PT Pegadaian berkolaborasi dengan Program Studi Akuntansi Universitas Malahayati menyelenggarakan kuliah praktis bertajuk “Gerakan Nasional Cerdas Keuangan”

BANDAR LAMPUNG ( malahayati.ac.id ) — Dalam rangka mendukung perluasan edukasi finansial di kalangan generasi muda, PT Pegadaian berkolaborasi dengan Program Studi Akuntansi Universitas Malahayati menyelenggarakan kuliah praktis bertajuk “Gerakan Nasional Cerdas Keuangan”. Acara yang mengusung tema utama “Cerdas Kelola Keuangan & Investasi Emas” ini berlangsung khidmat di Ruang MCC (Malahayati Career Center) pada Selasa, 30 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan strategis ini diinisiasi bersama Danantara Indonesia sebagai bentuk respons aktif untuk mengedukasi civitas akademika mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak sejak dini. Antusiasme mahasiswa terlihat sangat tinggi, di mana tercatat sebanyak 160 peserta dari Program Studi Akuntansi memadati ruangan untuk menyerap pemaparan materi langsung dari jajaran praktisi tepercaya di industri keuangan.
Acara edukasi ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak sebagai komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan praktis mahasiswa.
Turut hadir sebagai perwakilan dari Universitas Malahayati: Dr. Rahyono, Sos., M.M. (Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen), Muhammad Luthfi, S.E., M.Si. (Ketua Program Studi Akuntansi), Serta para dosen akutansi universitas malahayati.
Sementara itu, hadir sebagai narasumber dan perwakilan dari PT Pegadaian : Bpk. Kusdi (Senior Manager PT Pegadaian Kepala Departemen Non Gadai), Ibu Diah Agustini (Branch Manager PT Pegadaian Cabang Tanjung Karang Pusat), Bpk. Dwi Agus Sugianto (Junior Manager PT Pegadaian Area Lampung).

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati, Dr. Rahyono, Sos., M.M. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya integrasi kompetensi kelas dengan realitas industri finansial saat ini.
“Sinergi antara dunia akademis dan industri seperti ini mutlak diperlukan agar mahasiswa kami tidak hanya unggul secara teoritis di ruang kelas, tetapi juga adaptif dan memiliki kecakapan praktis dalam mengelola instrumen keuangan di dunia nyata,” ujar Dr. Rahyono.

Senada dengan Dekan, Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Malahayati, Muhammad Luthfi, S.E., M.Si., menggarisbawahi urgensi pemahaman investasi riil bagi masa depan lulusan akuntansi agar mampu bertransformasi menjadi pengelola aset yang bijak.
“Bagi Program Studi Akuntansi, literasi keuangan bukan sekadar teori angka di atas kertas, melainkan sebuah kecakapan hidup (life skill). Kehadiran PT Pegadaian di Ruang MCC hari ini membuka mata mahasiswa kami bahwa instrumen seperti investasi emas adalah langkah proteksi nilai aset yang sangat rasional dan aman dilakukan sejak dini,” jelas Muhammad Luthfi dalam sambutannya.

Dari pihak korporasi, Senior Manager PT Pegadaian sekaligus Kepala Departemen Non Gadai, Bpk. Kusdi, memberikan paparan komprehensif mengenai pergeseran paradigma keuangan di kalangan mahasiswa dari pola konsumtif menjadi produktif berjangka panjang.
“Mewakili manajemen PT Pegadaian, kami merasa sangat terhormat dapat berdiri di sini, di tengah-tengah calon ekonom masa depan. Mahasiswa adalah aset bangsa, dan dengan membekali mereka pemahaman yang kuat tentang manajemen keuangan serta investasi emas—yang dikenal aman dan tahan terhadap inflasi—kita sedang bersama-sama membangun benteng pertahanan ekonomi nasional yang solid dari sektor hulu,” tegas Bpk. Kusdi.
Melalui kuliah praktis ini, PT Pegadaian mengampanyekan empat pilar utama, yaitu: meningkatkan literasi keuangan, mengelola keuangan dengan bijak, merancang masa depan yang lebih cerdas, serta mengenalkan investasi emas sebagai instrumen proteksi nilai aset yang sangat aman dan relevan bagi masa depan mahasiswa.
Dengan suksesnya penyelenggaraan acara ini, diharapkan sinergi antara dunia akademis dan industri keuangan dapat terus berlanjut guna mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga cerdas dan mandiri secara finansial.
Editor : Chandra fz



