Manajemen Expo Day 2: Talk Show Ekonomi Kreatif Bekali Mahasiswa Hadapi Era Digital

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) melalui Program Studi Manajemen Universitas Malahayati menjadikan Talk Show Ekonomi Kreatif sebagai agenda utama pada rangkaian Manajemen Expo Day 2, yang diikuti oleh mahasiswa dan sivitas akademika dengan antusiasme tinggi, Selasa (16 Desember 2025).

Talk show ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Hani Siti Soleha, S.Tr.Keb., M.M. (Owner Kitty Hijab sekaligus Content Creator) dan Dr. Tri Umaryani, S.P., M.Si. (Kepala Bappeda Lampung Barat). Kehadiran kedua pemateri tersebut memberikan perspektif akademik dan praktis mengenai perkembangan ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu sektor strategis dalam perekonomian nasional.

Dalam pemaparannya, Hani Siti Soleha, S.Tr.Keb., M.M. menekankan pentingnya peran kreativitas dan inovasi dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Ia menjelaskan bahwa ekonomi kreatif tidak hanya bertumpu pada ide semata, tetapi juga pada kemampuan mengelola ide tersebut menjadi produk atau jasa yang memiliki daya saing di pasar. Mahasiswa didorong untuk mampu membaca peluang, memahami kebutuhan konsumen, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha.

Sementara itu, Dr. Tri Umaryani, S.P., M.Si. menyampaikan materi terkait strategi pengembangan ekonomi kreatif dari sudut pandang manajerial dan keberlanjutan bisnis. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang, pengelolaan sumber daya yang efektif, serta penerapan konsep manajemen yang tepat agar usaha kreatif dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang. Selain itu, ia juga mengulas berbagai tantangan yang kerap dihadapi pelaku ekonomi kreatif beserta solusi yang dapat diterapkan oleh generasi muda.

Sesi talk show berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Mahasiswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar peluang usaha kreatif, pengembangan ide bisnis, hingga kesiapan menghadapi persaingan di era digital. Diskusi ini memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa Program Studi Manajemen.

Melalui pelaksanaan Talk Show Ekonomi Kreatif ini, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati berharap mahasiswa memperoleh wawasan, inspirasi, serta motivasi untuk mengembangkan potensi diri dan ide kreatif menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari Manajemen Expo sebagai sarana penguatan kompetensi akademik serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan.

Talk Show Ekonomi Kreatif pada Manajemen Expo Day 2 menjadi ruang pembelajaran strategis bagi mahasiswa dalam memahami dinamika ekonomi kreatif di era digital. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peluang usaha sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.(fkr)

Editor : Fadly KR

RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro Terima 52 Mahasiswa Profesi Ners UNMAL

KOTAMETRO (malahayati.ac.id): Program Studi Profesi Ners Universitas Malahayati (UNMAL) secara resmi melaksanakan kegiatan penyerahan mahasiswa Profesi Ners kepada RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro sebagai wahana pelaksanaan praktik klinik profesi keperawatan. Sebanyak 52 mahasiswa Profesi Ners mengikuti kegiatan praktik klinik pada tiga stase keperawatan, meliputi Stase Keperawatan Medikal Bedah (KMB), Stase Keperawatan Gawat Darurat (KGD), dan Stase Manajemen Keperawatan.

Pelaksanaan praktik klinik profesi ini dijadwalkan berlangsung selama dua bulan, terhitung mulai 15 Desember 2025 hingga 15 Februari 2026. Penyerahan mahasiswa dilakukan secara resmi sebagai wujud sinergi dan komitmen kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan profesi keperawatan.

Penyerahan mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati dilakukan oleh Ketua Program Studi Profesi Ners, Aryanti Wardiyah, Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa praktik klinik profesi merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan kompetensi perawat profesional, khususnya dalam penguatan keterampilan klinis, manajemen pelayanan keperawatan, serta penanaman sikap profesional dan etika keperawatan.

