Universitas Malahayati Gelar Coaching Clinic HKI Luaran Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Bandar Lampung — Universitas Malahayati melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic HKI Luaran Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pada Kamis, 21 Mei 2026, bertempat di Ruang 1.13 Gedung Rektorat Universitas Malahayati.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Universitas Malahayati dalam meningkatkan kualitas luaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam penguatan pemahaman terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi dosen dan civitas akademika.
Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, Ns., M.Kes., yang menyampaikan pentingnya peningkatan budaya riset dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa hasil penelitian dan pengabdian masyarakat tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, namun juga perlu diarahkan menjadi luaran yang memiliki nilai manfaat dan perlindungan hukum melalui HKI.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua LPPM Universitas Malahayati, Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., yang mengajak seluruh dosen untuk terus meningkatkan produktivitas penelitian serta memanfaatkan peluang pendaftaran HKI sebagai bentuk apresiasi terhadap karya ilmiah dan inovasi yang dihasilkan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Febriyanti, S.E., M.Si., yang memberikan materi mengenai strategi pengelolaan dan pengajuan HKI pada luaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya perlindungan karya intelektual, tahapan pendaftaran HKI, hingga strategi meningkatkan kualitas luaran penelitian agar memiliki daya saing dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

Sementara itu, kegiatan dipandu oleh moderator Eka Yudha Chrisanto, S.Kep., Ns., M.Kep., selaku Wakil Ketua LPPM Universitas Malahayati. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi dan berkonsultasi terkait proses pengajuan HKI terhadap karya penelitian maupun pengabdian yang telah dilakukan.
Melalui kegiatan Coaching Clinic ini, Universitas Malahayati berharap dapat meningkatkan pemahaman serta motivasi dosen dalam menghasilkan luaran penelitian dan pengabdian yang inovatif, berkualitas, dan memiliki perlindungan hukum melalui Hak Kekayaan Intelektual. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu akademik serta daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional.
Editor : Chandra fz



