Mahasiswa Manajemen UNMAL Juara 1 ISFO 2025 Sumbagsel dan Finalis Besar Nasional

Bandar Lampung – (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menorehkan prestasi gemilang melalui mahasiswa Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Tim yang beranggotakan Ninda Novita (NPM 23220364), Virgilia (NPM 23220525), dan Muhammad Iqbal (NPM 23220318) berhasil meraih Juara 1 Tingkat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan menjadi Finalis Besar Tingkat Nasional dengan menduduki peringkat 4 Grup A. Kompetisi ini terbagi dalam tiga grup utama, yaitu Grup A, Grup B, dan Grup C dalam ajang bergengsi Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2025.

Kompetisi ISFO diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 11–19 Oktober 2025. Selain menjadi yang terbaik di tingkat Sumbagsel, tim UNMAL juga berhasil masuk ke dalam 27 Tim Terbaik Tingkat Nasional, yang menunjukkan kualitas mahasiswa dalam penguasaan keuangan syariah di tingkat nasional.

Dalam wawancara, perwakilan tim menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih.

“Kami bersyukur bisa meraih prestasi ini. Semua tidak lepas dari doa keluarga, bimbingan dosen, dan dukungan teman-teman. Semoga pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berusaha, tidak takut mencoba, dan berani bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Pihak Fakultas Ekonomi dan Manajemen serta Program Studi Manajemen memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. Mereka berharap keberhasilan Ninda, Virgilia, dan Iqbal dapat menjadi contoh inspiratif bagi mahasiswa lainnya dalam mengembangkan kemampuan diri, khususnya pada bidang ekonomi dan keuangan syariah.

UNMAL berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik, guna mencetak lulusan unggul, percaya diri, dan berdaya saing tinggi.

Selamat kepada Ninda Novita, Virgilia, dan Muhammad Iqbal atas prestasi yang membanggakan ini. Semoga terus mengharumkan nama UNMAL di kancah nasional.(fkr)

Editor: Fadly KR

Mahasiswa Hukum UNMAL Raih Juara 3 Nasional Lomba Cipta Puisi LIRIK 4.5

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id) – Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menorehkan prestasi melalui salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, Zeta Rama Efendi (NPM 24610084), yang berhasil meraih Juara 3 Tingkat Nasional pada ajang Lomba Inovasi Rima dan Imajinasi Karya (LIRIK 4.5) yang diselenggarakan oleh id.nulis pada 19 November 2025.

Kompetisi tersebut mengangkat tema “Indah Pada Waktunya” dan diikuti oleh 303 peserta dari seluruh Indonesia yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, hingga penulis umum dalam kategori cipta puisi.

Dalam ajang bergengsi ini, Zeta Rama Efendi berhasil mengharumkan nama UNMAL melalui puisinya berjudul “Metafisika dari Sebuah Penantian”, yang dinilai memiliki kekuatan diksi, kedalaman makna, dan originalitas tinggi.

Sebagai mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Hukum angkatan 2024, Zeta menunjukkan bahwa pengembangan diri tidak hanya pada bidang akademik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui bakat dan kreativitas dalam seni serta sastra. Prestasi ini menjadi bukti kualitas dan potensi mahasiswa UNMAL dalam menorehkan capaian di berbagai bidang.

Dalam kesempatan wawancara, Zeta mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, saya bersyukur atas kesempatan ini. Prestasi ini tidak lepas dari dukungan keluarga, teman-teman, dan para pembimbing. Semoga capaian ini dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan tidak ragu mencoba hal-hal baru,” ujarnya.

Pihak Program Studi Ilmu Hukum dan Fakultas Hukum UNMAL turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Mereka berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain dalam mengembangkan seluruh potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

UNMAL berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kreativitas dan prestasi mahasiswa guna mencetak lulusan yang unggul, percaya diri, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Selamat kepada Zeta Rama Efendi atas pencapaian yang membanggakan ini. Semoga prestasi tersebut terus mengharumkan nama UNMAL. (fkr)

Editor: Fadly KR

Dosen Universitas Malahayati Raih Penghargaan Internasional pada The 29th APSR Congress 2025 di Manila

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Universitas Malahayati. dr. Dwi Robbiardy Eksa, M.Kes., Sp.P, dosen Fakultas Kedokteran, berhasil meraih penghargaan internasional pada ajang bergengsi The 29th Congress of Asian Pacific Society of Respirology (APSR) yang digelar pada 10–13 November 2025 di SMX Convention Centre, Manila, Filipina.

