Dari Matematika ke Forensik, Cara Baru Mengungkap Identitas Manusia

BandarLampung (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menghadirkan diskusi akademik berskala internasional melalui kegiatan International Professor Summit yang diselenggarakan pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati. Kegiatan ini mengusung tema “National Numeracy Crisis: The Strategic Role of Mathematics Education, from School to Higher Education.”

Salah satu materi yang dipaparkan dalam forum ilmiah tersebut adalah “Mathematical Modeling in the Field of Odontology Forensic Identification (Detro-Malay Sub-Race)” yang disampaikan oleh Prof. Sudradjat Supian dari Universitas Padjadjaran (UNPAD). Materi ini menyoroti peran strategis pemodelan matematika dalam pengembangan ilmu odontologi forensik, khususnya dalam proses identifikasi individu.

Dalam pemaparannya, Prof. Sudradjat menjelaskan penerapan pemodelan matematika pada rugae palatina (lipatan langit-langit mulut) sebagai identitas biometrik alternatif pada sub-ras Deutero-Melayu. Penelitian ini mengadaptasi formulasi matematis yang selama ini digunakan dalam sistem identifikasi sidik jari, kemudian diterapkan untuk menyusun parameter unik rugae palatina setiap individu.

Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa peluang kesamaan pola rugae palatina antarindividu sangat kecil, sehingga metode ini dinilai efektif dan memiliki tingkat akurasi tinggi. Pendekatan ini menjadi sangat relevan, terutama dalam konteks identifikasi korban bencana, ketika metode identifikasi primer seperti sidik jari atau data gigi mengalami keterbatasan.

Dalam pernyataan berita acara, para pemateri menegaskan bahwa rugae palatina memiliki potensi besar sebagai metode identifikasi forensik berbasis matematika yang akurat dan stabil. Metode ini dapat menjadi pelengkap yang kuat bagi teknik identifikasi forensik konvensional, sekaligus memperluas penerapan matematika dalam bidang kesehatan dan forensik.

Melalui International Professor Summit, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam mendorong kolaborasi lintas disiplin dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis matematika yang aplikatif. Forum ini diharapkan mampu memperkaya wawasan akademik serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan riset dan solusi ilmiah terhadap tantangan global.(fkr)


Editor: Fadly KR

Rahasia Pembelajaran Efektif Matematika dan Sains Dibongkar di Universitas Malahayati

BandarLampung (malahayati.ac.id): International Professors Summit yang diselenggarakan Universitas Malahayati dalam rangka Dies Natalis ke-32 kembali menghadirkan pemateri internasional. Salah satu materi disampaikan oleh Professor Ts. Dr. Mohd Rashid bin Abd Hamid dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMP), pakar di bidang Applied Mathematics, pada Rabu (7/1/2026) di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati.

Dalam presentasinya yang berjudul “Multiple Intelligences: Transforming Statistical, Mathematics and Sciences Knowledge into Real World Breakthroughs”, Prof. Rashid memaparkan pentingnya penerapan Teori Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) yang dikemukakan oleh Howard Gardner dalam dunia pendidikan, khususnya pada bidang matematika, statistika, dan sains.

Ia menjelaskan bahwa kecerdasan tidak bersifat tunggal, melainkan multidimensi. Teori tersebut mencakup kecerdasan linguistik, logis-matematis, visual-spasial, musikal, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, hingga naturalis. Menurutnya, pemahaman terhadap ragam kecerdasan ini menjadi kunci dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan inklusif.

Prof. Rashid menekankan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi dan gaya belajar yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran yang selaras dengan kecerdasan dominan peserta didik akan membantu mereka memahami konsep-konsep sains dan matematika secara lebih mendalam dan aplikatif.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penerapan teori multiple intelligences mampu menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan dunia nyata. Melalui pendekatan ini, pembelajaran matematika dan sains tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta pemecahan masalah kontekstual.

“Penerapan teori multiple intelligences dalam pembelajaran dapat meningkatkan efektivitas pendidikan dan membantu mentransformasikan pengetahuan matematika, statistika, dan sains menjadi solusi nyata bagi permasalahan di dunia nyata,” tegas Prof. Rashid.