Ia berharap mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati dapat memanfaatkan kesempatan praktik klinik ini dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi etika profesi, menjaga nama baik institusi, serta mampu beradaptasi dengan budaya kerja dan sistem pelayanan di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembelajaran berbasis praktik di lahan klinik menjadi sarana strategis dalam mengintegrasikan teori dan praktik, sekaligus sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja sebagai perawat profesional.

Sementara itu, dari pihak RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro, penerimaan mahasiswa Profesi Ners diwakili oleh dr. Meli, Sp.KKLP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Malahayati yang telah menjadikan RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro sebagai wahana pendidikan klinik profesi keperawatan.

Pihak rumah sakit menyatakan kesiapan untuk mendukung proses pembelajaran klinik serta berharap mahasiswa dapat berperan aktif, disiplin, dan mampu bekerja sama dengan seluruh tim kesehatan selama menjalani praktik.

Melalui pelaksanaan praktik klinik profesi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan dalam mencetak perawat profesional yang kompeten, beretika, dan berdaya saing sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan pelayanan kesehatan.

Pelaksanaan praktik klinik Profesi Ners di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro menunjukkan komitmen Universitas Malahayati dalam menghadirkan pendidikan keperawatan yang berorientasi pada mutu dan kebutuhan layanan kesehatan. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi klinis dan sikap profesional sebagai fondasi dalam mencetak perawat yang siap terjun ke dunia kerja.(fkr)

Editor : Fadly KR

Program Studi Manajemen UNMAL Gelar Management Expo 2025 sebagai Wujud Pembelajaran Berbasis OBE

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Universitas Malahayati (UNMAL) kembali menyelenggarakan agenda tahunan yang dinanti, yakni Management Expo 2025. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Desember 2025, bertempat di lingkungan Universitas Malahayati.

Management Expo 2025 merupakan implementasi nyata Outcome-Based Education (OBE) dalam mendukung pencapaian kompetensi lulusan melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga pengalaman langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan berskala besar.

Pembukaan kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB, diawali dengan persiapan panitia dan penayangan trailer bertema Leadership, Perilaku Organisasi, dan Etika Bisnis. Tayangan tersebut merepresentasikan integrasi antara materi akademik dan praktik nyata yang menjadi karakter utama Management Expo 2025.

Acara pembukaan dipandu oleh MC Nadya Ayu Pratiwi dan Muhammad Azzam Hilmitsani, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Alinamas, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Malahayati yang diikuti oleh seluruh hadirin.

Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu undangan, acara dimeriahkan dengan Persembahan Tari Sigeh Pengunten, tarian adat Lampung yang melambangkan penyambutan dan rasa hormat, yang dibawakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., didampingi Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes., serta Kepala Humas Universitas Malahayati Emil Tanhar, S.E.

Selain jajaran pimpinan universitas, pembukaan Management Expo 2025 turut dihadiri oleh berbagai mitra industri dan sponsor, antara lain PLN Nusantara Power, Pegadaian, Grab, Bank Mandiri, Wings Food, Siti Aminah Scaves, Yakult, Oppo, Kitty Hijab, Bukit Asam, BNI, Barenbliss, dan HB Beauty. Kehadiran para mitra ini menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Hadir pula tamu undangan eksternal, perwakilan instansi mitra, alumni, serta sivitas akademika Universitas Malahayati.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan mitra industri dalam menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, dan berintegritas. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor, tamu undangan, serta seluruh panitia atas terselenggaranya Management Expo 2025.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kaprodi Manajemen Dr. Febrianty, S.E., M.Si., yang menegaskan bahwa Management Expo 2025 merupakan bentuk implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE), di mana mahasiswa berperan aktif sebagai perencana, pelaksana, dan evaluator kegiatan. Hal ini diharapkan mampu mengasah kompetensi akademik maupun nonakademik mahasiswa secara seimbang.

