Mahasiswa Universitas Malahayati Raih Juara 2 Lomba Tari Kreasi Tingkat Nasional Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang 2025
BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Malahayati. Kali ini datang dari empat mahasiswa berbakat yang berhasil meraih Juara 2 Lomba Tari Kreasi Tingkat Nasional, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, pada Sabtu (18/10/2025).
Mereka adalah Desta Dwi Anggriyani (22320064), Desta Anjelika (22320062), dan Desti Anjelika (22320065) dari Program Studi Ilmu Keperawatan, serta Dino Al Farizy (23380047) dari Program Studi Farmasi. Keempatnya tampil memukau dengan koreografi yang memadukan unsur budaya tradisional dan gerakan kontemporer yang energik.
Lomba yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan semangat kebersamaan antar mahasiswa di bidang seni tari. Tim Universitas Malahayati berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan penampilan yang tidak hanya kompak, tetapi juga sarat makna dan pesan kebangsaan.
Desta Dwi Anggriyani mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa membawa nama Universitas Malahayati di ajang nasional. Proses latihan memang tidak mudah, tapi berkat kekompakan tim dan dukungan dari dosen serta teman-teman, kami bisa tampil maksimal,” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, Desta Anjelika menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa keperawatan juga mampu berprestasi di bidang non-akademik. “Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tidak hanya unggul dalam bidang kesehatan, tapi juga memiliki kreativitas tinggi. Seni tari mengajarkan kami disiplin, kerja sama, dan ekspresi diri,” tutur Desta.
Desti Anjelika pun menyampaikan pesan inspiratif untuk mahasiswa lainnya. “Jangan pernah takut mencoba hal baru. Apapun bidangnya, selama dilakukan dengan sungguh-sungguh, hasilnya akan indah. Kemenangan ini kami persembahkan untuk Universitas Malahayati tercinta,” katanya dengan senyum bangga.
Sementara Dino Al Farizy, satu-satunya mahasiswa dari Program Studi Farmasi di tim ini, mengaku pengalaman ini sangat berkesan. “Ini bukan hanya tentang tari, tapi tentang bagaimana kami belajar menghargai proses, menyatukan ide, dan menjaga semangat tim. Saya harap prestasi ini bisa memotivasi teman-teman lain untuk terus berkarya,” ungkapnya. (gil)
Editor: Gilang Agusman



BANDARLAMPUNG
Selama ini kulit pisang sering dianggap tidak bernilai dan hanya berakhir sebagai limbah. Namun, melalui inovasi KUPIDOR, kulit pisang justru diolah menjadi bahan pangan bergizi tinggi ketika dipadukan dengan daun kelor yang kaya nutrisi. Hasil olahan ini dikembangkan menjadi dua produk unggulan: Stik KUPIDOR yang gurih dan renyah, serta Cookies KUPIDOR dengan cita rasa manis sehat yang disukai semua kalangan.
Acara yang berlangsung di UMKM Si Bintang Buah ini diikuti oleh para pelaku UMKM pangan beserta anggotanya. Peserta dibekali berbagai keterampilan, mulai dari: Teknik pengolahan kulit pisang agar aman dikonsumsi, Formulasi Stik dan Cookies KUPIDOR yang sehat, renyah, dan bernilai jual, Strategi manajemen usaha dan pemasaran melalui media sosial serta kemasan menarik.

BANDARLAMPUNG
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Ade Maria Ulfa menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengurangi timbulan sampah di Kelurahan Pesawahan. Dengan pengolahan sampah organik menjadi ekoenzim, masyarakat tidak hanya berkontribusi pada lingkungan, tetapi juga dapat mencegah timbulnya penyakit berbasis lingkungan seperti diare, disentri, dan malaria.
Kegiatan ditutup dengan uji coba produk sabun disinfektan ECORIND, demonstrasi cara pemakaian yang tepat, serta diskusi terbuka mengenai strategi pemasaran, termasuk melalui platform digital agar produk dapat dikenal lebih luas.
BANDARLAMPUNG
Salah satu bagian menarik dari kuliah ini adalah pembahasan tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia akademik. Prof. Sudjarwo menyoroti bagaimana AI dapat menjadi mitra cerdas bagi mahasiswa dalam mendukung produktivitas belajar.
BANDARLAMPUNG
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menekankan pentingnya semangat belajar dan integritas akademik bagi mahasiswa pascasarjana, terutama di bidang kesehatan masyarakat yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Dr. Samino, SH., M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan PKKMB dan Kuliah Pakar tahun 2025. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk beradaptasi dengan budaya akademik di tingkat magister yang menuntut kemandirian berpikir, kritisisme, dan kemampuan mengintegrasikan ilmu dengan praktik di lapangan.
hammad Kadafi, S.H., M.H., bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Datuk Hermono, bertempat di Kantor KBRI Kuala Lumpur.


BANDARLAMPUNG
Dalam sambutannya, Prof. Dessy Hermawan yang mewakili Rektor Universitas Malahayati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terjalinnya kembali kolaborasi akademik dengan Universiti Putra Malaysia.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa UPM, Hanis Farhana Binti Roslan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Malahayati atas sambutan yang sangat hangat dan profesional.
Dalam sambutannya, dr. Rachmawati menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan praktikum mahasiswa UPM.
Program Clinical Elective Placement (CEP) 2025 ini akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan, dengan fokus pada pengenalan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia, praktik klinis di berbagai unit rumah sakit, serta kegiatan budaya bersama mahasiswa Universitas Malahayati.
BANDARLAMPUNG
Penyerahan mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Kepala Diklat RSJ Daerah Provinsi Lampung, dr. Tendry Septa, Sp.KJ(K). Dalam sambutannya, dr. Tendry menyambut baik kehadiran mahasiswa Universitas Malahayati dan menekankan pentingnya pengalaman klinis dalam membentuk calon perawat profesional.
BANDARLAMPUNG
Kebanggaan tersendiri juga dirasakan oleh Program Profesi Ners Universitas Malahayati karena berhasil meraih penghargaan sebagai institusi dengan persentase kelulusan terbaik Regional IV, peringkat ke-3. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga pendidik dalam menjaga mutu proses pembelajaran serta kesiapan mahasiswa menghadapi ujian kompetensi nasional.
BANDARLAMPUNG
Sesi inti Kuliah Umum diisi oleh pemateri istimewa dari PT. Pegadaian, Ichvan Ramdhani, S.Pd., M.M. Dengan gaya penyampaian yang interaktif dan mudah dicerna, Bapak Ichvan Ramdhani memaparkan secara komprehensif mengenai fungsi, produk, dan kontribusi Pegadaian sebagai salah satu Lembaga Keuangan Non Bank tertua di Indonesia. Beliau juga memaparkan “Pemahaman yang kuat tentang Lembaga Keuangan Non Bank, seperti Pegadaian, asuransi, dana pensiun, dan fintech, akan memungkinkan mahasiswa membuat keputusan keuangan yang bijak, menghindari investasi bodong, dan memanfaatkan instrumen keuangan untuk mencapai kesejahteraan finansial,”
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya lulus dengan gelar akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu mengaplikasikan literasi keuangan dalam kehidupan pribadi dan profesional. Pemahaman yang mendalam tentang Lembaga Keuangan Non Bank, seperti yang disampaikan oleh Pegadaian, merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk membangun stabilitas finansial, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada stabilitas dan kemajuan ekonomi bangsa menuju masa keemasan di tahun 2045.