Ayo Kuliah di Universitas Malahayati, Kampus dengan Program Studi Terakreditasi Unggul dan Baik Sekali

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) – Universitas Malahayati resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Melalui publikasi flyer yang disebarkan oleh Humas Universitas Malahayati, kampus ini mengajak generasi muda untuk bergabung dan meraih masa depan melalui pendidikan tinggi yang berkualitas.

Dalam flyer tersebut disampaikan bahwa Universitas Malahayati memiliki berbagai program studi dengan akreditasi Unggul (A) dan Baik Sekali (B). Hal ini menunjukkan komitmen universitas dalam menjaga mutu pendidikan serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

Universitas Malahayati menyediakan berbagai pilihan program studi dari beberapa fakultas, di antaranya Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Fakultas Teknik, serta Fakultas Hukum.

Pada Fakultas Kedokteran, tersedia program S1 Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter. Sementara itu, Fakultas Ilmu Kesehatan menawarkan berbagai program seperti S1 dan S2 Kesehatan Masyarakat, Profesi Ners, S1 Keperawatan, S1 Psikologi, S1 Farmasi, Profesi Bidan, S1 Kebidanan, DIII Kebidanan, serta DIII Analis Farmasi dan Makanan.

Selain itu, bagi calon mahasiswa yang tertarik di bidang ekonomi tersedia program S1 Manajemen, S1 Akuntansi, dan S2 Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Di bidang teknik, tersedia program S1 Teknik Sipil, S1 Teknik Lingkungan, S1 Teknik Industri, dan S1 Teknik Mesin pada Fakultas Teknik. Sedangkan Fakultas Hukum menyediakan program S1 Ilmu Hukum.

Calon mahasiswa yang ingin mendaftar dapat dengan mudah melakukan pendaftaran melalui QR Code yang tersedia pada flyer atau dengan menghubungi layanan informasi PMB di nomor 0811-7970-0505. Informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui website resmi universitas di malahayati.ac.id.

Selain itu, calon mahasiswa juga dapat melihat daftar harga atau biaya pendaftaran serta rincian biaya pendidikan melalui tautan atau QR Code yang tersedia pada flyer PMB Universitas Malahayati, sehingga memudahkan calon mahasiswa dan orang tua dalam memperoleh informasi secara lengkap sebelum melakukan pendaftaran.

Melalui pembukaan PMB ini, Universitas Malahayati berharap dapat menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah untuk bersama-sama belajar, berkembang, serta membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan tinggi.

Bagi para lulusan SMA/SMK sederajat yang sedang mencari kampus dengan program studi unggulan dan lingkungan akademik yang berkualitas, Universitas Malahayati menjadi salah satu pilihan tepat untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita di masa depan.

Gala Dinner Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati Jadi Momentum Kebersamaan dan Apresiasi Prestasi

Bandar Lampung (malahayati.ac.id) : Universitas Malahayati sukses menggelar Gala Dinner Dies Natalis ke-32 pada Rabu malam (28/1/2026) yang bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini berlangsung meriah, penuh kehangatan, dan menjadi salah satu rangkaian puncak peringatan Dies Natalis Universitas Malahayati ke-32.

Gala Dinner ini dihadiri oleh seluruh sivitas akademika Universitas Malahayati, mulai dari jajaran pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, kepala unit kerja, dosen, hingga seluruh karyawan. Kehadiran seluruh unsur civitas akademika mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan serta semangat kekeluargaan yang terus terjaga di lingkungan Universitas Malahayati.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Malahayati, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., yang didampingi oleh jajaran pimpinan universitas, yakni Wakil Rektor I Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., Wakil Rektor II Nirwanto, S.Pd., M.Kes., Wakil Rektor III Dr. Eng. Rina Febrina, S.T., M.T., serta Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes., Ketua PMB Romy J. Utama, S.E., M.Sos., Ketua LPMI Dr. M. Arifki Zainaro, Ns., M.Kep., serta Ketua LPPM Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. Turut hadir pula para dekan fakultas, ketua program studi, kepala lembaga dan unit, serta seluruh dosen dan karyawan Universitas Malahayati.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Malahayati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh dosen dan karyawan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah diberikan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebersamaan, soliditas, dan sinergi seluruh sivitas akademika merupakan modal utama Universitas Malahayati dalam menghadapi tantangan dan dinamika dunia pendidikan tinggi yang terus berkembang.