Selanjutnya, Ketua Pelaksana Management Expo 2025, Amril Samosir, S.Kom., M.T.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah penguatan soft skills mahasiswa, meliputi kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta etika profesional, yang sejalan dengan capaian pembelajaran berbasis OBE.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan universitas, tamu undangan, sponsor, dosen, dan panitia. Rangkaian acara harian diisi dengan berbagai penampilan mahasiswa, seperti atraksi bela diri, pertunjukan vokal, serta seni musik, yang menunjukkan kreativitas dan potensi mahasiswa Program Studi Manajemen.

Pengunjung juga diajak mengikuti Expo Tour dengan mengunjungi berbagai stan yang menampilkan bazar makanan dan minuman, photobooth, serta karya kreatif dan inovatif mahasiswa. Kegiatan ini menjadi sarana praktik kewirausahaan mahasiswa sekaligus media pembelajaran berbasis OBE.

Pada sesi siang hingga sore hari, acara dilanjutkan dengan penayangan iklan bertema Etika Bisnis, Podcast Career Path, serta presentasi sponsor dari PLN, Pegadaian, dan Grab yang memberikan wawasan seputar dunia kerja, industri, dan penerapan etika bisnis. Rangkaian hiburan dan jamming session menutup kegiatan harian Management Expo 2025 dengan penuh antusiasme.

Melalui pelaksanaan Management Expo 2025, Program Studi Manajemen Universitas Malahayati berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran komprehensif berbasis Outcome-Based Education, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, akademisi, alumni, mitra industri, dan masyarakat dalam membangun ekonomi kolaboratif.

Management Expo 2025 menjadi cerminan keseriusan Program Studi Manajemen Universitas Malahayati dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada praktik nyata dan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini dinilai efektif dalam membentuk karakter mahasiswa yang mandiri, kreatif, serta mampu berkolaborasi, sehingga selaras dengan semangat Outcome-Based Education dalam mencetak lulusan yang adaptif dan berdaya saing.(fkr)

Editor: Fadly KR

Mahasiswa Teknik Sipil UNMAL Raih Juara 3 dan Gelar Putera Integritas Lampung 2025

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id) — Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Malahayati (UNMAL), Adi Candra (23110002), berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pemilihan Putera–Puteri Grand Culture Lampung 2025 dan Putera–Puteri Lampung 2025 tingkat provinsi.

Ajang bergengsi tersebut diselenggarakan oleh ainay.id bekerja sama dengan Yayasan Putra–Putri Lampung, dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung di Hotel Azana dan Hotel Horison, pada 27 April 2025 hingga 6 Desember 2025.

Dalam kompetisi tersebut, Adi Candra berhasil meraih Juara 3 sekaligus memperoleh Gelar Putera Integritas Lampung. Prestasi ini menjadi bukti komitmen dan dedikasi mahasiswa Universitas Malahayati dalam mengembangkan potensi diri, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga pada bidang pengembangan karakter, budaya, dan kepemimpinan.

Ajang Pemilihan Putera–Puteri Lampung dan Grand Culture Lampung merupakan kompetisi tingkat provinsi yang menitikberatkan pada wawasan kebudayaan, kepribadian, kepemimpinan, serta nilai-nilai integritas generasi muda Lampung. Para peserta dituntut untuk mampu menjadi duta yang membawa nilai positif bagi masyarakat.

Melalui prestasi yang diraihnya, Adi Candra menyampaikan pesan dan harapannya kepada generasi muda, khususnya mahasiswa. Ia mengajak mahasiswa untuk berani melangkah lebih jauh dan mencoba hal-hal baru sebagai bagian dari proses pembentukan karakter diri.

“Melangkahlah lebih jauh untuk mendapatkan hal yang baru, karena dengan mencoba hal yang baru kita dapat membentuk karakter diri yang baik dan menjadi pribadi yang mandiri. Saya, Adi Candra dari Program Studi Teknik Sipil, mengajak seluruh mahasiswa dan mahasiswi untuk menghayati visi dan misi mahasiswa serta aktif mengikuti berbagai ajang prestasi,” ujarnya.

