Universitas Malahayati Gelar Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025 Lepas 894 Lulusan

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Prosesi Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025. Kegiatan akademik tersebut dilaksanakan hari ini, Sabtu (13/12/2025), bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, dan berlangsung dengan penuh khidmat.

Wisuda ini menjadi momentum penting bagi Universitas Malahayati dalam melepas para lulusan yang telah menyelesaikan proses pendidikan tinggi pada berbagai jenjang dan program studi. Selain sebagai penanda keberhasilan akademik mahasiswa, prosesi wisuda juga mencerminkan peran institusi pendidikan tinggi dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.

Prosesi wisuda yang dilaksanakan dalam dua sesi, pagi dan siang, diikuti oleh ratusan wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas. Acara tersebut turut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, orang tua dan keluarga wisudawan, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Malahayati, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H, menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi titik balik penting dalam kehidupan para lulusan untuk memasuki babak baru yang lebih menantang.

Dr. H. Muhammad Kadafi menyampaikan bahwa ijazah yang diterima para wisudawan dan wisudawati merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya mencerminkan kecerdasan akademik, tetapi juga ketekunan, kesabaran, doa, serta dukungan orang tua dan keluarga. Oleh karena itu, pencapaian tersebut harus dimaknai sebagai amanah yang mengandung tanggung jawab moral, bukan sekadar kebanggaan pribadi.

Rektor Universitas Malahayati juga menekankan bahwa di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, kemajuan teknologi, dan kompetisi global yang semakin terbuka, bangsa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan beriman. Menurutnya, Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud hanya oleh orang-orang pintar, melainkan oleh generasi yang memiliki nilai moral dan akhlak yang kuat.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan komitmen Universitas Malahayati untuk tidak hanya meluluskan sarjana, tetapi juga membentuk manusia seutuhnya, yakni lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akhlak, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang jujur, disiplin, dan peduli di mana pun mereka mengabdikan diri.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah wisudawan dan wisudawati pada periode ini mencapai 894 peserta yang berasal dari lima fakultas di lingkungan Universitas Malahayati.

Rincian lulusan tersebut terdiri atas Fakultas Kedokteran sebanyak 116 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Kedokteran. Fakultas Ilmu Kesehatan menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan berbagai jenjang pendidikan, antara lain Magister Kesehatan Masyarakat 58 orang, Profesi Bidan 136 orang, Profesi Ners 35 orang, Sarjana Kesehatan Masyarakat 36 orang, Sarjana Psikologi 21 orang, Sarjana Farmasi 85 orang, DIII Analisis Farmasi dan Makanan 47 orang, Sarjana Keperawatan 70 orang, DIII Kebidanan 14 orang, serta Sarjana Kebidanan 126 orang.

Dari Fakultas Teknik, Universitas Malahayati mewisuda lulusan Sarjana Teknik Sipil 15 orang, Teknik Lingkungan 25 orang, Teknik Industri 8 orang, dan Teknik Mesin 8 orang. Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Manajemen meluluskan 2 orang Magister Akuntansi, 31 orang Sarjana Akuntansi, dan 37 orang Sarjana Manajemen. Adapun Fakultas Hukum meluluskan 24 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Ilmu Hukum.

Prof. Dessy Hermawan juga menyampaikan bahwa wisudawan termuda pada periode ini berusia 20 tahun atas nama Intan Fadilah dari Program Studi DIII Kebidanan, sedangkan wisudawan tertua berusia 68 tahun atas nama R. Eni Haryanti dari Program Studi Profesi Kebidanan. Dengan bertambahnya lulusan pada hari ini, Universitas Malahayati secara keseluruhan telah meluluskan 18.679 alumni yang kini telah tersebar dan terserap di berbagai instansi pemerintahan maupun swasta.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Malahayati Nomor: 3000.10.401.12.25, turut diumumkan para wisudawan dan wisudawati berprestasi dengan predikat cumlaude tingkat program studi, baik pada sesi pagi maupun sesi siang.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bandar Lampung, Drs. Sukarma Wijaya, menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Malahayati serta berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan Kota Bandar Lampung.

