Perpustakaan UNMAL Terima Kunjungan Adaptasi Best Practice dari Perpustakaan MPR RI

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Perpustakaan Universitas Malahayati menerima kunjungan Adaptasi Best Practice dari Perpustakaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan serta pengelolaan perpustakaan melalui pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik antarperpustakaan.

Kunjungan tersebut didasarkan pada surat resmi Sekretariat Jenderal MPR RI Nomor B-212/PS.05/B-III/SetjenMPR/12/2025 tertanggal 12 Desember 2025. Rombongan Perpustakaan MPR RI disambut secara resmi oleh jajaran pimpinan dan pengelola Perpustakaan Universitas Malahayati.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala UPT Perpustakaan Universitas Malahayati, Nowo Hadiyanto, S.Sos, jajaran Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi MPR RI, di antaranya Anies Mayangsari Muninggar, S.IP., M.E, Rosando, S.I.K., M.Si., M.H, dan Yenita Revi, S.E, beserta jajaran. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Kepala Humas Universitas Malahayati, Emil Tanhar, S.Kom, beserta jajaran pengelola Perpustakaan Universitas Malahayati.

Acara diawali dengan sesi sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala UPT Perpustakaan Universitas Malahayati, Nowo Hadiyanto, S.Sos, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Perpustakaan MPR RI untuk menjadikan Perpustakaan Universitas Malahayati sebagai rujukan dalam kegiatan adaptasi praktik terbaik. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam pengembangan layanan dan inovasi perpustakaan.

Sambutan kedua disampaikan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi MPR RI, Anies Mayangsari Muninggar, S.IP., M.E. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kunjungan ini dapat memperkuat sinergi dan membuka peluang kerja sama berkelanjutan antara Perpustakaan MPR RI dan Perpustakaan Universitas Malahayati, khususnya dalam pengelolaan layanan, digitalisasi, dan literasi informasi.

Sementara itu, Kepala Humas Universitas Malahayati, Emil Tanhar, S.Kom, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan kunjungan dan adaptasi best practice ini dapat menjadi awal terjalinnya kolaborasi yang lebih luas ke depannya, khususnya antara lembaga negara dan perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan dalam mendukung pengembangan layanan perpustakaan, peningkatan literasi informasi, serta penguatan peran perguruan tinggi sebagai pusat edukasi dan rujukan akademik.

Sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata kepada Nowo Hadiyanto, S.Sos dan Anies Mayangsari Muninggar, S.IP., M.E., yang kemudian diabadikan melalui sesi foto bersama.

Agenda berikutnya adalah pemaparan profil Perpustakaan Universitas Malahayati, yang mencakup profil perpustakaan, layanan perpustakaan, inovasi layanan, digitalisasi perpustakaan, koleksi perpustakaan, serta program literasi perpustakaan. Pemaparan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai sistem pengelolaan dan pengembangan layanan yang telah diterapkan.

Kegiatan ditutup dengan tour perpustakaan, di mana rombongan Perpustakaan MPR RI meninjau langsung fasilitas, ruang layanan, serta sistem pendukung yang dimiliki Perpustakaan Universitas Malahayati.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat serta tercipta peningkatan mutu layanan perpustakaan yang berkelanjutan, baik di lingkungan Universitas Malahayati maupun di Perpustakaan MPR RI.

Kunjungan adaptasi best practice ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat layanan informasi dan literasi akademik.(fkr)

Editor: Fadly KR

UNMAL Gelar Bakti Sosial Khitan Massal 2025 dalam Rangka Dies Natalis ke-32

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati (UNMAL) menggelar kegiatan Bakti Sosial Khitan Massal 2025 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 28 Desember 2025, bertempat di Masjid Thoriqul Khoir, Bandar Lampung, dan dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan khitan massal ini merupakan wujud kepedulian sosial Universitas Malahayati terhadap masyarakat sekitar, khususnya dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi anak-anak, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan lingkungan sekitar.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Malahayati, di antaranya Wakil Rektor III Dr. Eng Rina Febrina, ST., MT, Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes, Ketua PMB Universitas Malahayati Romy J. Utama, S.E., M.Sos, Kepala Humas Universitas Malahayati Emil Tanhar, S.Kom, Kepala Biro Administrasi Umum (BAU) Ahmad Sidiq, ST., MT, serta Ketua Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati Dr. M. Arifki Zainaro, Ns., M.Kep.