Kongres tahunan yang menghimpun para ahli pulmonologi dan respirasi se-Asia Pasifik ini menjadi ruang strategis bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi medis untuk berbagi temuan terbaru di bidang kesehatan pernapasan. Pada kegiatan tersebut, dr. Dwi Robbiardy Eksa tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga berkontribusi aktif sebagai peneliti dengan mempresentasikan dua penelitian penting.

Penelitian pertama berjudul:
“Comparison of Lateral Flow Lipoarabinomannan TB Antigen (LF LAM TB-Ag) and Xpert MTB/RIF for Diagnosing Non HIV Pulmonary Tuberculosis in Malnourished Patients.”
Karya ilmiah ini berhasil meraih Assembly Education Award dari APSR sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam upaya pengembangan metode diagnosis penyakit tuberkulosis.

Penelitian kedua berjudul:
“Exon Mutations and D-Dimer Levels in EGFR-Mutant Lung Adenocarcinoma: Correlation with 1-Year Progression-Free Survival at Ahmad Yani Metro General Hospital, Indonesia.”
Penelitian ini turut menegaskan komitmen dr. Dwi Robbiardy Eksa dalam pengembangan ilmu di bidang respirasi dan onkologi paru.

Pada kesempatan yang sama, dr. Dwi Robbiardy Eksa juga terpilih sebagai penerima International Award – Assembly Education Award of APSR 2025, khususnya dalam bidang Infeksi Tuberkulosis. Penghargaan ini diberikan kepada para peneliti yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan riset dan inovasi dalam diagnosis serta penanganan penyakit paru.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Universitas Malahayati dan menegaskan peran aktif dosen Indonesia dalam forum ilmiah internasional. Diharapkan pencapaian ini dapat menginspirasi sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghasilkan penelitian berkualitas di kancah nasional maupun internasional. (fkr)

Prestasi Membanggakan Anugrah Makhtias Rizky Raih Juara 1 Taekwondo di Tingkat Nasional dan Provinsi

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menorehkan prestasi melalui salah satu mahasiswanya, Anugrah Makhtias Rizky, mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, yang sukses meraih penghargaan pada tingkat nasional dan tingkat provinsi.

Sebagai mahasiswa dengan NPM 25320128, Anugrah menunjukkan dedikasi dan kapasitas yang membanggakan dalam kompetisi yang diikutinya. Pencapaian ini menjadi bukti nyata kualitas mahasiswa Universitas Malahayati dalam menorehkan prestasi di berbagai ajang.

Dalam kesempatan wawancara, Anugrah mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.
“Saya bersyukur bisa meraih prestasi ini. Semuanya tidak lepas dari doa keluarga, bimbingan dosen, dan dukungan teman-teman. Saya berharap pencapaian ini bisa memotivasi teman-teman mahasiswa lain untuk terus berusaha dan tidak takut mencoba,” ujarnya.

Pihak Fakultas Ilmu Kesehatan dan Program Studi Ilmu Keperawatan menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih. Mereka berharap keberhasilan Anugrah dapat menjadi contoh positif bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri.

Universitas Malahayati berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan dan pengembangan mahasiswa, baik akademik maupun non-akademik, guna mencetak lulusan yang unggul, percaya diri, dan berdaya saing.

Selamat kepada Anugrah Makhtias Rizky atas capaian yang membanggakan ini. Semoga prestasi tersebut terus mengharumkan nama Universitas Malahayati. (fkr)

 

Mahasiswi Universitas Malahayati Raih Juara 3 Solo Song Ajang Frenchtival 2025

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Malahayati. Kali ini datang dari Zahwa Dwi Alisa (23220554), mahasiswi Program Studi Manajemen yang berhasil meraih Juara 3 Lomba Solo Song Bahasa Indonesia dalam ajang Frenchtival 2025.

Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Bahasa Prancis Universitas Lampung (Unila) pada 21 Oktober 2025, dan diikuti oleh berbagai peserta dari universitas serta sekolah menengah di seluruh Lampung. Frenchtival sendiri merupakan festival tahunan yang menggabungkan seni, budaya, dan bahasa, dengan tujuan mempererat hubungan antar generasi muda melalui kreativitas dan ekspresi seni.

