Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati Bangun Kesadaran Lingkungan melalui Kegiatan Ecopesantren di Pondok Pesantren

Bandar Lampung (malahayati.a.c.id): Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati menyelenggarakan kegiatan Pemberdayaan Kesehatan dan Lingkungan Berbasis Eco-pesantren di Pondok Pesantren Darul Huffaz Lampung, Jumat(29/9/2023).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan dan kesehatan masyarakat di lingkungan pesantren.

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan skema pemberdayaan kemitraan masyarakat ini didanai DRTPM Ristekdikti tahun anggaran 2023.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilakukan selama dua bulan. Bentuknya adalah pendampingan peer educator promosi kesehatan tentang PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) di pesantren dan pengelolaan limbah di lingkungan pesantren dlm bentuk pendirian bank sampah dan pelatihan ecobriks.

Nurhalina Sari, M.K.M., Kaprodi Kesehatan Masyarakat dan pengusul utama hibah, mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan, khususnya di lingkungan pesantren.

“Kami ingin memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kesehatan dan lingkungan kepada para peserta khususnya santriwan dan santriwati, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di ponpesnya sendiri,” katanya.

Acara ini mengulas berbagai aspek, mulai dari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, hingga pemahaman tentang potensi lingkungan sebagai sumber daya ekonomi, seperti melalui budidaya organik. Materi-materi ini disampaikan melalui berbagai sesi diskusi, pelatihan praktis, dan juga kunjungan lapangan ke lingkungan pesantren.

Nurhalina berharap, setelah kegiatan ini, peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan di lingkungan pesantren.

“Kami berharap bahwa para peserta akan menjadi agen perubahan yang membantu meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan di pesantren,” ucapnya.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah dosen Pembina diantaranya Khoidar Amirus, M.Kes dari Prodi Kesehatan Masyarakat dan juga melibatkan dosen perwakilan Prodi Teknik Lingkungan Universitas Malahayati Natalina ST., MT serta perwakilan mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat dan Prodi Teknik Lingkungan Universitas Malahayati.

Turut memberikan materi penyuluhan adalah Dwi Septiarina selaku pemegang program UKS Puskesmas Bernung Pesawaran yang menyampaikan tentang pentingnya PHBS, lalu dilanjutkan oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran dan dari Bank Sampah Kabupaten Pesawaran yang menyampaikan materi tentang sistem pengelolaan sampah yang efektif termasuk pemilahan sampah, daur ulang, dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Universitas Malahayati memiliki komitmen untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan kesehatan masyarakat.