Pemaparan tersebut mendapat perhatian luas dari peserta karena menawarkan perspektif inovatif dalam pengembangan pendidikan matematika dan sains. Melalui International Professors Summit, Universitas Malahayati terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis riset dan praktik pembelajaran inovatif guna menjawab tantangan pendidikan di era global.(fkr)

Editor: Fadly KR

Bagaimana Model Matematika Membantu Dokter Mendeteksi Penyakit Jantung?

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) — International Professors Summit yang diselenggarakan Universitas Malahayati dalam rangka Dies Natalis ke-32 kembali menghadirkan pemateri internasional dengan kepakaran lintas disiplin. Salah satu materi disampaikan oleh Prof. Norsarahaida Amin dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Johor, yang membahas peran medical mathematics dalam mendukung inovasi klinis, khususnya pada penilaian risiko Penyakit Jantung Koroner (Coronary Artery Disease/CAD).

Dalam paparannya, Prof. Norsarahaida menjelaskan bahwa penyakit kardiovaskular masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi secara global. Kondisi tersebut menuntut adanya pendekatan baru yang lebih akurat, aman, dan efisien dalam proses diagnosis dan penilaian risiko penyakit jantung, mengingat metode konvensional memiliki keterbatasan, terutama karena bersifat invasif dan berisiko bagi pasien.

Ia memaparkan pengembangan kerangka matematis terintegrasi yang mengombinasikan pemodelan berbasis fisika menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan analitik data dan statistik. Pendekatan ini digunakan untuk menghitung Fractional Flow Reserve (FFR) secara non-invasif, sehingga mampu memberikan gambaran kondisi aliran darah koroner dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.

Menurut Prof. Norsarahaida, pendekatan hibrida yang menggabungkan model matematika berbasis fisika dengan metode data-driven memungkinkan prediksi risiko CAD yang lebih personal dan akurat. Hal ini diharapkan dapat membantu tenaga medis dalam pengambilan keputusan klinis secara lebih efektif, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi pasien.

“Integrasi matematika, teknologi, dan ilmu medis merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan kesehatan modern. Melalui pendekatan ini, deteksi dini dan penilaian risiko penyakit jantung dapat dilakukan secara lebih aman, presisi, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Pemaparan tersebut mendapat perhatian besar dari peserta karena menunjukkan kontribusi nyata matematika terapan dalam dunia kesehatan dan kedokteran. Materi ini juga membuka peluang kolaborasi lintas disiplin antara akademisi matematika, peneliti teknologi, dan praktisi medis dalam mengembangkan inovasi layanan kesehatan berbasis sains.

Melalui International Professors Summit, Universitas Malahayati terus mendorong penguatan riset interdisipliner dan kolaborasi internasional sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan di tingkat global.(fkr)
Editor: Fadly KR

Matematika sebagai Fondasi AI, Prof. Noribah Md Arifin Sampaikan Gagasan di International Professor Summit

BandarLampung (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menggelar forum ilmiah berskala internasional melalui kegiatan International Professors Summit yang diselenggarakan pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati. Kegiatan ini mengusung tema “National Numeracy Crisis: The Strategic Role of Mathematics Education, from School to Higher Education.”

Forum ini menjadi ruang akademik strategis untuk membahas peran pendidikan matematika dalam menjawab tantangan krisis numerasi nasional, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. International Professors Summit menghadirkan para profesor dan akademisi nasional maupun internasional untuk berbagi gagasan, riset, serta solusi berbasis keilmuan.

Salah satu materi disampaikan oleh Prof. Ismail Bin Mohd – Universiti Malaysia Terengganu (UMT), Global Optimization, melalui makalah pidato pengukuhan berjudul “Kesayutan yang Tidak Tercapai, Mengembara di Kelajuan Cahaya.” Dalam paparannya, Prof. Ismail mengkaji secara mendalam keterbatasan pendekatan numerik dan komputasi dalam matematika, khususnya dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang bersifat kompleks dan mengandung ketidakpastian.