Universitas Malahayati mengapresiasi capaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi di berbagai bidang, serta membawa nama baik universitas di tingkat regional maupun nasional.

Capaian yang diraih Adi Candra menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Malahayati memiliki potensi besar untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk pengembangan karakter, kepemimpinan, dan pelestarian budaya. Prestasi ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa lainnya untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan minat dan bakat, serta aktif mengikuti berbagai ajang kompetisi sebagai bagian dari upaya membentuk pribadi unggul dan berdaya saing. (fkr)

Editor : Fadly KR

UNMAL Bersama PERSADIA Lampung Gelar Peringatan Hari Diabetes Sedunia 2025

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id) — Universitas Malahayati (UNMAL) bersama Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) Provinsi Lampung menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia 2025 dengan mengusung tema “Diabetes and Well-Being”, Sabtu–Minggu (6–7 Desember 2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengendalian diabetes, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan penyandang diabetes di Provinsi Lampung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sesi ilmiah yang menghadirkan empat pembicara nasional dan internasional di bidang diabetes dan kesehatan. Salah satu pembicara internasional, Prof. Cheng Chin Kuo dari Institute of Cellular and System Medicine, National Health Research Institutes (NHRI), Taiwan, memaparkan perkembangan riset terkini terkait diabetes serta implikasinya terhadap kesejahteraan pasien.

Selanjutnya, Dwi Marlina Syukri, PhD, dosen UNMAL, menyampaikan materi mengenai peran riset dan inovasi, khususnya pengembangan biogenic silver nanoparticle, dalam mendukung penanganan luka dan pencegahan komplikasi diabetes. Perspektif diagnostik dan laboratorium klinik disampaikan oleh dr. Muhamad Nur, SpPK., MSc, selaku Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik (PDS Patklin) Lampung, sementara pendekatan klinis komprehensif diabetes dipaparkan oleh dr. Ira Laurentika, Sp.PD KEMD dari RS Hermina Lampung.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian dengan kehadiran Ibu Gubernur Lampung, yang secara langsung membuka acara serta menyampaikan apresiasi kepada PERSADIA Lampung dan UNMAL atas inisiatif dan kontribusinya dalam mendukung upaya pengendalian diabetes di Provinsi Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan dukungan terhadap penguatan kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menekan angka komplikasi diabetes.

Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, rangkaian kegiatan turut diisi dengan khitanan massal serta layanan perawatan luka pada pasien diabetes, termasuk perawatan luka menggunakan produk hasil penelitian biogenic silver nanoparticle karya Dwi Marlina Syukri, PhD. Layanan ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka, mencegah infeksi, serta menurunkan risiko komplikasi lanjutan.

Rangkaian peringatan Hari Diabetes Sedunia 2025 ditutup dengan Senam Diabetes Bersama sebagai upaya promotif dan preventif dalam mendorong penerapan gaya hidup aktif dan sehat. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 600 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, UNMAL berharap peringatan Hari Diabetes Sedunia 2025 dapat menjadi sarana edukasi, pelayanan kesehatan, serta penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung pengendalian diabetes dan peningkatan well-being masyarakat Lampung.

Hari Diabetes Sedunia 2025 yang digelar UNMAL bersama PERSADIA Lampung ini mencerminkan peran strategis perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan riset, tetapi juga sebagai motor penggerak edukasi kesehatan dan pelayanan nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan serta pengendalian diabetes secara berkelanjutan di Provinsi Lampung. (fkr)

Editor : Fadly KR

Peringati Hari Toilet Sedunia 2025, Mahasiswa UNMAL Bangun Jamban Sehat di Kelurahan Pesawahan

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Dalam rangka memperingati Hari Toilet Sedunia 2025, mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat semester VII Universitas Malahayati (UNMAL) melaksanakan pembangunan jamban sehat dan tangki septik di fasilitas umum Perpustakaan Ceria Pesawahan, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, pada 17–28 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Teknologi Kesehatan Lingkungan yang bertujuan mendorong mahasiswa menerapkan teknologi tepat guna di masyarakat. Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi antara Universitas Malahayati, YSC Indonesia Foundation, serta Pemerintah Kelurahan Pesawahan..

Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati, Nova Muhani, SST., MKM menegaskan bahwa perguruan tinggi harus hadir secara strategis dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kegiatan yang berkelanjutan. “Kampus perlu terus berinovasi dan berkontribusi secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelasnya.

Dosen pengampu mata kuliah Teknologi Kesehatan Lingkungan, Iffah Rachmi, menyampaikan bahwa sanitasi aman, khususnya toilet dan tangki septik, merupakan teknologi sederhana namun krusial dalam mencegah pencemaran lingkungan akibat kontaminasi tinja manusia. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teknologi tepat guna untuk mendukung kesehatan lingkungan, salah satunya melalui pembangunan tangki septik dengan sistem cetakan serta penggunaan toilet hemat air,” ujarnya.

Apresiasi turut disampaikan oleh Musa Saleh, Lurah Pesawahan. Ia menyampaikan terima kasih atas kontribusi Universitas Malahayati dalam mendukung peningkatan sanitasi di wilayahnya. “Ini merupakan proses belajar bersama antara masyarakat dan mahasiswa. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi warga,” ujarnya.

Koordinator kegiatan mahasiswa, Ari Pratama, menjelaskan bahwa kegiatan pembangunan jamban sehat ini berlangsung pada 17–28 November 2025. Mahasiswa terlibat aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan teknis pembangunan. YSC Indonesia Foundation turut memfasilitasi mahasiswa dalam penyusunan desain teknis.

“Jamban yang dibangun menggunakan toilet hemat air jenis SATO, yang mampu menghemat penggunaan air hingga 80 persen dibandingkan toilet konvensional. Hal ini disesuaikan dengan kondisi wilayah pesisir yang kerap mengalami keterbatasan air,” jelas Ari. Selain itu, tangki septik dibangun dalam kondisi kedap, dilengkapi dengan sumur resapan, serta menggunakan cetakan tangki septik dari puskesmas setempat untuk mencegah pencemaran tanah dan sumber air.

Perwakilan YSC Indonesia Foundation, Cindy Dwi Islami, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi positif dalam meningkatkan akses sanitasi di fasilitas umum. YSC Indonesia juga memberikan edukasi terkait perawatan tangki septik dan toilet sehat agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Peringatan Hari Toilet Sedunia yang diperingati setiap 19 November bertujuan meningkatkan kesadaran global akan pentingnya akses sanitasi yang layak dan aman. Melalui kegiatan ini, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan lingkungan sekaligus mengimplementasikan peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.

Dengan hadirnya jamban sehat dan tangki septik kedap di lingkungan Perpustakaan Ceria Pesawahan, masyarakat kini memiliki akses sanitasi yang lebih layak. Kolaborasi antara mahasiswa, mitra, dan pemerintah kelurahan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.

Kegiatan pembangunan jamban sehat ini menunjukkan bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi nyata. Inisiatif mahasiswa Universitas Malahayati dalam memperingati Hari Toilet Sedunia 2025 menjadi contoh baik bagaimana edukasi, kepedulian sosial, dan kolaborasi lintas sektor dapat berjalan seiring untuk menjawab persoalan kesehatan lingkungan. Jika kegiatan serupa terus dikembangkan secara berkelanjutan, maka kontribusi kampus terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat akan semakin terasa dan berdampak luas. (fkr)

Editor: Fadly KR

Universitas Malahayati Gelar Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025 Lepas 894 Lulusan

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Prosesi Wisuda Periode ke-39 Tahun 2025. Kegiatan akademik tersebut dilaksanakan hari ini, Sabtu (13/12/2025), bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, dan berlangsung dengan penuh khidmat.

Wisuda ini menjadi momentum penting bagi Universitas Malahayati dalam melepas para lulusan yang telah menyelesaikan proses pendidikan tinggi pada berbagai jenjang dan program studi. Selain sebagai penanda keberhasilan akademik mahasiswa, prosesi wisuda juga mencerminkan peran institusi pendidikan tinggi dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.

