Soroti Tantangan Farmasi Global, Universitas Malahayati Sukses Gelar International Online Lecture

BANDAR LAMPUNG  ( malahayati.ac.id ) – Universitas Malahayati kembali menunjukkan taringnya di kancah akademik internasional melalui penyelenggaraan Online Lecture Series 2nd. Acara yang diinisiasi oleh SLMIOP ini mengangkat topik krusial bagi masa depan industri kesehatan dunia: kepatuhan halal pada produk farmasi.

Digelar pada Selasa, 7 April 2026, diskusi ini menghadirkan pakar farmasi kenamaan, Dr. Saddam Husein, S.Si., M.Sc., sebagai dosen tamu spesial. Mengangkat tema “The Urgency of Halal Compliance in Pharmaceutical Products: Global Challenges and Opportunities”, sesi ini membedah bagaimana standar halal menjadi faktor penentu kualitas obat-obatan di pasar global.

Dalam pemaparannya yang mendalam, Dr. Saddam Husein menekankan bahwa industri farmasi halal bukan lagi sekadar pasar ceruk (niche market), melainkan pilar utama industri kesehatan masa depan. Beliau menyatakan:

“Halal pharmaceuticals ensure medicines comply with Islamic standards, and their importance is rising due to growing demand despite challenges such as regulatory differences and limited halal ingredients, ultimately creating strong opportunities for global growth and innovation.”

(Farmasi halal memastikan obat-obatan mematuhi standar Islami, dan urgensinya terus meningkat seiring dengan pertumbuhan permintaan meskipun terdapat tantangan seperti perbedaan regulasi dan terbatasnya bahan baku halal, yang pada akhirnya menciptakan peluang kuat bagi pertumbuhan dan inovasi global.)

Kuliah internasional yang dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting ini di ikuti oleh mahasiswa SLMIOP India dan mahasiswa Universitas Malahayati, dan dihadiri oleh jajaran akademisi dari Universitas Malahayati yang turut aktif dalam sesi diskusi, antara lain: apt. Iwang Davi Setiawan, M.Farm. apt. Yovita Endah Lestari, M.Farm. apt. Kurnia Eryani, M.Farm.Klin. dan Dwi Marlina Syukri, S.Si., M. BSc., PhD.

Diskusi berlangsung dinamis, menyoroti bagaimana Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar dapat mengambil peran strategis dalam mengatasi keterbatasan bahan baku halal melalui inovasi riset.

Melalui agenda ini, Universitas Malahayati berharap dapat melahirkan lulusan dan praktisi kesehatan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki pemahaman etis dan regulasi terhadap standar halal global. Langkah ini mempertegas visi Universitas Malahayati untuk terus berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kemanusiaan secara universal.

Editor : Chandra Fz

LPMI UNIVERSITAS MALAHAYATI LAKUKAN PERSIAPAN MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) PERIODE I SEMESTER GENAP T.A. 2025/2026

Bandar Lampung ( malahayati.ac.id ) – Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Periode I Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang berkelanjutan.

Kegiatan persiapan ini diawali dengan pelaksanaan Silaturahmi Tim Mutu Universitas Malahayati yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama Ketua Badan Penjaminan Mutu Internal (BPMI) di tingkat fakultas, meliputi Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Fakultas Hukum, serta Fakultas Teknik. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di Ruang LPMI Universitas Malahayati.

Kepala LPMI Universitas Malahayati, Dr. M. Arifki Zainaro, Ns., M.Kep., dalam arahannya menyampaikan bahwa Monitoring dan Evaluasi merupakan tahapan penting dalam siklus SPMI, khususnya pada aspek evaluasi dan pengendalian terhadap ketercapaian standar mutu yang telah ditetapkan.

