PanggungInovasi Masa Depan: Exhibition Karya Project OBE (Outcome-Based Education) MahasiswaManajemen-MaXFAIR 2026

( malahayati.ac.id ) – Graha Bintang Universitas Malahayati Bandar Lampung menjadisaksibisuatasantusiasmeluarbiasadalamperhelatanakbar Management Exhibition & Job Fair (MaXFAIR) 2026 yang resmidigelar pada Senin, 08 Juni 2026. Mengusungtemabesar“Management Career Summit 2026: Shaping Future Leaders in Dynamic Business World”, acara tahunaninisuksesmentransformasiruangpameranmenjadisebuahekosistembisnis modern yang sangat dinamis. Perhelataninitidaksekadarberfungsisebagaijembatanbagipara alumniuntukmenitikarier di dunia kerja, melainkan juga menjelmasebagaipanggungapresiasiberskalabesarbagiinovasi, bakat, dan kreativitasmahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Malahayatisendiri. Di bawahpayung jargon pembakarsemangat“Born to Lead”, seluruhrangkaiankegiatandirancanguntukmembentukmentalitaskepemimpinan yang tangguh, adaptif, sertasiapmenghadapiarusdisrupsi global.

Sorotanutama yang paling mencuriperhatianribuanpengunjungdalam festival iniadalah Exhibition Hasil Project Mata Kuliah OBE (Outcome-Based Education). Pameraninimerupakanbentuknyatadarikomitmen program studidalammenerapkankurikulumberbasisluaran, di mana teori-teorimanajemen yang dipelajari di ruangkelastidakberhenti di ataskertasujian, melainkandihilirisasimenjadiprodukkonkret yang bernilai guna tinggi. Kurikulum OBE inimenantangmahasiswauntukberpikirkritis, analitis, dan solutifdalammenjawab problem riil di industri. Melaluipendekatantersebut, mahasiswaberhasilmenelurkan ragam karyailmiah dan media kreatif yang sangat bervariasi, mulaidari media informasi visual berupa poster edukatif, media promosi X-banner yang berdiritegakmempercantikestetikaruang, hinggakaryaliterasiberbobotberupabukusaku dan bookletbisnisterapan yang seluruhnyatelahresmiterdaftardalam Hak KekayaanIntelektual (HKI) sebagaibuktikeaslianrisetmahasiswa.

Atmosferprofesionalismekianterasasaatmemasuki area inti pameran yang memadukankekuatanakademik dan realitaskorporasimelaluikehadiran 15 Booth KelasMahasiswa yang bersanding harmonisdengan 15 Booth Mitra Industri. Sentuhanteknologi modern dihadirkansecaraapik di setiap booth kelas, di mana masing-masing kelompokmahasiswamemfasilitasiareanyadengan TV monitor interaktif. Layar-layar TV tersebutsecarakonsistenmenayangkan video komunikasibisnishasilproduksimandiri, mulaidaripresentasiprofilusaha, analisiskelayakan pasar, hingga video iklankreatif yang dikemassecarapersuasif. Di sisi lain, kehadiran booth daribelasanmitraindustriterkemukamembukaruangnetworking yang sangat organik. Melalui layout yang terintegrasiini, mahasiswamendapatkankesempatanlangkauntukberinteraksilangsung, menerimapenilaianobjektif, sertamendapatkanmasukanprofesionaldari para praktisibisnismengenaisejauh mana produk yang merekaciptakandapatdiserap oleh pasar nyata.

 

Tidak hanyaberfokus pada pamerankaryailmiah dan bisnis, panitiaMaXFAIR 2026 juga berhasilmengemas area eksibisiinidengankonsep yang sangat interaktif dan menghibur agar para pengunjungtidakmerasajenuh. Sembarimenjelajahikeunikandesain X-banner, membacaliterasiber-HKI, dan menyaksikantayangan video digital di setiap booth, para pengunjung yang terdiridarimahasiswa, alumni, hinggamasyarakatumumdisuguhi oleh kemeriahan di panggungutama. Panggungtersebutterusdihidupkan oleh penampilanmemukauseperti tari tradisional, tari kreasi modern, music performance, acoustic performance, hinggasesijammingbersama. Keseruan acara kianmemuncakdenganadanyaberbagaigamesinteraktifbertaburhadiahsertapembagiandoorprizemenarik yang melibatkanpartisipasiaktifdariseluruhpengunjung booth.

Secarakeseluruhan, gelaraneksibisidalamMaXFAIR 2026 inimenjadisebuahpembuktian valid dari Program Studi Manajemen Universitas Malahayatibahwamerekaberhasilmelahirkangenerasimuda yang seimbangantarakompetensiakademis dan keterampilanpraktis.

Produk-produkinovatif, legalitaskaryamelalui HKI, sertakematanganpresentasi digital yang ditampilkan di setiap booth menjadicerminanbahwa para mahasiswatidaksekadardisiapkanmenjadipengikut, melainkandicetakuntukmenjadikreator, inovator, dan pemimpin masa depan yang siapmenaklukkankerasnyatantangan dunia bisnis modern.

Editor : Chandra fz

Edukasi Investasi Emas oleh Pegadaian pada MaxFair 2026 Tingkatkan Literai Keuangan Mahasiswa

Bandar Lampung ( malahayati.ac.id ) -Dalam rangkaian kegiatan Management Exhibition & Job Fair 2026 (MaxFair) yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Universitas Malahayati, sesi pemaparan dari dunia industri kembali memberikan wawasan yang aplikatif bagi para peserta. Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah pemaparan materi dari Pegadaian yang mengangkat tema literasi keuangan dan investasi emas bagi generasi muda.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 08 Juni 2026 pukul 13.25–13.55 WIB, bertempat di Graha Bintang Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Jalannya sesi dipandu oleh moderator Janito Felix yang mampu membangun suasana diskusi menjadi interaktif dan komunikatif antara pemateri dan peserta.

