Banner Kampanye Anti Rokok Karya Mahasiswa Promkes Unmal Tarik Perhatian Sivitas Akademika

Bandar Lampung ( malahayati.ac.id ) – Sejumlah banner kampanye anti rokok karya mahasiswa Peminatan Promosi Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati telah dipasang di beberapa titik strategis di lingkungan kampus. Banner tersebut ditempatkan pada area yang banyak dilalui sivitas akademika, termasuk beberapa lokasi yang kerap dijumpai aktivitas merokok.

Sejak dipasang, banner tersebut mulai mendapat perhatian. Beberapa mahasiswa tampak membaca pesan yang disampaikan, sementara dosen dan tenaga kependidikan turut mengamati desain yang dipasang. Melalui perpaduan ilustrasi, warna, tipografi, dan pesan yang disusun berdasarkan prinsip komunikasi kesehatan. Di balik pemasangan banner tersebut, terdapat proses pembelajaran yang melibatkan penerapan teori sekaligus praktik di lapangan.

Seluruh media merupakan hasil karya mahasiswa dalam mata kuliah Psikologi Kesehatan yang diampu oleh Elsy Junilia, S.Psi, M.Psi, Psikolog Melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE), mahasiswa diberikan studi kasus mengenai kebiasaan merokok di lingkungan kampus. Mereka tidak hanya mempelajari teori perubahan perilaku di kelas, tetapi juga ditugaskan menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan secara nyata sebagai media promosi kesehatan di lingkungan Universitas Malahayati. Setiap kelompok melakukan identifikasi masalah, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku merokok, kemudian memilih teori perilaku kesehatan yang sesuai sebagai dasar penyusunan intervensi.

 

Menanggapi pemasangan banner tersebut, Kepala Humas Universitas Malahayati, Emil Tanhar, S.Kom., menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan visi kampus dalam menciptakan lingkungan yang sehat.

“Kehadiran banner kampanye anti-rokok di titik-titik strategis ini sangat membantu universitas dalam menyuarakan pentingnya kawasan tanpa rokok. Pesan visual yang edukatif dan berbasis ilmiah ini diharapkan dapat menyentuh kesadaran seluruh sivitas akademika, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan, untuk bersama-sama menjaga kualitas udara dan kesehatan di lingkungan Unmal,” tutur Emil.

 

Berbagai teori seperti Health Belief Model (HBM), Theory of Planned Behavior (TPB), Transtheoretical Model (TTM), dan Social Cognitive Theory (SCT) diterapkan dalam penyusunan pesan komunikasi sehingga desain yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki dasar ilmiah dalam mendorong perubahan perilaku. Proses pembelajaran juga diarahkan agar mahasiswa memahami pentingnya perlindungan terhadap karya intelektual. Oleh karena itu, sejumlah desain yang dihasilkan telah didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Langkah ini merupakan bagian dari pembelajaran agar mahasiswa mengenal konsep HAKI, memahami tahapan proses pendaftarannya, serta menyadari pentingnya melindungi hasil karya dan inovasi yang dihasilkan selama proses akademik. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk integrasi berbagai kompetensi dalam peminatan Promosi Kesehatan. Selain menerapkan konsep Psikologi Kesehatan Masyarakat, mahasiswa juga mengaplikasikan materi kuliah di Peminatan Promosi Kesehatan dalam menghasilkan media yang dapat dimanfaatkan secara langsung di lingkungan kampus. Melalui pembelajaran berbasis OBE, Universitas Malahayati terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang tidak hanya memenuhi capaian pembelajaran, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Pemasangan banner kampanye anti rokok ini menjadi salah satu contoh bagaimana proses pembelajaran dapat menghasilkan media edukasi yang aplikatif sekaligus memperkenalkan mahasiswa pada pentingnya inovasi dan perlindungan terhadap karya intelektual.

Editor : Chandra fz