Turut hadir pula unsur eksternal, antara lain Fajar Muntoni selaku Lurah Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Syaugi Rahim Kasim selaku Ketua BKM Masjid Thoriqul Khoir, serta AIPTU Kelopatra selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Gedong Air, yang turut mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan panitia, registrasi peserta, serta pengelolaan parkir dan penerimaan tamu. Acara ceremonial pembukaan berlangsung pada pukul 08.00 WIB yang diawali oleh pembukaan oleh MC.

Dalam sambutannya, Romy J. Utama, S.E., M.Sos juga menyampaikan bahwa Rektor Universitas Malahayati Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., yang juga merupakan Anggota DPR RI Komisi X, berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut. Meski demikian, Rektor Universitas Malahayati menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial Khitan Massal ini dan menyetujui serta mendorong agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pengabdian Universitas Malahayati kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua BKM Masjid Thoriqul Khoir, Syaugi Rahim Kasim, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Universitas Malahayati atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial di lingkungan masjid, yang dinilai sangat membantu masyarakat dan mempererat ukhuwah serta kepedulian sosial.

Selanjutnya, Lurah Gedong Air, Fajar Muntoni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Malahayati atas kepedulian sosial yang diwujudkan melalui kegiatan khitan massal. Ia berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah kelurahan dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Pelaksanaan khitan massal dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan pemeriksaan awal dan tindakan medis bagi 25 peserta pertama, dilanjutkan dengan sesi pemulihan pascatindakan berupa pemberian obat-obatan, celana khitan, serta uang santunan. Sesi kedua dilaksanakan mulai pukul 10.15 WIB untuk peserta gelombang berikutnya, setelah melalui proses screening lanjutan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, didukung oleh tim medis, panitia, serta pengamanan dari pihak terkait. Acara ditutup dengan pembagian konsumsi makan siang bagi panitia dan tim medis.

Melalui kegiatan Bakti Sosial Khitan Massal ini, Universitas Malahayati berharap dapat terus berkontribusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Kegiatan Bakti Sosial Khitan Massal ini menunjukkan bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada ranah akademik, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat. Universitas Malahayati melalui kegiatan ini dinilai berhasil membangun sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial. Jika dilaksanakan secara berkelanjutan, kegiatan serupa berpotensi menjadi program unggulan pengabdian masyarakat yang memberi dampak langsung dan berjangka panjang.(fkr)

Editor: Fadly KR

Sinergi Kerja Sama Lapas Narkotika Kelas IIA dan FIK UNMAL Perkuat Rehabilitasi WBP

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id): Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Malahayati (UNMAL) secara resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai upaya penguatan layanan kesehatan dan rehabilitasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Universitas Malahayati pada 22 Desember 2025.

Kegiatan penandatanganan PKS ini dihadiri oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, A.Md.I.P., S.H., M.H., beserta jajaran, yaitu Afan Sulistiono (Kasi Binadik), Ari Julio (Kasubsi Bimkemaswat), Heri Wijaya Sairat (Kasubsi Registrasi), Rama (Staf Bimkemaswat), Ari Tuzmarhafi (Staf Bimkemaswat), serta tiga mahasiswa magang. Dari pihak Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati hadir Dekan FIK Dr. Lolita Sary, SKM., M.Kes., Setiawati, Sp.Kep., Ns., An., M.Kep (Kepala Badan Penjamin Mutu Internal), Asri Mutiara Putri, S.Psi., M.Psi, Psikolog (Ketua Program Studi S1 Psikologi), serta Octa Reni Setiawati, M.Psi., Psikolog (Kepala Unit Kerja Sama).

