Adu Vokal Pelajar Se-Lampung di Lomba Solo Pop Song Malahayati Yearfest 2026

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-32, Universitas Malahayati kembali menggelar Malahayati Yearfest Competition 2026. Salah satu cabang lomba yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, adalah lomba Solo Pop Song yang berlangsung di lingkungan Universitas Malahayati.

Lomba Solo Pop Song ini diikuti oleh 41 peserta yang berasal dari pelajar SMA/MA/SMK se-Provinsi Lampung. Para peserta menampilkan kemampuan vokal terbaik mereka dengan membawakan berbagai lagu pop nasional, menunjukkan keberanian, ekspresi, serta teknik bernyanyi di hadapan dewan juri dan penonton.

Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, bakat, dan potensi generasi muda, sekaligus sarana untuk memperkenalkan lingkungan akademik Universitas Malahayati kepada masyarakat luas. Melalui Malahayati Yearfest Competition 2026, para pelajar tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenal dunia perguruan tinggi.

Dalam pelaksanaannya, lomba Solo Pop Song dinilai oleh Ahmad Iqbal, S.S. sebagai Juri I dan Yoan Ristama, S.Sn., M.Sn. sebagai Juri II. Penilaian dilakukan secara objektif dengan memperhatikan kualitas vokal, penguasaan lagu, intonasi, ekspresi, serta penampilan peserta di atas panggung.

Selain perlombaan, Malahayati Yearfest Competition 2026 juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar kuliner, pameran program studi, serta partisipasi UMKM. Rangkaian kegiatan tersebut menciptakan suasana festival edukatif yang terbuka bagi pelajar, civitas akademika, dan masyarakat umum.

Melalui kegiatan ini, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan soft skill generasi muda, khususnya di bidang seni dan kreativitas, serta mempererat hubungan antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi.

Lomba Solo Pop Song dalam Malahayati Yearfest Competition 2026 menunjukkan bahwa pengembangan potensi pelajar tidak hanya terfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada bakat seni dan keberanian berekspresi. Antusiasme peserta yang datang dari berbagai sekolah di Provinsi Lampung menjadi bukti bahwa ruang kompetisi seni masih sangat dibutuhkan oleh generasi muda. Kegiatan ini layak untuk terus dikembangkan sebagai sarana pembinaan bakat sekaligus ajang promosi dunia pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan inspiratif.(fkr)


Editor: Fadly KR

Solo Dangdut Song Meriahkan Malahayati Yearfest Competition 2026 di Dies Natalis ke-32

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-32, Universitas Malahayati menyelenggarakan Malahayati Yearfest Competition 2026 yang digelar pada 22 Januari 2026 di lingkungan Universitas Malahayati.

Salah satu kegiatan yang menjadi daya tarik dalam rangkaian acara tersebut adalah lomba Solo Dangdut Song yang diikuti oleh 22 peserta dari pelajar SMA/MA/SMK se-Provinsi Lampung. Lomba ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat seni tarik suara, khususnya di bidang musik dangdut, sekaligus melatih kepercayaan diri dan keberanian tampil di depan publik.

Malahayati Yearfest Competition 2026 tidak hanya berfokus pada perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pengenalan lingkungan akademik Universitas Malahayati kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, para pelajar memperoleh pengalaman langsung mengenal dunia perguruan tinggi serta berbagai program studi yang tersedia.

Selain lomba Solo Dangdut Song, rangkaian kegiatan Malahayati Yearfest Competition 2026 juga dimeriahkan dengan bazar kuliner, pameran program studi, serta partisipasi UMKM. Rangkaian kegiatan tersebut menciptakan suasana festival yang edukatif, inklusif, dan terbuka bagi pelajar, civitas akademika, maupun masyarakat umum.

Dalam pelaksanaannya, lomba Solo Dangdut Song dinilai oleh Ahmad Iqbal, S.S. sebagai Juri I dan M. Fahmi Alun Kresna Sanjaya sebagai Juri II. Penilaian dilakukan secara objektif dengan memperhatikan kualitas vokal, penguasaan lagu, ekspresi panggung, serta penampilan peserta.

Melalui penyelenggaraan Malahayati Yearfest Competition 2026, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kreativitas, bakat, dan potensi generasi muda, sekaligus mempererat hubungan antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi.