Ia menjelaskan berbagai konsep matematika seperti selang, graf, kecerunan, pencarian akar, hingga metode Newton, yang selama ini banyak digunakan dalam komputasi numerik. Namun demikian, menurutnya tidak semua solusi matematika dapat dicapai secara eksak melalui perhitungan komputer. Keterbatasan tersebut menjadi tantangan serius dalam penerapan matematika terapan di berbagai bidang.

Lebih lanjut, Prof. Ismail memperkenalkan pengembangan aritmetik selang (interval arithmetic) sebagai pendekatan alternatif untuk mengendalikan ketidakpastian dan galat perhitungan. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan batasan yang lebih aman terhadap kesalahan numerik serta menjamin keberadaan solusi dalam rentang tertentu, meskipun solusi eksak tidak dapat dicapai secara langsung.

Dalam pernyataannya, Prof. Ismail menegaskan bahwa kesadaran terhadap keterbatasan komputasi merupakan hal yang sangat penting dalam matematika terapan.
“Aritmetik selang menawarkan pendekatan yang lebih realistis dan aman dalam menyelesaikan persoalan numerik yang kompleks, sekaligus mendekatkan kita pada solusi yang sebenarnya,” ujarnya.

Pemaparan tersebut mendapat perhatian besar dari peserta karena relevansinya dengan pengembangan pendidikan matematika dan penerapannya dalam dunia nyata. Melalui International Professors Summit, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya untuk terus mendorong diskusi akademik berkualitas serta berkontribusi aktif dalam upaya peningkatan literasi dan numerasi nasional melalui pendekatan ilmiah yang inovatif dan berkelanjutan.(fkr)

Editor: Fadly KR

Universitas Malahayati Matangkan Pra-Persiapan International Professors Summit dalam Rangka Dies Natalis ke-32

BandarLampung (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan International Professors Summit yang akan digelar pada 7–8 Januari 2026 di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati.

Kegiatan berskala internasional ini mengusung tema “The National Numeracy Crisis: The Strategic Role of Mathematics Educators from Schools to Universities”, yang menyoroti peran strategis pendidik matematika dalam menjawab tantangan krisis numerasi dari jenjang sekolah hingga perguruan tinggi.

Koordinator Pelaksana International Professors Summit, Eka Yudha Chrisanto, S.Kep., Ners., M.Kep., menjelaskan bahwa persiapan acara telah berjalan dengan baik dan terkoordinasi antar panitia.

“Menjelang pelaksanaan acara, progres persiapan sudah berjalan sesuai dengan timeline yang ditetapkan. Panitia terus melakukan koordinasi lintas divisi, baik dari sisi teknis acara, kesiapan venue Graha Bintang, hingga akomodasi para narasumber,” ujar Eka Yudha.

Ia menambahkan bahwa panitia telah dibagi ke dalam beberapa divisi kerja guna memastikan seluruh aspek pelaksanaan berjalan optimal, mulai dari divisi acara, perlengkapan, publikasi, hingga pendampingan profesor tamu. Koordinasi rutin dilakukan untuk meminimalkan kendala serta memastikan kesiapan maksimal pada hari pelaksanaan.

International Professors Summit ini akan menghadirkan 11 profesor dan pakar nasional maupun internasional di bidang matematika, optimasi, analisis numerik, dan statistika terapan. Adapun narasumber yang dijadwalkan hadir antara lain:

Narasumber:

  • Prof. Norsarahaida Amin – Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Johor, Medical Mathematics
  • Prof. Jumat Bin Sulaiman – Universiti Malaysia Sabah (UMS), Numerical Analysis
  • Prof. Noribah Md Arifin – Universiti Putra Malaysia (UPM), Numerical Method
  • Prof. Ismail Bin Mohd – Universiti Malaysia Terengganu (UMT), Global Optimization
  • Prof. Mohd Rashid Abd Hamid – Universiti Malaysia Pahang (UMP), Applied Mathematics
  • Prof. Anang Kurnia – IPB University, Applied Statistics
  • Prof. Syamsuddin Toaha – Universitas Hasanuddin, Applied Mathematics
  • Prof. Sudradjat Supian – Universitas Padjadjaran (UNPAD)
  • Prof. Wamiliana – Universitas Lampung (UNILA), Optimization
  • Prof. Mustofa Usman – Universitas Lampung (UNILA)
  • Prof. Emeritus Shahrir Mat Zain – Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Matematik Islam dan Manuskrip Klasik