Rangkaian acara Gala Dinner Dies Natalis ke-32 dikemas secara menarik dan berkesan, diawali dengan pembukaan, sambutan pimpinan universitas, serta dilanjutkan dengan makan malam bersama yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan hiburan yang menambah semarak suasana dan menjadi sarana pelepas penat bagi seluruh peserta setelah menjalani aktivitas akademik dan administratif sehari-hari.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian mutu akademik, Universitas Malahayati juga memberikan penghargaan Pencapaian Standar Audit Mutu Internal (AMI) kepada program studi terbaik, yaitu:

  • Peringkat 1: Prodi S1 Ilmu Hukum
  • Peringkat 2: Prodi S1 Kesehatan Masyarakat
  • Peringkat 3: Prodi S1 Manajemen
  • Peringkat 4: Prodi S1 Psikologi
  • Peringkat 5: Prodi S1 Teknik Lingkungan

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Dosen Program Studi Terbaik, yaitu:

  • Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes — S1 Keperawatan
  • Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D — S1 Manajemen
  • Dr. Lolita Sary, S.KM., M.Kes — S2 Kesehatan Masyarakat
  • Dina Dwi Nuryani, S.KM., M.Kes — S1 Kesehatan Masyarakat
  • Muslih, S.H.I., M.H — S1 Ilmu Hukum
  • Ana Mariza, S.S.T., M.Kes — S1 Kebidanan
  • Hardini Ariningrum, S.E., M.Ak — S1 Akuntansi
  • Diah Astika Winahyu, S.Si., M.Si — D3 Anafarma
  • Ade Maria Ulfa, S.Farm., Apt., M.Kes — S1 Farmasi
  • Dr. Tessa Sjahriani, dr., M.Kes — S1 Pendidikan Dokter
  • Dewi Yuliasari, S.Si.T., M.Kes — D3 Kebidanan
  • Natalina, S.T., M.Si — S1 Teknik Lingkungan
  • Prima Dian Furqoni, S.Kep., Ns., M.Kes — Profesi Ners
  • Kemas Muhammat Abdul Fatah, S.T., M.T — S1 Teknik Industri
  • Adi Prastyo, S.T., M.T — S1 Teknik Mesin
  • Astri Pinilih, dr., Sp.A, M.Kes — Profesi Dokter
  • Nurul Isnaini, S.S.T., M.Kes — Profesi Bidan
  • Vira Sandayanti, M.Psi., Psikolog — S1 Psikologi
  • Dr. Eng. Rina Febrina, S.T., M.T — S1 Teknik Sipil

Penghargaan Dosen dengan Perolehan SINTA Terbaik diberikan kepada:

  • Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D
  • Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes
  • Dr. Dwi Marlina, S.Si., M.BSc
  • Dr. Febrianty, S.E., M.Si
  • Ana Mariza, S.S.T., M.Kes
  • Reza Hardian Pratama, S.E., M.M
  • Fijri Rachmawati, S.ST., M.Keb
  • Lestari Wuryanti, S.E., M.M
  • Harold Kevin Alfredo, S.E., M.B.A
  • Muslih, S.H.I., M.H

Sementara itu, penghargaan Karyawan Terbaik pada Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati diraih oleh Fredy Setiawan, S.T.

Antusiasme peserta semakin meningkat dengan adanya pembagian door prize yang telah disiapkan oleh panitia. Pada kesempatan tersebut, panitia membagikan 1 (satu) unit laptop Acer dan 2 (dua) unit tablet yang diundi berdasarkan nomor daftar hadir pada buku tamu. Door prize ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus kejutan yang menambah kemeriahan acara Gala Dinner Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati.

Melalui pelaksanaan Gala Dinner ini, Universitas Malahayati berharap momentum Dies Natalis ke-32 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi di antara seluruh sivitas akademika. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Universitas Malahayati optimis dapat terus melangkah maju sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Gala Dinner Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kebersamaan dan soliditas sivitas akademika merupakan fondasi utama dalam keberlanjutan sebuah perguruan tinggi. Di tengah dinamika dan tantangan dunia pendidikan tinggi yang terus berkembang, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang refleksi dan apresiasi atas dedikasi dosen dan karyawan yang selama ini berperan besar dalam menjaga mutu dan eksistensi Universitas Malahayati. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan yang tercipta diharapkan mampu menjadi energi positif untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan semangat kerja, serta mendorong Universitas Malahayati terus melangkah maju sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.(fkr)