Lomba Solo Dangdut Song dalam Malahayati Yearfest Competition 2026 menunjukkan bahwa ruang ekspresi seni memiliki peran penting dalam pengembangan karakter generasi muda. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga membangun kepercayaan diri, keberanian, serta apresiasi terhadap budaya musik tanah air. Kegiatan semacam ini patut terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendukung potensi nonakademik pelajar sekaligus mendekatkan dunia pendidikan tinggi kepada masyarakat luas.(fkr)

Editor : Fadly KR

Pelajar Se-Lampung Unjuk Kemampuan Story Telling dan Speech di Malahayati Yearfest Competition 2026

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-32, Universitas Malahayati menyelenggarakan Malahayati Yearfest Competition 2026 yang dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, di lingkungan Universitas Malahayati. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMA/MA/SMK se-Provinsi Lampung dan menjadi ajang pengembangan kreativitas, bakat, serta potensi generasi muda.

Malahayati Yearfest Competition 2026 dirancang sebagai wadah kompetisi sekaligus sarana pengenalan lingkungan akademik Universitas Malahayati kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, para pelajar tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenal dunia perguruan tinggi serta berbagai program studi yang tersedia.

Pada pelaksanaannya, rangkaian kegiatan diisi dengan lomba Story Telling dan Speech yang berlangsung dengan antusias. Lomba Story Telling diikuti oleh 16 peserta, sementara lomba Speech diikuti oleh 18 peserta dari berbagai sekolah di Provinsi Lampung. Para peserta menampilkan kemampuan berbahasa, kepercayaan diri, serta keterampilan komunikasi di hadapan dewan juri.

Lomba Story Telling dinilai oleh Syafik Arisandi, S.S., M.Kes. sebagai Juri I dan Arif Setiajaya, S.T., M.Si. sebagai Juri II. Sementara itu, lomba Speech juga menghadirkan Hariyanto M.Pd sebagai Juri I dan Muhammad Irfan Pratama, S.E., M.M. sebagai Juri II. Penilaian dilakukan secara objektif dengan memperhatikan penguasaan materi, pelafalan, intonasi, ekspresi, serta kepercayaan diri peserta.

Selain perlombaan, Malahayati Yearfest Competition 2026 turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar kuliner, pameran program studi, serta partisipasi UMKM. Rangkaian kegiatan ini menciptakan suasana festival edukatif yang terbuka dan inklusif bagi pelajar, civitas akademika, maupun masyarakat umum.

Melalui penyelenggaraan Malahayati Yearfest Competition 2026, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan soft skill generasi muda, khususnya dalam bidang komunikasi, kreativitas, dan keberanian tampil di ruang publik. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi, sekaligus menginspirasi pelajar untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.(fkr)

Editor: Fadly KR

Fakultas Hukum Meriahkan Dies Natalis Universitas Malahayati ke-32 Melalui Bazar dan Layanan Konsultasi Hukum

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis Universitas Malahayati ke-32, Fakultas Hukum turut berpartisipasi aktif dalam berbagai rangkaian kegiatan yang digelar di lingkungan Universitas Malahayati pada 19–23 Januari 2026. Salah satu bentuk partisipasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan bazar Fakultas Hukum yang berlokasi di area belakang pelataran parkir kampus.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis Fakultas Hukum Universitas Malahayati yang ke-10. Bazar berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari civitas akademika, menciptakan suasana yang hangat, interaktif, serta menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian perayaan Dies Natalis universitas.

Adapun rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Malahayati ke-32 meliputi Malahayati Yearfest Competition, Bazar Kuliner, Pameran Program Studi, serta UMKM yang melibatkan berbagai fakultas dan unit di lingkungan kampus.

Dalam pelaksanaannya, bazar Fakultas Hukum menghadirkan tiga stan mahasiswa dan satu stan Program Studi Ilmu Hukum. Sebanyak 15 kelompok mahasiswa dengan total 75 mahasiswa berpartisipasi aktif dengan menyajikan sekitar 30 produk inovatif berupa makanan dan minuman. Ragam kuliner tradisional hingga modern berhasil menarik minat para pengunjung selama kegiatan berlangsung.

Selain kegiatan kewirausahaan, Fakultas Hukum juga membuka satu stan Konsultasi Hukum Gratis yang dilaksanakan pada 22–24 Januari 2026. Layanan ini menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi keilmuan hukum yang dimiliki oleh sivitas akademika Fakultas Hukum.