Kerja sama ini mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dengan melibatkan sepuluh program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati. Melalui kolaborasi ini, dosen dan mahasiswa diharapkan dapat mengintegrasikan keilmuan akademik dengan kebutuhan layanan kesehatan di lingkungan Lapas Narkotika.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, A.Md.I.P., S.H., M.H., menyampaikan bahwa:

“Kerjasama ini bukan hanya sekedar formalitas, melainkan kebutuhan strategis untuk menutupi celah yang tidak bisa ditangani sendiri oleh pihak Lapas. Seperti pemenuhan tenaga ahli yang terbatas, dimana dengan adanya pendampingan dari dosen dan mahasiswa untuk membantu pelayanan kesehatan secara umum dan kesehatan jiwa secara khusus; Validitas riset dan pemetaan masalah, dimana Perguruan Tinggi dapat melakukan riset mengenai pola penyakit, tingkat kesehatan mental, atau efektivitas pengobatan di dalam Lapas; Pengabdian Masyarakat, dimana warga binaan membutuhkan edukasi kesehatan yang berkelanjutan sebagai Upaya pencegahan penyakit menular dan tidak menular.”

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati, Dr. Lolita Sary, SKM., M.Kes., menyatakan:

“FIK sangat mengapresiasi keterbukaan pihak Lapas Narkotika Kelas IIA untuk bekerjasama dalam bidang kesehatan. Sesuai dengan Visi FIK yaitu Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Berorientasi Komunitas. FIK memiliki sepuluh program studi dengan varian keilmuan Psikologi, Keperawatan, Kebidanan, Farmasi dan Kesehatan Masyarakat. Dimana varian keilmuan tersebut relevan untuk belajar dan berkontribusi hingga mendapatkan perspektif baru dalam proses pembelajaran di Lapas Narkotika. Bagi kami, ini adalah bentuk pemanfaatan sumberdaya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk masyarakat.”

Perjanjian kerja sama ini akan berlangsung selama satu tahun dan dilaksanakan dengan mekanisme monitoring serta evaluasi secara berkala oleh kedua belah pihak. Melalui kerja sama ini, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta berkontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Kerja sama antara Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati dan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi karena menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam menjawab persoalan sosial dan kesehatan masyarakat secara nyata. Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya proses pembelajaran akademik, tetapi juga menghadirkan dampak langsung bagi warga binaan sebagai kelompok yang rentan dan membutuhkan perhatian berkelanjutan. Sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemasyarakatan diharapkan mampu menjadi model kerja sama berkelanjutan yang berorientasi pada pemulihan, kemanusiaan, dan peningkatan kualitas hidup secara holistik.(fkr)

Editor: FadlyKR

Bersama Komisi X DPR RI, UNMAL Perkuat Upaya Pencegahan Kekerasan di Kampus

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id): Maraknya kasus kekerasan seksual berbasis online di Indonesia menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk pemerintah dan perguruan tinggi. Menyikapi hal tersebut, Universitas Malahayati (UNMAL) menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), bertempat di Gedung Rektorat Universitas Malahayati, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi X DPR RI Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Malahayati, Wakil Rektor I Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., serta Wakil Rektor II Nirwanto, S.Pd., M.Kes. Turut hadir Plt. Kepala Bagian Kemahasiswaan Rudi Winarno, Ns., M.Kes., Kepala Bagian Humas Emil Tanhar, S.Kom, perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Lampung Hadori Rosadi, serta para pimpinan fakultas, di antaranya Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Dr. Lolita Sary, S.KM., M.Kes., Dekan Fakultas Teknik Dr. Weka Indra Dharmawan, S.T., M.T., Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Rahyono, S.Sos., M.M., M.C., serta Dekan Fakultas Kedokteran Dr. Tessa Sjahriani, dr., M.Kes.

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Ricko Gunawan, S.Kep., M.Kes., selaku Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan, dipercaya sebagai ketua pelaksana kegiatan, sementara Rika Yulendasari, S.Kep., Ns., M.Kep. bertindak sebagai moderator. Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah Tahura Malagono, S.H., M.H., serta Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes. Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh dekan, ketua program studi, dosen, mahasiswa, serta seluruh sivitas akademika Universitas Malahayati yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Melalui kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Kampus Aman, Inklusif, dan Bebas Kekerasan” sebagai bentuk komitmen Universitas Malahayati dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika. Melalui kegiatan ini, Universitas Malahayati menegaskan perannya dalam melindungi hak-hak mahasiswa serta mencegah berbagai bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan pimpinan universitas, dilanjutkan dengan pemaparan materi sosialisasi dalam dua sesi yang membahas pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi. Kegiatan juga diisi dengan penyerahan plakat kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan pemaparan materi yang telah disampaikan.

Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H. menegaskan bahwa kampus harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan produktif bagi seluruh sivitas akademika. Menurutnya, segala bentuk kekerasan, baik secara langsung maupun melalui media digital, tidak boleh dibiarkan berkembang di lingkungan pendidikan tinggi.

“Kampus merupakan tempat pembentukan karakter dan pengembangan potensi mahasiswa. Oleh karena itu, praktik perundungan dan kekerasan dalam bentuk apa pun harus dicegah sejak dini agar tercipta lingkungan akademik yang sehat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Ricko Gunawan, S.Kep., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman seluruh sivitas akademika mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan, khususnya kekerasan seksual berbasis online, di lingkungan perguruan tinggi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Universitas Malahayati dalam membangun budaya kampus yang aman, inklusif, dan berkeadilan. Menurutnya, keterlibatan aktif mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan sangat penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang bebas dari segala bentuk kekerasan.

Pada sesi pemaparan materi, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., mengajak mahasiswa untuk tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan di lingkungan kampus.

“Universitas Malahayati berkomitmen memberikan ruang yang aman bagi mahasiswa. Setiap laporan yang masuk melalui Satgas PPKPT akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, dan sanksi tegas akan diberikan apabila pelaku terbukti bersalah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Universitas Malahayati secara konsisten mengimplementasikan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi sebagai upaya menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan berorientasi pada perlindungan korban.

Sementara itu, Tahura Malagono, S.H., M.H., dosen Universitas Mitra Indonesia (Umitra), menyampaikan bahwa kekerasan seksual berbasis online saat ini menempati angka tertinggi dibandingkan bentuk kekerasan lainnya. Berdasarkan data sejak tahun 2019, tercatat sebanyak 7.842 kasus kekerasan seksual difasilitasi oleh penggunaan teknologi digital seperti internet, telepon pintar, dan media sosial.

Ia menjelaskan bahwa kekerasan seksual berbasis online dapat berupa penyebaran konten seksual tanpa persetujuan, pelecehan dan ancaman seksual di dunia maya, pornografi balas dendam, hingga penguntitan siber. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat psikologis, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan mental, kehidupan sosial, hingga kondisi fisik korban.

Selain itu, Tahura juga memaparkan berbagai bentuk kekerasan lain yang masih ditemukan di lingkungan perguruan tinggi, seperti kekerasan fisik, verbal, psikologis, perundungan, diskriminasi, serta kebijakan institusi yang berpotensi merugikan sivitas akademika. Dari sisi hukum, ia menegaskan bahwa pelaku kekerasan seksual dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai ruang aman bagi seluruh sivitas akademika. Di tengah meningkatnya kasus kekerasan seksual berbasis online, kehadiran kampus melalui edukasi, regulasi, dan sistem pelaporan yang jelas merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional. Universitas Malahayati menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai institusi yang berpihak pada perlindungan hak, martabat, dan kesejahteraan mahasiswa. Sinergi antara pimpinan universitas, pemerintah, dan sivitas akademika diharapkan mampu menciptakan budaya kampus yang inklusif, berkeadilan, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.(fkr)

Editor: Fadly KR

Management Expo Day 4: Sinergi Perbankan Dorong Peluang Wirausaha Mahasiswa

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Rangkaian kegiatan Management Expo Day 4 kembali menghadirkan agenda edukatif melalui Talk Show bertajuk “Sinergi Perbankan dan Entrepreneurship Mahasiswa” yang diselenggarakan pada 18 Desember 2025 di area belakang Gedung Rektor Universitas Malahayati. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara dunia perbankan dan akademisi dalam membuka wawasan mahasiswa terkait peluang merintis usaha sejak dini.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati dengan menghadirkan Robby Wijaya Saputra, S.Kom., selaku CEO Branch Bank Mandiri KCP Bandar Lampung Antasari, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Robby menegaskan bahwa peran perbankan saat ini telah berkembang menjadi mitra strategis bagi pengusaha muda, khususnya dari kalangan mahasiswa.