Editor : Fadly KR

RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro Terima 52 Mahasiswa Profesi Ners UNMAL

KOTAMETRO (malahayati.ac.id): Program Studi Profesi Ners Universitas Malahayati (UNMAL) secara resmi melaksanakan kegiatan penyerahan mahasiswa Profesi Ners kepada RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro sebagai wahana pelaksanaan praktik klinik profesi keperawatan. Sebanyak 52 mahasiswa Profesi Ners mengikuti kegiatan praktik klinik pada tiga stase keperawatan, meliputi Stase Keperawatan Medikal Bedah (KMB), Stase Keperawatan Gawat Darurat (KGD), dan Stase Manajemen Keperawatan.

Pelaksanaan praktik klinik profesi ini dijadwalkan berlangsung selama dua bulan, terhitung mulai 15 Desember 2025 hingga 15 Februari 2026. Penyerahan mahasiswa dilakukan secara resmi sebagai wujud sinergi dan komitmen kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan profesi keperawatan.

Penyerahan mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati dilakukan oleh Ketua Program Studi Profesi Ners, Aryanti Wardiyah, Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa praktik klinik profesi merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan kompetensi perawat profesional, khususnya dalam penguatan keterampilan klinis, manajemen pelayanan keperawatan, serta penanaman sikap profesional dan etika keperawatan.

Ia berharap mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati dapat memanfaatkan kesempatan praktik klinik ini dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi etika profesi, menjaga nama baik institusi, serta mampu beradaptasi dengan budaya kerja dan sistem pelayanan di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembelajaran berbasis praktik di lahan klinik menjadi sarana strategis dalam mengintegrasikan teori dan praktik, sekaligus sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja sebagai perawat profesional.

Sementara itu, dari pihak RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro, penerimaan mahasiswa Profesi Ners diwakili oleh dr. Meli, Sp.KKLP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Malahayati yang telah menjadikan RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro sebagai wahana pendidikan klinik profesi keperawatan.

Pihak rumah sakit menyatakan kesiapan untuk mendukung proses pembelajaran klinik serta berharap mahasiswa dapat berperan aktif, disiplin, dan mampu bekerja sama dengan seluruh tim kesehatan selama menjalani praktik.

Melalui pelaksanaan praktik klinik profesi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan dalam mencetak perawat profesional yang kompeten, beretika, dan berdaya saing sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan pelayanan kesehatan.

Pelaksanaan praktik klinik Profesi Ners di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro menunjukkan komitmen Universitas Malahayati dalam menghadirkan pendidikan keperawatan yang berorientasi pada mutu dan kebutuhan layanan kesehatan. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi klinis dan sikap profesional sebagai fondasi dalam mencetak perawat yang siap terjun ke dunia kerja.(fkr)

Editor : Fadly KR

Universitas Malahayati Gelar Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025 Lepas 894 Lulusan

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Prosesi Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025. Kegiatan akademik tersebut dilaksanakan hari ini, Sabtu (13/12/2025), bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, dan berlangsung dengan penuh khidmat.

Wisuda ini menjadi momentum penting bagi Universitas Malahayati dalam melepas para lulusan yang telah menyelesaikan proses pendidikan tinggi pada berbagai jenjang dan program studi. Selain sebagai penanda keberhasilan akademik mahasiswa, prosesi wisuda juga mencerminkan peran institusi pendidikan tinggi dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.

Prosesi wisuda yang dilaksanakan dalam dua sesi, pagi dan siang, diikuti oleh ratusan wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas. Acara tersebut turut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, orang tua dan keluarga wisudawan, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Malahayati, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H, menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi titik balik penting dalam kehidupan para lulusan untuk memasuki babak baru yang lebih menantang.

Dr. H. Muhammad Kadafi menyampaikan bahwa ijazah yang diterima para wisudawan dan wisudawati merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya mencerminkan kecerdasan akademik, tetapi juga ketekunan, kesabaran, doa, serta dukungan orang tua dan keluarga. Oleh karena itu, pencapaian tersebut harus dimaknai sebagai amanah yang mengandung tanggung jawab moral, bukan sekadar kebanggaan pribadi.