“Pelaksanaan Monev bukan hanya sebagai bentuk pengawasan, namun juga sebagai upaya sistematis dalam mengidentifikasi capaian kinerja, menemukan kesenjangan, serta merumuskan langkah-langkah peningkatan mutu secara berkelanjutan,” ungkap beliau.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Monev sangat bergantung pada sinergi antara LPMI dengan BPMI di tingkat fakultas, serta keterlibatan aktif seluruh program studi dalam menyediakan data dan informasi yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam forum FGD, dilakukan pembahasan secara komprehensif terkait penyusunan timeline pelaksanaan SPMI dan kesiapan menghadapi Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Selain itu, turut dibahas penyesuaian instrumen Monev, indikator kinerja yang akan digunakan, serta mekanisme pelaksanaan dan pelaporan hasil evaluasi.

Partisipasi aktif dari Ketua BPMI fakultas dalam forum ini memberikan kontribusi penting berupa masukan dan rekomendasi strategis berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Monev pada periode sebelumnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan Monev pada periode berjalan.

Melalui kegiatan ini, LPMI Universitas Malahayati menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh proses penjaminan mutu berjalan secara terencana, terukur, dan berkesinambungan. Pelaksanaan Monev Periode I Semester Genap T.A. 2025/2026 diharapkan mampu memberikan gambaran objektif terkait capaian mutu institusi sekaligus menjadi dasar dalam pengambilan keputusan untuk peningkatan kualitas di masa yang akan datang.

Sebagai bagian dari upaya penguatan budaya mutu, LPMI terus mendorong seluruh unit kerja di lingkungan Universitas Malahayati untuk berperan aktif dalam implementasi SPMI, sehingga tercipta tata kelola pendidikan tinggi yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing.

Editor : Chandra Fz

Kasus Campak di Lampung Melonjak Drastis, Akademisi Beberkan Penyebab dan Solusi

 

Bandar lampung ( malahayati.ac.id ) – Tingginya kasus suspek campak di Provinsi Lampung dalam kurun waktu tiga bulan pertama pada 2026 mendapat sorotan tajam dari kalangan akademisi.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga 30 Maret 2026, tercatat ada sekitar 591 kasus suspek campak. Dari total tersebut, di mana sebanyak 52 kasus di antaranya telah resmi terkonfirmasi positif oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menanggapi situasi ini, akademisi sekaligus dosen epidemiologi Universitas Malahayati, Agung Aji Perdana, menilai bahwa lonjakan ini harus disikapi dengan serius karena peningkatannya mencapai lebih dari dua kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Agung mengungkap, terdapat dua faktor risiko utama yang menyebabkan penyakit menular ini merebak cepat di Lampung.

“Penyebab utama daripada campak ini adalah virus. Virus campak ini bisa menyebar kepada kelompok-kelompok masyarakat yang memang tidak diimunisasi campak,” ujar Agung dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).

Selain itu, ia menilai penyebab lainnya yakni karena rendahnya angka cakupan anak yang telah diimunisasi campak di Lampung.

“Data yang saya ketahui, bahwa cakupan imunisasi dasar lengkap kita di Provinsi Lampung itu mencapai 81 persen tahun 2025, di mana targetnya itu seharusnya 95 persen,” jelasnya.

Gap atau jarak 14 persen itulah yang menyebabkan meningkatnya kasus campak di Provinsi Lampung karena kekebalan imun kelompok tidak terbentuk dengan baik.

“Kalau kita bedah di semua Kabupaten Kota, kemungkinan besar pasti ada wilayah yang cakupan imunisasinya bahkan berada di bawah 80 persen,” kata dia.

Selain masalah imunisasi, Agung menilai pola penularan virus ini di masyarakat juga menjadi pemicu utama lainnya.

“Yang kedua faktor risikonya itu adalah terkait dengan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS,” kata dia.

Sama seperti Covid-19, ia menyebut campak ini menular melalui droplet atau percikan dari bersin dan batuk penderita suspek campak, penderita campak.

“Maka pencegahannya mirip dengan Covid, Pak. Kalau kita dulu mengenal 3M atau 5M itu, nah itulah salah satu upaya pencegahan dan juga sekaligus faktor risiko yang kedua setelah cakupan imunisasi,” imbuhnya.