Selain itu, sambutan juga disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili oleh Win Honaini, S.H., M.Si. Ia mengapresiasi Universitas Malahayati yang telah berhasil melahirkan banyak guru besar dan profesor serta terus menunjukkan perkembangan positif dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah II akan terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan Universitas Malahayati dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Prosesi wisuda ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili Win Honaini, S.H., M.Si; Rektor Universitas Abulyatama Ir. R. Agung Efriyo Hadi, M.Sc., Ph.D; Wakil Rektor IV Universitas Teknokrat Indonesia Lampung Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng; Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang diwakili dr. Edy Ramdani, M.H; Direktur RS Bintang Amin dr. Rachmawati, M.PH; Ketua KADIN Provinsi Lampung yang diwakili Romi Junanto Utama, S.E., M.Sos; Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Provinsi Lampung H. Ardiansyah, S.H; Pimpinan Tribun Lampung Domi; serta Sekretaris Yayasan Alih Teknologi Eli Zuana, MARS.

Prosesi wisuda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para lulusan oleh Rektor Universitas Malahayati untuk Periode ke-39 Tahun 2025, sebagai penanda resmi kelulusan dan kesiapan para alumni untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Wisuda ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Malahayati dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (fkr)

Editor: Fadly KR

Prodi Kebidanan dan BKKBN Provinsi Lampung Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Pelayanan KB di Universitas Malahayati

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Kebidanan Universitas Malahayati bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Lampung menyelenggarakan Workshop Penguatan Kapasitas Pelayanan KB, sebagai bagian dari implementasi kerja sama antara LPPM Universitas Malahayati dan BKKBN Provinsi Lampung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, mahasiswa, serta kualitas pelayanan KB di lingkungan akademik dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 26 November 2025, bertempat di Ruang 1.13 Gedung Rektorat Universitas Malahayati.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran BKKBN Provinsi Lampung, yaitu:
• Diana Puspitadewi, S.Sos. – Ketua Tim KBKR sekaligus Ketua Pelaksana dari Tim BKKBN
• Ni Gusti Putu Meiridha, S.E., M.M. – Sekretaris BKKBN Provinsi Lampung

Turut hadir dari Universitas Malahayati:
• Prof. Dessy Hermawan, Ns., M.Kes. – Wakil Rektor I
• Prof. Erna Listyaningsih, SE., M.Si., Ph.D. – Ketua LPPM
• Eka Yudha Chrisanto, S.Kep., Ners., M.Kep. – Wakil Ketua LPPM

Workshop ini juga menghadirkan narasumber ahli dari dua institusi:
• dr. Fonda Octarianingsih Shariff, Sp.OG. – Perwakilan POGI dan BKKBN
• Anggraini, SST., M.Kes. – Dosen Prodi Kebidanan Universitas Malahayati

Pelaksanaan workshop dipimpin oleh Nurul Isnaini, SST., M.Kes. selaku Ketua Pelaksana dari Prodi Kebidanan.

Dalam sambutannya, Prof. Dessy Hermawan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BKKBN Provinsi Lampung dan Universitas Malahayati.
“Kerja sama ini menjadi upaya nyata dalam peningkatan kualitas kompetensi mahasiswa dan tenaga kesehatan, khususnya dalam pelayanan KB dan kesehatan reproduksi,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Erna Listyaningsih menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi institusi pendidikan dalam mendukung program pemerintah.
“Ini adalah langkah strategis dalam membantu pengendalian angka kelahiran dan meningkatkan kualitas kesehatan keluarga melalui pelayanan KB yang unggul,” jelasnya.

Workshop berlangsung dengan pemaparan materi yang komprehensif meliputi kebijakan pelayanan KB, standar klinis, strategi pendampingan, serta penguatan kompetensi tenaga kesehatan melalui pendekatan berbasis bukti. Para peserta memperoleh ruang diskusi interaktif untuk memperdalam pemahaman sekaligus mengembangkan kemampuan teknis yang dapat diterapkan langsung di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tenaga pendidik, mahasiswa, dan praktisi kesehatan semakin memahami peran strategis pelayanan KB dalam peningkatan kualitas kesehatan reproduksi masyarakat. Workshop ini juga menjadi bagian dari rangkaian program berkelanjutan yang akan terus dikembangkan melalui kerja sama antara BKKBN Provinsi Lampung, LPPM Universitas Malahayati, dan Program Studi Kebidanan, guna memastikan kontribusi yang lebih luas dalam bidang kesehatan dan pengabdian masyarakat.

Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing tinggi di bidang kesehatan, serta siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya memperkuat pelayanan KB dan kesehatan keluarga di Indonesia.

Workshop ini tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memperkuat peran akademisi dan mahasiswa dalam praktik pelayanan KB yang berkualitas dan berkelanjutan. (fkr)

Editor: Fadly KR