Tingkatkan Kualitas SDM, Universitas Malahayati dan Universitas Diponegoro Jalin Kolaborasi Strategis

SEMARANG ( malahayati.ac.id ) – Universitas Malahayati (UNMAL) dan Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menggelar audiensi strategis guna menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) serta Perjanjian Kerjasama (PKS). Pertemuan ini berfokus pada kolaborasi antara Fakultas Ilmu Kesehatan UNMAL dan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP di ruang tamu rektor, gedung widya puraya lt. 2, kampus Tembalang Universitas Diponogoro Semarang pada tanggal 2 juni 2026.
Rektor Universitas Malahayati, Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjadi langkah konkret dalam penguatan riset, tata kelola, serta kolaborasi akademik maupun non-akademik. Ia berharap sinergi ini mampu mendongkrak kualitas lulusan serta pengembangan SDM di lingkungan Universitas Malahayati.
”Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan pengembangan SDM di Unmal, penguatan kolaborasi riset, tata kelola serta bentuk lainnya… sehingga mampu meningkatkan kualitas lulusan Universitas Malahayati,” ujar Dr. Muhammad Kadafi.

Sinergi Hadapi Tantangan Global
Bak gayung bersambut, Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi antar-perguruan tinggi sangat krusial dalam membangun kualitas SDM di Indonesia, salah satunya demi menggenjot Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi.
Prof. Suharnomo juga menekankan pentingnya memiliki pemahaman yang sama dalam menghadapi tantangan global guna mengakselerasi kemajuan bangsa. Di tengah kompleksnya tantangan pendidikan nasional, kerja sama yang saling menopang diyakini dapat membawa Indonesia menjadi destinasi pendidikan internasional.
Sebagai langkah awal, implementasi kerja sama ini akan diinisiasi oleh Fakultas Ilmu Kesehatan UNMAL dan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP yang berfokus pada pengembangan SDM serta pembenahan tata kelola di FIK UNMAL.
Daftar Delegasi yang Hadir
Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tertinggi dari kedua universitas, antara lain:
Perwakilan Universitas Diponegoro (UNDIP) : Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. (Rektor), Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T. (Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan), Prof. Dr. Budiyono, S.KM., M.Kes. (Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat), Dr. I Made Bayu Dirgantara, S.E., M.M. (Wakil Direktur Inovasi dan Kerja Sama), Mas Anantha Budhy Prakosa, S.T., M.Si. (Manajer Tata Usaha Direktorat Inovasi dan Kerja Sama), Novian Rustamaji, S.Kom. (Supervisor Kerja Sama) Perwakilan Universitas
Perwakilan Malahayati (UNMAL) : Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H. (Rektor), Nirwanto, M.Kes. (Wakil Rektor Bidang Keuangan dan SDM), Eng. Rina Febriani, S.T., M.T., PhD. (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan), Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes. (Wakil Rektor Bidang Humas dan Kerjasama), Dr. Lolita Sary, M.Kes. (Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan), Kepala Bagian Kerjasama Universitas Malahayati
Hasil Utama Pertemuan (Output)
-
Inisiasi Awal Kerjasama: Kolaborasi akan dimulai secara konkret oleh FIK UNMAL dan FKM UNDIP yang berfokus pada pengembangan SDM dan penguatan tata kelola di lingkungan FIK UNMAL.
-
Fokus Pengembangan UNMAL: Pertemuan ini menyepakati komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas Universitas Malahayati melalui:
-
Pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
-
Penguatan kolaborasi riset dan penelitian.
-
Perbaikan tata kelola institusi.
-
Pelaksanaan program akademik maupun non-akademik lainnya untuk mendongkrak kualitas lulusan UNMAL.
-
-
Kontribusi Terhadap Pendidikan Nasional: UNDIP berkomitmen mendukung UNMAL dalam upaya bersama meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Indonesia.
-
Visi Strategis Bersama: Kedua universitas sepakat untuk membangun kesepahaman dalam menghadapi tantangan global, dengan target jangka panjang ikut andil membawa Indonesia menjadi destinasi pendidikan internasional.