Agung mengingatkan, meskipun virus campak secara umum bisa menginfeksi semua golongan umur, ada kelompok rentan dengan potensi bahaya luar biasa.

“Secara umum semua orang bisa tertular daripada virus campak, tapi yang paling rentan terkena daripada virus campak ini adalah bayi balita terutama yang tidak imunisasi, ibu hamil, dan juga para lansia kita,” bebernya.

Editor : Chandra Fz

Universitas Malahayati Matangkan Persiapan Program KKLPPM Tahun 2026 sebagai Wujud Pengabdian Nyata kepada Masyarakat

Bandar Lampung ( malahayati.ac.id )  – Universitas Malahayati Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Kuliah Kerja Lapangan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKLPPM) sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan persiapan ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian program KKLPPM berjalan optimal, terarah, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat di lokasi pengabdian. Persiapan meliputi koordinasi panitia, pembekalan mahasiswa, penyusunan program kerja, hingga sinkronisasi dengan pemerintah daerah dan mitra terkait.

Program KKLPPM merupakan kegiatan akademik yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan, edukasi, dan pendampingan komunitas. Kegiatan ini berada di bawah koordinasi LPPM Universitas Malahayati sebagai bentuk pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat.

Ketua LPPM Universitas Malahayati menyampaikan bahwa persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan KKLPPM agar mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial.

“Melalui KKLPPM, mahasiswa diharapkan mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan masyarakat serta meningkatkan kompetensi sosial, kepemimpinan, dan kolaborasi lintas disiplin.”
Dalam tahap persiapan ini, mahasiswa akan mendapatkan pembekalan terkait etika bermasyarakat, pemetaan masalah wilayah, penyusunan program kerja berbasis kebutuhan masyarakat, serta teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan. Pembekalan menjadi langkah penting sebelum mahasiswa diterjunkan langsung ke lokasi pengabdian.

Program KKLPPM Universitas Malahayati selama ini berfokus pada berbagai isu strategis masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, serta upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Berbagai program sebelumnya menunjukkan sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan dampak positif berkelanjutan.

Universitas Malahayati Melalui persiapan yang komprehensif ini, Universitas Malahayati berharap pelaksanaan KKLPPM tahun 2026 berjalan dapat berlangsung efektif, memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa, serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan masyarakat.

Program KKLPPM menjadi bukti komitmen Universitas Malahayati dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan berkontribusi langsung bagi bangsa dan masyarakat.

Editor : Chandra fz

LPPM Universitas Malahayati Laksanakan Monev dan Berikan Apresiasi kepada Prodi Berprestasi dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

 

Bandar Lampung ( malahayati.ac.id) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pencapaian luaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Universitas Malahayati.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, LPPM juga memberikan penilaian serta apresiasi kepada program studi yang menunjukkan kinerja terbaik dalam Capaian Luaran Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat selama periode penilaian Tahun 2025.

Berdasarkan hasil evaluasi, tiga program studi dengan capaian luaran penelitian terbaik Tahun 2025 yaitu:

1. Program Studi Manajemen sebagai terbaik pertama.
2. Program Studi Pendidikan Dokter sebagai terbaik kedua.
3. Program Studi Kesehatan Masyarakat sebagai terbaik ketiga.

Sementara itu, untuk kategori capaian luaran Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2025, tiga program studi terbaik yaitu:

1. Program Studi Manajemen sebagai terbaik pertama.
2. Program Studi Kesehatan Masyarakat sebagai terbaik kedua.
3. Program Studi Teknik Lingkungan sebagai terbaik ketiga.

Penghargaan dan apresiasi kepada program studi berprestasi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, M.Kes, serta Wakil Rektor III, Dr. Eng. Rina Febrina, S.T., M.T.