Acara pembukaan bazar dihadiri oleh Ketua Program Studi Ilmu Hukum Dr. Rissa Afni Martinouva, S.H., jajaran dosen Fakultas Hukum, serta mahasiswa angkatan 2023 yang tengah menempuh mata kuliah kewirausahaan berbasis Outcome Based Education (OBE).

Dekan Fakultas Hukum Universitas Malahayati, Aditia Arief Firmanto, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa bazar ini merupakan bentuk implementasi visi dan misi Fakultas Hukum di bidang Hukum Bisnis dan Kewirausahaan, sekaligus bagian dari pembelajaran berbasis OBE yang bertujuan membekali mahasiswa sebelum terjun ke dunia usaha berbasis keilmuan hukum bisnis.

Para pengunjung menyambut positif kegiatan ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang. Kegiatan bazar Fakultas Hukum ini juga mendapat tanggapan positif dari pimpinan Universitas Malahayati sebagai bagian dari penguatan kegiatan kemahasiswaan dan pengembangan soft skill mahasiswa.

Partisipasi Fakultas Hukum dalam rangkaian Dies Natalis Universitas Malahayati ke-32 menunjukkan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada praktik nyata yang relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui kegiatan bazar dan layanan konsultasi hukum gratis, mahasiswa tidak hanya dilatih untuk berwirausaha, tetapi juga diajak memahami peran hukum dalam dunia bisnis dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan semacam ini patut dipertahankan dan dikembangkan sebagai sarana pembentukan lulusan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing.(fkr)

Editor : Fadly KR

Lomba Puisi Warnai Dies Natalis ke-32 Malahayati Yearfest Competition 2026

Bandar Lampung — Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-32, Universitas Malahayati menggelar Malahayati Yearfest Competition 2026 yang resmi dibuka pada Senin, 20 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kreativitas generasi muda sekaligus sarana pengenalan lingkungan akademik Universitas Malahayati kepada masyarakat luas.

Hari pertama Malahayati Yearfest Competition 2026 diisi dengan lomba baca puisi yang diikuti pelajar SMA/MA/SMK dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Para peserta tampil membawakan karya sastra dengan penuh penghayatan, menunjukkan keberanian berekspresi serta kepekaan rasa melalui medium puisi.

Kompetisi lomba puisi ini dinilai oleh dua dewan juri berkompeten, yakni Dr. Rissa Afni Martinouva, S.H., M.H. sebagai Juri I dan Sutikno, S.Pd., M.Pd.I. sebagai Juri II. Penilaian dilakukan secara objektif dengan memperhatikan aspek penghayatan, artikulasi, intonasi, serta pemaknaan terhadap karya puisi yang dibawakan peserta.

Selain lomba puisi, suasana Malahayati Yearfest Competition 2026 semakin semarak dengan berbagai rangkaian kegiatan pendukung. Pengunjung dapat menikmati bazar kuliner, menelusuri pameran program studi, serta melihat langsung partisipasi UMKM yang turut meramaikan area kegiatan. Rangkaian ini dirancang untuk menciptakan atmosfer festival edukatif yang inklusif dan menarik bagi pelajar maupun masyarakat umum.

Melalui kegiatan ini, Universitas Malahayati berupaya mendorong pengembangan soft skill pelajar, seperti kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan daya pikir kritis. Lomba puisi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran untuk menumbuhkan apresiasi terhadap seni sastra di kalangan generasi muda.

Penyelenggaraan Malahayati Yearfest Competition 2026 menjadi wujud nyata komitmen Universitas Malahayati dalam mendukung kemajuan pendidikan dan budaya di Provinsi Lampung. Diharapkan, kegiatan ini mampu mempererat hubungan antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi, sekaligus menginspirasi pelajar untuk terus berkarya dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.(fkr)

Editor : Fadly KR

Universitas Malahayati Resmi Buka Malahayati Year Festival 2026, Ajang Prestasi dan Kreativitas Pelajar

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati resmi membuka Malahayati Year Festival (MYF) 2026 yang digelar pada 19–23 Januari 2026 di lingkungan kampus Universitas Malahayati. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis Universitas Malahayati ke-32 sekaligus wujud komitmen kampus dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi pelajar SMA, SMK, dan MA se-Provinsi Lampung.

