UNMAL Bersama BNN Gelar Penyuluhan Anti Narkoba untuk Perkuat Kesadaran Mahasiswa

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati menggelar kegiatan Penyuluhan Anti Narkoba dan Penguatan Kesadaran Mahasiswa terhadap Bahaya NAPZA, sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 26 November 2025, bertempat di Ruang 1.13 Gedung Rektorat Universitas Malahayati, pukul 09.00–12.00 WIB.
Program ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada aspek pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus wujud komitmen universitas dalam menciptakan lingkungan akademik yang sehat, aman, dan bebas narkoba.
Acara ini dihadiri oleh:
• Wakil Rektor III Universitas Malahayati, Dr. Eng. Rina Febrina, S.T., M.T.
• Kepala Biro Kemahasiswaan, Riko Gunawan, S.Kep., M.Kes.
• Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, Rudi Winarno, Ns., M.Kes.
• Fattah Zaf Al Ali, M.I.Kom. — Narasumber dari BNN Provinsi Lampung
• Mahasiswa berbagai fakultas Universitas Malahayati

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III, Dr. Eng. Rina Febrina, menekankan pentingnya edukasi narkoba sejak dini untuk mencegah mahasiswa terjerumus dalam penyalahgunaan zat berbahaya.
“Mahasiswa adalah aset masa depan bangsa. Mereka harus memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba serta kemampuan untuk menjaga diri dan lingkungan dari pengaruh negatif narkotika,” ujarnya.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Fattah Zaf Al Ali, M.I.Kom. dari BNN Provinsi Lampung yang menyampaikan informasi mengenai:
• Tren penyalahgunaan narkoba di Provinsi Lampung dan Indonesia
• Dampak narkotika terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial
• Upaya pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba
• Peran mahasiswa dalam gerakan kampus sehat dan bebas narkoba
Mahasiswa aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap isu penyalahgunaan narkoba yang menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Universitas Malahayati berharap mahasiswa mampu menjadi agen perubahan dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
Universitas Malahayati berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan BNN Provinsi Lampung dalam menciptakan lingkungan akademik yang bebas narkoba dan mendukung terbentuknya generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berkarakter kuat.
Penyuluhan ini tidak hanya menjadi pengingat mengenai bahaya narkoba, tetapi juga menjadi alarm nyata bagi mahasiswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan pergaulan mereka. Semoga Universitas Malahayati terus konsisten menghadirkan edukasi semacam ini agar kampus tetap menjadi ruang tumbuh generasi muda yang sehat, kuat, dan berintegritas. (fkr)
Editor: Fadly KR




























BANDAR LAMPUNG
Acara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes.
Ketua LPPM Universitas Malahayati, Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin LPPM untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada dosen.
BANDAR LAMPUNG
Ketua pelaksana, Ayu Nursari, S.E., M.E., dalam laporannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini menjadi salah satu agenda penting Prodi Manajemen dalam memperkuat penerapan OBE serta membekali mahasiswa dengan wawasan keuangan modern. Ia juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang memenuhi ruangan hingga kegiatan berlangsung dengan sangat dinamis.
Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Febrianti, S.E., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Prodi Manajemen untuk terus menguatkan implementasi OBE secara berkelanjutan.
Rektor Universitas Malahayati, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H, tidak dapat hadir dan diwakili oleh Wakil Rektor I, Prof. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes. Dalam sambutannya, Prof. Dessy memberikan apresiasi kepada Prodi Manajemen atas terselenggaranya kuliah umum ini serta menekankan pentingnya pemahaman OBE dalam proses pembelajaran.