Prosesi wisuda yang dilaksanakan dalam dua sesi, pagi dan siang, diikuti oleh ratusan wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas. Acara tersebut turut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, orang tua dan keluarga wisudawan, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Malahayati, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H, menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi titik balik penting dalam kehidupan para lulusan untuk memasuki babak baru yang lebih menantang.

Dr. H. Muhammad Kadafi menyampaikan bahwa ijazah yang diterima para wisudawan dan wisudawati merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya mencerminkan kecerdasan akademik, tetapi juga ketekunan, kesabaran, doa, serta dukungan orang tua dan keluarga. Oleh karena itu, pencapaian tersebut harus dimaknai sebagai amanah yang mengandung tanggung jawab moral, bukan sekadar kebanggaan pribadi.

Rektor Universitas Malahayati juga menekankan bahwa di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, kemajuan teknologi, dan kompetisi global yang semakin terbuka, bangsa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan beriman. Menurutnya, Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud hanya oleh orang-orang pintar, melainkan oleh generasi yang memiliki nilai moral dan akhlak yang kuat.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan komitmen Universitas Malahayati untuk tidak hanya meluluskan sarjana, tetapi juga membentuk manusia seutuhnya, yakni lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akhlak, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang jujur, disiplin, dan peduli di mana pun mereka mengabdikan diri.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah wisudawan dan wisudawati pada periode ini mencapai 894 peserta yang berasal dari lima fakultas di lingkungan Universitas Malahayati.

Rincian lulusan tersebut terdiri atas Fakultas Kedokteran sebanyak 116 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Kedokteran. Fakultas Ilmu Kesehatan menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan berbagai jenjang pendidikan, antara lain Magister Kesehatan Masyarakat 58 orang, Profesi Bidan 136 orang, Profesi Ners 35 orang, Sarjana Kesehatan Masyarakat 36 orang, Sarjana Psikologi 21 orang, Sarjana Farmasi 85 orang, DIII Analisis Farmasi dan Makanan 47 orang, Sarjana Keperawatan 70 orang, DIII Kebidanan 14 orang, serta Sarjana Kebidanan 126 orang.

Dari Fakultas Teknik, Universitas Malahayati mewisuda lulusan Sarjana Teknik Sipil 15 orang, Teknik Lingkungan 25 orang, Teknik Industri 8 orang, dan Teknik Mesin 8 orang. Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Manajemen meluluskan 2 orang Magister Akuntansi, 31 orang Sarjana Akuntansi, dan 37 orang Sarjana Manajemen. Adapun Fakultas Hukum meluluskan 24 wisudawan dan wisudawati Program Studi Sarjana Ilmu Hukum.

Prof. Dessy Hermawan juga menyampaikan bahwa wisudawan termuda pada periode ini berusia 20 tahun atas nama Intan Fadilah dari Program Studi DIII Kebidanan, sedangkan wisudawan tertua berusia 68 tahun atas nama R. Eni Haryanti dari Program Studi Profesi Kebidanan. Dengan bertambahnya lulusan pada hari ini, Universitas Malahayati secara keseluruhan telah meluluskan 18.679 alumni yang kini telah tersebar dan terserap di berbagai instansi pemerintahan maupun swasta.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Malahayati Nomor: 3000.10.401.12.25, turut diumumkan para wisudawan dan wisudawati berprestasi dengan predikat cumlaude tingkat program studi, baik pada sesi pagi maupun sesi siang.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bandar Lampung, Drs. Sukarma Wijaya, menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Malahayati serta berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan Kota Bandar Lampung.

