Pemberdayaan Kelompok Ibu PKK Melalui Ekonomi Kreatif : Sabun Disinfektan Pembersih Lantai Berbasis Ekoenzim di Kelurahan Pesawahan

Bandar Lampung ( malahayati.ac.id ) – Pada tanggal 26–28 Juni 2026, Dosen dan mahasiswa Universitas Malahayati dari Prodi Manajemen, Prodi Farmasi, dan Prodi Kesmas S1, kembali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui program pemberdayaan kelompok ibu PKK berbasis ekonomi kreatif dan pelestarian lingkungan. Kegiatan ini mengangkat tema “Pemberdayaan Kelompok Ibu PKK Melalui Ekonomi Kreatif: Sabun Disinfektan Pembersih Lantai Berbasis Ekoenzim di Kelurahan Pesawahan”.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi. Melalui sosialisasi dan pelatihan, para peserta diajarkan proses pengolahan limbah organik, khususnya kulit buah, menjadi ekoenzim yang kemudian dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan sabun disinfektan pembersih lantai.
Tim pengabdian masyarakat terdiri dari Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D dari Program Studi Manajemen, apt. Ade Maria Ulfa., M.Kes dari Program Studi Farmasi, serta Dina Dwi Nuryani, M.Kes dari Program Studi Kesmas S1. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Universitas Malahayati, yaitu Excel Adipura Junaedi (Program Studi Manajemen Angkatan 2024) dan Fidiya Fijri Fahlupi (Program Studi Manajemen Angkatan 2024).
Dalam sambutannya, ketua pelaksana kegiatan Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D mengajak para ibu PKK untuk tidak hanya memanfaatkan ekoenzim sebagai produk rumah tangga, tetapi juga menjadikannya sebagai peluang usaha yang dapat dipasarkan melalui platform digital seperti Shopee, Instagram, dan media sosial lainnya.
“Kami berharap produk berbasis ekoenzim ini tidak hanya bermanfaat untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha kreatif yang membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya. Kemudian dilanjutkan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital dan inovasi kepada ibu ibu PKK Kelurahan Pesawahan.
Selanjutnya, pelatihan dan pendampingan pemilahan dan pencacahan sampah serta pembuatan ekoenzim dilakukan oleh Dina Dwi Nuryani, M.Kes. Dina memberikan penjelasan dan pengenalan kembali mengenapentingnya pengelolaan sampah rumah tangga berbasis lingkungan dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga menjelaskan tentang ekoenzim, mulai dari pengertian, manfaat, hingga proses pembuatannya. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa ekoenzim merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik yang memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai bahan alami pembersih dan disinfektan ramah lingkungan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan oleh apt. Ade Maria Ulfa., M.Kes tentang pembuatan sabun disinfektan dengan inovasi yang lebih efisien.
Pada sesi terakhir, peserta diajarkan praktik pembuatan ekoenzim menggunakan alat sederhana yang diperagakan langsung oleh mahasiswa Farmasi angkatan 2023 bernama Galih. Demonstrasi tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memahami tahapan pembuatan ekoenzim secara mudah dan dapat mempraktikkannya sendiri di rumah.


Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta, khususnya ibu-ibu PKK Kelurahan Pesawahan. Melalui program ini diharapkan masyarakat mampu lebih mandiri dalam mengelola sampah organik rumah tangga serta membuka peluang ekonomi kreatif berbasis lingkungan yang berkelanjutan.
Ucapan terima kasih kepada DPPM Kemendiktisaintek atas kepercayaan dan pendanaan yang diberikan melalui program PKM Tahun 2026, dengan Nomor Kontrak 205/C3/DT.05.00/PM/2026. Dukungan ini sangat berharga dalam mewujudkan inovasi dan mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi.
Editor : chandra fz

