Tanamkan Budaya Hidup Sehat Sejak Dini, Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Edukasi PHBS di SD Negeri 8 Metro Barat

Metro Barat ( malahayati.ac.id ) – Komitmen Universitas Malahayati dalam membangun masyarakat yang sehat diwujudkan melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Kelompok 51 yang menggelar kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri 8 Metro Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Debi Arivo, S.Si., M.Si., ini mengangkat tema Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam mencegah penyebaran berbagai penyakit menular di lingkungan sekolah.

Sejak kegiatan dimulai, suasana kelas dipenuhi semangat dan keceriaan. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias, mulai dari pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga praktik langsung enam langkah mencuci tangan yang benar sesuai standar kesehatan. Mahasiswa juga menjelaskan pentingnya mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, waktu-waktu yang tepat untuk mencuci tangan, serta manfaat kebiasaan tersebut dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Penyuluhan dikemas secara menarik dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak sehingga pesan kesehatan dapat diterima dengan baik. Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga diajak membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat yang diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Kelompok 51 KKL-PPM Universitas Malahayati beranggotakan 21 mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, yaitu Program Studi Pendidikan Dokter, Keperawatan, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Psikologi, Akuntansi, Manajemen, Teknik Sipil, Teknik Industri, dan Hukum. Sinergi lintas program studi tersebut menjadi kekuatan dalam menghadirkan kegiatan pengabdian yang komprehensif, tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi multidisiplin.

Turut mendampingi kegiatan, Dr. Debi Arivo, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa edukasi kesehatan sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkarakter. Menurutnya, KKL-PPM menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah dipelajari di bangku kuliah sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kepedulian sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengaplikasikan ilmu, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menanamkan perilaku hidup sehat kepada masyarakat sejak usia dini. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun dapat memberikan dampak besar dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup,”ungkap Dr. Debi Arivo.Melalui program edukasi PHBS ini, Universitas Malahayati kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berkelanjutan. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh para siswa dapat menjadi kebiasaan positif yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan ditularkan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati tidak hanya memberikan pengalaman belajar di lapangan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui edukasi, kolaborasi, dan semangat pengabdian yang berkelanjutan.

Editor : Chandra fz