Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Hadiri acara AIPKI dan AFKSI 2026, Perkuat Sinergi Pendidikan Berdaya Saing Global

JAKARTA (malahayati.ac.id) — Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, Dr. Tessa Sjahriani, dr., M.Kes., menghadiri Forum Dekan Fakultas Kedokteran Indonesia (FORDEK AIPKI) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 16–19 Juli 2026 di Gedung Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jakarta.
Kegiatan tingkat nasional ini diselenggarakan oleh FKUI bekerja sama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI). Tahun ini, FORDEK AIPKI mengusung tema “Sinergi Penjaminan Mutu dan Academic Health System: Membangun Ekosistem Pendidikan Kedokteran Transformatif dan Berdaya Saing Global.”
Rangkaian forum resmi yang berlangsung selama empat hari tersebut mendiskusikan berbagai arah kebijakan strategis nasional, penguatan Academic Health System (AHS), serta standardisasi penjaminan mutu pendidikan kedokteran secara berkelanjutan. Kegiatan juga dirangkaikan dengan Gala Dinner di Hotel Borobudur Jakarta sebagai ajang silaturahmi dan penguatan kolaborasi antar pimpinan Fakultas Kedokteran se-Indonesia.

Selain agenda FORDEK AIPKI, dalam rangkaian kegiatan di Jakarta ini juga diselenggarakan pertemuan pimpinan Fakultas Kedokteran Swasta yang tergabung dalam Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFKSI). Pertemuan khusus Dekan FK Swasta se-Indonesia tersebut bertempat di Hotel Novotel Cikini, Jakarta, guna membahas penguatan peran dan strategi spesifik institusi kedokteran swasta dalam menjawab tantangan mutu serta regulasi pendidikan kedokteran nasional.
Di sela-sela agenda kegiatan, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, Dr. Tessa Sjahriani, dr., M.Kes., menyampaikan bahwa keikutsertaan Universitas Malahayati dalam forum strategis ini memiliki peran yang sangat krusial bagi pengembangan institusi.
”Kehadiran kami dalam FORDEK AIPKI dan pertemuan AFKSI 2026 ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah nyata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati untuk menyelaraskan arah pendidikan dengan standar nasional dan global. Penguatan sinergi penjaminan mutu serta penerapan Academic Health System (AHS) menjadi kunci utama agar kita mampu melahirkan lulusan dokter yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga adaptif terhadap transformasi dunia kesehatan modern,” ujar dr. Tessa.
Beliau juga menambahkan bahwa hasil dari diskusi forum ini akan segera diimplementasikan dalam pengembangan kurikulum, penguatan jejaring antar FK swasta, serta peningkatan layanan mutu di lingkungan FK Universitas Malahayati.
Keikutsertaan ini semakin menegaskan komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati untuk terus bertransformasi, meningkatkan mutu pendidikan kedokteran, serta memperluas jejaring kerja sama strategis demi mencetak tenaga medis unggul dan berdaya saing global.