Ketua LPPM Universitas Malahayati, Prof. Erna Listyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Universitas Malahayati.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua LPPM Eka Yudha Chrisanto, S.Kep., Ns., M.Kep, Sekretaris LPPM Dewi Avianti, S.E., S.Psi, Ketua LPMI Universitas Malahayati, serta para dosen di lingkungan Universitas Malahayati.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh program studi dapat terus meningkatkan kinerja dalam menghasilkan luaran penelitian yang berkualitas serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata bagi masyarakat luas. Apresiasi yang diberikan juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika Universitas Malahayati untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta pemberdayaan masyarakat.

# Lppm Unggul
# Riset Unggul
# PKm Berdampak

Editor : Chandra faza

Silaturahmi dan Buka Bersama, Universitas Malahayati Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan.

Bandar Lampung ( malahayati.ac.id ) – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan di bulan suci Ramadan, keluarga besar Universitas Malahayati menggelar kegiatan Silaturahmi dan Buka Bersama yang diikuti oleh dosen dan karyawan. Acara tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 di Swiss-Belhotel Lampung.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika untuk berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan kampus. Acara ini di hadiri oleh : Rektor Universitas Malahayati : Dr. H. Muhammad Kadafi, SH,. MH, Rektor Abulyatama : Bapak R. Agung Efrio Hadi,  Sekertaris Yayasan : Ibu Eli Zuana, MARS., Wakil Kadin Lampung : Bapak Irfan Ghani,  Ketua MUI Pesawaran : KH.Ahmad Ruydi Ubaidillah Abror Spd., Wakil Rektor 1, Bapak Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep.,Ns.,M.Kes., Wakil Rektor 2, Bapak Drs Nirwanto, M.Kes., Wakil Rektor 3, Ibu Dr. Eng. Rina Febrina, ST.,MT., Wakil Rektor 4, Bapak Drs Suharman, M.Pd.,M.Kes.

Dalam sambutannya, Rektor Dr. H. Muhammad Kadafi, SH,. MH,  menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk mempererat hubungan antar sesama serta memperkuat semangat bekerja dengan niat ibadah.

Beliau menekankan pentingnya menjaga nilai kekeluargaan, semangat kebersamaan, dan keberkahan Ramadan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas di lingkungan universitas.

“Momentum Ramadan ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat dalam bekerja, serta berharap keberkahan dari Allah SWT dalam setiap langkah yang kita lakukan,” ujarnya.

Selain itu, beliau juga mengajak seluruh dosen dan karyawan untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan, sehingga semangat tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan universitas.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan oleh H.Ahmad Ruydi Ubaidillah Abror Spd, yang menyampaikan pesan tentang pentingnya berlomba-lomba dalam kebaikan, terutama di bulan suci Ramadan. Dalam tausiah tersebut disampaikan bahwa Ramadan merupakan kesempatan bagi setiap muslim untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak amal, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

 

Para peserta diajak untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperbanyak amal saleh, mempererat silaturahmi, serta menanamkan nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan semakin terasa ketika menjelang waktu berbuka puasa, di mana seluruh peserta bersama-sama menikmati hidangan berbuka dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan bersalaman dan saling memaafkan antar sesama dosen dan karyawan sebagai bentuk mempererat silaturahmi serta menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri dengan hati yang bersih dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan Universitas Malahayati serta membawa keberkahan bagi seluruh civitas akademika dalam menjalankan aktivitas di bulan suci Ramadan.

Editor : Chandra Faza

Mahasiswi Universitas Malahayati Raih Prestasi Miss Lampung Berbakat 2025

 

Bandar Lampung ( malahayati.ac.id ) –Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Malahayati. Marifatuz Zahra (NPM 23500010) berhasil meraih penghargaan Miss Lampung Berbakat dalam ajang pemilihan Mister dan Miss Lampung 2025 yang berlangsung pada 22–29 November 2025 di Swiss-Belhotel Lampung.

