Kelompok 100 KKL-PPM Universitas Malahayati Dampingi UMKM Tempe Melalui Digitalisasi dan Pengelolaan Limbah

METRO, ( malahayati.ac.id ) – Berkomitmen mendorong kemajuan usaha mikro serta menjaga kelestarian lingkungan, Kelompok 100 Kuliah Kerja Lapangan dan Pengabdian Pada Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati menggelar program pendampingan bagi UMKM Tempe Lek Man di RW 03 Kelurahan Margorejo, Kota Metro.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang digawangi oleh 21 mahasiswa ini berfokus pada dua pilar utama: percepatan digitalisasi pemasaran dan tata kelola limbah organik hasil produksi.

Dalam program tersebut, mahasiswa membantu mendaftarkan titik lokasi usaha di Google Maps guna memperkuat identitas digital UMKM Tempe Lek Man. Selain penandaan lokasi, tim mahasiswa juga memberikan edukasi intensif mengenai optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi untuk memperluas jangkauan pasar.

Tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, mahasiswa juga menghadirkan solusi ramah lingkungan dengan membuat lubang resapan biopori. Inovasi ini dirancang khusus untuk mengolah limbah organik sisa produksi tempe agar tidak mencemari lingkungan sekitar, melainkan memberi manfaat bagi kesuburan tanah.

Kegiatan ini berlangsung dengan dukungan penuh dan sinergi lintas elemen masyarakat, mulai dari Komunitas Petani RW 03 Margorejo hingga Bhabinkamtibmas Kelurahan Margorejo, AIPDA Marsidi, S.T.

Koordinator Desa (Kordes) Kelompok 100 KKL-PPM Universitas Malahayati, Awalul Fawaidh, didampingi Wakil Ketua Wahyu, mengungkapkan harapannya agar pendampingan ini mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi mitra UMKM maupun warga sekitar.

“Kami berharap kegiatan pendampingan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi UMKM Tempe Lek Man, khususnya dalam meningkatkan daya saing melalui digitalisasi pemasaran serta membantu mengelola limbah organik hasil produksi dengan lebih baik,” ujar Awalul.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan kolaborasi dari berbagai pihak di lapangan.

“Kami mengapresiasi sinergi bersama Komunitas Petani RW 03 Margorejo dan dukungan Bhabinkamtibmas Kelurahan Margorejo, AIPDA Marsidi, S.T., yang turut mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi UMKM serta masyarakat di RW 03 Margorejo,” pungkasnya.

Melalui integrasi antara edukasi teknologi, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan berbasis komunitas ini, kolaborasi mahasiswa Universitas Malahayati dan warga Margorejo diharapkan mampu menjadi pemantik terciptanya ekosistem UMKM yang mandiri, berdaya saing tinggi, dan berwawasan lingkungan.
Editor : Chandra faza