Selain para profesor tersebut, kegiatan ini dihadiri oleh Arif Jamali, S.Pd., M.Pd., selaku Staf Khusus Kemendikdasmen Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul, yang akan memberikan perspektif kebijakan nasional terkait penguatan numerasi dan pendidikan matematika.

Lebih lanjut, Eka Yudha menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis bagi Universitas Malahayati.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati dan diharapkan menjadi momentum strategis untuk semakin memperkuat posisi Universitas Malahayati dalam kancah akademik internasional. Melalui International Professors Summit, kami berupaya menghadirkan sebanyak 11 profesor, tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga melalui kolaborasi dengan akademisi dari luar negeri,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan, penguatan riset, serta perluasan jejaring global.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi sivitas akademika, sekaligus memperkuat jejaring internasional Universitas Malahayati dalam menghadapi tantangan pendidikan di tingkat global,” tutup Eka Yudha.

Melalui penyelenggaraan International Professors Summit, Universitas Malahayati terus berkomitmen mendorong transformasi pendidikan unggul dan berdaya saing internasional.

Penyelenggaraan International Professors Summit dalam rangka Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati menunjukkan langkah strategis kampus dalam merespons tantangan pendidikan global, khususnya pada isu krisis numerasi. Kehadiran profesor dan pakar dari dalam maupun luar negeri tidak hanya memperkaya diskursus akademik, tetapi juga memperkuat posisi Universitas Malahayati sebagai institusi yang aktif membangun kolaborasi internasional.(fkr)

Editor : Fadly KR

RS Jiwa Daerah Provinsi Lampung Terima Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan UNMAL untuk Praktik Klinik Keperawatan Jiwa

BandarLampung (malahayati.ac.id): Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati (UNMAL) secara resmi melaksanakan kegiatan penyerahan mahasiswa/i S1 Ilmu Keperawatan kepada Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung sebagai wahana pelaksanaan Praktik Klinik Keperawatan Jiwa. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 61 mahasiswa/i S1 Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati yang akan menjalani praktik klinik pada stase keperawatan jiwa.

Praktik Klinik Keperawatan Jiwa ini akan berlangsung selama satu bulan, terhitung mulai tanggal 5 Januari hingga 31 Januari 2026. Penyerahan mahasiswa/i dilaksanakan secara resmi sebagai wujud sinergi dan komitmen kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan sarjana keperawatan.

Penyerahan mahasiswa/i dilakukan oleh Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati, Aryanti Wardiyah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Mat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa praktik klinik Keperawatan Jiwa merupakan fase penting dalam pembentukan kompetensi perawat profesional, khususnya dalam penguatan keterampilan klinis dan pemahaman komprehensif terhadap asuhan keperawatan holistik.

“Melalui praktik klinik ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dan menangani pasien dengan berbagai masalah kesehatan mental. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya, mengintegrasikan teori dengan praktik, serta senantiasa menjaga nama baik institusi,” ujar Aryanti.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa pembelajaran praktik klinik memiliki peran strategis sebagai sarana integrasi antara teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan pelayanan kesehatan.

Sementara itu, dari pihak RS Jiwa Daerah Provinsi Lampung, penerimaan mahasiswa/i S1 Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati dilakukan oleh dr. Tendry Septa, Sp.KJ. Dalam sambutannya, dr. Tendry menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Universitas Malahayati kepada RS Jiwa Daerah Provinsi Lampung sebagai wahana pendidikan klinik pada stase keperawatan jiwa.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa/i Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati untuk melaksanakan praktik klinik Keperawatan Jiwa di RS Jiwa Daerah Provinsi Lampung. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam ilmu dan pengalaman, serta mampu bekerja sama dengan tim kesehatan secara profesional,” ungkap dr. Tendry.

