Rapat Persiapan Gelar FGD Universitas Malahayati Bersama IAI dan IBI untuk Penguatan Mutu Kurikulum Berbasis Kebutuhan Profesi

Bandar Lampung ( Malahayati.ac.id ) – Universitas Malahayati menggelar rapat persiapan pelaksanaan Final Focus Group Discussion (FGD) bersama Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) yang akan dilaksanakan tanggal 4 Juli 2026 dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tanggal 6 Juli 2026. Rapat ini merupakan langkah awal dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan FGD berjalan optimal sebagai bagian dari upaya penguatan mutu kurikulum yang selaras dengan kebutuhan dunia profesi dan perkembangan pelayanan kesehatan.

Rapat dipimpin oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) Universitas Malahayati, Dr. M. Arifki Zainaro, dan dihadiri oleh Dr. Lolita Sary selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Wakil Kepala LPMI, Ketua Program Studi S1 Kebidanan, Profesi Bidan, D3 Kebidanan, S1 Farmasi, D3 Analisis Farmasi dan Makanan (Anafarma), serta tim penyelenggara kegiatan.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek teknis dan substansi pelaksanaan FGD, mulai dari penyusunan agenda, mekanisme diskusi, materi yang akan dipresentasikan, hingga pembagian tugas masing-masing program studi dan unit pendukung. Selain itu, dilakukan finalisasi daftar peserta yang akan melibatkan perwakilan IAI dan IBI sebagai mitra strategis dalam memberikan masukan terhadap penyempurnaan kurikulum.
Dr. Lolita Sary selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan menyampaikan bahwa keterlibatan organisasi profesi dalam proses evaluasi dan pengembangan kurikulum merupakan bagian penting untuk memastikan lulusan Universitas Malahayati memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar profesi, kebutuhan pengguna lulusan, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.
Sementara itu, Kepala LPMI, Dr. M. Arifki Zainaro, menegaskan bahwa pelaksanaan FGD merupakan implementasi komitmen Universitas Malahayati dalam menjalankan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui pelibatan pemangku kepentingan eksternal. Masukan dari organisasi profesi diharapkan menjadi dasar dalam penyempurnaan dokumen kurikulum sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing.
Melalui rapat persiapan ini, seluruh peserta berkomitmen untuk menyukseskan pelaksanaan FGD sehingga dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi pengembangan kurikulum di Program Studi S1 Kebidanan, Profesi Bidan, D3 Kebidanan, S1 Farmasi, dan D3 Analisis Farmasi dan Makanan. Sinergi antara Universitas Malahayati dengan IAI dan IBI diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan tinggi kesehatan serta menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap dinamika kebutuhan pelayanan kesehatan di Indonesia.
Editor : Chandra fz