Sebagai penutup, rangkaian audiensi ditutup dengan sesi ramah tamah yang hangat di antara jajaran pimpinan kedua universitas. Momen penuh keakraban ini kemudian diabadikan dalam sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen kuat yang telah disepakati. Pertemuan ini diharapkan menjadi pondasi awal yang kokoh bagi Universitas Malahayati dan Universitas Diponegoro untuk terus berjalan beriringan dalam mencetak generasi unggul serta memajukan dunia pendidikan di Indonesia.
Editor : Chandra fajar zakaria (cfz)











BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Dalam upaya memperluas akses informasi, meningkatkan kualitas layanan, serta mengoptimalkan sumber daya perpustakaan, UPT. Perpustakaan Universitas Malahayati terus menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan jejaring antarperpustakaan. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan mengikuti Rapat Kerja Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Lampung, sekaligus menjalin kerjasama formal melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
Melalui penandatanganan MoU ini, antarperpustakaan di Lampung bersepakat untuk membangun sinergi dalam pengelolaan sumber daya informasi, pertukaran koleksi, serta pelaksanaan program peningkatan literasi informasi bagi sivitas akademika masing-masing institusi.
Bagi para pustakawan, kolaborasi ini menjadi wadah untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan mengembangkan kompetensi profesional. Dengan adanya pertukaran praktik terbaik dan pelatihan bersama, kualitas layanan perpustakaan diharapkan akan meningkat secara signifikan.
BANDARLAMPUNG
Dalam sambutannya, Aditia Arief Firmanto, SH., MH menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malahayati tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki pengalaman langsung di lapangan. Kerja sama dengan LBH Bandar Lampung adalah jembatan penting agar para mahasiswa dapat memahami dinamika hukum masyarakat secara konkret, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian persoalan hukum di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam sesi wawancara, Emil Tanhar, S.Kom, selaku Kepala Humas dan Protokol Universitas Malahayati, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi kampus dalam menjalin kemitraan strategis lintas sektor, baik dengan pemerintah, lembaga hukum, maupun organisasi masyarakat sipil. “Kami percaya bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting untuk memperkaya ekosistem pembelajaran. Dengan turun langsung ke lapangan, mahasiswa akan melihat bagaimana hukum bekerja dalam realitas sosial, tidak hanya dalam ruang kelas. Ini sejalan dengan visi Universitas Malahayati sebagai kampus yang adaptif, kolaboratif, dan relevan terhadap kebutuhan zaman,” ungkapnya.
Dengan adanya MoU dan MoA ini, Universitas Malahayati membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa Fakultas Hukum untuk terlibat dalam kegiatan magang, advokasi, hingga riset-riset berbasis pengabdian masyarakat. Harapannya, kerja sama ini tak hanya mempererat hubungan institusional, tetapi juga menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan memiliki sensitivitas sosial yang tinggi dalam penegakan keadilan di masyarakat.
BANDARLAMPUNG
Dalam sambutannya, Muhammad Muhyi, S.Sos.I menyampaikan apresiasi dan antusiasme atas kerja sama yang dibangun bersama Universitas Malahayati.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Malahayati, Aditia Arief Firmanto, SH., MH, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang sebelumnya telah dijalin antara kedua pihak. Ia menekankan pentingnya implementasi nyata dari kerja sama ini, khususnya dalam memberikan ruang magang dan pembelajaran langsung bagi mahasiswa.
Penandatanganan MoU dan MoA ini tidak hanya menjadi simbol kolaborasi, tetapi juga menjadi tonggak awal dari berbagai program bersama yang akan datang, termasuk penyuluhan hukum, riset kolaboratif, pelatihan kepemiluan, hingga pengembangan kapasitas mahasiswa dalam pengawasan partisipatif pemilu.
BANDARLAMPUNG
Dr. Achmad Farich, dr., MM selaku Rektor Universitas Malahayati, dengan bangga menyambut penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sistem Kekayaan Intelektual antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung dengan Universitas Malahayati. “Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam memperkuat pemahaman dan pelayanan di bidang kekayaan intelektual, serta akan memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di Provinsi Lampung,” ujar Rektor.