Melalui pelaksanaan praktik klinik ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara Universitas Malahayati dan RS Jiwa Daerah Provinsi Lampung. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa/i dalam pengembangan kompetensi, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan dalam mencetak perawat yang profesional, kompeten, terampil, aktif, dan beretika dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Praktik Klinik Keperawatan Jiwa ini menjadi langkah strategis dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata di bidang kesehatan mental. Melalui kolaborasi antara Universitas Malahayati dan RS Jiwa Daerah Provinsi Lampung, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan klinis, tetapi juga memperkuat empati, profesionalisme, serta pemahaman terhadap asuhan keperawatan holistik, sebagai bekal penting dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masyarakat.(fkr)

Editor: Fadly KR

UNMAL Ambil Peran Strategis Jawab Tantangan Rendahnya Capaian Akademik melalui International Professors Summit

BandarLampung (malahayati.ac.id): Hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menunjukkan bahwa capaian kompetensi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Lampung masih tergolong rendah, khususnya pada aspek penalaran dan penguasaan akademik dasar. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, sebagai bahan evaluasi bersama dalam peningkatan kualitas pendidikan daerah.

Menanggapi kondisi tersebut, Universitas Malahayati (UNMAL) mengambil peran strategis sebagai bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan tinggi dalam mendukung upaya Pemerintah Provinsi Lampung meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan seminar internasional bertajuk “International Professors Summit”.

Kegiatan International Professors Summit ini diselenggarakan dalam rangka rangkaian Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati dan akan dilaksanakan pada Selasa, 7 Januari 2026, bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Forum ini menjadi momentum strategis bagi sivitas akademika dan para pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat jejaring akademik serta meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis keilmuan global.

Ini merupakan forum ilmiah berskala internasional yang menghadirkan para profesor dan pakar nasional maupun internasional di bidang matematika, optimasi, analisis numerik, serta statistika terapan. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan, penguatan keilmuan, serta diskusi strategis terkait pengembangan pembelajaran dan peningkatan kualitas akademik.

Rektor Universitas Malahayati, Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penyelenggaraan International Professors Summit merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjawab tantangan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan kemampuan berpikir kritis, penalaran, dan penguasaan akademik dasar.

“Universitas Malahayati berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Melalui forum akademik internasional ini, kami mendorong kolaborasi keilmuan, penguatan kapasitas pendidik, serta pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Dr. Muhammad Kadafi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan para pakar akademik menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan International Professors Summit, Universitas Malahayati berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Lampung serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam memajukan pendidikan Indonesia secara berkelanjutan.

Penyelenggaraan International Professors Summit menjadi langkah strategis Universitas Malahayati dalam merespons tantangan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan penalaran dan kompetensi akademik dasar. Melalui forum akademik berskala internasional ini, Universitas Malahayati tidak hanya mendorong kolaborasi keilmuan, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.(fkr)

Editor: Fadly KR

UNMAL Gelar Sosialisasi Implementasi Aplikasi Pajak Coretax Bersama DJP

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati (UNMAL) menggelar kegiatan Sosialisasi Implementasi Aplikasi Pajak Coretax sebagai upaya meningkatkan pemahaman dosen dan karyawan terkait sistem perpajakan digital terbaru. Kegiatan ini berlangsung dengan melibatkan langsung tim Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dari wilayah Bengkulu dan Lampung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 29 Desember 2025, siang hari, bertempat di Ruang 1.13 Universitas Malahayati, dan diikuti oleh dosen serta karyawan Universitas Malahayati.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, Wakil Rektor III Universitas Malahayati, Dr. Eng. Rina Febrina, S.T., M.T, serta Wakil Rektor IV Universitas Malahayati, Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes. Turut hadir pula para dekan, dosen, dan karyawan Universitas Malahayati.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Direktorat Jenderal Pajak, Julianty Ardiana, beserta jajaran tim DJP Bengkulu dan Lampung.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Universitas Malahayati, Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap implementasi aplikasi Pajak Coretax sebagai bagian dari transformasi digital di bidang perpajakan.