Selain itu, sambutan juga disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili oleh Win Honaini, S.H., M.Si. Ia mengapresiasi Universitas Malahayati yang telah berhasil melahirkan banyak guru besar dan profesor serta terus menunjukkan perkembangan positif dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah II akan terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan Universitas Malahayati dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Prosesi wisuda ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah II yang diwakili Win Honaini, S.H., M.Si; Rektor Universitas Abulyatama Ir. R. Agung Efriyo Hadi, M.Sc., Ph.D; Wakil Rektor IV Universitas Teknokrat Indonesia Lampung Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng; Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang diwakili dr. Edy Ramdani, M.H; Direktur RS Bintang Amin dr. Rachmawati, M.PH; Ketua KADIN Provinsi Lampung yang diwakili Romi Junanto Utama, S.E., M.Sos; Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Provinsi Lampung H. Ardiansyah, S.H; Pimpinan Tribun Lampung Domi; serta Sekretaris Yayasan Alih Teknologi Eli Zuana, MARS.

Prosesi wisuda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para lulusan oleh Rektor Universitas Malahayati untuk Periode ke-39 Tahun 2025, sebagai penanda resmi kelulusan dan kesiapan para alumni untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Wisuda ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Malahayati dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (fkr)

Editor: Fadly KR

Universitas Malahayati Gelar Yudisium dan Sumpah Profesi FIK Bertema “Serving With Heart, Inspiring With Integrity”

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati resmi menggelar acara yudisium dan sumpah profesi bagi lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan. Acara berlangsung di di Gedung Graha Bintang, dihadiri oleh pimpinan universitas, jajaran dekanat FIK, dosen, tenaga kependidikan menandai titik puncak perjalanan akademik para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi. Kamis (25/12/2025)

Peserta yudisium berasal dari berbagai program studi di FIK — meliputi Sarjana, Diploma, dan Program Profesi — dan secara resmi diumumkan kelulusannya oleh senat akademik. Momen ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan, sekaligus sebagai awal pengabdian mereka di dunia kesehatan, untuk membawa ilmu dan tanggung jawab sosial ke tengah masyarakat.

Dalam sambutannyaWakil Rektor II, Drs. Nirwanto mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi para lulusan sekaligus menegaskan harapan besar universitas terhadap mereka:

“Selamat kepada seluruh lulusan. Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai tenaga kesehatan. Ilmu dan keterampilan yang kalian peroleh jangan berhenti di sini — teruslah asah dan perbarui pengetahuan kalian sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Jadilah profesional yang punya empati, integritas, dan siap melayani dengan hati.”

Beliau menekankan bahwa dunia kesehatan menuntut lebih dari sekadar pengetahuan — tetapi juga etika, dedikasi, dan rasa kemanusiaan. Di masa mendatang, lulusan FIK diharap mampu menjadi agen perubahan, membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan turut serta dalam pembangunan kesehatan di daerah maupun nasional.

Sementara itu, Dekan FIK, Dr. Lolita Sary, menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada seluruh wisudawan dan mengajak mereka untuk menjadikan momen ini sebagai awal pengabdian nyata:

“Ijazah dan gelar hanyalah awal; yang paling penting adalah bagaimana kalian dapat mengabdikan ilmu untuk kemaslahatan masyarakat. Dunia kesehatan membutuhkan dedikasi, empati, dan komitmen. Semoga kalian bukan hanya sukses secara akademis, tapi juga menjadi individu yang bermanfaat, peduli, dan mampu memberikan kontribusi nyata — memperbaiki derajat kesehatan keluarga, komunitas, dan bangsa.”

Dengan penuh harapan, beliau menyerukan agar para lulusan menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi nilai integritas dan profesionalisme, serta terus semangat berkontribusi dalam bidang kesehatan — baik melalui praktik klinis, edukasi masyarakat, maupun riset dan pengembangan kesehatan.

Acara yudisium dan sumpah profesi bukan sekadar seremoni — melainkan penegasan bahwa para mahasiswa telah melewati serangkaian proses akademik yang ketat: perkuliahan, praktik, modul profesi, hingga berbagai evaluasi.