Pada sesi ini, pemateri dari Pegadaian, Muhammad Lutfi, menyampaikan materi terkait pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini sebagai langkah awal dalam mencapai kestabilan finansial di masa depan. Mahasiswa sebagai generasi muda diharapkan tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga memiliki kesadaran dalam mengatur keuangan dan mulai berinvestasi secara bijak.

Dalam pemaparannya, Muhammad Lutfi menjelaskan bahwa emas merupakan salah satu instrumen investasi yang memiliki berbagai keunggulan, di antaranya mudah dibeli, mudah disimpan, serta mudah dicairkan. Selain itu, emas juga dikenal sebagai aset safe haven yang mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, termasuk saat terjadi inflasi maupun krisis ekonomi. Hal ini menjadikan emas sebagai pilihan investasi yang relatif aman dan stabil dalam jangka panjang.

Pemateri juga memaparkan data perkembangan harga emas yang cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, sehingga berpotensi memberikan keuntungan bagi investor. Selain sebagai instrumen investasi, emas juga dapat dimanfaatkan sebagai dana darurat (emergency fund) serta perlindungan nilai kekayaan di masa depan.

Lebih lanjut, peserta diperkenalkan dengan berbagai layanan Pegadaian yang mendukung aktivitas investasi emas, seperti tabungan emas, cicil emas, hingga layanan gadai yang dapat dimanfaatkan tanpa harus menjual aset. Inovasi digital juga turut diperkenalkan melalui aplikasi yang memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi emas secara praktis dan efisien.

Tidak hanya membahas peluang investasi, Muhammad Lutfi juga mengingatkan peserta untuk selalu waspada terhadap maraknya investasi ilegal yang dapat merugikan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memilih lembaga keuangan yang resmi, terpercaya, dan berada di bawah pengawasan otoritas yang berwenang.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi tanya jawab, di mana banyak mahasiswa yang tertarik untuk mulai berinvestasi serta menggali informasi lebih lanjut mengenai mekanisme investasi emas di Pegadaian. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Melalui sesi ini, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman terkait literasi keuangan serta mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang cerdas secara finansial, mandiri, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Strategi dan Teknik Penjualan Profesional dalam Meningkatkan Kinerja Bisnisoleh Bank Mandiri

 

Kegiatanliterasi dan pengembangankompetensimahasiswa yang diselenggarakan di Graha Bintang Universitas Malahayati Bandar Lampung menjadi salah satuwadahpentingdalammeningkatkanwawasanpraktismahasiswa, khususnyadalambidangbisnis dan pemasaran. Pada sesiini, hadirnarasumberdari Bank Mandiri, yaituRobby Wijaya Saputra, yang membawakanmateriterkait strategi dan teknikpenjualanprofesional yang sangat relevandengankebutuhan dunia kerjasaatini. Jalannyakegiatandipandu oleh moderator Saskia Andini yang mampumenghidupkansuasanadiskusisehinggainteraksiantarapemateri dan pesertaberlangsungsecaraaktif dan komunikatif.

Dalampemaparannya, Robby Wijaya Saputra menjelaskanbahwapenjualan modern tidaklagihanyaberfokus pada aktivitasmenawarkanproduk, tetapilebihkepadabagaimanaseorangtenagapenjualmampumenjadimitrastrategisbagipelanggan. Hal iniberartiseorang sales harusmampumemahamikebutuhan, permasalahan, sertatujuanbisnispelanggansecaramenyeluruhsebelummenawarkansolusi yang tepat. Pendekataninimenjadidasardalammembangunhubunganjangkapanjang yang salingmenguntungkan.

Salah satumetode yang diperkenalkandalamsesiiniadalahmetode LAER (Listen, Acknowledge, Explore, Respond). Metode inimenekankanpentingnyamendengarkankebutuhanpelanggansecaraaktif, memberikanrespon yang menunjukkanpemahaman, menggalilebihdalaminformasi yang dibutuhkan, sertamemberikansolusi yang tepatsasaran. Denganpenerapanmetodeini, tenagapenjualdapatmembangunkomunikasi yang lebihefektifsertameningkatkantingkatkeberhasilandalam proses penjualan.

Selain itu, pemateri juga membahasprinsip-prinsippentingdalamnegosiasi, di antaranyaadalahkonsepwin-win solution yang bertujuanmenciptakankesepakatan yang menguntungkankeduabelahpihak. Dalam proses negosiasi, penjual juga diingatkanuntuklebihmenekankan pada nilaiataumanfaat (value) yang ditawarkankepadapelanggandibandingkanhanyaberfokus pada harga. Hal inipentinguntukmenjagacitraproduksertamenciptakankepercayaanpelangganterhadapkualitas yang diberikan. Kepercayaan (trust) menjadifondasiutamadalamsetiaphubunganbisnis yang berkelanjutan.

Materi berikutnya yang disampaikanadalahmengenaiteknik closing dalampenjualan. Pematerimenjelaskanbeberapateknik yang dapatdigunakan, sepertiassumptive close, yaituteknik yang mengarahkanpelanggan pada tahapimplementasiseolah-olahkeputusanpembeliansudahdibuat. Kemudianterdapatalternative close yang memberikanpilihanterbataskepadapelangganuntukmempermudahpengambilankeputusan, sertasummary close yang merangkumseluruhmanfaatproduksebelumdilakukanfinalisasikesepakatan. Teknik-teknikinibertujuanuntukmembantutenagapenjualdalammengarahkan proses transaksi agar berjalanlebihefektif dan efisien.