Rektor Universitas Malahayati juga menekankan bahwa di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, kemajuan teknologi, dan kompetisi global yang semakin terbuka, bangsa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan beriman. Menurutnya, Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud hanya oleh orang-orang pintar, melainkan oleh generasi yang memiliki nilai moral dan akhlak yang kuat.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan komitmen Universitas Malahayati untuk tidak hanya meluluskan sarjana, tetapi juga membentuk manusia seutuhnya, yakni lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akhlak, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang jujur, disiplin, dan peduli di mana pun mereka mengabdikan diri.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah wisudawan dan wisudawati pada periode ini mencapai 894 peserta yang berasal dari lima fakultas di lingkungan Universitas Malahayati.

Rincian lulusan tersebut terdiri atas Fakultas Kedokteran sebanyak 116 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Kedokteran. Fakultas Ilmu Kesehatan menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan berbagai jenjang pendidikan, antara lain Magister Kesehatan Masyarakat 58 orang, Profesi Bidan 136 orang, Profesi Ners 35 orang, Sarjana Kesehatan Masyarakat 36 orang, Sarjana Psikologi 21 orang, Sarjana Farmasi 85 orang, DIII Analisis Farmasi dan Makanan 47 orang, Sarjana Keperawatan 70 orang, DIII Kebidanan 14 orang, serta Sarjana Kebidanan 126 orang.

Dari Fakultas Teknik, Universitas Malahayati mewisuda lulusan Sarjana Teknik Sipil 15 orang, Teknik Lingkungan 25 orang, Teknik Industri 8 orang, dan Teknik Mesin 8 orang. Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Manajemen meluluskan 2 orang Magister Akuntansi, 31 orang Sarjana Akuntansi, dan 37 orang Sarjana Manajemen. Adapun Fakultas Hukum meluluskan 24 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Ilmu Hukum.

Prof. Dessy Hermawan juga menyampaikan bahwa wisudawan termuda pada periode ini berusia 20 tahun atas nama Intan Fadilah dari Program Studi DIII Kebidanan, sedangkan wisudawan tertua berusia 68 tahun atas nama R. Eni Haryanti dari Program Studi Profesi Kebidanan. Dengan bertambahnya lulusan pada hari ini, Universitas Malahayati secara keseluruhan telah meluluskan 18.679 alumni yang kini telah tersebar dan terserap di berbagai instansi pemerintahan maupun swasta.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Malahayati Nomor: 3000.10.401.12.25, turut diumumkan para wisudawan dan wisudawati berprestasi dengan predikat cumlaude tingkat program studi, baik pada sesi pagi maupun sesi siang.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bandar Lampung, Drs. Sukarma Wijaya, menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Malahayati serta berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan Kota Bandar Lampung.

Selain itu, sambutan juga disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili oleh Win Honaini, S.H., M.Si. Ia mengapresiasi Universitas Malahayati yang telah berhasil melahirkan banyak guru besar dan profesor serta terus menunjukkan perkembangan positif dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah II akan terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan Universitas Malahayati dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Prosesi wisuda ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili Win Honaini, S.H., M.Si; Rektor Universitas Abulyatama Ir. R. Agung Efriyo Hadi, M.Sc., Ph.D; Wakil Rektor IV Universitas Teknokrat Indonesia Lampung Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng; Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang diwakili dr. Edy Ramdani, M.H; Direktur RS Bintang Amin dr. Rachmawati, M.PH; Ketua KADIN Provinsi Lampung yang diwakili Romi Junanto Utama, S.E., M.Sos; Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Provinsi Lampung H. Ardiansyah, S.H; Pimpinan Tribun Lampung Domi; serta Sekretaris Yayasan Alih Teknologi Eli Zuana, MARS.

Prosesi wisuda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para lulusan oleh Rektor Universitas Malahayati untuk Periode ke-39 Tahun 2025, sebagai penanda resmi kelulusan dan kesiapan para alumni untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Wisuda ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Malahayati dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (fkr)

Editor: Fadly KR

Universitas Malahayati Gelar Yudisium dan Sumpah Profesi FIK Bertema “Serving With Heart, Inspiring With Integrity”

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati resmi menggelar acara yudisium dan sumpah profesi bagi lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan. Acara berlangsung di di Gedung Graha Bintang, dihadiri oleh pimpinan universitas, jajaran dekanat FIK, dosen, tenaga kependidikan menandai titik puncak perjalanan akademik para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi. Kamis (25/12/2025)

Peserta yudisium berasal dari berbagai program studi di FIK — meliputi Sarjana, Diploma, dan Program Profesi — dan secara resmi diumumkan kelulusannya oleh senat akademik. Momen ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan, sekaligus sebagai awal pengabdian mereka di dunia kesehatan, untuk membawa ilmu dan tanggung jawab sosial ke tengah masyarakat.