“Kami menyambut baik pelaksanaan Sosialisasi Implementasi Aplikasi Pajak Coretax ini. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dosen dan karyawan Universitas Malahayati terhadap sistem perpajakan yang kini semakin terintegrasi secara digital. Kami berharap melalui sosialisasi ini, seluruh civitas akademika dapat lebih tertib administrasi serta patuh terhadap kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui sesi penyampaian materi, tim DJP memberikan penjelasan mengenai fungsi, manfaat, serta tata cara penggunaan aplikasi Pajak Coretax. Sosialisasi ini diharapkan dapat membantu peserta memahami proses pelaporan dan pengelolaan pajak secara lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Universitas Malahayati dan Direktorat Jenderal Pajak dalam mendukung edukasi perpajakan serta peningkatan literasi pajak bagi civitas akademika.

sosialisasi ini, Universitas Malahayati menunjukkan komitmennya dalam menerapkan tata kelola administrasi yang tertib, transparan, dan sesuai regulasi. Sinergi antara perguruan tinggi dan Direktorat Jenderal Pajak diharapkan mampu meningkatkan literasi pajak serta mendorong implementasi sistem perpajakan digital secara berkelanjutan di lingkungan akademik.(fkr)

Editor : Fadly KR

Perpustakaan UNMAL Terima Kunjungan Adaptasi Best Practice dari Perpustakaan MPR RI

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Perpustakaan Universitas Malahayati menerima kunjungan Adaptasi Best Practice dari Perpustakaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan serta pengelolaan perpustakaan melalui pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik antarperpustakaan.

Kunjungan tersebut didasarkan pada surat resmi Sekretariat Jenderal MPR RI Nomor B-212/PS.05/B-III/SetjenMPR/12/2025 tertanggal 12 Desember 2025. Rombongan Perpustakaan MPR RI disambut secara resmi oleh jajaran pimpinan dan pengelola Perpustakaan Universitas Malahayati.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala UPT Perpustakaan Universitas Malahayati, Nowo Hadiyanto, S.Sos, jajaran Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi MPR RI, di antaranya Anies Mayangsari Muninggar, S.IP., M.E, Rosando, S.I.K., M.Si., M.H, dan Yenita Revi, S.E, beserta jajaran. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Kepala Humas Universitas Malahayati, Emil Tanhar, S.Kom, beserta jajaran pengelola Perpustakaan Universitas Malahayati.

Acara diawali dengan sesi sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala UPT Perpustakaan Universitas Malahayati, Nowo Hadiyanto, S.Sos, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Perpustakaan MPR RI untuk menjadikan Perpustakaan Universitas Malahayati sebagai rujukan dalam kegiatan adaptasi praktik terbaik. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam pengembangan layanan dan inovasi perpustakaan.

Sambutan kedua disampaikan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi MPR RI, Anies Mayangsari Muninggar, S.IP., M.E. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kunjungan ini dapat memperkuat sinergi dan membuka peluang kerja sama berkelanjutan antara Perpustakaan MPR RI dan Perpustakaan Universitas Malahayati, khususnya dalam pengelolaan layanan, digitalisasi, dan literasi informasi.

Sementara itu, Kepala Humas Universitas Malahayati, Emil Tanhar, S.Kom, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan kunjungan dan adaptasi best practice ini dapat menjadi awal terjalinnya kolaborasi yang lebih luas ke depannya, khususnya antara lembaga negara dan perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan dalam mendukung pengembangan layanan perpustakaan, peningkatan literasi informasi, serta penguatan peran perguruan tinggi sebagai pusat edukasi dan rujukan akademik.

Sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata kepada Nowo Hadiyanto, S.Sos dan Anies Mayangsari Muninggar, S.IP., M.E., yang kemudian diabadikan melalui sesi foto bersama.

Agenda berikutnya adalah pemaparan profil Perpustakaan Universitas Malahayati, yang mencakup profil perpustakaan, layanan perpustakaan, inovasi layanan, digitalisasi perpustakaan, koleksi perpustakaan, serta program literasi perpustakaan. Pemaparan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai sistem pengelolaan dan pengembangan layanan yang telah diterapkan.