Tidak hanyaitu, pemateri juga menekankanpentingnyamelakukanfollow upatautindaklanjutkepadapelanggan. Dijelaskanbahwasebagianbesarkeberhasilanpenjualanjustruterjadisetelahbeberapa kali proses tindaklanjutdilakukan. Oleh karenaitu, konsistensidalammenjagakomunikasidenganpelangganmenjadifaktorpentingdalammeningkatkanpeluangterjadinyatransaksi. Dalammelakukanfollow up, tenagapenjual juga harusmemperhatikanwaktu yang tepatsertatetapmemberikannilaitambahtanpaterkesanmemaksapelanggan.

Lebihlanjut, peserta juga diberikanpemahamanmengenaipentingnyamembangunloyalitaspelanggan. Loyalitastidakhanyaterbentukdarikepuasanpelanggan, tetapi juga darikepercayaan yang dibangunmelaluipelayanan yang konsisten dan profesional.

Pelanggan yang loyal cenderungmelakukanpembelianulang (repeat order) sertamemberikanrekomendasikepadapihak lain secarasukarela, yang pada akhirnyadapatmeningkatkanpertumbuhanbisnissecaraberkelanjutan.

Pemateri juga menjelaskanindikatorkinerjautamadalambidangpenjualan, sepertijumlahprospek yang dihubungi, jumlahpertemuan yang dilakukan, hinggajumlah proposal yang diajukankepadacalonpelanggan. Indikator-indikatorinimenjadialatukurdalammenilaiefektivitas strategi penjualan yang diterapkansertamembantudalammencapai target yang telahditetapkanperusahaan.

Di akhirsesi, Robby Wijaya Saputra memberikanmotivasikepadaseluruhpeserta agar terusmengembangkankemampuankomunikasi, keahlianteknis, sertasikapprofesionaldalammenghadapi dunia kerja yang semakinkompetitif. Ditekankanbahwakeberhasilandalampenjualantidakhanyaditentukan oleh kemampuanindividu, tetapi juga oleh konsistensi, kerjakeras, sertakemampuanberadaptasidenganperubahan pasar.

Melaluikegiatanini, diharapkanmahasiswatidakhanyamemperolehpemahamanteoritis, tetapi juga wawasanpraktis yang dapatditerapkandalam dunia kerjamaupundalammengembangkanusahasecaramandiri. Kegiataninimenjadibuktinyatakomitmeninstitusipendidikandalammempersiapkanlulusan yang kompeten, adaptif, dan siapmenghadapitantangan di era bisnis modern.

Editor : Chandra fz

Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Melalui GENCARKAN demi Mewujudkan Generasi Cerdas Finansial Bersama OJK”

Kegiatan literasi dan pengembangan kompetensi mahasiswa yang diselenggarakan di Graha Bintang Universitas Malahayati Bandar Lampung menjadi salah satu wadah penting dalam meningkatkan wawasan praktis mahasiswa, khususnya dalam memahami tata kelola keuangan serta fungsi perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Pada sesi ini, hadir narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu Muhammad Akbar Caesario, yang membawakan materi edukasi komprehensif bertajuk “Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN)” yang sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa serta masyarakat di era digital saat ini. Jalannya kegiatan dipandu oleh moderator Putri Melinda Sari yang mampu menghidupkan suasana diskusi sehingga interaksi antara pemateri dan peserta berlangsung secara aktif, kritis, dan komunikatif.

Dalam pemaparannya, Muhammad Akbar Caesario menjelaskan bahwa OJK didirikan berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011 sebagai lembaga independen yang mengintegrasikan fungsi regulasi dan pengawasan terhadap seluruh lembaga jasa keuangan di Indonesia, mulai dari Perbankan, Pasar Modal, hingga sektor IKNB (Industri Keuangan Non-Bank). Seiring penguatan hukum melalui UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), OJK memegang peran krusial yang mencakup tiga pilar utama: Mengatur, Mengawasi, dan Melindungi masyarakat. Upaya perlindungan ini dijalankan secara seimbang melalui tindakan preventif seperti edukasi keuangan berkala, maupun kuratif melalui layanan penanganan pengaduan resmi.

Salah satu metode penting yang diperkenalkan dalam sesi ini adalah pemahaman mendalam terhadap konsep Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan. Literasi keuangan didefinisikan sebagai kombinasi pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap, dan perilaku yang memengaruhi kualitas pengambilan keputusan demi mencapai kesejahteraan. Sementara inklusi keuangan berfokus pada ketersediaan akses, kualitas, dan penggunaan produk jasa keuangan yang aman. Melalui data hasil SNLIK Tahun 2025, pemateri memaparkan adanya tantangan gap indeks literasi dan inklusi keuangan pada segmen masyarakat tertentu, seperti perempuan, wilayah perdesaan, serta kelompok pelajar/mahasiswa, sehingga OJK menetapkan kelompok ini sebagai sasaran prioritas dalam program GENCARKAN.

Selain itu, pemateri juga membahas prinsip-prinsip penting dalam pengelolaan keuangan mandiri dengan mengenalkan teknik “Periksa Kesehatan Keuangan”. Mahasiswa diajarkan untuk memastikan bahwa arus kas masuk selalu lebih besar daripada pengeluaran, membatasi cicilan utang maksimal 30% dari pemasukan bulanan, mengalokasikan dana darurat minimal tiga kali pengeluaran bulanan, serta menyisihkan simpanan rutin minimal 10% dari pendapatan. Pengelolaan finansial yang disiplin ini merupakan fondasi utama agar generasi muda terhindar dari perilaku konsumtif tak terkendali serta tidak terjebak dalam ekosistem investasi bodong.