Dalam ajang tersebut, Zahwa tampil memukau dengan suara merdunya dan pembawaan panggung yang penuh percaya diri. Penampilannya sukses memikat para juri dan penonton, hingga mengantarkannya meraih posisi ketiga di kategori Solo Song Bahasa Indonesia.

Zahwa mengaku sangat bersyukur atas pencapaian ini. Ia mengatakan bahwa prestasi ini merupakan buah dari latihan dan dukungan lingkungan kampus yang selalu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakatnya.

“Saya sangat bersyukur bisa membawa nama Universitas Malahayati di ajang Frenchtival 2025. Awalnya saya hanya ingin tampil sebaik mungkin dan menikmati prosesnya, tapi tidak menyangka bisa meraih juara. Terima kasih untuk semua dosen dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dan semangat,” ujar Zahwa dengan penuh rasa syukur.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Universitas Malahayati tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berprestasi di bidang seni dan budaya. Semangat dan dedikasi Zahwa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, mengharumkan nama almamater di berbagai ajang.

Dengan semangat muda yang kreatif dan berani tampil, Universitas Malahayati terus mendorong mahasiswanya untuk mengembangkan potensi diri dalam berbagai bidang, sesuai dengan motonya: “Mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berprestasi.” (gil)

Editor: Gilang Agusman

Dosen Universitas Malahayati Muhammad Rudy, Berbagi Inovasi Pengajaran di University of Queensland Australia

BRISBANE (malahayati.ac.id): Kebanggaan datang dari Provinsi Lampung, Muhammad Rudy, S.Pd., M.Pd, seorang dosen Universitas Malahayati yang meneliti pendidikan bahasa, telah sukses mempresentasikan temuan penelitiannya di The XXIIIrd International CALL Research Conference yang dselenggarakan di University of Queensland, Brisbane, Australia pada 3-5 Oktober 2025. Keikutsertaan ini tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga membawa nama Universitas Malahayati dan Provinsi Lampung dalam peta inovasi pendidikan bahasa secara global.

Konferensi internasional yang membahas pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran bahasa (Computer Assissted Language Learning/ CALL) ini bertemakan pada upaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif bagi semua latar belakang seperti kemampuan bahasa, sosial dan ekonomi. Pada forum ini, Muhammad Rudy, S.Pd., M.Pd, mewakili tiga peneliti lainnya yang terdiri dari Prof. Emi Emilia, Wawan Gunawan, Ph.D., dan Destiani menyumbangkan perspektif unik pembelajaran Bahasa Inggris di Indonesia.

Dengan bangga, ia mempresentasikan penelitian berjudul “Designing Collaborative Resources in Data-Driven Learning to Accommodate Learner Diversity” yang dalam bahasa Indonesianya “Mendesain Sumber Belajar Kolaboratif dalam Pembelajaran Berbasis Data untuk Mengakomodasi Keberagaman Pemelajar”. Penelitian ini menawarkan solusi praktis dan inovatif untuk mengakomodasi keberagaman minat dan kebutuhan mahasiswa dalam menulis abstrak.

“Berdasarkan pengalaman saya mengajar, tantangan terbesar adalah bagaimana mengajarkan menulis abstrak penelitian berbahasa Inggris kepada mahasiswa dengan latar belakang minat dan kebutuhan yang bervariasi. Pendekatan Data-Driven Learning (DDL) atau Pembelajaran Berbasis Data yang kami kembangakan memecahkan masalah ini dengan melibatkan mahasiswa secara langsung dalam menciptakan bahan ajar mereka sendiri,” papar dosen yang akrab disapa Rudy ini.

“Mereka bekerjasama membangun kumpulan teks abstrak atau yang disebut korpus abstrak yang relevan dengan bidang mereka masing-masing. Kemudian menganalisa korpus tersebut secara bersama sama. Hasilnya, selain pemahaman yang lebih mendalam, proses ini juga membangun semangat gotong royong disertai mengakomodasi berbagai minat dan kebutuhan mahasiswa dalam aspek kebahasaan.”