Acara pembukaan MYF 2026 diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Himne Universitas Malahayati, dilanjutkan dengan laporan Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-32 serta sambutan pimpinan universitas. Pembukaan resmi MYF 2026 disampaikan melalui sambutan Rektor Universitas Malahayati yang diwakili oleh Wakil Rektor I, menandai dimulainya rangkaian kompetisi dan kegiatan kreatif selama lima hari ke depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes., Ketua PMB Romy J Utama, SE., M.Sos., Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-32 Dr. M. Arifki Zainaro, S.Kep., Ns., M.Kep., Koordinator Malahayati Year Festival (MYF) Syafik Arisandi, S.S., M.Kes., Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan Muhammad Ricko Gunawan, S.Kep., M.Kes., Kepala Bagian Kemahasiswaan Rudi Winarno, Ns., M.Kes., Kepala Bagian Humas Emil Tanhar, S.Kom., para Dekan fakultas, Kaprodi, serta dosen, tenaga kependidikan, panitia, dan mahasiswa Universitas Malahayati. Turut hadir pula kepala sekolah dan guru pendamping, peserta lomba Malahayati Year Festival 2026, serta tamu undangan lainnya.

Malahayati Year Festival merupakan agenda tahunan yang menghadirkan beragam kegiatan akademik, seni, budaya, kreativitas, dan inovasi. Ajang ini dirancang sebagai ruang aktualisasi bagi pelajar untuk menampilkan potensi terbaiknya sekaligus memperkenalkan atmosfer akademik Universitas Malahayati kepada generasi muda.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., menyampaikan bahwa MYF 2026 menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan semangat berprestasi sejak dini.

“Malahayati Year Festival 2026 merupakan bentuk komitmen Universitas Malahayati dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang yang positif, kompetitif, dan inspiratif bagi siswa SMA, SMK, dan MA di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, panitia juga menghadirkan penampilan dari Juara 1 MYF tahun sebelumnya yang kini menjadi mahasiswa Universitas Malahayati. Penampilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa MYF tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membuka peluang pendidikan melalui program beasiswa bagi peserta berprestasi.

Ketua Pelaksana Dies Natalis Universitas Malahayati ke-32, Dr. M. Arifki Zainaro, S.Kep., Ns., M.Kep., menegaskan bahwa MYF 2026 dirancang sebagai kegiatan yang berkelanjutan dan berdampak.

“Pelaksanaan Malahayati Year Festival 2026 yang berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Januari 2026, diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah aktualisasi potensi siswa. Tidak hanya kompetisi, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan semangat berprestasi,” ungkapnya.

Kesuksesan pelaksanaan Malahayati Year Festival (MYF) 2026 turut didukung oleh berbagai sponsor, di antaranya PT World Innovative Telecommunication (Oppo), Grab Bandar Lampung, PT Pegadaian Tanjung Karang, PT Persada Sarana Mobilindo (Chery), serta Andaru Event Organizer & Sound System. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan publikasi dari sejumlah media partner, yakni Humas Malahayati, Radar Lampung, Tribun Lampung, Lampung Post, dan Infokyai.

Malahayati Year Festival 2026 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan refleksi peran perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan inspiratif. Dengan mempertemukan dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam satu panggung prestasi, MYF menjadi jembatan awal lahirnya generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Universitas Malahayati, melalui MYF, menunjukkan bahwa kampus bukan hanya pusat akademik, tetapi juga ruang tumbuhnya mimpi dan potensi generasi penerus bangsa.(fkr)

Editor : Fadly KR

Mahasiswa UNMAL Ukir Prestasi di Kejuaraan Beladiri Bandar Lampung

Bandarlampung (malahayati.ac.id) – Mahasiswa Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menunjukkan prestasi membanggakan di bidang olahraga beladiri. Sejumlah mahasiswa dari berbagai program studi berhasil meraih gelar juara dalam ajang Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025 yang diselenggarakan oleh Wali Kota Bandar Lampung pada 27–28 Desember 2025 dan 24–31 Desember 2025.

Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Dimas Baskoro (NPM 24410040), berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 Judo kelas -73 kg, Juara 2 Combat Sambo kelas -71 kg, serta Juara 1 Sport Sambo kelas -71 kg. Dimas menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi batu loncatan penting dalam mengawali kariernya sebagai atlet beladiri.