“Perbankan tidak hanya hadir sebagai penyedia modal, tetapi juga sebagai pendamping bagi wirausaha muda agar bisnis yang dijalankan dapat tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Robby Wijaya Saputra.

Dalam kesempatan tersebut, Robby memperkenalkan Program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) sebagai peluang bagi mahasiswa yang memiliki ide bisnis inovatif, dengan dukungan pembiayaan hingga Rp300 juta. Selain itu, Bank Mandiri juga menghadirkan Program Mikro Festival yang bertujuan memperluas jejaring pasar bagi pelaku usaha pemula.

Tak hanya berfokus pada permodalan, Robby juga menyoroti pentingnya adaptasi digital melalui strategi Hyper Local Media Sosial, yang dinilai efektif dalam membantu pelaku usaha lokal menjangkau konsumen di lingkungan sekitar secara lebih personal dan tepat sasaran.

Senada dengan hal tersebut, Ayu Nursari, S.E., M.E., selaku akademisi Universitas Malahayati, menambahkan bahwa literasi keuangan dan kesiapan mental berwirausaha merupakan fondasi penting bagi mahasiswa sebelum terjun ke dunia industri. Kolaborasi antara dukungan perbankan dan pemahaman teori manajemen di perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki daya saing dan keberlanjutan usaha.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, khususnya saat sesi diskusi interaktif, di mana mahasiswa aktif menggali peluang dan tantangan dunia usaha. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara kampus dan dunia perbankan mampu menghadirkan ruang pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.

Melalui kegiatan ini, Management Expo Day 4 2025 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami dunia kewirausahaan secara komprehensif. Sinergi antara perbankan dan institusi pendidikan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi wirausaha muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era ekonomi digital.(fkr)

Editor : Fadly KR

Prof. Erna Listyaningsih Raih Program Insentif Artikel Berkualitas Jurnal Internasional Bereputasi Tahun 2025

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id) : Sivitas Akademika Universitas Malahayati menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Prof. Erna Listyaningsih, SE., M.Si., Ph.D., atas pencapaiannya sebagai Penerima Program Insentif Artikel Berkualitas pada Jurnal Internasional Bereputasi Tahun 2025.

Pencapaian tersebut berdasarkan surat resmi Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 17/41/C3/DT.05.00/2025 tanggal 14 Desember 2025 tentang Penerima Program Insentif Artikel Berkualitas pada Jurnal Internasional Bereputasi Tahun 2025 (Revisi).

Prof. Erna Listyaningsih, SE., M.Si., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Malahayati, tercatat sebagai salah satu penerima program tersebut berkat kontribusinya dalam publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi.

Menanggapi capaian tersebut, Prof. Erna Listyaningsih, SE., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan wujud dedikasi, komitmen, dan kontribusi nyata dalam pengembangan riset serta peningkatan mutu publikasi ilmiah di tingkat internasional. Ia berharap, capaian ini dapat menginspirasi sivitas akademika Universitas Malahayati untuk terus berkarya dan berinovasi.

Program Insentif Artikel Berkualitas merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para dosen dan peneliti yang aktif menghasilkan karya ilmiah bermutu dan berdampak di tingkat internasional, sekaligus mendorong penguatan ekosistem riset di perguruan tinggi.

Universitas Malahayati terus berkomitmen mendukung pengembangan riset dan publikasi ilmiah sebagai wujud pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi serta kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa konsistensi dalam riset dan publikasi ilmiah mampu membawa dampak nyata bagi penguatan reputasi perguruan tinggi. Keberhasilan Prof. Erna Listyaningsih diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika Universitas Malahayati untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi di tingkat nasional maupun internasional. (fkr)

Editor : Fadly KR

Peresmian Seragam Perawat PSIK UNMAL Angkatan 2024

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) — Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati (UNMAL) menggelar kegiatan Persiapan Seragam Perawat Mahasiswa PSIK Angkatan 2024 pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menandai kesiapan mahasiswa memasuki tahapan praktik profesi keperawatan.