Metode Pembelajaran Berbasis Data yang diusung dalam penelitian ini sangat sejalan dengan kerangka deep learning yang dicanangkan Kemendikbudasmen. Pendekatan ini menekankan pembelajaran mendalam yang berbasis pada data, di mana mahasiswa mencari, mengumpulkan, menganalisa, memanfaatkan, dan mensitesis data selama proses pembelajaran. Dengan demikian mahasiswa tidak hanya menerima informasi tetapi juga terlibat aktif mengolahnya untuk membangun pemahaman.

“Semangat kolaborasi dan kekayaan intelektual yang kami coba bangun dalam penelitian ini juga mencerminkan semangat masyarakat Indonesia secara umum yang guyub dan mampu beradaptasi. Inovasi ini membuktikan bahwa talenta-talenta muda dapat berkontribusi pada wacana pendidikan tingkat dunia,” tambahnya.

Selain sebagai tempat untuk menyebarluaskan hasil penelitian, konferensi tersebut menjadi tempat bagi Rudy untuk menambah pengetahuan serta ide penelitian berdasarkan tren dan sudut pandang inklusif. Beberapa peneliti memaparkan bagaimana pengajaran dan proyek pengabdian bahasa bisa menjadi wadah inklusifitas di negaranya masing – masing.

Hal ini menjadi gagasan untuk menerapkan hal serupa di Indonesia. Selain itu bertemu dan berkumpulnya para peneliti dari berbagai negara menjadi peluang untuk membangun jejaring komunikasi dan membuka peluang kerjasama. Sangat relevan dimana para peneliti biasanya memiliki keahlian yang sangat spesifik sedangkan kehidupan era global saling terhubung yang menuntut peneliti bisa menyelesaikan permasalahan secara bersama sama.

Muhammad Rudy merupakan dosen Program Studi Farmasi di Universitas Malahayati yang saat ini sedang menempuh pendidikan jenjang S3 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan beasiswa BPI LPDP. Partisipasi di konferensi ini mendapatkan dukungan dan pendanaan dari UPI, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT), Kemdiktisaintek, dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Hasil penelitian yang dipresentasikan tersebut bisa di nikmati di proceeding online di https://doi.org/10.29140/97817637116240-17

Untuk diskusi dan komunikasi bisa melalu email: mrudy@malahayati.ac.id (gil)

Editor: Gilang Agusman

Mahasiswa S1 Farmasi Universitas Malahayati Borong Prestasi Nasional di Berbagai Ajang Kompetisi

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi S1 Farmasi Universitas Malahayati. Dalam kurun waktu September hingga Oktober 2025, sejumlah mahasiswa sukses meraih juara di berbagai ajang kompetisi tingkat nasional, membuktikan kualitas dan daya saing mahasiswa Farmasi Universitas Malahayati di kancah akademik nasional.

Salah satu prestasi membanggakan diraih oleh Zaskia Syahla (24380103) yang berhasil meraih Juara 2 Lomba Poster Tingkat Nasional dalam acara Gebyar Farmasi 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang pada 18 Oktober 2025.

Zaskia mengangkat tema poster tentang pentingnya inovasi farmasi dalam mendukung kesehatan masyarakat modern. “Saya sangat bersyukur dan bangga bisa membawa nama Universitas Malahayati di ajang nasional ini. Prosesnya penuh tantangan, tapi dukungan dari dosen dan teman-teman membuat saya semangat untuk memberikan yang terbaik,” ujar Zaskia dengan penuh rasa syukur.

“Kemenangan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya di bidang farmasi yang selalu berkembang dan menuntut kreativitas tinggi,” tambahnya.

Tak hanya itu, prestasi juga datang dari Artika Tri Ambarwati (24380158) dan Syaifa Aulia Marwah (24380095) yang berhasil meraih Juara 1 Lomba Inovasi Produk Tingkat Mahasiswa dalam acara Pharmalation Dies Natalis Farmasi Lampung yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Farmasi Universitas Lampung pada 20 September 2025. Produk inovatif yang mereka ciptakan berhasil menarik perhatian dewan juri karena menggabungkan aspek ilmiah, keberlanjutan, dan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin menciptakan produk yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga memiliki nilai sosial dan keberlanjutan. Kemenangan ini membuktikan bahwa mahasiswa farmasi bisa berinovasi secara kreatif dan solutif,” ujar Artika, penuh semangat.