“Pertandingan ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi saya untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” ungkapnya. Ia juga menuturkan bahwa kecintaannya terhadap olahraga beladiri, khususnya Judo, dilandasi oleh filosofi olahraga tersebut yang mampu membentuk karakter, mental, dan kedisiplinan diri.

Prestasi membanggakan juga diraih oleh Ahmad Sempoerna Jaya (NPM 25410001), mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, yang berdasarkan sertifikat resmi PORKOT 2025 berhasil meraih medali emas cabang Judo kelas -66 kg, medali emas Sport Sambo kelas -64 kg, serta medali perak Combat Sambo kelas -64 kg. Sertifikat penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung sebagai bentuk pengakuan resmi atas capaian prestasi atlet.

Menurut Ahmad, kejuaraan ini menjadi pacuan semangat untuk terus berkembang sebagai judoka yang disiplin dan berani.
“Hasil dari keringat dan disiplin yang keras tidak akan mengkhianati hasil. Teruslah berlatih,” pesannya.

Sementara itu, mahasiswa Program Studi Manajemen, Awalul Fawaidh (NPM 23220566), turut mengharumkan nama Universitas Malahayati dengan meraih Juara 1 kategori Combat kelas -64 kg dalam kejuaraan yang berlangsung pada 24–31 Desember 2025 di PKOR Way Halim. Ia mengungkapkan bahwa ajang tersebut merupakan pengalaman pertarungan pertamanya dengan aturan (rules) combat.

“Jangan pernah menyerah,” ujarnya singkat namun penuh makna.

Prestasi yang diraih para mahasiswa ini semakin menegaskan komitmen Universitas Malahayati dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Tidak hanya unggul di bidang akademik, Universitas Malahayati juga terus mendorong prestasi non-akademik sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa yang berdaya saing dan bermental juara.(fkr)

Editor: Fadly KR

Menuju Tata Kelola Keuangan Publik yang Lebih Baik, Prodi Akuntansi UNMAL Jalin PKS dengan Pemkab Pesisir Barat

Pesisirbarat (malahayati.ac.id): Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati (UNMAL) melaksanakan kunjungan resmi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (15/1/2026), pukul 10.00 WIB. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penjajakan dan penguatan Program Kerja Sama (PKS) antara dunia akademik dan pemerintah daerah.

Rombongan Program Studi Akuntansi dipimpin oleh Ketua Program Studi, Muhammad Luthfi, S.E., didampingi Sekretaris Program Studi, Apip Alansori, S.E., M.Ak., CAPM. Kehadiran rombongan disambut secara resmi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Barat, Ariswandi, S.Sos., M.P., beserta jajaran di lingkungan pemerintah daerah setempat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kerja sama strategis yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Beberapa poin yang menjadi fokus pembahasan antara lain peluang magang mahasiswa, program praktisi mengajar, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kolaborasi kajian dan pendampingan di bidang akuntansi dan tata kelola keuangan sektor publik.

Ketua Program Studi Akuntansi, Muhammad Luthfi, S.E., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di lingkungan pemerintahan, sekaligus mendorong kontribusi keilmuan akuntansi dalam mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Barat, Ariswandi, S.Sos., M.P., menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama yang ditawarkan. Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, khususnya dalam peningkatan kualitas pengelolaan administrasi dan keuangan di lingkungan pemerintah daerah.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan diskusi lanjutan serta komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil pertemuan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam waktu dekat.

Kerja sama antara Program Studi Akuntansi Universitas Malahayati dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mencerminkan peran strategis perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan nyata sektor publik. Sinergi semacam ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, tetapi juga berpotensi menjadi solusi konkret bagi peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah. Jika direalisasikan secara berkelanjutan, kolaborasi ini dapat menjadi model kemitraan yang saling menguntungkan antara kampus dan pemerintah daerah di Provinsi Lampung.(fkr)

Editor: Fadly KR

Mahasiswa Ilmu Hukum UNMAL Buktikan Prestasi Lewat Dua Kejuaraan Beladiri 2025

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga beladiri. Galan Prasojo (NPM 25610091) berhasil meraih dua gelar juara dalam ajang Muaythai Fight Arena dan Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025 yang berlangsung pada akhir Desember 2025.

