalui mahasiswa Program Magister Kesehatan Masyarakat sukses menyelenggarakan Webinar Kesehatan Global dengan tema “Transformasi Kesehatan Berkeadilan: Etika UHC, Pemberdayaan Masyarakat, dan Inovasi Digital dalam Pencegahan Stunting dan Eliminasi TB” pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh kurang lebih 600 peserta dari berbagai latar belakang akademik dan praktisi kesehatan. Sementara itu, pelaksanaan secara luring diikuti secara terbatas oleh pimpinan universitas dan panitia di Rektorat Universitas Malahayati Lantai 5, Ruang Kelas Pascasarjana, dimulai pukul 08.00 WIB.
Webinar Kesehatan 2026 ini turut dihadiri oleh Prof. Dr. Sudjarwo, M.S, Guru Besar Universitas Malahayati dan dosen Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Wakil Rektor II Universitas Malahayati, Nirwanto, S.Pd., serta M.Kes, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati, Dr. Lolita Sary, S.KM., M.Kes. Hadir pula Dr. Samino, S.H., M.Kes, selaku Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Dr. Wayan Aryawati, S.KM., M.Kes selaku dosen Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, serta Fitri Ekasari, S.KM., M.Kes, dosen Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa Program Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Universitas Malahayati, Nirwanto, S.Pd., M.Kes, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya webinar ini sebagai bentuk kontribusi nyata sivitas akademika Universitas Malahayati dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi sistem kesehatan yang berkeadilan melalui penguatan akademik, riset, serta pemanfaatan inovasi digital.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati, Dr. Lolita Sary, S.KM., M.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penguatan kapasitas akademik dan profesional mahasiswa, khususnya di bidang kesehatan masyarakat. Ia berharap webinar ini dapat memberikan wawasan komprehensif bagi peserta dalam memahami strategi promotif dan preventif guna menekan angka stunting dan tuberkulosis.

Webinar ini menghadirkan narasumber Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, serta Dr. Wayan Aryawati, S.KM., M.Kes, dosen Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati. Kedua narasumber membahas transformasi sistem kesehatan yang berkeadilan, mencakup etika Universal Health Coverage (UHC), pemberdayaan masyarakat, serta pemanfaatan inovasi digital dalam upaya pencegahan stunting dan eliminasi tuberkulosis (TB).
Kegiatan ini dipandu oleh MC Leni Hartati, S.KM, mahasiswa Program Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati, dengan dr. Melly Kemerdasari KN, Sp.KKLP sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para peserta yang aktif mengikuti sesi pemaparan dan tanya jawab.
Selain memperoleh pengetahuan terkini di bidang kesehatan masyarakat, peserta juga mendapatkan berbagai manfaat, seperti sertifikat kegiatan, kesempatan memperluas jejaring profesional, serta doorprize yang menambah antusiasme peserta.
Melalui penyelenggaraan Webinar Kesehatan 2026 ini, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan budaya akademik dan kontribusi nyata terhadap terwujudnya sistem kesehatan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.
Webinar Kesehatan 2026 yang diselenggarakan Universitas Malahayati merupakan langkah strategis dalam merespons tantangan kesehatan nasional melalui pendekatan akademik yang relevan dan aplikatif. Pemilihan tema transformasi kesehatan berkeadilan, yang mengangkat etika UHC, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi digital, memberikan pemahaman komprehensif bagi peserta tentang pentingnya sinergi antara kebijakan, praktik, dan teknologi. Pelaksanaan kegiatan secara luring dan daring juga memperluas jangkauan partisipasi sekaligus mencerminkan adaptasi perguruan tinggi terhadap perkembangan zaman. Penulis menilai kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memperkuat peran Universitas Malahayati sebagai institusi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan sistem kesehatan yang adil dan berkelanjutan.(fkr)
Editor : Fadly KR