Ajang Mister dan Miss Lampung merupakan salah satu kompetisi bergengsi yang bertujuan untuk mencari generasi muda berprestasi yang tidak hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga memiliki bakat, kecerdasan, serta kemampuan berkontribusi positif bagi masyarakat. Dalam kompetisi tersebut, Marifatuz Zahra berhasil menunjukkan kemampuan dan bakat yang dimilikinya sehingga terpilih sebagai penerima penghargaan Miss Lampung Berbakat.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas Malahayati. Prestasi yang diraih Marifatuz Zahra membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Malahayati mampu mengembangkan potensi diri tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang seni, bakat, dan pengembangan diri.

Universitas Malahayati terus mendorong mahasiswanya untuk aktif berprestasi dan mengembangkan kemampuan di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang unggul, percaya diri, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Editor : Chandra Faza

3 Mahasiswa S1 Manajemen Universitas Malahayati Raih Prestasi di Ajang Mister dan Miss Lampung Ambassador 2026

 

Bandar Lampung ( malahayati.ac.id ) –Mahasiswa Universitas Malahayati kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang pengembangan bakat dan potensi generasi muda. Tiga mahasiswa dari Program Studi S1 Manajemen Universitas Malahayati berhasil meraih prestasi pada ajang Mister dan Miss Lampung Ambassador yang diselenggarakan pada 18 Januari 2026.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muhammad Romi (NPM 23220326), Hervina Dei Putri (NPM 23220214), dan Muhtar Arif (NPM 23220329). Melalui ajang ini, mereka berhasil menunjukkan kemampuan, kepercayaan diri, serta potensi yang dimiliki sehingga mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama Universitas Malahayati.

Ajang Mister dan Miss Lampung Ambassador merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mencari generasi muda yang tidak hanya memiliki penampilan yang baik, tetapi juga memiliki wawasan, bakat, serta kemampuan komunikasi yang baik sebagai duta generasi muda di Provinsi Lampung.

Prestasi yang diraih oleh ketiga mahasiswa tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Malahayati mampu berkembang dan berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kegiatan nonakademik yang dapat meningkatkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kepercayaan diri.

Universitas Malahayati terus mendorong mahasiswanya untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan positif dan kompetisi, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Editor : Chandra Faza

Perkuat Kompetensi Profesional, Universitas Malahayati Buka Pendaftaran Program Pascasarjana 2026

BANDAR LAMPUNG ( malahayati.ac.id ) – Universitas Malahayati Bandar Lampung kembali membuka kesempatan bagi para lulusan sarjana untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Melalui Program Pascasarjana (S2), universitas ini menawarkan jalur akademik yang fleksibel untuk mendukung peningkatan karier para profesional di bidang kesehatan dan ekonomi.

Pada periode pendaftaran Maret-Juli 2026, Universitas Malahayati memfokuskan pada dua program studi utama, yakni Magister Kesehatan Masyarakat (S2 Kesmas) dan Magister Akuntansi (S2 Akuntansi). Keduanya hadir dengan kurikulum yang dirancang untuk menjawab tantangan industri masa kini.

Variasi Kelas dan Jalur Rekognisi (RPL) Untuk program S2 Kesehatan Masyarakat, universitas menyediakan tiga jalur pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa:

  1. Kelas Reguler: Bagi mahasiswa yang fokus pada jalur akademik standar.

  2. Kelas Khusus Eksekutif: Dirancang khusus untuk para profesional dengan jadwal yang lebih fleksibel.

  3. Jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau): Memungkinkan pengalaman kerja dikonversi menjadi kredit mata kuliah, sehingga masa studi dapat ditempuh dengan lebih efisien.

Penawaran Khusus: Bebas Sumbangan Wajib S2 Akuntansi Dalam upaya mendukung peningkatan sumber daya manusia di bidang keuangan, Universitas Malahayati merilis kebijakan khusus untuk program S2 Akuntansi Reguler. Selama periode pendaftaran Maret-Juli 2026, calon mahasiswa akan dibebaskan dari biaya Sumbangan Wajib (FREE), sehingga total biaya awal menjadi lebih kompetitif, yakni sebesar Rp5.400.000 (mencakup pendaftaran, SPP semester awal, dan PKKMB).