Pada cabang olahraga Muaythai, Galan Prasojo sukses meraih Juara 1 kelas 48 Kg kategori Amatir dalam event Muaythai Fight Arena Vol. 2 yang diselenggarakan oleh Gajah Lampung Fight Camp pada 27–28 Desember 2025.

Sementara itu, pada ajang Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025, Galan Prasojo kembali menunjukkan performa terbaiknya dengan meraih medali emas cabang olahraga Kick Boxing kelas 51 Kg Full Contact kategori Senior. Kegiatan PORKOT ini diselenggarakan oleh Wali Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan KONI Lampung, serta induk organisasi olahraga terkait, dan berlangsung pada 24–31 Desember 2025.

Prestasi yang diraih tersebut menjadi bukti konsistensi, disiplin, dan totalitas Galan Prasojo dalam menekuni dunia olahraga beladiri. Ia menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi pemacu semangat untuk terus berkembang dan menargetkan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berproses dan mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi dalam bidang olahraga,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar senantiasa menjaga konsistensi dalam kondisi apa pun. Menurutnya, keberhasilan sangat ditentukan oleh sikap disiplin, konsisten, dan totalitas dalam menjalani proses latihan dan perjuangan.

Ketertarikan Galan Prasojo terhadap dunia olahraga menjadi alasan utama dirinya menekuni cabang beladiri Muaythai dan Kick Boxing. Melalui olahraga, ia tidak hanya menyalurkan bakat, tetapi juga membentuk karakter, mental, serta daya juang yang kuat.

Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Malahayati mampu menyeimbangkan antara akademik dan non-akademik. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi serta membawa nama Universitas Malahayati ke tingkat yang lebih tinggi.(fkr)

Editor: Fadly KR

Empat Gelar Juara Sekaligus, Mahasiswa Ilmu Hukum UNMAL Tampil Gemilang di Porkot Hapkido

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Malahayati (UNMAL) kembali mengharumkan nama kampus melalui prestasi gemilang di bidang olahraga beladiri. Ahmad Yoga (NPM 24610022) berhasil meraih sejumlah gelar juara dalam ajang Kejuaraan Pekan Olahraga Kota (Porkot) cabang beladiri Hapkido yang diselenggarakan pada 25–26 Desember 2025.

Kejuaraan ini digelar atas kerja sama Wali Kota Bandar Lampung, KONI Lampung, dan Hapkido Bandar Lampung, bertempat di Asrama Haji Provinsi Lampung. Ajang tersebut diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah dan menjadi wadah pembinaan serta evaluasi kemampuan atlet Hapkido.

Dalam kejuaraan tersebut, Ahmad Yoga berhasil meraih prestasi membanggakan, antara lain:

  • Juara 1 Daeryun Senior Men Under 72 kg
  • Juara 1 Hyung Individu Senior Men
  • Juara 1 Honsinsul Authorized Senior Men
  • Penghargaan The Best Spirit Performance Male

Prestasi ini menunjukkan konsistensi, dedikasi, dan kemampuan teknik yang mumpuni, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Malahayati mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik.

Ahmad Yoga menyampaikan bahwa kejuaraan Hapkido ini memberikan pengalaman yang sangat bermakna. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menguji kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga melatih mental, kepercayaan diri, serta kemampuan mengendalikan emosi. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pertandingan yang berjalan dengan lancar, profesional, dan penuh semangat kebersamaan.

Ia pun berpesan kepada para atlet muda untuk terus berlatih dengan tekun dan konsisten, karena prestasi tidak datang secara instan. Menang maupun kalah merupakan bagian dari proses pembelajaran yang harus disikapi dengan sikap sportif, rendah hati, serta tetap menghormati lawan dan wasit. Ia berharap kejuaraan ini dapat menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Kejuaraan Hapkido ini diselenggarakan sebagai sarana pembinaan dan pengembangan atlet, dengan tujuan meningkatkan prestasi, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta mengembangkan potensi beladiri Hapkido di Provinsi Lampung.

Prestasi yang diraih Ahmad Yoga mencerminkan peran penting perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Universitas Malahayati, tetapi juga menjadi bukti bahwa keseimbangan antara akademik dan non-akademik mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berdaya saing. Diharapkan, capaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama kampus ke tingkat yang lebih tinggi.(fkr)

Editor: Fadly KR