Dalam sambutan dan prosesi resmi, pihak kampus juga mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir melainkan titik awal. Dunia kesehatan terus berubah, tantangan semakin kompleks — sehingga lulusan dituntut untuk terus belajar, meng-upgrade ilmu, serta responsif terhadap dinamika kebutuhan Masyarakat. (fkr)

Editor: Fadly KR

 

UNMAL Gelar Yudisium ke-39 Fakultas Ekonomi dan Manajemen

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati (UNMAL) menggelar Yudisium ke-39 bertema “Together We Grow Resilient and Inclusive” di Gedung Malahayati Convention Center (MCC), Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi mahasiswa Program Studi Manajemen dan Program Studi Akuntansi yang resmi dikukuhkan sebagai sarjana.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas, di antaranya Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Dr. Rahyono, S.Sos., M.M., Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Tessa Sjahriani, M.Kes, serta seluruh dosen FEM yang memberikan dukungan dan doa terbaik bagi para lulusan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Universitas Malahayati Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes menyampaikan apresiasi mengenai pencapaian akademik para lulusan yang dinilai sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

“Kami berharap lulusan FEM tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga mampu berinovasi serta menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat luas. Tetap pegang nilai integritas dan teruslah berkontribusi bagi bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Dr. Rahyono, S.Sos., M.M. mengingatkan bahwa perjuangan lulusan tidak berhenti pada wisuda atau yudisium semata.

“Perjalanan kalian baru dimulai. Jadikan ilmu dan pengalaman selama berkuliah sebagai bekal untuk berkarya. Alumni UNMAL harus menjadi agen perubahan yang adaptif dan unggul menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Acara yudisium ini juga menjadi bukti komitmen FEM dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kompetensi, dan kemampuan berdaya saing di era revolusi industri serta perkembangan ekonomi digital.

Dengan terselenggaranya Yudisium ke-39 ini, UNMAL menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang konsisten dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia melalui pemanfaatan ilmu di tengah masyarakat.

Lulusan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, serta membawa nama baik almamater di dunia kerja maupun masyarakat. (fkr)

Editor: Fadly KR

Fakultas Kedokteran UNMAL Gelar Yudisium, 14 Mahasiswa Siap Memasuki Tahap Profesi

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati (UNMAL) kembali mengukir pencapaian dalam dunia pendidikan kedokteran. Sebanyak 14 mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter secara resmi diyudisium dalam acara yang digelar di Ruang 1.13 Gedung Rektorat Universitas Malahayati, Selasa (2/12/2025).

Acara yudisium ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas, di antaranya Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes, Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Tessa Sjahriani, M.Kes, Ketua Program Studi Pendidikan Dokter dr. Rakhmi Rafie, M.Kes, Ketua Pelaksana Yudisium dr. Ni Putu, M.Kes, serta para dosen Fakultas Kedokteran yang memberikan dukungan penuh bagi para mahasiswa.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes menyampaikan selamat dan apresiasi atas capaian para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studi preklinik dengan penuh dedikasi.

“Hari ini menjadi awal perjalanan baru di dunia profesi kedokteran. Teruslah belajar, pegang teguh etika dan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap langkah kalian sebagai calon dokter,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Tessa Sjahriani, M.Kes menegaskan bahwa tahap profesi merupakan fase penting dalam membentuk kompetensi klinis mahasiswa.

“Dua tahun ke depan merupakan proses pematangan diri melalui praktik klinis secara langsung. Persiapkan diri menghadapi UKMPPD dan jadilah dokter yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berjiwa pelayanan,” ujarnya.

Ketua Prodi Pendidikan Dokter dr. Rakhmi Rafie, M.Kes juga memberikan pesan kepada mahasiswa agar senantiasa menjaga profesionalitas dalam setiap penugasan.

“Nama baik orang tua dan almamater kini berada pada pundak kalian. Tunjukkan integritas serta kedisiplinan dalam praktik koas,” tegasnya.

Yudisium yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan ini menjadi tonggak penting bagi 14 calon dokter UNMAL untuk melanjutkan pendidikan profesi di rumah sakit pendidikan. Diharapkan, mereka mampu menjalankan tugas dengan tanggung jawab, etika, dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (fkr)

Editor: Fadly KR