Strategi dan Teknik Penjualan Profesional dalam Meningkatkan Kinerja Bisnisoleh Bank Mandiri

 

Kegiatanliterasi dan pengembangankompetensimahasiswa yang diselenggarakan di Graha Bintang Universitas Malahayati Bandar Lampung menjadi salah satuwadahpentingdalammeningkatkanwawasanpraktismahasiswa, khususnyadalambidangbisnis dan pemasaran. Pada sesiini, hadirnarasumberdari Bank Mandiri, yaituRobby Wijaya Saputra, yang membawakanmateriterkait strategi dan teknikpenjualanprofesional yang sangat relevandengankebutuhan dunia kerjasaatini. Jalannyakegiatandipandu oleh moderator Saskia Andini yang mampumenghidupkansuasanadiskusisehinggainteraksiantarapemateri dan pesertaberlangsungsecaraaktif dan komunikatif.

Dalampemaparannya, Robby Wijaya Saputra menjelaskanbahwapenjualan modern tidaklagihanyaberfokus pada aktivitasmenawarkanproduk, tetapilebihkepadabagaimanaseorangtenagapenjualmampumenjadimitrastrategisbagipelanggan. Hal iniberartiseorang sales harusmampumemahamikebutuhan, permasalahan, sertatujuanbisnispelanggansecaramenyeluruhsebelummenawarkansolusi yang tepat. Pendekataninimenjadidasardalammembangunhubunganjangkapanjang yang salingmenguntungkan.

Salah satumetode yang diperkenalkandalamsesiiniadalahmetode LAER (Listen, Acknowledge, Explore, Respond). Metode inimenekankanpentingnyamendengarkankebutuhanpelanggansecaraaktif, memberikanrespon yang menunjukkanpemahaman, menggalilebihdalaminformasi yang dibutuhkan, sertamemberikansolusi yang tepatsasaran. Denganpenerapanmetodeini, tenagapenjualdapatmembangunkomunikasi yang lebihefektifsertameningkatkantingkatkeberhasilandalam proses penjualan.

Selain itu, pemateri juga membahasprinsip-prinsippentingdalamnegosiasi, di antaranyaadalahkonsepwin-win solution yang bertujuanmenciptakankesepakatan yang menguntungkankeduabelahpihak. Dalam proses negosiasi, penjual juga diingatkanuntuklebihmenekankan pada nilaiataumanfaat (value) yang ditawarkankepadapelanggandibandingkanhanyaberfokus pada harga. Hal inipentinguntukmenjagacitraproduksertamenciptakankepercayaanpelangganterhadapkualitas yang diberikan. Kepercayaan (trust) menjadifondasiutamadalamsetiaphubunganbisnis yang berkelanjutan.

Materi berikutnya yang disampaikanadalahmengenaiteknik closing dalampenjualan. Pematerimenjelaskanbeberapateknik yang dapatdigunakan, sepertiassumptive close, yaituteknik yang mengarahkanpelanggan pada tahapimplementasiseolah-olahkeputusanpembeliansudahdibuat. Kemudianterdapatalternative close yang memberikanpilihanterbataskepadapelangganuntukmempermudahpengambilankeputusan, sertasummary close yang merangkumseluruhmanfaatproduksebelumdilakukanfinalisasikesepakatan. Teknik-teknikinibertujuanuntukmembantutenagapenjualdalammengarahkan proses transaksi agar berjalanlebihefektif dan efisien.

Tidak hanyaitu, pemateri juga menekankanpentingnyamelakukanfollow upatautindaklanjutkepadapelanggan. Dijelaskanbahwasebagianbesarkeberhasilanpenjualanjustruterjadisetelahbeberapa kali proses tindaklanjutdilakukan. Oleh karenaitu, konsistensidalammenjagakomunikasidenganpelangganmenjadifaktorpentingdalammeningkatkanpeluangterjadinyatransaksi. Dalammelakukanfollow up, tenagapenjual juga harusmemperhatikanwaktu yang tepatsertatetapmemberikannilaitambahtanpaterkesanmemaksapelanggan.

Lebihlanjut, peserta juga diberikanpemahamanmengenaipentingnyamembangunloyalitaspelanggan. Loyalitastidakhanyaterbentukdarikepuasanpelanggan, tetapi juga darikepercayaan yang dibangunmelaluipelayanan yang konsisten dan profesional.

Pelanggan yang loyal cenderungmelakukanpembelianulang (repeat order) sertamemberikanrekomendasikepadapihak lain secarasukarela, yang pada akhirnyadapatmeningkatkanpertumbuhanbisnissecaraberkelanjutan.

Pemateri juga menjelaskanindikatorkinerjautamadalambidangpenjualan, sepertijumlahprospek yang dihubungi, jumlahpertemuan yang dilakukan, hinggajumlah proposal yang diajukankepadacalonpelanggan. Indikator-indikatorinimenjadialatukurdalammenilaiefektivitas strategi penjualan yang diterapkansertamembantudalammencapai target yang telahditetapkanperusahaan.

Di akhirsesi, Robby Wijaya Saputra memberikanmotivasikepadaseluruhpeserta agar terusmengembangkankemampuankomunikasi, keahlianteknis, sertasikapprofesionaldalammenghadapi dunia kerja yang semakinkompetitif. Ditekankanbahwakeberhasilandalampenjualantidakhanyaditentukan oleh kemampuanindividu, tetapi juga oleh konsistensi, kerjakeras, sertakemampuanberadaptasidenganperubahan pasar.

Melaluikegiatanini, diharapkanmahasiswatidakhanyamemperolehpemahamanteoritis, tetapi juga wawasanpraktis yang dapatditerapkandalam dunia kerjamaupundalammengembangkanusahasecaramandiri. Kegiataninimenjadibuktinyatakomitmeninstitusipendidikandalammempersiapkanlulusan yang kompeten, adaptif, dan siapmenghadapitantangan di era bisnis modern.

Editor : Chandra fz