Dalam sambutannyaWakil Rektor II, Drs. Nirwanto mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi para lulusan sekaligus menegaskan harapan besar universitas terhadap mereka:

“Selamat kepada seluruh lulusan. Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai tenaga kesehatan. Ilmu dan keterampilan yang kalian peroleh jangan berhenti di sini — teruslah asah dan perbarui pengetahuan kalian sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Jadilah profesional yang punya empati, integritas, dan siap melayani dengan hati.”

Beliau menekankan bahwa dunia kesehatan menuntut lebih dari sekadar pengetahuan — tetapi juga etika, dedikasi, dan rasa kemanusiaan. Di masa mendatang, lulusan FIK diharap mampu menjadi agen perubahan, membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan turut serta dalam pembangunan kesehatan di daerah maupun nasional.

Sementara itu, Dekan FIK, Dr. Lolita Sary, menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada seluruh wisudawan dan mengajak mereka untuk menjadikan momen ini sebagai awal pengabdian nyata:

“Ijazah dan gelar hanyalah awal; yang paling penting adalah bagaimana kalian dapat mengabdikan ilmu untuk kemaslahatan masyarakat. Dunia kesehatan membutuhkan dedikasi, empati, dan komitmen. Semoga kalian bukan hanya sukses secara akademis, tapi juga menjadi individu yang bermanfaat, peduli, dan mampu memberikan kontribusi nyata — memperbaiki derajat kesehatan keluarga, komunitas, dan bangsa.”

Dengan penuh harapan, beliau menyerukan agar para lulusan menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi nilai integritas dan profesionalisme, serta terus semangat berkontribusi dalam bidang kesehatan — baik melalui praktik klinis, edukasi masyarakat, maupun riset dan pengembangan kesehatan.

Acara yudisium dan sumpah profesi bukan sekadar seremoni — melainkan penegasan bahwa para mahasiswa telah melewati serangkaian proses akademik yang ketat: perkuliahan, praktik, modul profesi, hingga berbagai evaluasi.

Dalam sambutan dan prosesi resmi, pihak kampus juga mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir melainkan titik awal. Dunia kesehatan terus berubah, tantangan semakin kompleks — sehingga lulusan dituntut untuk terus belajar, meng-upgrade ilmu, serta responsif terhadap dinamika kebutuhan Masyarakat. (fkr)

Editor: Fadly KR

 

Mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati Siap Jalani Stase Keperawatan Maternitas dan Anak di Enam Puskesmas Kota Bandar Lampung

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Memasuki bulan November 2025, mahasiswa Program Studi Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Malahayati kembali melangkah ke babak baru dalam perjalanan akademiknya. Sebanyak 53 mahasiswa dan mahasiswi secara resmi memulai Stase Keperawatan Maternitas dan Keperawatan Anak, yang akan berlangsung selama empat minggu, mulai 3 hingga 30 November 2025, di enam Puskesmas yang berada dalam wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung.

Acara serah terima mahasiswa praktik dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung pada Jumat, 31 Oktober 2025, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program Studi Profesi Ners, Aryanti Wardiyah, Ns., Sp.Kep. Mat., secara resmi menyerahkan para mahasiswa kepada pihak Dinas Kesehatan. Penyerahan diterima oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, drg. Santi Sundari, M.Kes., yang hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, Aryanti Wardiyah Ns., Sp.Kep. Mat., menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar para mahasiswa dapat menjalani stase dengan penuh tanggung jawab, semangat belajar, dan profesionalisme.

“Praktik lapangan ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah ke dalam situasi nyata di masyarakat. Kami berharap para mahasiswa dapat menunjukkan sikap profesional, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keperawatan dalam setiap tindakan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari kurikulum pendidikan profesi ners yang bertujuan untuk membentuk perawat yang kompeten dan berkarakter.

“Kami percaya, pengalaman klinik yang diperoleh di lapangan akan menjadi bekal berharga dalam membentuk kemampuan klinis, empati, serta komunikasi terapeutik mahasiswa,” tambahnya.