Materi berikutnya yang disampaikan secara mendalam adalah mengenai kewaspadaan terhadap penipuan online dan bahaya laten Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal. Pemateri membeberkan fakta bahwa sepanjang Januari 2025 hingga 31 Januari 2026, Satgas PASTI telah menghentikan sebanyak 2.262 entitas pinjol ilegal setelah menerima puluhan ribu pengaduan. Peserta diperingatkan mengenai ciri-ciri utama pinjol ilegal, di antaranya tidak terdaftar/berizin di OJK, menetapkan suku bunga dan denda tinggi (bisa mencapai 1-4% per hari dibandingkan pinjol legal yang dibatasi 0,3% per hari), serta meminta akses ilegal ke data pribadi (kontak, foto, video) untuk melakukan penagihan tidak beretika berupa teror dan intimidasi. Sebagai langkah perlindungan, OJK mengenalkan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melalui portal iasc.ojk.go.id sebagai pusat penanganan penipuan transaksi keuangan terpadu.

Tidak hanya itu, pemateri juga menekankan pentingnya memegang prinsip “Legal dan Logis” (2L) sebelum menggunakan produk atau layanan keuangan apa pun. Mahasiswa dituntut untuk selalu meneliti legalitas lembaga di situs resmi www.ojk.go.id atau melalui Kontak OJK 157, memahami hak-kewajiban konsumen, serta bersikap bijak dengan menyesuaikan produk keuangan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan riil, bukan keinginan sesaat.

Lebih lanjut, peserta diberikan pemahaman bahwa menjadi konsumen yang cerdas berarti mampu mengidentifikasi dugaan pelanggaran yang dilakukan pelaku usaha jasa keuangan dan tahu ke mana harus melapor. Dengan memahami saluran pengaduan resmi, mahasiswa dilatih untuk menjadi agen literasi yang mampu melindungi diri sendiri, keluarga, serta lingkungan sekitar dari ancaman kejahatan siber yang semakin masif memanfaatkan media sosial dan aplikasi pesan instan.

Di akhir sesi, Muhammad Akbar Caesario memberikan motivasi kuat kepada seluruh peserta di Graha Bintang Universitas Malahayati agar terus mengasah kecerdasan finansial demi menyongsong masa depan yang mandiri secara ekonomi, sejalan dengan semangat kepemimpinan “Born to Lead” pada MaXFAIR 2026. Ditekankan bahwa kemandirian bangsa di sektor ekonomi sangat bergantung pada seberapa cerdas generasi mudanya dalam mengelola modal, memanfaatkan inklusi keuangan secara produktif, serta beradaptasi di tengah dinamisnya industri keuangan global.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Universitas Malahayati tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai regulasi keuangan, tetapi juga mendapatkan panduan praktis yang taktis langsung dari otoritas tertinggi sektor keuangan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga pendidikan dan OJK dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya adaptif secara akademis, melainkan juga cerdas, bijak, dan terlindungi dalam beraktivitas di dunia keuangan modern.

Editor : Chandra fz

Jembatan Karier Masa Depan: Membuka Peluang Emas Melalui Gelaran Job Fair Manajemen Universitas Malahayati 2026

Bandar lampung ( malahayati.ac.id ) – Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati Bandar Lampung menjelma menjadi pusat konvergensi antara dunia akademik dan sektor industri nasional saat dipadati oleh ratusan pencari kerja yang antusias menghadiri perhelatan akbar Job Fair Management 2026 pada Senin, 08 Juni 2026. Mengusung tagline inspiratif “Langkah Awal Kariermu Dimulai Di Sini”, kegiatan yang diinisiasi oleh Program Studi Manajemen Universitas Malahayati ini dirancang khusus untuk menjadi motor penggerak dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja terdidik ke dalam sektor produktif. Bursa kerja ini diselenggarakan secara inklusif dan terbuka bagi mahasiswa, alumni, hingga masyarakat umum dengan memfasilitasi ruang interaksi langsung yang memangkas jarak birokrasi antara talenta-talenta muda berbakat dan jajaran manajemen korporasi. Di bawah payung besar spirit “Born to Lead”, acara ini tidak hanya sekadar menyediakan ruang lowongan kerja, melainkan juga menumbuhkan kesiapan mental para lulusan untuk melangkah dengan penuh percaya diri ke dalam ekosistem bisnis global yang dinamis.

Gelaran bursa kerja strategis ini sukses menggandeng delapan perusahaan raksasa (participating companies) yang bertindak sebagai tenant utama. Kedelapan korporasi tersebut membawa formasi lowongan kerja yang sangat variatif guna menyerap berbagai latar belakang keahlian. Para pencari kerja disuguhi pilihan karier dari sektor industri barang konsumsi bergerak cepat melalui perusahaan WINGS, serta sektor industri minuman kesehatan berskala internasional lewat booth Yakult. Kehadiran sektor otomotif diwakili oleh tunas Honda selaku main dealer sepeda motor terkemuka, sementara sektor transportasi daring dan logistik berbasis teknologi diwakili oleh perusahaan global Maxim. Sektor keuangan, perbankan, dan pemberdayaan ekonomi turut hadir secara masif melalui keterlibatan Bank Mandiri serta lembaga keuangan pelat merah PNM (Permodalan Nasional Madani). Industri teknologi informasi dan komunikasi juga ikut memperkuat pilihan karier pengunjung melalui partisipasi operator telekomunikasi seluler Indosat Ooredoo Hutchison. Terakhir, sebagai pilar penting pengelola ekosistem tenaga kerja, hadir pula PT Prima Karya Sarana Sejahtera atau dikenal sebagai PKSS selaku HR Solutions Partner terkemuka di Indonesia.