Acara dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, Ns., M.Kes., mewakili Rektor Universitas Malahayati; Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Lolita Sary, SKM., M.Kes.; Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan, Aryanti Wardiyah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat.; Sekretaris Program Studi Ilmu Keperawatan, Rika Yulendasari, S.Kep., Ns., M.Kep.; Ketua Pelaksana, Dewi Kusumaningsih, S.Kep., Ns., M.Kep.; dosen-dosen PSIK; narasumber Miranti, S.Kep., Ns., M.Kep. dan Andoko, S.Kep., Ns., M.Kes.; serta tamu undangan dan seluruh mahasiswa PSIK Angkatan 2024.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta persembahan Tari Japin Melayu oleh mahasiswa PSIK Angkatan 2023 yang menambah kekhidmatan dan nuansa budaya dalam acara.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Malahayati Prof. Dr. Dessy Hermawan, Ns., M.Kes., menegaskan bahwa komitmen mahasiswa untuk menekuni bidang keperawatan harus dibangun sejak dini. Menurutnya, penggunaan seragam praktik merupakan langkah penting sebagai wujud kesungguhan mahasiswa dalam memenuhi janji profesi serta menginternalisasi nilai-nilai keperawatan yang menjunjung tinggi kemanusiaan, kedisiplinan, dan pengabdian. Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I secara resmi membuka kegiatan Persiapan Seragam Perawat Mahasiswa PSIK Angkatan 2024.

Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Aryanti Wardiyah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penggunaan seragam praktik bukan sekadar kelengkapan administratif, melainkan simbol tanggung jawab, profesionalisme, dan kesiapan mahasiswa dalam menapaki dunia keperawatan. Ia menekankan pentingnya menjaga etika, sikap, serta integritas sebagai calon perawat yang akan berhadapan langsung dengan masyarakat.

Setelah sambutan, Ketua Pelaksana kegiatan Dewi Kusumaningsih, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan Persiapan Seragam Perawat Mahasiswa PSIK Angkatan 2024 diikuti oleh 40 mahasiswa, dengan rangkaian acara meliputi penggunaan seragam praktik konservatisme, pemasangan tanda pengenal mahasiswa, pembacaan janji mahasiswa, serta penandatanganan maklumat sebagai bentuk komitmen moral dan profesional mahasiswa keperawatan dalam menjalani pendidikan dan praktik klinik.

Pada kesempatan yang sama, Program Studi Ilmu Keperawatan juga memberikan apresiasi melalui pemilihan Data Perawat Muda Angkatan 2024 kepada mahasiswa yang menunjukkan dedikasi dan prestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Adapun finalis yang terpilih adalah Duta Perawat Muda Putra Asmuja Agung Bana Pikulun (NPM : 24320006), dengan Duta Perawat Muda Putri Angkatan 2024 diberikan kepada Dinda Anjelika (NPM 24330180).

Sebanyak 40 mahasiswa PSIK Angkatan 2024 secara resmi mengikuti prosesi penggunaan pakaian seragam praktik konservatisme serta pemasangan tanda pengenal mahasiswa Tahun Ajaran 2025/2026 yang dilakukan oleh pimpinan universitas dan fakultas.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan janji mahasiswa, penandatanganan maklumat mahasiswa oleh pimpinan dan perwakilan mahasiswa, foto bersama, foto angkatan, penampilan puisi dan vokal mahasiswa, serta kuliah pakar yang menambah wawasan dan motivasi bagi mahasiswa keperawatan.

Kegiatan ditutup dengan doa dan penampilan vokal persembahan dari mahasiswa PSIK Angkatan 2024 sebagai wujud rasa syukur dan bhakti kepada almamater.