Sementara itu, drg. Santi Sundari, M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Malahayati dalam menjalin kemitraan dengan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Mahasiswa keperawatan merupakan calon tenaga kesehatan masa depan yang akan berperan penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya masyarakat di wilayah kerja Puskesmas,” ujarnya.

Usai acara serah terima, kegiatan dilanjutkan dengan persamaan persepsi bersama para pembimbing lahan dari masing-masing Puskesmas. Dalam sesi tersebut, Koordinator Stase Keperawatan Maternitas, Rilyani, Ns., M.Kes., dan Koordinator Stase Keperawatan Anak memberikan penjelasan mengenai tata tertib, tugas-tugas, serta target kompetensi yang harus dicapai mahasiswa selama menjalani stase.

Rilyani menekankan pentingnya disiplin, kerja sama tim, dan kemampuan komunikasi dalam menghadapi pasien maupun tenaga kesehatan di lapangan.

“Mahasiswa harus mampu menunjukkan sikap profesional sejak dini. Setiap interaksi dengan pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan lainnya merupakan bagian dari proses pembelajaran yang tidak ternilai,” jelasnya.

Kegiatan praktik klinik ini merupakan bentuk nyata dari implementasi kerja sama antara Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati dengan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, yang telah terjalin secara berkesinambungan. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman praktik nyata, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan dalam memberikan asuhan keperawatan pada ibu, anak, dan keluarga.

Dengan semangat belajar dan pengabdian, para calon Ners Universitas Malahayati siap menimba pengalaman berharga di dunia pelayanan kesehatan masyarakat. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya memperkuat kompetensi klinik mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kota Bandar Lampung. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati Jalani Stase Jiwa di RSJ Daerah Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Sebanyak 53 mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati (UNMAL) resmi memulai Stase Keperawatan Jiwa Profesi Ners T.A. 2025-2026 di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung. Kegiatan praktik profesi ini akan berlangsung selama tiga minggu, mulai 13 Oktober hingga 2 November 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan jiwa secara profesional. Senin (13/10/2025).

Kegiatan diawali dengan acara penyerahan mahasiswa oleh Kaprodi Profesi Ners Universitas Malahayati, Aryanti Wardiyah, Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat. Dalam sambutannya, Aryanti menyampaikan bahwa pelaksanaan stase jiwa ini merupakan momen penting bagi mahasiswa untuk memperdalam kemampuan klinis sekaligus membangun empati terhadap pasien dengan gangguan kesehatan jiwa.

“Kami berharap mahasiswa dapat belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga etika dan nama baik almamater, serta mampu menerapkan nilai-nilai keperawatan jiwa secara holistik selama berada di RSJ. Inilah kesempatan untuk belajar langsung dari praktik nyata di lapangan,” ujar Aryanti.

Penyerahan mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Kepala Diklat RSJ Daerah Provinsi Lampung, dr. Tendry Septa, Sp.KJ(K). Dalam sambutannya, dr. Tendry menyambut baik kehadiran mahasiswa Universitas Malahayati dan menekankan pentingnya pengalaman klinis dalam membentuk calon perawat profesional.

“RSJ Daerah Provinsi Lampung selalu terbuka menjadi wahana pembelajaran. Kami berharap para mahasiswa dapat beradaptasi dengan baik, memahami dinamika pasien jiwa, dan mengambil pembelajaran berharga dari setiap interaksi,” tutur dr. Tendry.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengarahan Target Kerja Mahasiswa (TKM) dan tata tertib pelaksanaan praktik yang disampaikan oleh Koordinator Diklat Keperawatan RSJ, Satrio Kusumo Lelono, Ns., M.Kep., Sp.Kep.J.
Dalam arahannya, Satrio menekankan pentingnya kedisiplinan, komunikasi terapeutik, serta kemampuan bekerja sama dalam tim keperawatan.

“Setiap mahasiswa diharapkan mampu mencapai target kompetensi sesuai logbook, menjaga profesionalisme, dan memahami bahwa perawatan pasien jiwa membutuhkan kesabaran serta pendekatan yang manusiawi,” jelas Satrio.

