Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”
BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Selamat Hari Sumpah Pemuda 2025! Momentum bersejarah ini menjadi pengingat bagi seluruh pemuda dan pemudi Indonesia untuk terus bersatu, bergerak, dan beraksi demi kemajuan bangsa.
Dengan mengusung semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, Universitas Malahayati mengajak generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan karya nyata, inovasi, serta dedikasi bagi masa depan Indonesia yang lebih gemilang.
Semangat Sumpah Pemuda harus menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berinovasi, berkontribusi, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan. Karena masa depan bangsa ada di tangan generasi muda.
Sumpah Pemuda merupakan tonggak penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Peristiwa bersejarah ini terjadi pada 28 Oktober 1928, saat para pemuda dari berbagai daerah dan organisasi kepemudaan berkumpul dalam Kongres Pemuda II di Jakarta.
Dalam kongres tersebut, lahirlah ikrar Sumpah Pemuda yang berisi tiga butir utama:
1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Ikrar ini menjadi simbol tekad bulat para pemuda untuk menyingkirkan sekat-sekat kedaerahan dan bersatu dalam satu identitas: Indonesia. Semangat inilah yang kemudian menjadi fondasi utama perjuangan menuju kemerdekaan 17 tahun kemudian, pada 17 Agustus 1945.
Kini, semangat Sumpah Pemuda bukan hanya tentang perjuangan fisik, tetapi juga perjuangan intelektual, digital, dan sosial. Generasi muda diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan iklim, hingga globalisasi dengan semangat kolaborasi dan inovasi.
Universitas Malahayati, sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi unggul, terus menanamkan nilai persatuan dan nasionalisme kepada seluruh mahasiswa. Melalui kegiatan akademik maupun sosial, mahasiswa diajak untuk tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga berjiwa nasionalis dan berorientasi pada kemajuan bangsa.
Mari kita jadikan Hari Sumpah Pemuda 2025 sebagai momentum untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan. Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97! “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu!” (gil)
Editor: Gilang Agusman



BRISBANE
“Berdasarkan pengalaman saya mengajar, tantangan terbesar adalah bagaimana mengajarkan menulis abstrak penelitian berbahasa Inggris kepada mahasiswa dengan latar belakang minat dan kebutuhan yang bervariasi. Pendekatan Data-Driven Learning (DDL) atau Pembelajaran Berbasis Data yang kami kembangakan memecahkan masalah ini dengan melibatkan mahasiswa secara langsung dalam menciptakan bahan ajar mereka sendiri,” papar dosen yang akrab disapa Rudy ini.
METRO
Sementara itu, dr. Ade Utia Detty, M.Kes, selaku Kaprodi Profesi Dokter, dalam sambutannya berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.
Kegiatan serah terima ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Malahayati dalam mencetak lulusan dokter yang kompeten, beretika, dan siap mengabdi kepada masyarakat. Melalui kerja sama dengan berbagai rumah sakit pendidikan, termasuk RSUD Ahmad Yani Metro, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh pengalaman klinis yang beragam dan mendalam.
BANDARLAMPUNG 
BANDARLAMPUNG
Presiden Mahasiswa Universitas Malahayati, Muhammad Kamal (22220213), turut memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan ini.
BANDARLAMPUNG 
BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Malahayati. Kali ini datang dari empat mahasiswa berbakat yang berhasil meraih Juara 2 Lomba Tari Kreasi Tingkat Nasional, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, pada Sabtu (18/10/2025).
BANDARLAMPUNG
Selama ini kulit pisang sering dianggap tidak bernilai dan hanya berakhir sebagai limbah. Namun, melalui inovasi KUPIDOR, kulit pisang justru diolah menjadi bahan pangan bergizi tinggi ketika dipadukan dengan daun kelor yang kaya nutrisi. Hasil olahan ini dikembangkan menjadi dua produk unggulan: Stik KUPIDOR yang gurih dan renyah, serta Cookies KUPIDOR dengan cita rasa manis sehat yang disukai semua kalangan.
Acara yang berlangsung di UMKM Si Bintang Buah ini diikuti oleh para pelaku UMKM pangan beserta anggotanya. Peserta dibekali berbagai keterampilan, mulai dari: Teknik pengolahan kulit pisang agar aman dikonsumsi, Formulasi Stik dan Cookies KUPIDOR yang sehat, renyah, dan bernilai jual, Strategi manajemen usaha dan pemasaran melalui media sosial serta kemasan menarik.

BANDARLAMPUNG
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Ade Maria Ulfa menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengurangi timbulan sampah di Kelurahan Pesawahan. Dengan pengolahan sampah organik menjadi ekoenzim, masyarakat tidak hanya berkontribusi pada lingkungan, tetapi juga dapat mencegah timbulnya penyakit berbasis lingkungan seperti diare, disentri, dan malaria.
Kegiatan ditutup dengan uji coba produk sabun disinfektan ECORIND, demonstrasi cara pemakaian yang tepat, serta diskusi terbuka mengenai strategi pemasaran, termasuk melalui platform digital agar produk dapat dikenal lebih luas.
BANDARLAMPUNG
Salah satu bagian menarik dari kuliah ini adalah pembahasan tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia akademik. Prof. Sudjarwo menyoroti bagaimana AI dapat menjadi mitra cerdas bagi mahasiswa dalam mendukung produktivitas belajar.