Atmosfer profesionalisme yang sangat kompetitif terlihat jelas di sepanjang koridor pameran, di mana para kandidat yang berpenampilan rapi tampak sibuk mematangkan berkas resume, portofolio, dan kurikulum vitae (CV) terbaik mereka untuk diserahkan ke meja para perekrut. Dari delapan tenant besar yang berpartisipasi, booth milik PKSS menjadi pusat perhatian utama sekaligus magnet yang menyedot antrean paling mengular dari para pencari kerja. Hal ini terjadi karena PKSS secara khusus menghadirkan program Walk-In Interview langsung di tempat. Melalui metode seleksi instan ini, para pelamar kerja tidak perlu melewati proses tunggu administrasi konvensional yang memakan waktu berminggu-minggu; mereka dapat langsung bertatap muka, diwawancarai, dan dinilai kapabilitasnya oleh tim rekrutmen profesional PKSS. Sesi ini sekaligus menjadi ujian nyata bagi para alumni untuk mempraktikkan keterampilan komunikasi strategis, ketahanan mental, serta kemampuan pemecahan masalah secara spontan yang selama ini diasah di bangku perkuliahan.

Keberhasilan Program Studi Manajemen Universitas Malahayati dalam menghadirkan delapan korporasi kelas kakap dalam satu ruang pameran membuktikan tingginya tingkat kepercayaan (trust) dunia industri terhadap kualitas dan mutu akademis yang ditanamkan pada institusi ini. Melalui Job Fair Management 2026, universitas tidak hanya menjalankan peran tradisionalnya sebagai pencetak sarjana, tetapi juga mengambil tanggung jawab moral sebagai fasilitator yang menjamin keberlanjutan karier para lulusannya. Sinergi yang terjalin erat antara dunia pendidikan dan sektor swasta ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran intelektual di tingkat regional maupun nasional, sekaligus melahirkan generasi baru para profesional dan pemimpin korporat yang siap membawa perubahan positif bagi kemajuan industri modern di Indonesia.

Editor : Chandra fz

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI GELAR YUDISIUM DAN SUMPAH DOKTER PERIODE 76

BANDAR LAMPUNG ( malahayati.ac.id ) – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Malahayati sukses menyelenggarakan upacara Yudisium dan Sumpah Dokter Periode 76 yang berlangsung khidmat di Gedung Graha Bintang, Kampus Universitas Malahayati, Bandar Lampung (10/06/2026).

Acara sakral ini menandai dikukuhkannya para lulusan baru yang siap mendedikasikan diri dan mengabdi sebagai dokter di tengah masyarakat, memperkuat pilar kesehatan nasional dengan kompetensi dan etika luhur profesi.

Hadir dalam upacara penting tersebut jajaran pimpinan universitas, fakultas, dan yayasan, di antaranya:

Dr. Tessa Sjahriani, dr., M.Kes. (Dekan Fakultas Kedokteran), Prof. Dr. Dessy Hermawan, Ns., M.Kes,. (Wakil Rektor 1 Bidang Akademik), Romy Juansyah, S.ST., M.T. (Ketua PMB sekaligus Perwakilan Yayasan), Abdurrohman Izzuddin, dr., Sp.J. (Wakil Dekan Bidang Akademik), Ade Utia Detty, dr., M.Kes. (Ketua Program Studi Profesi Dokter), Anggunan, dr., M.M. (Sekretaris Program Studi Profesi Dokter), Rakhmi Rafie, dr., M.Kes. (Ketua Program Studi Pendidikan Dokter), Nita Sahara, dr., M.Kes., Sp.PA. (Sekretaris Program Studi Pendidikan Dokter).

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, Dr. Tessa Sjahriani, dr., M.Kes., menyampaikan rasa bangga yang mendalam kepada seluruh yudisium profesi dokter periode ke-76 ini. Beliau menekankan bahwa gelar dokter yang disandang hari ini merupakan awal dari tanggung jawab kemanusiaan yang sesungguhnya.

“Yudisium dan sumpah dokter ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan sebuah ikrar sakral tanggung jawab moral dan profesi ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa dan masyarakat. Kami di jajaran dekanat senantiasa berkomitmen menjaga kualitas lulusan FK Universitas Malahayati agar tidak hanya unggul secara akademis dan klinis, tetapi juga memiliki integritas serta empati yang tinggi dalam melayani sesama,” ujar Dr. Tessa Sjahriani.

Beliau juga berpesan agar para dokter baru terus menjaga nama baik almamater dan tidak pernah berhenti belajar, mengingat dinamika ilmu kedokteran yang terus berkembang pesat.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, Ns., M.Kes,.memberikan apresiasi atas capaian akademis para lulusan serta konsistensi FK dalam mempertahankan mutu pendidikan kedokteran yang berdaya saing.

“Sumpah Dokter Periode 76 ini menjadi bukti nyata bahwa Universitas Malahayati terus melahirkan tenaga medis yang kompeten dan siap mengabdi di berbagai penjuru negeri. Pihak rektorat akan selalu mendukung penuh penguatan kurikulum, fasilitas, dan riset di Fakultas Kedokteran agar ekosistem akademik kita terus melahirkan dokter-dokter handal yang adaptif terhadap kemajuan teknologi kesehatan modern,” tegas Prof. Dessy Hermawan dalam arahannya.