Kegiatan ditutup dengan tour perpustakaan, di mana rombongan Perpustakaan MPR RI meninjau langsung fasilitas, ruang layanan, serta sistem pendukung yang dimiliki Perpustakaan Universitas Malahayati.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat serta tercipta peningkatan mutu layanan perpustakaan yang berkelanjutan, baik di lingkungan Universitas Malahayati maupun di Perpustakaan MPR RI.

Kunjungan adaptasi best practice ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat layanan informasi dan literasi akademik.(fkr)

Editor: Fadly KR

UNMAL Gelar Bakti Sosial Khitan Massal 2025 dalam Rangka Dies Natalis ke-32

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati (UNMAL) menggelar kegiatan Bakti Sosial Khitan Massal 2025 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 28 Desember 2025, bertempat di Masjid Thoriqul Khoir, Bandar Lampung, dan dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan khitan massal ini merupakan wujud kepedulian sosial Universitas Malahayati terhadap masyarakat sekitar, khususnya dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi anak-anak, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan lingkungan sekitar.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Malahayati, di antaranya Wakil Rektor III Dr. Eng Rina Febrina, ST., MT, Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes, Ketua PMB Universitas Malahayati Romy J. Utama, S.E., M.Sos, Kepala Humas Universitas Malahayati Emil Tanhar, S.Kom, Kepala Biro Administrasi Umum (BAU) Ahmad Sidiq, ST., MT, serta Ketua Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati Dr. M. Arifki Zainaro, Ns., M.Kep.

Turut hadir pula unsur eksternal, antara lain Fajar Muntoni selaku Lurah Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Syaugi Rahim Kasim selaku Ketua BKM Masjid Thoriqul Khoir, serta AIPTU Kelopatra selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Gedong Air, yang turut mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan panitia, registrasi peserta, serta pengelolaan parkir dan penerimaan tamu. Acara ceremonial pembukaan berlangsung pada pukul 08.00 WIB yang diawali oleh pembukaan oleh MC.

Dalam sambutannya, Romy J. Utama, S.E., M.Sos juga menyampaikan bahwa Rektor Universitas Malahayati Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., yang juga merupakan Anggota DPR RI Komisi X, berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut. Meski demikian, Rektor Universitas Malahayati menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial Khitan Massal ini dan menyetujui serta mendorong agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pengabdian Universitas Malahayati kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua BKM Masjid Thoriqul Khoir, Syaugi Rahim Kasim, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Universitas Malahayati atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial di lingkungan masjid, yang dinilai sangat membantu masyarakat dan mempererat ukhuwah serta kepedulian sosial.

Selanjutnya, Lurah Gedong Air, Fajar Muntoni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Malahayati atas kepedulian sosial yang diwujudkan melalui kegiatan khitan massal. Ia berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah kelurahan dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Pelaksanaan khitan massal dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan pemeriksaan awal dan tindakan medis bagi 25 peserta pertama, dilanjutkan dengan sesi pemulihan pascatindakan berupa pemberian obat-obatan, celana khitan, serta uang santunan. Sesi kedua dilaksanakan mulai pukul 10.15 WIB untuk peserta gelombang berikutnya, setelah melalui proses screening lanjutan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, didukung oleh tim medis, panitia, serta pengamanan dari pihak terkait. Acara ditutup dengan pembagian konsumsi makan siang bagi panitia dan tim medis.

Melalui kegiatan Bakti Sosial Khitan Massal ini, Universitas Malahayati berharap dapat terus berkontribusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Kegiatan Bakti Sosial Khitan Massal ini menunjukkan bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada ranah akademik, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat. Universitas Malahayati melalui kegiatan ini dinilai berhasil membangun sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial. Jika dilaksanakan secara berkelanjutan, kegiatan serupa berpotensi menjadi program unggulan pengabdian masyarakat yang memberi dampak langsung dan berjangka panjang.(fkr)

Editor: Fadly KR