Penulis menilai, kegiatan Persiapan Seragam Perawat Mahasiswa PSIK Angkatan 2024 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memiliki makna strategis dalam membentuk karakter dan jati diri mahasiswa keperawatan. Melalui prosesi penggunaan seragam, pembacaan janji, dan penandatanganan maklumat, mahasiswa didorong untuk menanamkan nilai tanggung jawab, profesionalisme, serta komitmen pengabdian kepada masyarakat sejak dini sebagai calon tenaga kesehatan yang berintegritas. (fkr)

Editor : Fadly KR

Manajemen Expo Day 2: Talk Show Ekonomi Kreatif Bekali Mahasiswa Hadapi Era Digital

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) melalui Program Studi Manajemen Universitas Malahayati menjadikan Talk Show Ekonomi Kreatif sebagai agenda utama pada rangkaian Manajemen Expo Day 2, yang diikuti oleh mahasiswa dan sivitas akademika dengan antusiasme tinggi, Selasa (16 Desember 2025).

Talk show ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Hani Siti Soleha, S.Tr.Keb., M.M. (Owner Kitty Hijab sekaligus Content Creator) dan Dr. Tri Umaryani, S.P., M.Si. (Kepala Bappeda Lampung Barat). Kehadiran kedua pemateri tersebut memberikan perspektif akademik dan praktis mengenai perkembangan ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu sektor strategis dalam perekonomian nasional.

Dalam pemaparannya, Hani Siti Soleha, S.Tr.Keb., M.M. menekankan pentingnya peran kreativitas dan inovasi dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Ia menjelaskan bahwa ekonomi kreatif tidak hanya bertumpu pada ide semata, tetapi juga pada kemampuan mengelola ide tersebut menjadi produk atau jasa yang memiliki daya saing di pasar. Mahasiswa didorong untuk mampu membaca peluang, memahami kebutuhan konsumen, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha.

Sementara itu, Dr. Tri Umaryani, S.P., M.Si. menyampaikan materi terkait strategi pengembangan ekonomi kreatif dari sudut pandang manajerial dan keberlanjutan bisnis. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang, pengelolaan sumber daya yang efektif, serta penerapan konsep manajemen yang tepat agar usaha kreatif dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang. Selain itu, ia juga mengulas berbagai tantangan yang kerap dihadapi pelaku ekonomi kreatif beserta solusi yang dapat diterapkan oleh generasi muda.

Sesi talk show berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Mahasiswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar peluang usaha kreatif, pengembangan ide bisnis, hingga kesiapan menghadapi persaingan di era digital. Diskusi ini memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa Program Studi Manajemen.

Melalui pelaksanaan Talk Show Ekonomi Kreatif ini, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati berharap mahasiswa memperoleh wawasan, inspirasi, serta motivasi untuk mengembangkan potensi diri dan ide kreatif menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari Manajemen Expo sebagai sarana penguatan kompetensi akademik serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan.

Talk Show Ekonomi Kreatif pada Manajemen Expo Day 2 menjadi ruang pembelajaran strategis bagi mahasiswa dalam memahami dinamika ekonomi kreatif di era digital. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peluang usaha sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.(fkr)

Editor : Fadly KR

RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro Terima 52 Mahasiswa Profesi Ners UNMAL

KOTAMETRO (malahayati.ac.id): Program Studi Profesi Ners Universitas Malahayati (UNMAL) secara resmi melaksanakan kegiatan penyerahan mahasiswa Profesi Ners kepada RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro sebagai wahana pelaksanaan praktik klinik profesi keperawatan. Sebanyak 52 mahasiswa Profesi Ners mengikuti kegiatan praktik klinik pada tiga stase keperawatan, meliputi Stase Keperawatan Medikal Bedah (KMB), Stase Keperawatan Gawat Darurat (KGD), dan Stase Manajemen Keperawatan.

Pelaksanaan praktik klinik profesi ini dijadwalkan berlangsung selama dua bulan, terhitung mulai 15 Desember 2025 hingga 15 Februari 2026. Penyerahan mahasiswa dilakukan secara resmi sebagai wujud sinergi dan komitmen kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan profesi keperawatan.

Penyerahan mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati dilakukan oleh Ketua Program Studi Profesi Ners, Aryanti Wardiyah, Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa praktik klinik profesi merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan kompetensi perawat profesional, khususnya dalam penguatan keterampilan klinis, manajemen pelayanan keperawatan, serta penanaman sikap profesional dan etika keperawatan.