Apresiasi dan dukungan senada juga disampaikan oleh Romy Juansyah, S.ST., M.T. selaku Ketua PMB sekaligus Perwakilan Yayasan. Beliau menegaskan komitmen pihak yayasan dalam mendukung penyediaan sarana dan prasarana penunjang pendidikan kedokteran yang representatif guna memastikan proses belajar-mengajar berjalan optimal demi mencetak lulusan terbaik.

Prosesi yudisium diakhiri dengan pembacaan lafal sumpah dokter dengan khidmat, diikuti dengan pemberian ucapan selamat serta sesi dokumentasi bersama jajaran pimpinan di atas panggung kehormatan Graha Bintang Universitas Malahayati.

Editor : Chandra fajar zakaria (cfz)

Tingkatkan Kualitas SDM, Universitas Malahayati dan Universitas Diponegoro Jalin Kolaborasi Strategis

SEMARANG ( malahayati.ac.id ) – Universitas Malahayati (UNMAL) dan Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menggelar audiensi strategis guna menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) serta Perjanjian Kerjasama (PKS). Pertemuan ini berfokus pada kolaborasi antara Fakultas Ilmu Kesehatan UNMAL dan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP.
​Rektor Universitas Malahayati, Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjadi langkah konkret dalam penguatan riset, tata kelola, serta kolaborasi akademik maupun non-akademik. Ia berharap sinergi ini mampu mendongkrak kualitas lulusan serta pengembangan SDM di lingkungan Universitas Malahayati.
​”Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan pengembangan SDM di Unmal, penguatan kolaborasi riset, tata kelola serta bentuk lainnya… sehingga mampu meningkatkan kualitas lulusan Universitas Malahayati,” ujar Dr. Muhammad Kadafi.

​Sinergi Hadapi Tantangan Global
​Bak gayung bersambut, Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi antar-perguruan tinggi sangat krusial dalam membangun kualitas SDM di Indonesia, salah satunya demi menggenjot Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi.
​Prof. Suharnomo juga menekankan pentingnya memiliki pemahaman yang sama dalam menghadapi tantangan global guna mengakselerasi kemajuan bangsa. Di tengah kompleksnya tantangan pendidikan nasional, kerja sama yang saling menopang diyakini dapat membawa Indonesia menjadi destinasi pendidikan internasional.

​Sebagai langkah awal, implementasi kerja sama ini akan diinisiasi oleh Fakultas Ilmu Kesehatan UNMAL dan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP yang berfokus pada pengembangan SDM serta pembenahan tata kelola di FIK UNMAL.

​Daftar Delegasi yang Hadir
​Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tertinggi dari kedua universitas, antara lain:

​Perwakilan Universitas Diponegoro (UNDIP) : Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. (Rektor), Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T. (Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan), ​Prof. Dr. Budiyono, S.KM., M.Kes. (Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat), Dr. I Made Bayu Dirgantara, S.E., M.M. (Wakil Direktur Inovasi dan Kerja Sama), Mas Anantha Budhy Prakosa, S.T., M.Si. (Manajer Tata Usaha Direktorat Inovasi dan Kerja Sama), Novian Rustamaji, S.Kom. (Supervisor Kerja Sama) Perwakilan Universitas

Perwakilan Malahayati (UNMAL) : Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H. (Rektor), Nirwanto, M.Kes. (Wakil Rektor Bidang Keuangan dan SDM), Eng. Rina Febriani, S.T., M.T., PhD. (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan), Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes. (Wakil Rektor Bidang Humas dan Kerjasama), Dr. Lolita Sary, M.Kes. (Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan), Kepala Bagian Kerjasama Universitas Malahayati

 

Hasil Utama Pertemuan (Output)

  • Inisiasi Awal Kerjasama: Kolaborasi akan dimulai secara konkret oleh FIK UNMAL dan FKM UNDIP yang berfokus pada pengembangan SDM dan penguatan tata kelola di lingkungan FIK UNMAL.

  • Fokus Pengembangan UNMAL: Pertemuan ini menyepakati komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas Universitas Malahayati melalui:

    • Pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

    • Penguatan kolaborasi riset dan penelitian.

    • Perbaikan tata kelola institusi.

    • Pelaksanaan program akademik maupun non-akademik lainnya untuk mendongkrak kualitas lulusan UNMAL.

  • Kontribusi Terhadap Pendidikan Nasional: UNDIP berkomitmen mendukung UNMAL dalam upaya bersama meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Indonesia.

  • Visi Strategis Bersama: Kedua universitas sepakat untuk membangun kesepahaman dalam menghadapi tantangan global, dengan target jangka panjang ikut andil membawa Indonesia menjadi destinasi pendidikan internasional.

Sebagai penutup, rangkaian audiensi ditutup dengan sesi ramah tamah yang hangat di antara jajaran pimpinan kedua universitas. Momen penuh keakraban ini kemudian diabadikan dalam sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen kuat yang telah disepakati. Pertemuan ini diharapkan menjadi pondasi awal yang kokoh bagi Universitas Malahayati dan Universitas Diponegoro untuk terus berjalan beriringan dalam mencetak generasi unggul serta memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

Editor : Chandra fajar zakaria (cfz)