Rincian Biaya dan Fasilitas Pembayaran Berdasarkan data resmi PMB, rincian estimasi total biaya awal untuk program lainnya adalah sebagai berikut:

Pihak kampus juga menegaskan bahwa seluruh sistem pembayaran bersifat transparan dan dapat dilakukan melalui sistem angsuran untuk meringankan beban mahasiswa. Transaksi resmi hanya dilayani di Loket Keuangan, Gedung Rektorat Lantai 5.

Informasi Pendaftaran Masyarakat yang ingin mendaftar dapat memproses aplikasi secara mandiri dengan memindai QR Code yang tersedia di brosur resmi atau menghubungi pusat informasi di nomor 0811-7970-0505. Informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui situs resmi malahayati.ac.id atau mengunjungi langsung Gedung Rektorat di Jalan Pramuka No. 27, Kemiling, Bandar Lampung.

Editor : Chandra Faza

Wujudkan Gelar Sarjana Lewat Pengalaman Kerja! Universitas Malahayati Buka Program S1 RPL 2026

BANDAR LAMPUNG ( malahayati.ac.id ) –Universitas Malahayati resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk periode Maret hingga Juli 2026. Program ini ditujukan khusus bagi para profesional dan pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S1) dengan memanfaatkan pengalaman kerja mereka.

Ketua PMB Universitas Malahayati, Romy J Utama, SE., M.Sos, menyampaikan bahwa program ini merupakan solusi bagi masyarakat yang sudah memiliki rekam jejak di dunia kerja namun belum memiliki gelar akademik. Melalui mekanisme RPL, kompetensi yang didapat dari pengalaman kerja maupun pelatihan bersertifikat dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester (sks).

“Ini adalah kesempatan untuk ‘naik level’. Dengan akreditasi program studi yang mayoritas sudah Unggul (A) dan Baik Sekali (B), kami ingin memfasilitasi para praktisi agar masa studinya bisa lebih efisien,” jelas pihak kampus dalam keterangan resminya.

Program Studi yang Ditawarkan Terdapat sembilan pilihan program studi yang tersedia dalam jalur RPL ini, mencakup bidang kesehatan, teknik, hingga ekonomi, antara lain:

  • S1 Kebidanan

  • S1 Keperawatan

  • S1 Kesehatan Masyarakat

  • S1 Farmasi (Kategori Alumni dan Non-Alumni)

  • S1 Teknik Lingkungan dan Teknik Sipil

  • S1 Manajemen dan Akuntansi

Rincian Biaya dan Administrasi Berdasarkan data rincian biaya yang dirilis, total biaya awal untuk pendaftaran program RPL bervariasi tergantung program studi yang dipilih. Sebagai contoh, Program S1 Keperawatan dibanderol dengan total Rp10.325.000, sementara untuk rumpun ekonomi seperti Manajemen dan Akuntansi sebesar Rp12.425.000. Biaya tersebut sudah mencakup uang pendaftaran, sumbangan wajib, SPP semester, biaya asesmen, dan PKKMB.

Pihak universitas juga memberikan fleksibilitas bagi calon mahasiswa dengan skema pembayaran yang dapat diangsur. Seluruh transaksi pembayaran hanya dapat dilakukan secara resmi di Loket Keuangan Gedung Rektorat Lantai 5, Universitas Malahayati.

Informasi Pendaftaran Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan s.id/RegMhsBaru. Untuk informasi lebih lanjut, calon mahasiswa dapat mendatangi Pusat Informasi PMB di Gedung Rektorat Lantai 7, Jalan Pramuka No. 27, Kemiling, Bandar Lampung, atau melalui layanan WhatsApp di nomor 0811-7970-0505.

Editor : Chandra faza