Kegiatan stase keperawatan jiwa ini menjadi salah satu bentuk implementasi visi Program Studi Profesi Ners UNMAL, yaitu menghasilkan perawat profesional yang unggul dalam pelayanan kegawatdaruratan berbasis keluarga dan komunitas, termasuk di bidang keperawatan jiwa. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Program Profesi Ners Universitas Malahayati Berpartisipasi dalam Rapat Umum Anggota ke-7 AIPNI Tahun 2025

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Profesi Ners Universitas Malahayati turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Umum Anggota (RUA) ke-7 Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Tahun 2025 di Provinsi Batam. Kegiatan ini merupakan agenda nasional yang mempertemukan seluruh institusi pendidikan ners di Indonesia dalam rangka memperkuat sinergi, kolaborasi, serta meningkatkan mutu pendidikan profesi keperawatan. Kamis (9/10/2025).

Rapat umum yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut dihadiri oleh para pimpinan, dosen, dan perwakilan institusi keperawatan dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk dari Program Profesi Ners Universitas Malahayati, yang langsung dihadiri oleh Ka.Prodi Aryanti Wardiyah, M.Kep.,Kep.Mat. Partisipasi ini menjadi wujud komitmen Universitas Malahayati dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan ners, sekaligus memperkuat posisi akademik dalam jaringan pendidikan keperawatan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, AIPNI juga melaksanakan pemilihan Ketua AIPNI Periode 2025–2029, yang secara resmi menetapkan Prof. Agus Setiawan, MN., DN. sebagai Ketua terpilih. Seluruh keluarga besar Program Profesi Ners Universitas Malahayati mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Agus Setiawan atas terpilihnya beliau sebagai Ketua AIPNI. Semoga kepemimpinan beliau dapat membawa AIPNI semakin maju, berdaya saing, dan berperan aktif dalam pengembangan pendidikan keperawatan di tingkat nasional maupun internasional.

Kebanggaan tersendiri juga dirasakan oleh Program Profesi Ners Universitas Malahayati karena berhasil meraih penghargaan sebagai institusi dengan persentase kelulusan terbaik Regional IV, peringkat ke-3. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga pendidik dalam menjaga mutu proses pembelajaran serta kesiapan mahasiswa menghadapi ujian kompetensi nasional.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, profesionalisme tenaga pendidik, serta menghasilkan lulusan ners yang unggul, beretika, dan kompeten di bidangnya.

Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, Program Profesi Ners Universitas Malahayati akan terus berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan keperawatan demi mewujudkan tenaga kesehatan profesional yang berdaya saing tinggi. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati Jalani Stase Keperawatan Dasar di RS Bintang Amin

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati (Unmal) kembali melanjutkan rangkaian kegiatan akademiknya. Kali ini, mahasiswa memasuki Stase Keperawatan Dasar Profesi (KDP) yang berlangsung di Rumah Sakit Bintang Amin (RSBA) selama dua minggu, mulai 22 September hingga 5 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pendidikan profesi Ners, di mana mahasiswa dituntut untuk mengasah kemampuan dasar keperawatan melalui pengalaman praktik langsung di lapangan.

Dalam sambutannya, Aryanti Wardiyah, Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat menekankan pentingnya kreativitas dan berpikir kritis dalam menjalani stase ini. “Mahasiswa Profesi Ners harus mampu berinovasi serta mengasah daya analisis, khususnya dalam pemenuhan kompetensi pada ranah keperawatan dasar”.

“Hal ini sangat penting agar mereka dapat memberikan pelayanan terbaik di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RS Bintang Amin, dr. Rahmawati, MPH, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan stase mahasiswa Unmal. Ia menegaskan bahwa mahasiswa Profesi Ners harus selalu tampil profesional.

“Mahasiswa harus lebih cakap, rapi, dan responsif. Hal ini akan menjadi bekal penting bagi mereka untuk terjun ke dunia kerja dan menghadapi dinamika pelayanan kesehatan,” katanya.

Sebelum memasuki stase, mahasiswa juga telah mendapat pengarahan dari Koordinator Stase KDP, Setiawati, Ns., M.Kep., Sp.Kep.Anak. Ia menekankan agar seluruh peserta mengikuti panduan yang sudah tertuang dalam buku kerja. “Selama praktik, mahasiswa diharapkan benar-benar memenuhi target capaian. Buku kerja sudah menjadi pedoman, sehingga tidak ada kebingungan mengenai apa yang harus dilakukan,” pesannya.