KUNJUNGAN INDUSTRI PRODI MANAJEMEN UNIVERSITAS MALAHAYATI DI PT BUKIT ASAM TBK TARAHAN PORT

BANDAR LAMPUNG ( malahayati.ac.id ) – Dalam rangka menyelaraskan teori perkuliahan dengan praktik nyata di dunia industri, mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen angkatan 2024 konsentrasi Marketing berjumlah 19 mahasiswa melaksanakan kunjungan industri ke PT Bukit Asam Tbk Tarahan Port pada Selasa, 9 Juni 2026.
Kunjungan strategis ini diinisiasi untuk memenuhi agenda praktis pada mata kuliah Manajemen Inovasi dan Pemasaran Internasional. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa diharapkan dapat melihat langsung bagaimana proses rantai pasok global dan inovasi operasional dijalankan oleh salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia.
Kedatangan rombongan akademis ini disambut hangat oleh jajaran top manajemen PT Bukit Asam Tbk Tarahan Port. Hadir langsung menerima kunjungan di antaranya:
1.Hengky Burmana (General Manager)
2.Hamdani (Manager SDM & Umum)
3.Hasan (Manager Operasi)
4.Candra Irawan (Manager Perawatan)
5.Yuliarmansyah (Spesialis Humas)
6.Sulaiman (Engineer Kajian Operasi Teknik)

Dalam sambutannya, Manager SDM & Umum PT Bukit Asam Tbk Tarahan Port, Hamdani, mengapresiasi antusiasme para mahasiswa. Beliau memaparkan bagaimana Tarahan Port memainkan peran krusial sebagai gerbang distribusi batu bara domestik maupun internasional, serta pentingnya inovasi teknologi berkelanjutan dalam menjaga daya saing global. Sebelumnya, beliau juga menjadi pembicara pada rangkaian Maxfair 2026 yang diselenggarakan pada hari Senin 08 Juni 2026 di Universitas Malahayati.
Rombongan mahasiswa didampingi langsung oleh Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Febrianty, S.E., M.Si., bersama tim dosen pengampu mata kuliah terkait, yaitu Euis Mufahamah, S.E., M.Ak., Ayu Nursari, S.E., M.E., Reza Hardian Pratama, S.E., M.M., dan Ketut Sukra Yadnya, M.M (Dosen Praktisi yang telah berpengalaman bekerja selama 33 tahun di PT Bukit Asam Tbk Tarahan Port).
“Kunjungan ini merupakan jembatan penting bagi mahasiswa konsentrasi marketing. Di sini mereka belajar bahwa pemasaran internasional tidak hanya soal menjual produk, tetapi juga tentang manajemen logistik yang efisien, inovasi operasional, dan bagaimana membangun reputasi perusahaan di kancah global,”.
Selain mendapatkan pemaparan materi dari Hasan (Manager Operasi), mengenai sistem operasional pelabuhan dan pengelolaan ekspor impor di PT Bukit Asam Tbk Tarahan Port, selanjutnya Engineer Kajian Operasi Teknik, Bpk. Sulaiman dan dilengkapi oleh Yuliarmansyah (Spesialis Humas) yang menambah literasi mahasiswa terkait pengadaan bahan baku dan distribusi
mahasiswa juga terlibat aktif dalam sesi diskusi interaktif. Banyak mahasiswa menggali lebih dalam terkait strategi adaptasi PT Bukit Asam terhadap tren green energy dan tantangan pasar internasional.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pertukaran plakat sebagai simbol kerja sama yang erat antara dunia pendidikan dan sektor industri terutama dalam bentuk penyelenggaraan program magang mahasiswa, narasumber dan dosen praktisi. Akhirnya, sebagai penutup rangkaian kunjungan ini, kami diberikan kesempatan untuk berkeliling langsung di area operasional PT Bukit Asam Tbk Tarahan Port dengan harapan mahasiswa Prodi Manajemen memiliki pandangan yang lebih luas dan siap menjadi inovator pemasaran yang kompeten di masa depan.

Editor : Chandra Fz

HPU Universitas Malahayati dan Dinkes Bandar Lampung Kolaborasi dalam “Gerakan Kebugaran Jasmani

 

BANDAR LAMPUNG (malahayati.ac.id) – Tim Health Promoting University Universitas Malahayati (HPU Unmal) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung sukses menggelar kegiatan “Gerakan Kebugaran Jasmani” pada Rabu pagi (10/6/2026). Kegiatan yang berfokus pada peningkatan kesehatan fisik ini berlangsung semarak di Pelataran Parkir Universitas Malahayati.

Agenda ini merupakan wujud nyata dari implementasi kerja sama yang telah terjalin erat antara pihak universitas dengan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dalam mewujudkan masyarakat kampus yang lebih sehat dan bugar.

Sejak pagi hari, pelataran parkir kampus sudah dipadati oleh para peserta. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran rektorat Universitas Malahayati, staf, serta perwakilan mahasiswa dari seluruh Program Studi (Prodi) yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian senam dan aktivitas kebugaran.

Sambutan rektor universitas malahayati yang diwakili oleh Kepala LPMI Universitas Malahayati, Dr. M. Arifki Zainaro, Ns., M.Kep., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan pandangannya mengenai pentingnya standardisasi mutu berbasis kesehatan di lingkungan kampus.

“Kami di LPMI sangat mendukung penuh program yang dicanangkan oleh HPU ini. Kampus yang bermutu tidak hanya dilihat dari aspek akademik, tetapi juga dari kualitas kesehatan dan kesejahteraan civitas academicanya. Kegiatan pagi ini merupakan indikator positif bahwa Universitas Malahayati berkomitmen menciptakan lingkungan belajar dan kerja yang sehat serta kondusif,” ujar Dr. M. Arifki Zainaro.

Dalam sambutan Ketua HPU Universitas Malahayati yang diwakili oleh Andoko, S.Kep., Ns., M.Kes., disampaikan bahwa gerakan kolaboratif ini diinisiasi dengan komitmen kuat untuk membawa dampak positif langsung bagi publik, khususnya bagi civitas akademica Malahayati.

Di tempat terpisah, Ketua HPU Universitas Malahayati, Dr. Lolita Sary, memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan acara pagi ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda musiman.