Kesuksesan berlanjut di tingkat nasional saat Aulia Yunisa (24380124) bersama Artika Tri Ambarwati dan Syaifa Aulia Marwah kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menyabet Juara 1 Produk Inovasi Tingkat Nasional dalam ajang yang diselenggarakan oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Lampung pada acara PTDA dan Pharmacy Expo 2025 di Hotel Horison, Lampung, tanggal 27 September 2025.

Tak berhenti di situ, tim ini juga berhasil meraih Juara Favorit Produk Inovasi Tingkat Nasional dalam ajang Health Research and Innovation Expo 2025 yang diselenggarakan oleh FK-KMK Universitas Gadjah Mada pada 17 Oktober 2025, serta Juara 3 Produk Inovasi Tingkat Nasional dalam Gebyar Farmasi 2025 di Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang pada 18 Oktober 2025. Prestasi beruntun ini menjadi bukti nyata semangat dan konsistensi mereka dalam mengembangkan ide-ide inovatif di bidang farmasi.

“Kami tidak menyangka bisa meraih juara di beberapa kompetisi nasional sekaligus. Ini semua berkat kerja keras tim dan bimbingan para dosen di Universitas Malahayati,” ungkap Syaifa Aulia Marwah.

“Kami belajar bahwa inovasi bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga memberikan solusi nyata untuk kebutuhan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Aulia Yunisa mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Perjalanan kami tidak mudah, banyak riset dan uji coba yang harus dilakukan. Namun, hasil ini membuktikan bahwa dengan tekad dan kerja sama, mahasiswa bisa berkontribusi nyata bagi dunia farmasi,” ujar Aulia Yunisa.

“Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan membawa nama baik Universitas Malahayati di kancah nasional maupun internasional,” tutupnya.

Prestasi-prestasi ini semakin memperkuat reputasi Program Studi S1 Farmasi Universitas Malahayati sebagai salah satu program unggulan yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan riset dan inovasi. Semangat dan kerja keras para mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda farmasi berikutnya. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Mahasiswa Universitas Malahayati Raih Juara 2 Lomba Tari Kreasi Tingkat Nasional Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang 2025

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Malahayati. Kali ini datang dari empat mahasiswa berbakat yang berhasil meraih Juara 2 Lomba Tari Kreasi Tingkat Nasional, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, pada Sabtu (18/10/2025).

Mereka adalah Desta Dwi Anggriyani (22320064), Desta Anjelika (22320062), dan Desti Anjelika (22320065) dari Program Studi Ilmu Keperawatan, serta Dino Al Farizy (23380047) dari Program Studi Farmasi. Keempatnya tampil memukau dengan koreografi yang memadukan unsur budaya tradisional dan gerakan kontemporer yang energik.

Lomba yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan semangat kebersamaan antar mahasiswa di bidang seni tari. Tim Universitas Malahayati berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan penampilan yang tidak hanya kompak, tetapi juga sarat makna dan pesan kebangsaan.

Desta Dwi Anggriyani mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa membawa nama Universitas Malahayati di ajang nasional. Proses latihan memang tidak mudah, tapi berkat kekompakan tim dan dukungan dari dosen serta teman-teman, kami bisa tampil maksimal,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Desta Anjelika menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa keperawatan juga mampu berprestasi di bidang non-akademik. “Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tidak hanya unggul dalam bidang kesehatan, tapi juga memiliki kreativitas tinggi. Seni tari mengajarkan kami disiplin, kerja sama, dan ekspresi diri,” tutur Desta.

Desti Anjelika pun menyampaikan pesan inspiratif untuk mahasiswa lainnya. “Jangan pernah takut mencoba hal baru. Apapun bidangnya, selama dilakukan dengan sungguh-sungguh, hasilnya akan indah. Kemenangan ini kami persembahkan untuk Universitas Malahayati tercinta,” katanya dengan senyum bangga.

Sementara Dino Al Farizy, satu-satunya mahasiswa dari Program Studi Farmasi di tim ini, mengaku pengalaman ini sangat berkesan. “Ini bukan hanya tentang tari, tapi tentang bagaimana kami belajar menghargai proses, menyatukan ide, dan menjaga semangat tim. Saya harap prestasi ini bisa memotivasi teman-teman lain untuk terus berkarya,” ungkapnya. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Empat Mahasiswa Universitas Malahayati Raih Prestasi Ajang Piala Rektor III Universitas Lampung Cabang Pencak Silat