Kolaborasi Mahasiswa Teknik Lingkungan dan Kedokteran dalam Gerakan Lingkungan Bersih dan Hidup Sehat di Desa Pujorahayu, Kec. Negeri Katon Kab. Pesawaran

PESAWARAN ( malahayati.ac.id ) – Pada tanggal 9 Mei 2026, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan melalui Departemen Pengabdian Masyarakat berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Pujorahayu. Kegiatan yang mengusung tema “Gerakan Kolaboratif Menuju Lingkungan Bersih dan Hidup Sehat” ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta kebersihan lingkungan desa. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 50 warga yang turut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian acara.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi edukatif kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga sanitasi lingkungan, pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga, serta berbagai risiko penyakit yang dapat timbul akibat lingkungan yang tidak bersih dan kurang terawat. Melalui penyuluhan ini, mahasiswa Teknik Lingkungan dan Kedokteran berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan kolaboratif ini, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu pengetahuan di lapangan, tetapi juga membangun kepedulian sosial dan lingkungan bersama masyarakat. Sinergi antara mahasiswa Teknik Lingkungan dan Kedokteran menjadi langkah positif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan pola hidup sehat. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujar Mohkram Ari Arbi selaku dosen pendamping kegiatan.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat setempat. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan berat badan, tekanan darah (tensi), dan kadar gula darah. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung karena masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat.

Sebagai penutup, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan kegiatan clean up di area sekitar drainase desa. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi permasalahan lingkungan yang sering menyebabkan banjir saat hujan deras. Berdasarkan keterangan warga, saluran drainase di wilayah tersebut kerap tersumbat akibat penumpukan sampah dan sedimentasi sehingga air meluap ke permukiman warga. Melalui aksi bersih lingkungan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan drainase dan lingkungan sekitar guna menciptakan kawasan yang lebih sehat, nyaman, dan bebas dari risiko banjir.
Editor : Chandra fz