“Kegiatan Gerakan Kebugaran Jasmani ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta sebagai upaya pembudayaan hidup sehat secara berkelanjutan,” ungkap Dr. Lolita Sary dalam keterangan tertulisnya.

Melalui sinergi lintas institusi yang telah berjalan sukses pagi tadi, HPU Universitas Malahayati berharap dapat terus menjadi pelopor dalam mengampanyekan gaya hidup sehat.

Kehadiran aktif dari pihak rektorat, staf, hingga perwakilan mahasiswa dari berbagai prodi hari ini membuktikan adanya kesadaran bersama untuk mendukung program kesehatan strategis pemerintah daerah, sekaligus menjadikan olahraga sebagai bagian dari budaya sehari-hari di lingkungan kampus.

Editor : Chandra fz

Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati Gelar Maxfair 2026

BANDAR LAMPUNG ( malahayati.ac.id ) – Fakultas Ekonomi dan Manajemen, khususnya Program Studi Manajemen Universitas Malahayati, resmi membuka rangkaian kegiatan akbar Maxfair Management 2026 pada Senin, 8 Juni 2026. Mengangkat tema “Career Pathways in the Management Era: From Insight to Impact across Finance, Human Resources, Entrepreneurship, and Marketing”, acara ini menjadi jembatan strategis yang mempertemukan inovasi mahasiswa dengan kebutuhan industri modern.

Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Romi J, S.E., M.Sos., selaku Kepala PMB Universitas Malahayati sekaligus perwakilan Yayasan dan Rektorat. Perhelatan ini juga dihadiri oleh jajaran Wakil Rektor, Ketua LPPM, Ketua LPMI, serta panitia gabungan dosen dan mahasiswa yang dipimpin oleh Ibu Ayu Nursari, S.E., M.E.

Kehadiran mitra strategis dari OJK Lampung, PLN, PTBA, Pegadaian, Bank Mandiri, perwakilan Kadin, hingga universitas sahabat seperti Unila, Darmajaya, dan UBL kian menegaskan luasnya kolaborasi dalam acara ini.

Untuk menandai dimulainya acara, tiga tokoh penting memberikan pandangan dan komitmen mereka terhadap pelaksanaan Maxfair 2026:

1. Bapak Romi Junanto, S.E., M.Sos. (Perwakilan Rektor Universitas Malahayati) 

“Universitas Malahayati terus berkomitmen mendukung wadah-wadah kreatif yang mampu memperpendek jarak antara dunia kampus dan dunia kerja. Melalui Maxfair 2026 ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya siap secara teori, tetapi benar-benar memiliki daya saing dan mentalitas pemimpin yang adaptif di era bisnis yang dinamis. Universitas mengapresiasi penuh sinergi luar biasa dengan para mitra industri yang hadir hari ini.”

2. Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Dr. Rahyono, S.Sos., M.M.,

“Kegiatan ini merupakan representasi dari wajah kurikulum masa kini di fakultas kami. Kami mendorong setiap program studi untuk terus menelurkan inovasi nyata. Maxfair ini menjadi pembuktian bahwa mahasiswa kami mampu memproduksi luaran akademis yang berkualitas dan diakui. Ini adalah langkah konkret fakultas dalam mendukung visi universitas menuju ekosistem akademik yang unggul.”

3. Dr. Febrianty, S.E., M.Si. selaku Kepala Program Studi Manajemen 

“Maxfair Management 2026 adalah implementasi nyata dari Outcome-Based Education (OBE). Ini adalah upaya sistematis jangka panjang kami untuk memperkuat ekosistem akademik melalui tiga pilar: Fasilitasi Karier, Transfer Pengetahuan, dan Penguatan Jejaring Industri. Apa yang dipamerkan hari ini adalah buah kerja keras mahasiswa dari 18 mata kuliah yang terintegrasi.”

Unjuk Karya Berbasis OBE dan Jobfair Nasional

Sesuai dengan basis kurikulum Outcome-Based Education (OBE), Maxfair 2026 menjadi panggung pembuktian dengan memamerkan hasil karya mahasiswa dari 18 mata kuliah yang berbeda. Luaran nyata yang berhasil dicapai meliputi :

59 Hak Kekayaan Intelektual (HKI)* berupa desain poster dan banner inovatif.
42 HKI* dalam bentuk booklet dan chapter book.
29 publikasi artikel ilmiah* siap saji.
Berbagai video edukasi interaktif yang menghiasi area pameran.

Guna menyelaraskan luaran tersebut dengan penyerapan tenaga kerja, disediakan pula fasilitas *Jobfair* nasional dengan metode walk-in interview. Sejumlah perusahaan besar seperti PKSS, Honda, Maxim, PNM, Indosat, dan Bank Mandiri turut membuka stan untuk menjaring talenta terbaik dari Universitas Malahayati.

Selain pameran karya dan bursa kerja, rangkaian acara ini juga dimeriahkan oleh  Management Career Summit 2026  bertajuk “Shaping Future Leader In Dynamic Business World”. Talkshow edukatif yang dibagi menjadi dua sesi ini menghadirkan para praktisi top dari PLN, PT Bukit Asam (PTBA), OJK, Bank Mandiri, Pegadaian, hingga Haloca Beauty untuk memberikan wawasan langsung mengenai peta jalan karier masa depan kepada para peserta.

Rangkaian pembukaan yang dipersiapkan matang selama 1,5 bulan ini ditutup dengan pembacaan pantun apresiasi dari pihak program studi kepada seluruh sponsor dan pendukung acara, dengan harapan besar agar sinergi ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Editor : Chandra fz