Ia berharap mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati dapat memanfaatkan kesempatan praktik klinik ini dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi etika profesi, menjaga nama baik institusi, serta mampu beradaptasi dengan budaya kerja dan sistem pelayanan di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembelajaran berbasis praktik di lahan klinik menjadi sarana strategis dalam mengintegrasikan teori dan praktik, sekaligus sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja sebagai perawat profesional.

Sementara itu, dari pihak RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro, penerimaan mahasiswa Profesi Ners diwakili oleh dr. Meli, Sp.KKLP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Malahayati yang telah menjadikan RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro sebagai wahana pendidikan klinik profesi keperawatan.

Pihak rumah sakit menyatakan kesiapan untuk mendukung proses pembelajaran klinik serta berharap mahasiswa dapat berperan aktif, disiplin, dan mampu bekerja sama dengan seluruh tim kesehatan selama menjalani praktik.

Melalui pelaksanaan praktik klinik profesi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan dalam mencetak perawat profesional yang kompeten, beretika, dan berdaya saing sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan pelayanan kesehatan.

Pelaksanaan praktik klinik Profesi Ners di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro menunjukkan komitmen Universitas Malahayati dalam menghadirkan pendidikan keperawatan yang berorientasi pada mutu dan kebutuhan layanan kesehatan. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi klinis dan sikap profesional sebagai fondasi dalam mencetak perawat yang siap terjun ke dunia kerja.(fkr)

Editor : Fadly KR

UNMAL Resmi Tandatangani PKS dengan Dinkes Kota Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id): Pada Selasa, 9 Desember 2025, pukul 12.30 WIB, bertempat di Ruang Rapat Lantai 5 Universitas Malahayati, Universitas Malahayati (UNMAL) secara resmi melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung (Dinkes Kota Bandar Lampung) terkait pemanfaatan sumber daya dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, S.T., M.Si.

Penandatanganan kerja sama tersebut melibatkan tiga fakultas di lingkungan Universitas Malahayati, yakni Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Fakultas Kedokteran (FK), dan Fakultas Teknik (FT). Hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan Universitas Malahayati, antara lain Wakil Rektor I Prof. Dr. Dessy Hermansyah, S.Kep., Ns., M.Kes., Wakil Rektor II Drs. Nirwanto, M.Kes., Wakil Rektor III Dr. Eng. Rina Febrina, S.T., M.T., Wakil Rektor IV Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes., serta Kepala Humas Universitas Malahayati, Emil Tanhar, S.E.

Dalam sambutan pertamanya, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermansyah, S.Kep., Ns., M.Kes., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Malahayati dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa keterlibatan lintas fakultas menjadi kekuatan utama UNMAL dalam memberikan kontribusi nyata, baik melalui pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Prof. Dessy Hermansyah menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan pelayanan kesehatan di Kota Bandar Lampung.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, S.T., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Malahayati atas terjalinnya kerja sama strategis ini. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam pemanfaatan sumber daya manusia dan pengembangan inovasi di bidang kesehatan.

Muhtadi A. Temenggung juga berharap agar kerja sama ini dapat mendukung program-program kesehatan yang sedang dan akan dijalankan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

Turut hadir pula para dekan yang menandatangani perjanjian kerja sama, yaitu Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati Dr. Lolita Sary, M.Kes., Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Dr. Tessa Sjahriani, dr., M.Kes. , dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Malahayati Dr. Weka Indra Dharmawan, S.T., M.T. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, di antaranya Nensiria Tarigan, S.Si., Apt., M.Kes. selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Anik Listiyorini, S.KM., M.M. selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), serta drg. Susi, Kepala Puskesmas Rajabasa Indah.

Kerja sama antara UNMAL dan Dinkes Kota Bandar Lampung ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, baik dari sisi tenaga ahli, fasilitas, maupun pengembangan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi lintas fakultas tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Bandar Lampung.

Melalui penandatanganan PKS ini, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan daerah serta memperkuat kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat. (fkr)

Editor: Fadly KR