Selain sebagai bentuk implementasi kurikulum akademik, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dari kerja sama antara Program Studi Profesi Ners Universitas Malahayati dengan RS Bintang Amin. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang berkualitas bagi mahasiswa sekaligus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Universitas Malahayati Gelar Sosialisasi KKL-PPM 2025: Angkat Tema “Gerakan Kampus Berdampak pada Penanganan Stunting Tanggamus 2025”

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati menggelar kegiatan Sosialisasi Kuliah Kerja Lapangan – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Tahun 2025 dengan mengangkat tema “Gerakan Kampus Berdampak pada Penanganan Stunting Tanggamus 2025”. Acara ini diselenggarakan pada Kamis, 24 Juli 2025, bertempat di Graha Bintang Universitas Malahayati.

Sosialisasi ini merupakan langkah awal dalam menyiapkan para mahasiswa untuk terjun langsung ke tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Tanggamus, dalam upaya mendukung program nasional penurunan angka stunting. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan universitas, antara lain Wakil Rektor I, II, III, dan IV, seluruh kepala lembaga, ketua program studi, serta para dosen pembimbing lapangan (DPL). Kegiatan KKL-PPM ini sendiri berada di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Malahayati.

Hadir sebagai tamu undangan penting dalam sosialisasi ini antara lain: Ir. Doni Sengaji Berisang, S.T., M.M (Kepala Bapperida Kabupaten Tanggamus), Soetriningsih, S.Sos., M.Si (Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung), Ani Fatimah Isfarjanti, S.Si., Apt., M.H (Kepala Balai Besar POM Lampung), M. Nuh (Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Lampung), Faradillah, S.E., M.M (Account Representative BPJS Ketenagakerjaan), IPTU Wahyu Nata (Perwakilan Polsek Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus).

Acara ini juga menghadirkan lima narasumber utama yang memberikan pemahaman strategis kepada mahasiswa mengenai isu-isu utama di lokasi pengabdian. Diskusi dipandu secara menarik oleh Satria Wijaya, M.Pd, dosen Bahasa Indonesia Universitas Malahayati.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, selaku Wakil Rektor I Universitas Malahayati, menyampaikan bahwa kegiatan KKL-PPM bukan hanya bentuk kewajiban akademik, namun juga manifestasi nyata tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.

“Mahasiswa Universitas Malahayati harus mampu hadir sebagai agen perubahan. Melalui program ini, kalian tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga turut memberikan dampak, khususnya dalam isu stunting yang menjadi perhatian nasional. Manfaatkan kesempatan ini untuk melatih kepekaan sosial dan kolaboratif di tengah masyarakat,” ujar Prof. Dessy dalam arahannya.

Ketua Pelaksana KKL-PPM 2025, Eka Yudha Chrisanto, S.Kep., Ners., M.Kep, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 1.420 mahasiswa akan diterjunkan ke 5 kecamatan dan 70 pekon (desa) yang tersebar di Kabupaten Tanggamus.

“KKL-PPM adalah bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat. Ini bukan sekadar program akademik, tetapi bentuk kolaborasi nyata antara kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan desa,” ungkap Eka.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, khususnya Bupati Tanggamus yang telah membuka pintu selebar-lebarnya bagi mahasiswa Universitas Malahayati. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh narasumber dari Bapperida, BKKBN, BPOM, BPJS, hingga perwakilan Polsek Cukuh Balak yang telah memberikan arahan, gambaran, dan kesiapan kolaboratif di lapangan.

Selama menjalankan program KKL-PPM, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program kerja terstruktur yang telah disusun bersama dosen pembimbing lahan (DPL), mulai dari edukasi gizi dan kesehatan ibu-anak, pemberdayaan ekonomi keluarga, pelatihan sanitasi, hingga pendampingan administrasi desa dan sosial budaya masyarakat.

“Kami sadar bahwa kegiatan ini tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan semua pihak. Untuk itu, kami sangat mengharapkan bimbingan, arahan, dan partisipasi dari kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh warga pekon agar program ini dapat berjalan sukses dan memberi manfaat jangka panjang,” lanjut Eka.

Mahasiswa diharapkan mampu menjadikan setiap interaksi dan kontribusi di masyarakat sebagai laboratorium pembelajaran yang sesungguhnya—di mana teori bertemu realita, dan ilmu menjadi solusi.

Sosialisasi ini menjadi tonggak awal dari komitmen Universitas Malahayati dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui tema besar “Gerakan Kampus Berdampak”, Universitas Malahayati menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, Universitas Malahayati percaya bahwa gerakan kecil dari kampus dapat membawa dampak besar di tengah masyarakat.